Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Tua Bukan Berarti Tiarap, Ketika Lansia Muba Jadi “Raja & Ratu Panggung”

Tua Bukan Berarti Tiarap, Ketika Lansia Muba Jadi “Raja & Ratu Panggung”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
  • visibility 950
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,  – Kalau ada yang bilang lansia itu harus duduk manis di teras sambil melototi burung pipit, berarti dia belum sempat lihat aksi Oma dan Opa Muba di acara “Lansia Bugar dan Sehat” di halaman Rumah Cinta, suasana udah kayak konser dangdut koplo. Bedanya, penontonnya semua beruban, tapi semangatnya meledak kayak kembang api Tahun Baru. Ketua TP PKK Muba, Hj Patimah Toha menghadiri acara itu, jumat akhir pekan lalu.

Ibarat rendang bumbu lengkap nggak cuma sehat jasmani, tapi juga menyentuh batin. Ada senam sehat yang lebih rame dari kelas zumba emak-emak komplek, door prize yang bikin jantung deg-degan (bukan karena kolesterol), dan pemeriksaan kesehatan gratis yang bikin dompet ikut senyum.

“Semangat para lansia ini kayak lampu minyak tanah nggak pernah padam walau angin zaman terus bertiup,” ujar Hj Patimah sambil mengelap keringat dan membagi senyum lebih manis dari madu asli Tanjung Agung.

Tema acara “Lansia Sehat, Muba Kuat” itu bukan sekadar tempelan spanduk. Ini bukti bahwa Muba mulai paham menjaga lansia itu bukan urusan acara seremonial doang. Kita ini hidup di negeri yang suka kasih bunga di pemakaman tapi lupa kasih perhatian pas orangnya masih hidup. Nah, kegiatan macam ini jadi sinyal bagus kalau Muba lagi belajar jadi anak yang tahu diri.

Dari empat kelurahan di Sekayu, para lansia berdatangan dengan semangat yang bisa ngalahin anak muda rebutan tiket konser. Ada yang bawa tongkat, ada yang bawa tupperware buat bekal, tapi semuanya bawa satu hal yang sama senyum dan tawa.

“Ini bukan cuma senam, ini ajang reuni tulang belulang,” celetuk Pak Usman, 67 tahun, yang mengaku senam lebih asyik daripada main catur sendirian di rumah.

Ngomong-ngomong soal lansia, negara-negara lain udah duluan sadar pentingnya urus generasi sepuh. Contohnya Jepang
Negeri Sakura ini punya Respect for the Aged Day alias Hari Hormat Lansia setiap bulan September.

Mereka bukan cuma hormat, tapi juga kasih program pelayanan rumah, pengobatan gratis, sampe diskon sushi. Usia boleh 90, tapi pelayanan tetap level VIP.

Selain itu di Swedia, lansia bisa hidup mandiri karena ada sistem kesejahteraan super solid. Ada pensiun layak, rumah lansia kayak hotel, dan pelayanan medis 24 jam. Pokoknya, tua di Swedia itu kayak liburan panjang.

Di Indonesia seperti Bali,  jangan salah pulau dewata itu punya Posyandu Paripurna khusus lansia di beberapa desa. Selain cek kesehatan, ada yoga, tari tradisional, dan kegiatan rohani. Jadi, nenek-nenek di Bali bisa sehat jasmani-rohani sambil tetap lentur nari Pendet.

Nah, Muba? Baru mulai, tapi udah mengarah ke sana. Tinggal dijaga jangan cuma gebyar pas ada media doang. Orang tua bilang, “semut mati karena gula, manusia bisa layu karena lupa bahagia”.

Oleh sebab itu kegiatan seperti ini pentingnya kayak minyak goreng di dapur nggak ada, bisa kelabakan. Momen seperti ini menunjukkan bahwa usia tua bukan akhir cerita, tapi babak bonus dengan banyak tawa.

Dengan kegiatan bulanan seperti ini, lansia nggak cuma hidup lebih sehat, tapi juga punya alasan buat bangun pagi selain menyiram bonsai.

Kalau anak muda itu ibaratnya harapan bangsa, maka lansia adalah memoar hidup bangsa. Mereka bukan beban, tapi bukti sejarah. Dan seperti kata Ban Ki-moon, mantan Sekjen PBB, “Population ageing is a triumph of development.” [“Menuanya populasi adalah keberhasilan dari pembangunan”].

Kalimat ini menunjukkan bahwa banyaknya orang lanjut usia (lansia) bukanlah beban, melainkan tanda bahwa kesehatan, ekonomi, dan kualitas hidup masyarakat telah meningkat. Artinya, semakin banyak orang bisa hidup lebih lama karena gizi membaik, akses kesehatan membaik, dan kesejahteraan meningkat itu semua hasil pembangunan yang berhasil.

Kutipan mantan sekjen PBB itu sering digunakan  WHO dan lembaga internasional untuk mengajak pemerintah dunia agar tidak menganggap lansia sebagai masalah, tapi sebagai aset sosial yang perlu diberdayakan dan dihormati.

Jadi kalau Muba banyak lansia, itu bukan sinyal buat disuruh istirahat terus, tapi bukti pembangunan Muba udah berhasil, tinggal tambahin senam dan doorprize, lengkap sudah!”. he.he.., karena kalau bangsa menghargai lansia, itu tandanya kita udah lulus jadi negara yang beradab.

Oleh sebab itu tua itu pasti, tapi hidup bermakna dan bahagia itu pilihan. Muba udah mulai ambil langkah, jangan berhenti di senam, teruskan dengan sistem pelayanan yang ramah lansia.

Jangan kasih panggung sesaat, tapi kasih perhatian berkelanjutan, dan terakhir, kata Ibu Hj Patimah, “Selama napas masih ada, semangat harus tetap jaya!”. Nah, kalimat itu bisa dijadikan slogan buat PKK, buat pemerintah, bahkan buat cucu-cucu yang suka lupa ngajak jalan-jalan kakek-neneknya.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perang Dagang Panas, ‘Wong Palembang’ Tetap Jualan

    Perang Dagang Panas, ‘Wong Palembang’ Tetap Jualan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 468
    • 0Komentar

    SAAT dunia sibuk perang dagang, wong Palembang tetap sibuk jualan pempek, kalimat itu mungkin terdengar seperti gurauan, tapi denyutnya terasa nyata di sudut-sudut dan pinggiran kota Palembang, termasuk di kawasan 3-4 Ulu, Seberang Ulu I. Di sana, asap dapur UMKM Pempek dan Kelempang Rizkyanti tetap mengepul, seolah tak terlalu peduli pada riuh rendah isu geopolitik […]

  • Terapkan WBS, Begini Harapan KPK Kepada Pemprov.Sumsel

    Terapkan WBS, Begini Harapan KPK Kepada Pemprov.Sumsel

    • calendar_month Kamis, 5 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.029
    • 0Komentar

    KETUA KPK RI Firli Bahuri juga  memberikan apresiasinya  pada Pemprov Sumsel sebagai provinsi pertama yang siap  menerapkan WBS. “Alhamdulillah, kami juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel yang berkenan dan bersedia menerapkan WBS dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi di Sumatera Selatan,”kata Ketua KPK Firli Bahuri saat mengawali sambutannya. Dikatakan  Firli,  KPK betul-betul memahami bahwa […]

  • Kukuhkan 75 Anggota Paskibraka, Ini Pesan Pj Apriyadi Mahmud 

    Kukuhkan 75 Anggota Paskibraka, Ini Pesan Pj Apriyadi Mahmud 

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.095
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Suara serentak dan kompak terdengar  dari Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate yang diucapkan dengan lantang oleh anggota Paskibraka Kabupaten Musi yang dikukuhkan “Siap, Bersedia” bertugas pada upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia (RI). Putra-Putri terbaik ini diambil dari seluruh penjuru Bumi Serasan Sekate yang tergabung dalam 75 orang Anggota […]

  • Tutup Safari Ramadhan, Alex Ungkap Rasa Bahagia 

    Tutup Safari Ramadhan, Alex Ungkap Rasa Bahagia 

    • calendar_month Minggu, 10 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.265
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Alex Noerdin resmi menutup Pengajian Ramadhan Provinsi Sumsel 1439 H / 2018 M. Pengajian ramadhan yang dilakukan oleh OPD pemprov sumsel telah dilakukan  ke 22 kali digelar di Griya Agung, berbarengan pula shalat Isya, Tarawih dan Witir Bersama, kemarin. Selain Gubernur Alex Noerdin, kegiatan ini pula  dihadiri  […]

  • Buronan Perampok Tokoh Emas Di Muba Diringkus Jatanras Polda Sumsel

    Buronan Perampok Tokoh Emas Di Muba Diringkus Jatanras Polda Sumsel

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.416
    • 0Komentar

    HENDRI alias Hen (35) warga Tanjung Serian, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten OKI pelaku kelima kasus perampokan 4,7 kilogram emas di toko emas Cahaya Murni, pasar Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin pada Kamis 26 Maret 2020 lalu berhasil diringkus anggota Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel pimpinan Kanit IV Kompol Zainuri. Hen diringkus di […]

  • Harnojoyo : Alhamdulillah Hasil Quick Count LSI Kita Unggul, Kita Tunggu Hasil dari KPU

    Harnojoyo : Alhamdulillah Hasil Quick Count LSI Kita Unggul, Kita Tunggu Hasil dari KPU

    • calendar_month Rabu, 27 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.161
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Hasil perolehan suara dari perhitungan Lembaga Survei Indonesia (LSI) dari sekitar 50%- 60%  suara yang masuk Pilkada Walikota /walikota Palembang 2018-2023 untuk sementara Pasangan Harnojoyo-Fitrianti unggul 48,2% dari pesaingnya pasangan Sarimuda-Rozal dengan 36%. Pasangan No.1 sebagai Petahana ini sudah diperkirakan banyak pengamat di Palembang akan menjadi orang nomor satu dan dua di […]

expand_less
WordPress Archive LiveBlog for AMP Livemesh Addons for Beaver Builder Livemesh Addons for Elementor Premium LivePreview | Theme Demo Bar for WordPress Livesay – Event & Conference WordPress Theme LiveSmart Video Chat Livestorm Jetpack CRX Addon Livi – Education WordPress Theme Liviza – Immigration Consulting WordPress Theme Liviza – Immigration Consulting WordPress Theme + RTL