Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Kisah di Ujung Lorong, Roda untuk Rohim

Kisah di Ujung Lorong, Roda untuk Rohim

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
  • visibility 981
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di sudut Palembang yang sunyi tapi tetap hidup dengan suara ketok panci dan ayam jago insomnia, hiduplah seorang lelaki tua bernama A. Rohim. Rumahnya di Jalan Teguh Kandrak RT 28 RW 10 Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan bukan rumah besar dengan gerbang besi dan CCTV. Namun cukup untuk berteduh dari hujan, tidur nyenyak, dan menampung cucu-cucu yang kadang datang cuma buat numpang Wi-Fi.

Sudah beberapa bulan terakhir, Pak Rohim tidak bisa berjalan, bukan karena lagi ikut aksi diam seribu bahasa atau ikut tantangan “tiduran 100 hari demi konten”, tapi karena tubuhnya dikuasai stroke dan tekanan darah tinggi. Kalau tensinya diukur, angkanya, wah.., bisa bikin nyesek kayak liat tagihan listrik pas AC lupa dimatikan seminggu.

Awalnya, keluarga mengira beliau hanya kecapean. Tapi lama-lama, kecurigaan muncul saat posisi tidur beliau konsisten dari subuh ke magrib, dan yang berubah cuma siaran TV.

“Pak, makan dulu…”

“Hmm.”

“Pak, mandi dulu…”

“Hmm.”

“Pak, anak sapi tetangga lahir!”

“Hmm.”

Begitulah, … hidup beliau jadi sunyi seperti sinyal HP di bawah tower rusak!.

Lantas, di hari Selasa yang entah kenapa terasa penting, datanglah tamu dari langit. Bukan malaikat, tapi Ketua Tim Penggerak PKK Palembang, Ibu Dewi Sastrani, turun dari mobil seperti bintang film, lengkap dengan rombongan ada Camat Kertapati, Kepala Dinas Sosial, dan petugas Puskesmas yang mukanya lebih tegang dari kawat jemuran putus.

“Warga lapor, katanya Pak Rohim butuh perhatian,” kata Ibu Dewi sambil melangkah masuk ke rumah.

Pak Rohim hanya melirik. Beliau pikir, ini pasti petugas survei data bansos lagi. Tapi begitu Dewi duduk dan langsung panggil petugas Puskesmas buat cek tensi, suasana jadi berubah.

“Berapa?” tanya Dewi.

“200 lebih, Bu!” jawab petugas, suara sedikit bergetar seperti mau umumkan nilai ujian nasional.

“Ya Allah, ini tensi apa kode diskon belanja online?”

Semua tertawa, kecuali tensimeter yang mau pensiun dini karena shock.

Dengan sigap, Dewi langsung menoleh ke keluarga. “Ini darurat. Saya minta izin, Pak Rohim harus dirujuk ke rumah sakit. Jangan ditunggu-tunggu. Ini bukan flu yang bisa sembuh pakai teh manis dan kipas bambu.”

Keluarga akhirnya setuju. Anak laki-laki Pak Rohim, Mas Ujang, mengangguk dengan mata berkaca-kaca. “Iya Bu, kami ikhlas. Yang penting Bapak bisa segera sehat.”

Namun, Dewi tahu bahwa penyembuhan tidak hanya dimulai dari rumah sakit. Ia lalu membuka bagasi mobil dan mengeluarkan tiga hadiah satu paket sembako, uang santunan, dan sebuah kursi roda mengilap, lengkap dengan bantal dudukan.

“Ini bukan hadiah, tapi harapan,” kata Dewi. “Supaya setelah ini, Pak Rohim bisa keliling halaman lagi meski pakai roda.”

Pak Rohim mencoba tersenyum. Senyum itu memang tidak simetris, tapi hangatnya melebihi nasi goreng tengah malam.

Sebelum beranjak, Dewi menepuk pundak Mas Ujang. “Jagain bapakmu baik-baik. Kadang, roda kehidupan itu bukan tentang naik atau turun. Tapi siapa yang dorong dan siapa yang rela didorong.”

Petugas puskesmas pun bersiap, kursi roda dibuka, dan Pak Rohim dengan dibantu tiga orang dan satu tenaga semangat keluarga akhirnya berpindah dari ranjang ke kursi roda. Sebuah momen yang mungkin kecil bagi dunia, tapi besar bagi seorang lelaki yang lama terkunci dalam diam.

“Pak, siap berangkat?” tanya camat sambil senyum.

Pak Rohim mengangkat jempol. Dalam diamnya, ada tawa kecil.

Dan saat mobil ambulance mulai menjauh dari gang sempit, tetangga-tetangga berdiri di pinggir jalan. Beberapa melambaikan tangan, lainnya menahan air mata. Bukan karena sedih, tapi karena sadar: ternyata, di kota ini, masih ada orang yang peduli.

Kadang, hidup kita tidak selalu bisa dikendalikan. Seperti Pak Rohim, tubuh bisa lumpuh, dan tekanan darah bisa naik lebih cepat dari harga telur. Tapi satu hal yang pasti harapan tidak pernah lumpuh. Ia tetap hidup lewat tangan-tangan yang datang memberi, lewat senyum yang tak pamrih, dan lewat kursi roda yang jadi kendaraan semangat baru.“Jangan takut hidupmu berhenti berjalan. Tak apa tak punya kaki yang kuat, asal ada hati yang masih bisa digerakkan.”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reses Tahap III, Politisi Garindra Tampung Aspirasi Warga

    Reses Tahap III, Politisi Garindra Tampung Aspirasi Warga

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 978
    • 0Komentar

    KEHADIRAN anggota DPRD OKI setiap melakukan reses ke daerah dapilnya masing-masing sangat ditunggu masyarakat, yang hendak menyuarakan inspirasi di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir. Warga sangat antusias menyambut kedatangan para wakil rakyat ini karena mereka dapat merinteraksi langsung untuk mengajukan permohonan pembangunan daerahnya demi kemajuan pembangunan desa mereka. Anggota DPRD OKI Tri Susanto ketika melakukan […]

  • Pelabuhan Boom Baru Palembang Tidak Memungkinkan Lagi, Alasannya ?

    Pelabuhan Boom Baru Palembang Tidak Memungkinkan Lagi, Alasannya ?

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.557
    • 0Komentar

    AKTIVITAS  Pelabuhan Boom Baru saat ini sudah tidak memungkinkan untuk dikembangkan lagi disamping  terus terjadinya pendangkalan disekitar pelabuhan yang mengakibatkan terbatasnya lalu lintas kapal ukuran besar yang hendak bersandar di pelabuhan. Oleh karena itu pelabuhan Boom Baru perlu dipindahkan, namun setelah dipindah keberadaan pelabuhan tersebut nantinya hanya  akan  diperuntukan bagi  kapal angkut penumpang saja. Keberadaan pelabuhan Boom Baru  saat ini  menurut […]

  • 2022, Perbaikan Jalan Desa Pulau Layang Jadi Prioritas, Ini Rinciannya

    2022, Perbaikan Jalan Desa Pulau Layang Jadi Prioritas, Ini Rinciannya

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 902
    • 0Komentar

    PERBAIKANjalan di Desa Pulau Layang Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi prioritas pemerintah Kabupaten Ogan Komering Iir (OKI) di tahun 2022. Hal itu diungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kabupaten OKI, Ir. Man Winardi. “Perbaikan jalan desa Pulau Layang masuk prioritas di tahun 2022 ini karena bagian dari ruas Pulau […]

  • KADIN jajaki peluang industri baterai & kendaraan listrik dengan Australia Barat

    KADIN jajaki peluang industri baterai & kendaraan listrik dengan Australia Barat

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.057
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co,id, Perth, Australia – KJRI Perth telah hadir dan menjadi saksi pada penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Pemerintah Australia Barat dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) untuk menjajaki peluang kemitraan dalam mineral penting untuk industri baterai dan kendaraan listrik (EV) yang sedang berkembang pesat.   MoU ditandatangani pada 21 Februari di Perth, Australia Barat, oleh […]

  • Paripurna Sumsel 79 Tahun, Dari Tanjung Carat sampai Makan Bergizi Gratis

    Paripurna Sumsel 79 Tahun, Dari Tanjung Carat sampai Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 672
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di usia 79 tahun, Provinsi Sumatera Selatan ini ibarat nenek lincah yang bukan cuma masih bisa masak gulai tempoyak sambil nonton sinetron, tapi juga bisa joget zumba tiap Rabu pagi di kantor gubernuran. Dalam rapat paripurna DPRD yang digelar Kamis, 15 Mei 2025, suasana bukan hanya penuh tepuk tangan, tapi juga penuh tepuk […]

  • Polrestabes Palembang Terima penghargaan Satgas Pungli terbaik II Nasional

    Polrestabes Palembang Terima penghargaan Satgas Pungli terbaik II Nasional

    • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.071
    • 0Komentar

    SEPAK terjang Satuan Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Polrestabes Palembang, menarik pusat perhatian pemerintah pusat. Tim satgas yang terdiri dari satuan kerja, yakni, Kejaksaan, Kepolisian dan dari birokrasi Inspektorat ini, dinobatkan sebagai Satgas terbaik II tingkat nasioanal tahun 2021 dalam membrantas  pungli di kota Palembang. Walikota Palembang H.Harnojoyo di dampingi Wakapolrestabes Kota Palembang, AKBP Andes Purwanti, […]

expand_less
WordPress Archive GetCab | Online Taxi Service WordPress Theme Getleads High-Performance Landing Page WordPress Theme GetResponse for NEX-Forms Getstall – Grocery Store Elementor Template Kit Gettree – Garden & Landscaping Elementor Template Kit GGWEPE – Esports & Gaming Elementor Template Kit Gift Wrapper for WooCommerce Gifting for WooCommerce Subscriptions Gifts Shop | Handmade Souvenirs WooCommerce WordPress Theme Gild – Agency Elementor Template Kit