Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Musim Kemarau, Saatnya Kompak Tanpa Bakar!

Musim Kemarau, Saatnya Kompak Tanpa Bakar!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
  • visibility 854
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,- Kalau ada pepatah mengatakan “lebih baik mencegah daripada memadamkan,” maka dalam urusan kebakaran lahan, pepatah itu harus ditulis dengan huruf kapital, tebal, dan kalau bisa dikasih lampu neon biar nyala terus tiap malam.

Soalnya, kebakaran lahan itu bukan cuma soal api dan asap, tapi soal nyawa, mata pencaharian, dan, tentu saja, soal harga diri bangsa yang kadang lebih cepat naik daun kalau udah viral duluan di media sosial.

Maka patut kita acungi jempol bahkan kalau bisa jempol kaki sekalian, kepada Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq, yang belum lama ini menggelar acara Konsolidasi Kesiapsiagaan Pengendalian Kebakaran Lahan di Palembang.

Acara ini ibarat reuni keluarga besar anti-api dari gubernur, kepala Dinas Lingkungan, sampai para bos perkebunan kelapa sawit. Lengkap! Tinggal panggil Mbah Dukun kalau perlu doa-doa tambahan biar langit nggak panas banget.

Tapi jangan salah. Acara ini bukan ajang ngopi-ngopi sambil selfie di bawah tenda. Ini ajang serius. Simulasi pemadaman api ditunjukkan langsung, peralatan diperiksa satu-satu, dan PT Sawit Mas Sejahtera selaku tuan rumah sampai-sampai bisa jadi kandidat “The Next Firefighter Idol”, kalau acara ini ditayangin di TV. Semua terlihat siap, sigap, dan tampak seperti orang yang baru sadar bahwa kebakaran lahan itu bukan cuma soal “ups, api nyala” tapi bisa berujung “duh, negara sebelah protes asap lagi.”

Nah,  selama ini kebakaran lahan itu seringkali seperti mantan toxic munculnya diam-diam, bikin sesak napas, dan susah diberantas. Kita sering dengar dalih “bukan disengaja, Pak, itu karena musim kemarau.” Lah, masa tiap tahun salahnya kemarau? Kalau begitu, kenapa negara-negara lain juga kemarau tapi nggak bikin puluhan ribu hektar jadi BBQ?

Contohlah Australia di sana, kalau kebakaran hutan terjadi, warganya langsung saling gotong royong, alat pemadam disiapkan kayak mau ikut kontes teknologi, bahkan helikopter disiapkan bukan buat jalan-jalan menteri, tapi buat nyiram hutan. Kita? Kadang kebakaran udah dua minggu, baru rapat diadakan. Alat pemadam masih diservis, sementara api sudah booking lahan seluas kabupaten.

Dan jangan lupa, ada juga pepatah “Kebakaran kecil jadi kawan, kebakaran besar jadi lawan.” Tapi jangan diplesetkan jadi, “kalau sudah kebakaran besar, ya tinggal tunggu hujan.”

Eh jangan! Itu mah bukan strategi pengendalian, tapi strategi pasrah total level kepala sekolah lagi nunggu BOS cair.

Di titik ini, kita perlu bicara soal tanggung jawab kolektif. Bukan cuma tanggung jawab pemerintah. Pengusaha, terutama yang pegang ratusan bahkan ribuan hektar lahan, harus sadar bahwa menjaga lahan dari api itu bukan cuma soal regulasi, tapi juga soal nurani. Jangan sampai yang mereka jaga cuma angka di neraca keuangan, sementara hutan dibiarin gosong kayak roti kelamaan di oven.

Menteri Hanif udah kasih sinyal kuat. Bahkan ada 146 anggota GAPKI plus 317 perusahaan lain yang diminta aktif. Kalau semuanya benar-benar turun tangan, kita yakin, Indonesia bisa jadi negara tropis bebas asap, bukan negara yang jadi langganan rapor merah indeks kualitas udara.

Dan simbolismenya pun cakep. Acara ditutup dengan penanaman pohon. Bukan bakar dupa. Artinya ini bukan hanya tentang mencegah api, tapi juga menumbuhkan harapan. Semoga pohonnya tumbuh, jangan cuma waktu difoto doang yang hijau.

Kalau lahan dibakar demi efisiensi, yang terbakar bukan cuma rumput dan semak, tapi juga reputasi. Maka mari kita tanamkan satu pepatah baru “Lebih baik berkeringat saat mencegah, daripada berkeringat karena kabur dari api yang terlanjur menyala”
Karena kalau lahan terus dibakar, jangan salahkan kalau cinta rakyat juga ikut gosong. Dan sekali cinta itu gosong, susah di-reseeding.

Ingatlah jangan main api di lahan, nanti rakyat ngamuk pakai wajan. Udahlah, yuk kita rawat bumi ini, biar gak cuma enak dilihat dari Google Earth, tapi juga enak dihirup udaranya tiap pagi.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “JUMP: Assemble”, Mobile Game MOBA Resmi Pertama Shueisha, akan Diluncurkan

    “JUMP: Assemble”, Mobile Game MOBA Resmi Pertama Shueisha, akan Diluncurkan

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.702
    • 0Komentar

    Telusuri beragam pengalaman, temukan karakter tersembunyi di dalam Easter Egg, dan nikmati demo langsung untuk pertama kalinya Sumselterkini.co.id, Taipei, Taiwan – Media OutReach Newswire –  Game seluler MOBA resmi “JUMP: Assemble” terbaru yang diterbitkan oleh DeNa, adalah mahakarya tahunan yang diproduksi dalam kolaborasi bersama Shueisha. Game ini menghadirkan sejumlah karakter hero ikonis dari “Weekly Shonen […]

  • Bagi -bagi Masker di Bandara

    Bagi -bagi Masker di Bandara

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 900
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasrun Umar, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nuraini dan sejumlah kepala OPD terkait lainnya, secara mendadak meninjau langsung  proses sterilisasi sarana dan prasarana publik di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Selasa (16/3/2020). Kegiatan tersebut dilakukan Gubernur Sumsel sebagai upaya […]

  • “Cindo” Cara Diskominfo OKI Sapa Warga Lewat Dunia Maya

    “Cindo” Cara Diskominfo OKI Sapa Warga Lewat Dunia Maya

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.378
    • 0Komentar

    DINAS Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) membuat program penyebarluasan informasi melalui dialog virtual atau live podcast dengan tajuk Cerita Informasi Seputaran OKI [ Cindo ]. Dialog virtual itu disiarkan secara langsung melalui berbagai kanal resmi media sosial seperti Facebook, Instagram dan kanal Youtube milik Diskominfo OKI. Pada edisi perdananyo Cindo mengangkat tema […]

  • Ini yang Dilaporkan Bupati  kepada PJ Gubernur Sumsel di HUT Muba ke-62

    Ini yang Dilaporkan Bupati  kepada PJ Gubernur Sumsel di HUT Muba ke-62

    • calendar_month Jumat, 28 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.033
    • 0Komentar

    Oleh  : Ari Wibowo SUMSELTERKINI.CO.ID, MUBA – Penjabat Gubernur Sumsel Hadi Prabowo menghadiri Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ke-62 di Gedung DPRD Muba, Jumat (28/9/2018). Hadir juga Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Plt Ketua DPRD Muba Yansuri, Anggota DPD RI Siska Marleni, dan Rektor Universitas Sriwijaya Prof Dr Ir Anis […]

  • Jangan Ragu Divaksinasi, MUI: Penggunaan Vaksin AstraZeneca Hukumnya Boleh

    Jangan Ragu Divaksinasi, MUI: Penggunaan Vaksin AstraZeneca Hukumnya Boleh

    • calendar_month Sabtu, 20 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) telah resmi menetapkan fatwa dibolehkan menggunakan vaksin Astrazeneca untuk vaksinasi COVID-19. Hal tersebut menjadi dasar bahwa jangan ada lagi keraguan dari masyarakat untuk divaksinasi COVID-19. Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh, mengatakan fatwa tersebut ditetapkan melalui Nomor 14 Tahun 2021 tentang Hukum Penggunaan Vaksin COVID-19 Produk Astrazeneca yang selanjutnya 17 […]

  • Luar Biasa, Nilai Transaksi Kopi RI di WOC Capai Rp80 Miliar

    Luar Biasa, Nilai Transaksi Kopi RI di WOC Capai Rp80 Miliar

    • calendar_month Minggu, 24 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.392
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta -Nilai transaksi kopi Indonesia di World of Coffee (WoC), Amsterdam, selama 21-23 Juni 2018, setara dengan Rp80 miliar. Demikian diungkapkan Sekretaris Pertama Fungsi Ekonomi KBRI Den Haag, Nur Evi Rahmawati. “Nilai itu diperoleh dari sejumlah kesepakatan bisnis para eksportir Indonesia dengan perusahaan-perusahaan dari berbagai negara, seperti Belanda, Jerman, Inggris, AS, Swiss, Swedia, Ukraina, […]

expand_less
WordPress Archive CarCare – Auto Service & Repair Elementor Template Kit Card Slider – Addon for WPBakery Page Builder Carddio – Card Payment & Online Banking Elementor Template Kit CarDealerz – Auto Dealer & Auto Shop Website Elementor Template Kit Cardioly – Cardiologist and Medical WordPress theme CardLab – Prepaid Card Selling WordPress Plugin Care – Medical and Health Blogging WordPress Theme Careera – Recruitment Agency Elementor Template Kit Careerfy – Job Board WordPress Theme Careerster CV Resume Elementor Template Kit