Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Bus Shalawat, Supirnya Amanah, Kursinya Ramah, Tipsnya Haramah!

Bus Shalawat, Supirnya Amanah, Kursinya Ramah, Tipsnya Haramah!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
  • visibility 824
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – “Pak, kita naik onta ya ke Masjidil Haram?” tanya Bu Ruminah, 67 tahun, polos sekali sambil memegang koper kecil dan semangat seperti mau tamasya ke kebun binatang.

Pak Lurah, yang barusan saja mengatur rombongan kloter 17 dari Lampung, tersenyum sabar. “Bukan, Bu. Sekarang jemaah Indonesia naik Bus Shalawat. Anti-ngesot, anti-sesat!”

Begitulah wajah pelayanan haji zaman sekarang. Bukan lagi model zaman dahulu yang harus jalan kaki tujuh kilo sambil menggendong sandal dan nyanyiin Talbiyah seperti mau demo.

Kini, PPIH Arab Saudi menghadirkan Bus Shalawat  bukan bus yang nyanyi, tapi bus yang siap siaga 24 jam, mengantar jemaah dari hotel ke Masjidil Haram dan balik lagi, kayak tukang ojek setia tapi lebih nyaman dan ada AC-nya.

“Ini bukan sembarang bus, ini bus yang diridhoi. Bus Shalawat, Bapak Ibu! Nama boleh kalem, tapi layanannya garang,” kata Pak Mujib Roni, Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi, dalam acara pengarahan di terminal Syib Amir. Ia bicara dengan toa, seperti MC hajatan.

Bus Shalawat ini bukan cuma wara-wiri tanpa arah, tapi punya jalur dan terminal masing-masing. Jemaah di daerah Syisah dan Raudhah naik dari Terminal Syib Amir, yang di Jarwal dari Terminal Jabal Ka’bah, dan yang di Misfalah dari Terminal Ajyad. Jadi, jangan sampai naik dari terminal tetangga, nanti tersesat ke rombongan lain dan dikira jamaah Malaysia.

“Lho Pak, kok ada GPS segala di busnya?” tanya Pak Dul dari Garut, heran.

“Supaya nggak nyasar ke Madinah, Pak. Ini bukan bus jurusan antar kota antar provinsi. Sudah dikawal teknologi. Ada GPS, CCTV, tinggal kurang WiFi aja buat streaming ceramah Ustaz Maulana,” jawab petugas sambil ngikik kecil.

Muchlis M Hanafi, Direktur Layanan Haji Luar Negeri, bilang bahwa bus ini juga ramah untuk jemaah lansia dan difabel. Kursi rodapun bisa naik dengan manja lewat low deck yang sudah disiapkan. Ada tempat khusus untuk parkir kursi roda di dalam bus, jadi nggak perlu disangkutkan di spion.

“Pokoknya, lansia bisa naik dengan senyum, turun juga tetap dengan semangat. Kalau kata pepatah, ‘Tua-tua keladi, makin tua makin naik bus pakai teknologi’,” seloroh Muchlis sambil menyeruput teh di tenda PPIH.

Tahun ini, armada Bus Shalawat digerakkan oleh lima perusahaan otobus Abu Sarhad, Dallah, Durrat Al Munawwara, Mawakeb Al Khair, dan Rawahel Al Mashaer. Nama-namanya seperti nama kafilah zaman Rasul, tapi jangan salah, armadanya modern dan supirnya sudah diseleksi macam audisi Indonesian Idol.

Dan ini penting, pesan Pak Mujib tegas, “Supirnya udah dibayar. Jadi jangan kasih baksyis, tips, atau bahkan kerupuk! Karena ini semua sudah termasuk dalam Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji. Jangan sampai amal ibadah kebobolan cuma gara-gara kasih uang rokok ke supir.”

Bus Shalawat ini bukan cuma soal transportasi, tapi juga simbol pelayanan haji yang terus membaik. Dulu, naik haji bisa bikin betis sekeras kerupuk kering karena kebanyakan jalan. Sekarang? Bisa khusyuk beribadah tanpa pegal pinggang.

Kalau kata orang Palembang, “Katek bus Shalawat, dakdo yang sampe ke Haram.” Maka beruntunglah jemaah kita yang sekarang naik haji seperti naik kelas bisnis spiritual adem, nyaman, dan tak perlu cari parkir.

Dalam haji, niat baik harus ditopang logistik yang baik pula. Dengan Bus Shalawat 24 jam nonstop, layanan ramah lansia, armada canggih, dan sopir anti pungli, maka perjalanan ibadah jadi lebih tenang. Naik Bus Shalawat ibarat naik pahala express cepat, nyaman, dan tak perlu kuatir disesatkan jalan.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Nobar di Rusun, SFC Menang

    Gubernur Nobar di Rusun, SFC Menang

    • calendar_month Minggu, 4 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.002
    • 0Komentar

    Tak menyurutkan niat masyarakat menonton pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan.

  • Pusri Turun, Panen Naik, Petani Ngikik

    Pusri Turun, Panen Naik, Petani Ngikik

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.232
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id – Kalau pangan itu ibarat bensin, maka petani adalah sopir, dan pupuk? Jelas, pupuk itu semacam oli dan vitamin mobilnya. Tanpa pupuk, sawah cuma jadi kolam renang buat tikus tanaman ngambek, hasil panen nyungsep, dan kita semua bisa puasa dadakan tanpa sahur. Bahkan di negeri yang kadang lebih sering ribut soal harga cabe ketimbang […]

  • “Daun Jatuh Tak Pernah Membenci Angin, Tapi Mahasiswa Jangan Cuma Ngikut Angin, Saatnya Jadi Corong Ekoteologi!”

    “Daun Jatuh Tak Pernah Membenci Angin, Tapi Mahasiswa Jangan Cuma Ngikut Angin, Saatnya Jadi Corong Ekoteologi!”

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 532
    • 0Komentar

    SEANDAINYA pohon bisa ngomong, mungkin dia sudah teriak, Hei bro, jangan ditebang dulu dong, anak-anak gue baru tumbuh daun!”. tapi sayangnya, pohon bukan selebgram, ia itu tak punya follower yang siap viralkan penderitaannya. Oleh sebab itu, yang bisa bersuara lantang itu seharusnya bukan batang-batang bisu di hutan, tapi manusia khususnya mahasiswa, kaum intelektual, kaum rebahan […]

  • Pangan Murah untuk Masyarakat Beresiko Sosial, Simak ! Apa Saja yang Dijual ?

    Pangan Murah untuk Masyarakat Beresiko Sosial, Simak ! Apa Saja yang Dijual ?

    • calendar_month Jumat, 30 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.132
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) membuka pangan murah yang digelar di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura (KPTPH) Kabupaten OKI. Pangan murah tersebut dibuka hari ini,  pada pukul 08.00 WIB hingga selesai, Jumat (30/4/2021). Adapun bahan kebutuhan pokok yang disediakan pada “Pangan Murah” tersebut yakni, Beras kemasan 5Kg dengan harga Rp44.000 dan […]

  • Tradisi Hias Rumah Pengantin Masih Tetap Dilestarikan di Muba

    Tradisi Hias Rumah Pengantin Masih Tetap Dilestarikan di Muba

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.865
    • 0Komentar

    MALAM dekorasi  dan Janur merupakan suatu istilah yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin untuk menyebut tradisi gotong royong menghias rumah pengantin dan panggung pernikahan serta membuat janur pengantin yang dilakukan oleh muda mudi bersama-sama. Anak-anak muda ini tidak dibayar, mereka bersuka cita membantu sang ahli rumah membuat pernak pernik hiasan rumah dan panggung pernikahan.   […]

  • Jika Muba Jadi Produksi IVO Low FFA, Ini Targetnya..

    Jika Muba Jadi Produksi IVO Low FFA, Ini Targetnya..

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 898
    • 0Komentar

    ESTIMASI Bio-Hydrocarbon di Muba diperkirakan menghasilkan Bio Gasoline (425.258ton), Bio Diesel (340. 206 ton), dan akan menghasilkan avtur sebanyak 425.258 ton. Oleh sebab itu komunitas pertama yang akan dilakukan pemerintah yaitu sawit yaitu melaksanakan Industri Bio Hydrocarbon sebagai energi terbarukan untuk mengatasi tantangan di sektor kelapa sawit. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah [Sekda] Kabupaten Muba, […]

expand_less
WordPress Archive Mega Factory – Industrial WordPress Theme Mega Main Extensions – All-in-one Addons for WPBakery Mega Main Menu | WordPress Menu Plugin Mega Posts and Custom Posts Display WP Plugin Mega Posts Display for WPBakery Mega Products WooCommerce WordPress Plugin Mega Project – Construction WordPress Mega WooCommerce Addons for Elementor Mega WordPress ‘All-My-Items’ Bundle by CodeRevolution MegaBux – Construction WordPress Theme