Selasa, 13 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » PSSI 95 Tahun, Bola Boleh Bulat, Tapi Asa Kita Nggak Boleh Kempes!

PSSI 95 Tahun, Bola Boleh Bulat, Tapi Asa Kita Nggak Boleh Kempes!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
  • visibility 1.233
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Selamat ulang tahun ke-95 buat PSSI!, tepatnya pada 19 April 2025. Udah hampir satu abad, cuy! Usia segini kalau jadi manusia biasanya udah khatam semua jenis teh herbal, hafal harga minyak kayu putih semua merek, dan punya koleksi sandal rumah yang nggak bisa diganti meski talinya udah kayak mie rebus.

Kalau sepak bola diibaratkan tanaman, maka kita ini sudah lama nanem, nyiram, bahkan udah pernah panen setangkai prestasi di zaman Hindia Belanda. Tapi entah kenapa, makin ke sini malah kayak kebon ditinggalin. Rumput tumbuh, wasit bingung, dan stadion kosong kecuali buat konser.

Tapi PSSI beda. Di umur 95 ini, justru lagi getol-getolnya ngejar cita-cita bikin sepak bola Indonesia mendunia. Bukan cuma jago di IG story dan trending topic, tapi beneran jadi kekuatan sepak bola Asia, bahkan dunia.

Pak Erick Thohir, sang Ketua Umum, udah kayak pelatih motivasi nasional. Di HUT PSSI yang digelar di Sanur, beliau ngajak semua pihak dari Exco sampai fans yang nonton sambil nyuapin anak buat bareng-bareng nyetak sejarah baru. Biar sepak bola kita bukan cuma soal masa lalu di tahun 1938, tapi juga soal masa depan yang penuh gemuruh stadion!

Dan jangan salah, Indonesia itu punya modal. Penduduk bejibun, anak muda segambreng, semangat nasionalisme meluap-luap, dan stadion yang makin kece. Tapi memang PR-nya masih ada konsistensi, pembinaan, dan kekompakan. Soalnya sepak bola itu bukan adu kuat teriak di tribun, tapi adu rapi taktik dan manajemen.

Kita ini negara besar, jumlah penduduk banyak, semangat tinggi, cuma kadang suka lupa arah kayak striker yang udah di depan gawang malah ngeshoot ke tribun. Tapi jangan khawatir. Dengan kerja bareng, dan semangat “prestasi jadi tradisi”.

Biar makin semangat, kita tengok yuk tiga negara yang secara ekonomi dan infrastruktur mungkin nggak sehebat Indonesia, tapi sepak bolanya wushhh… terbang tinggi! Senegal, ekonominya nggak gede-gede amat, tapi mereka bisa juara Piala Afrika dan rutin main di Piala Dunia. Pemain-pemainnya malah merajalela di klub-klub top Eropa. Padahal kalau dihitung, lapangan bola mereka banyak yang masih nyatu sama tanah savana.

Terus Maroko, waktu mereka tembus semifinal Piala Dunia 2022, dunia melongo. Negara Afrika Utara yang infrastrukturnya nggak se-fancy Eropa, bisa bikin Prancis ngos-ngosan. Padahal Indonesia lebih unggul dalam urusan nasi dan sambal. Tapi Maroko unggul di konsistensi dan pembinaan usia dini. Itu dia kuncinya.

Selanjut Krosia  negara kecil, jumlah penduduknya kalah sama satu provinsi kita. Tapi dua kali masuk final dan semifinal Piala Dunia. Kuncinya? Mereka rawat talenta sejak kecil, klub-klubnya fokus ke akademi, dan semua stakeholder serius dari A sampai Z.

Atau Uruguay, negeri yang bisa muat di balik peta Sumatera Selatan, tapi sudah dua kali juara dunia dan selalu jadi lawan berat. Alasannya? Sederhana. Sepak bola di sana bukan cuma olahraga, tapi napas hidup. Pemain lahir dari jalanan, tapi naik kelas lewat pembinaan klub yang rapi.

Kita punya peluang yang sama. Modalnya udah ada semangat, talenta muda, lapangan makin bagus, dan dukungan dari pemerintah yang makin serius. Tinggal kompak. Jangan ada yang main sendiri. Ini bukan Mobile Legends, Bro. Ini sepak bola, perlu tim, strategi, dan kekompakan!

Nah, dari situ kita belajar ukuran ekonomi dan luas negara bukan jaminan. Yang penting niat, sistem, dan kerja bareng. Kita ini kaya semangat, tapi jangan cuma semangat doang. Kalau cuma semangat, itu mah sama kayak suporter dadakan yang teriak “GOOOOLLL!” padahal bolanya nyangkut di kaki bek sendiri.

Di usia ke-95 ini, mari kita bikin sepak bola jadi tradisi, bukan cuma harapan tahunan. Jadikan latihan jadi kebiasaan, pembinaan jadi budaya, dan prestasi jadi langganan. Biar nanti, waktu timnas main di Piala Dunia, kita nonton sambil bilang “Lah, itu si Bagas sama si Joko, dulu latihan di lapangan becek depan rumah gue!”.

Dan siapa tahu juga, suatu saat nanti, anak cucu kita nonton Piala Dunia sambil bilang, “Eh, itu timnas kita tuh, bukan tim orang!”. Selamat ulang tahun, PSSI! Terus semangat, terus ngegas, dan jangan lupa bola boleh bulat, tapi harapan kita jangan sampai kempes!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hunian MBR 3.250 Unit, Bagaimana Astra Merealisasikannya?

    Hunian MBR 3.250 Unit, Bagaimana Astra Merealisasikannya?

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    PT Astra International Tbk kembali menunjukkan langkah nyata dalam tanggung jawab sosial perusahaan. Tahun 2026, perusahaan besar ini berkomitmen membangun dan merenovasi 3.250 unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sebagai bagian dari dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah pemerintah. Langkah ini memperlihatkan bagaimana sektor swasta dapat berperan aktif dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat […]

  • Antipasi Penyebaran Covid-19, OKI Gerak Cepat Matangkan PPKM, Jalankan Instruksi Mendagri, Atur Kegiatan Hajatan Masyarakat Hingga Vaksinasi Serentak 5 Ribu Sasaran

    Antipasi Penyebaran Covid-19, OKI Gerak Cepat Matangkan PPKM, Jalankan Instruksi Mendagri, Atur Kegiatan Hajatan Masyarakat Hingga Vaksinasi Serentak 5 Ribu Sasaran

    • calendar_month Rabu, 23 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.148
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Komering Ilir (OKI) bergerak cepat melakukan koordinasi, menjabarkan dan menegakkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (InMendagri) terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro di wilayahnya masing-masing yang diperpanjang hingga 22 Juni- 5 Juli 2021. Upaya ini untuk mengantisipasi lonjakan penyebaran Covid-19, jajaran Pemkab OKI memastikan kepatuhan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan agar terhindar dari […]

  • Bupati OKI Sampaikan LKPJ Secara Virtual, Ini Capaian Kinerja

    Bupati OKI Sampaikan LKPJ Secara Virtual, Ini Capaian Kinerja

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 961
    • 0Komentar

    Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE  menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Akhir Tahun 2019 pada  Rapat paripurna DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir, Senin (27/4/2020).   RAPAT tersebut digelar secara virtual lewat video conference sebagai bentuk penerapan physical distancing di tengah pandemi virus korona ini. Ketua DPRD OKI, Abdiyanto Fikri bersama wakil ketua […]

  • Jialyka Maharani Nilai Kaum Muda Itu Aset Negara

    Jialyka Maharani Nilai Kaum Muda Itu Aset Negara

    • calendar_month Kamis, 25 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.317
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Kaum muda, adalah aset penting bagi bangsa dan negara ini, baik dalam setiap proses pembangunan suatu negara dan merupakan pilar -pilar bangsa yang kokoh, untuk membentuk karakter bangsa. Berangkat dari potensi inilah, Jialyka Maharani, menilai kaum muda harus memiliki tempat atau saran yang bisa menyalurkan adrenalin dan kratifitasnya, di masa – masa […]

  • Sejak Berdiri, Universitas Sjakhyakirti Palembang Cetak 17.317 Sarjana

    Sejak Berdiri, Universitas Sjakhyakirti Palembang Cetak 17.317 Sarjana

    • calendar_month Minggu, 5 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.445
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Universitas Sjakhyakirti mewisuda 461 sarjana, 39 lulusan strata satu (S1) dengan rincian 115 mahasiswa dan ke 18 untuk lulusan strata dua (S2) ada 346 mahasiswa, di Hotel Aryaduta Palembang, Sabtu (4/8/2018). Rektor Universitas Sjakhyakirti Palembang Prof Dr Ir Faizal Daud. MS mengatakan untuk kedepan bagi lulusan yang akan datang jangan terpaku hanya […]

  • Gubernur Pacu  Kinerja  BUMD Kembangkan Inovasi Capai  Target  PAD

    Gubernur Pacu  Kinerja  BUMD Kembangkan Inovasi Capai  Target  PAD

    • calendar_month Selasa, 22 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 627
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru memimpin langsung rapat koordinasi dalam rangka peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dingkungan Pemprov Sumsel bertempat di Griya Agung, kemaren. Herman Deru menegaskan bahwa rakor ini memberikan makna bagi keberlangsungan 11 BUMD di Pemprov Sumsel. Artinya menyatukan persepsi tentang pemanfaatan BUMD. “Nilai aset yang sangat luar biasa Rp. 38 […]

expand_less
WordPress Archive Vertical Simple 3D Coverflow WordPress Plugin Vertical Slideshow – Addon For Elementor Vertical Ultimate 3D Carousel WordPress & WooCommerce Plugin Verve – Creative Agency, Studio, Personal & Portfolio WordPress Theme Vespia – Creative Coming Soon WordPress Plugin Vestige – Museum Responsive WordPress Theme Vestre | Creative Photography & Portfolio WordPress Theme Vestry – Church Vethouse – Pet Care & Veterinary Theme Vetrio – Veterinary Clinic & Pet Care Elementor Template Kit