Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Di Balik Kartu Kuning, Perjuangan Mengembalikan Kilau Geopark Kaldera

Di Balik Kartu Kuning, Perjuangan Mengembalikan Kilau Geopark Kaldera

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
  • visibility 744
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,  – Kaldera Toba, salah satu ikon alam Indonesia, ternyata lagi kena ‘yellow card’ dari UNESCO. Ibarat pemain bola yang baru dapat peringatan wasit karena dianggap ngelanggar aturan, Geopark Kaldera Toba sekarang lagi diingatkan supaya jangan sampai kena ‘red card’ alias diskualifikasi sebagai UNESCO Global Geopark. Ini bukan soal siapa yang paling jago jaga bola, tapi soal bagaimana kita mengelola warisan alam yang super keren ini agar bisa tetap bertahan di level internasional.

Dapat kartu kuning itu ibarat guru bilang, “Nak, kamu bisa lebih baik lagi kok.” Jadi, jangan sampai peringatan ini bikin kita nyerah, malah harus jadi cambuk semangat. Kemenpar bersama pengelola Geopark Kaldera Toba sudah ngumpul, diskusi, dan bikin strategi dua bulan ke depan untuk memperbaiki pengelolaan geopark supaya kembali ke “green card” alias status aman dari UNESCO.

Bayangin aja, geopark itu kayak rumah besar yang kita wariskan dari nenek moyang alam, lengkap dengan cerita geologi dan budaya yang kaya. Kalau rumah ini dibiarkan berantakan, siapa yang mau datang dan tinggal? Kan sayang!

Kunci utama biar Kaldera Toba kembali berjaya adalah kolaborasi. Mulai dari pemerintah pusat, provinsi, sampai kabupaten yang menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp 56,6 miliar untuk perbaikan infrastruktur dan pelatihan SDM. Ini ibarat mobil mewah yang harus rutin diservis, jangan cuma diparkir di garasi, kinclong di luar tapi mesinnya mogok.

Delapan kabupaten yang mendapat alokasi dana itu juga harus bergandengan tangan, karena kalau cuma satu kabupaten jalan sendiri, yang lain malah nge-prank. Dan jangan lupa, event-event keren seperti MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) bakal jadi panggung unjuk gigi supaya geopark makin dikenal dunia.

UNESCO menyoroti beberapa hal yang harus diperbaiki diversifikasi cerita geologi, inventarisasi warisan alam dan budaya, serta peningkatan visibilitas lewat panel interpretasi yang informatif. Ini ibarat menu restoran, jangan cuma satu rasa doang, tapi harus lengkap dan menggoda lidah pengunjung. Kalau pengunjung paham dan terpesona, bukan cuma selfie doang, tapi bawa pulang cerita dan pengalaman.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bilang, “Kaldera Toba itu aset yang luar biasa. Pengelolaannya harus berkelanjutan agar manfaatnya dirasakan masyarakat dan pariwisata Indonesia.”

Nah, pepatah bilang, “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.” Kita memang harus kerja keras dulu, berbenah bersama supaya geopark kita jadi kebanggaan dunia, bukan cuma tempat selfie cantik yang akhirnya ditinggal.

Kartu kuning dari UNESCO sebenarnya adalah kesempatan emas, bukan masalah besar kalau kita bisa tangkap pesan dan segera berbenah. Kaldera Toba punya potensi bak permata langka yang cuma ada di Indonesia kalau dijaga dan dikelola dengan benar, bukan cuma akan jadi magnet wisata, tapi juga pembangkit ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ingat, geopark itu bukan cuma soal alam, tapi soal cerita, budaya, dan manusia yang hidup di dalamnya.

Jadi, ayo jangan cuma jadi ‘tukang parkir’ geopark yang diam di tempat. Mari kita gas pol, bersinergi, dan tunjukkan bahwa Indonesia bisa jadi juara dunia geopark. Kalau sudah begini, ‘yellow card’ akan berubah jadi ‘gold medal’ yang membanggakan!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HPN, Arus Jurnalisme ClikBait Perlu Dikendalikan

    HPN, Arus Jurnalisme ClikBait Perlu Dikendalikan

    • calendar_month Rabu, 9 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 743
    • 0Komentar

    ARUS jurnalisme clickbait semakin marak dalam beberapa tahun terakhir ini terutama di berbagai media online, untuk menjaring pembaca banyak dalam waktu singkat. Namun, hal itu penting dikendalikan agar pers makin sehat dan bersih. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S. Depari, menyatakan arus jurnalisme itu, harus dikendalikan untuk meningkatkan kualitas pemberitaan pers nasional. “Pers […]

  • Dua Orang Ini Nekat Curi Kabel Listrik Jakabaring Sport City

    Dua Orang Ini Nekat Curi Kabel Listrik Jakabaring Sport City

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.198
    • 0Komentar

    AKSI pencurian yang dilakukan Toni Andre Setiawan (40) warga Tegal Binangun bersama rekannya Mona Karwana (24) warga Jalan Robani Kadir terbilang nekat lantaran berani mencuri kabel listrik tegangan tinggi. Namun aksinya tak begitu lama setelah tak berkutik saat tertangkap tangan mencuri kabel listrik di area Jakabaring Sport City Palembang oleh petugas keamanan Jakabaring Sport City […]

  • Turun Langsung, Wawako Palembang Bagikan Paket Sembako Kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah

    Turun Langsung, Wawako Palembang Bagikan Paket Sembako Kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.023
    • 0Komentar

    HIMBAUAN sosial distancing, dalam pencegahan penyebaran virus covid-19, yang berdampak pada perekonomian masyarakat menengah kebawah, mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Palembang. Tagline stay at home, mungkin bisa belaku bagi masyarakat ekonomi menengah ke atas, tetapi tidak untuk berpenghasilan menengah ke bawah. Hal tersebut diutarakan Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda. Orang nomor dua di Kota empek […]

  • Perbedaan 3 Kemasan Vaksin COVID-19

    Perbedaan 3 Kemasan Vaksin COVID-19

    • calendar_month Minggu, 17 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 7.411
    • 0Komentar

      JANGAN kaget kalau melihat ada informasi tentang 3 kemasan vaksin COVID-19 dari Sinovac yang berbeda-beda! Kemasan yang berbeda tersebut menandakan tiga tahapan yang berbeda. Pertama, sebelum pelaksanaan vaksinasi dimulai, Sinovac melakukan uji klinis vaksinnya bersama Tim Uji Klinis Universitas Padjajaran. Vaksin yang digunakan untuk uji klinis ini dikemas dengan nama SARS-CoV-2 Vaccine. Vaksin COVID-19 […]

  • Siti Fadilah Minta DKR Dampingi Orang dengan Komorbid

    Siti Fadilah Minta DKR Dampingi Orang dengan Komorbid

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 682
    • 0Komentar

    PELAKSANAAN vaksinasi harus dipastikan aman bagi masyarakat. Salah satunya yang terpenting orang dengan komorbid harus mendapatkan perhatian secara khusus. Hal ini disampaikan oleh mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari dalam Konferensi Nasional DKR (Dewan Kesehatan Rakyat) yang bertemakan “Pandemi dan Bioterorisme” lewat zoom meeting, akhir pekan lalu. Sebagai Ketua Dewan Pembina DKR, Siti Fadilah meminta […]

  • BPJamsostek Targetkan Akhir Tahun 2021 Akuisisi 5.200 Pelaku UMKM Sebagai Peserta

    BPJamsostek Targetkan Akhir Tahun 2021 Akuisisi 5.200 Pelaku UMKM Sebagai Peserta

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.457
    • 0Komentar

    POTENSI kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan [BPJamsostek] masih sangat tinggi terutama dari sektor pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kepala Cabang BPJamsostek Palembang, Ibkar Saloma melalui Aziz Muslim Kabid Kepesertaan Program khusus selaku PPS mengatakan sampai dengan saat ini setidaknya sudah ada 3.200 pelaku UMKM yang terdaftar sebagai peserta di Palembang. “Target kita sampai dengan akhir tahun 2021 […]

expand_less
WordPress Archive WP Rich Snippets Call To Action WP Rich Snippets Compare WP Rich Snippets Customizer WP Rich Snippets DataTables WP Rich Snippets Front-End Entry Submit WP Rich Snippets Locations WP Rich Snippets Ranking Table WP Rich Snippets Software Specs WP Rich Snippets WooCommerce Reviews WP Rocket GPL Wordpress Plugin