Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Angkot Feeder : “Si Kecil jadi Tulang Punggung LRT “

Angkot Feeder : “Si Kecil jadi Tulang Punggung LRT “

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
  • visibility 972
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kemacetan di Palembang bukan lagi sekadar gangguan, tapi sudah menjadi momok bagi warganya. Dengan 31 titik kemacetan yang tersebar di berbagai sudut kota, perjalanan yang seharusnya singkat bisa berubah menjadi drama panjang di jalanan. Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang tak tinggal diam. Bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub), mereka terus berupaya mencari solusi jangka panjang.

Salah satu gebrakan terbaru adalah penambahan angkot feeder LRT Koridor 8 yang menghubungkan Asrama Haji dengan Talang Betutu. Langkah ini bukan hanya sekadar menambah jalur transportasi umum, tapi juga bagian dari strategi besar untuk mengajak masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih ke moda transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Namun, pertanyaan besar masih menggantung, karena apakah masyarakat siap beralih? atau justru tetap memilih “berjuang” di kemacetan dengan kendaraan pribadi mereka?

Sejak diperkenalkan pada 2022, angkot feeder telah melayani lebih dari 12 ribu penumpang. Bahkan, 30 persen pengguna LRT di Palembang berasal dari feeder ini, menandakan bahwa angkot feeder bukan sekadar pelengkap, tapi menjadi elemen vital dalam sistem transportasi kota.

Menurut Rode Paulus, Kepala Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel, Koridor 8 yang baru ini diharapkan bisa semakin meningkatkan akses masyarakat ke LRT.

“Rute ini memiliki panjang sekitar 17 km, dan kami harap dengan adanya feeder, lebih banyak orang tertarik naik LRT. Tapi ini perlu dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat,” ujar Rode dalam peresmian koridor baru  Jumat akhir pekan lalu.

Jika masyarakat semakin terbiasa menggunakan angkot feeder, LRT bisa menjadi pilihan utama dalam mobilitas harian, mengurangi beban jalanan, dan tentu saja, mengurangi kemacetan yang semakin menggila.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, optimistis bahwa kehadiran feeder bisa menjadi game changer dalam upaya mengatasi kemacetan di kota ini.“Angkot feeder ini lebih aman, nyaman, dan murah. Bahkan kita akan mendorong lebih banyak ASN serta masyarakat umum untuk naik LRT agar kemacetan berkurang,”tegasnya.

Bukan hanya itu, Pemkot Palembang juga berencana menambah 5 hingga 10 koridor feeder baru agar semakin banyak wilayah terhubung langsung dengan stasiun LRT. Dengan begitu, masyarakat tak perlu lagi ragu untuk beralih ke transportasi umum.

Namun, menambah koridor feeder saja tidak cukup jika masyarakat tetap enggan meninggalkan kendaraan pribadinya. Budaya “lebih nyaman pakai motor atau mobil sendiri” masih menjadi tantangan besar.

Satu hal yang seharusnya menjadi daya tarik utama angkot feeder adalah gratis ! Ya, semua delapan koridor feeder yang sudah beroperasi saat ini bisa digunakan tanpa biaya sepeser pun.

Gratis

“Angkot feeder ini nyaman, aman, dan yang paling penting, gratis! Jika masyarakat semakin banyak yang memanfaatkannya, maka impian Palembang bebas macet bukan sekadar wacana,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Supriyanto.

Tapi kenyataannya? Masih banyak masyarakat yang enggan beralih. Sebagian besar merasa bahwa kendaraan pribadi lebih fleksibel, meskipun harus terjebak di tengah kemacetan yang mengular.

Bahkan, ada juga yang belum terbiasa dengan pola pikir “park and ride”—yakni menggunakan kendaraan pribadi hingga titik tertentu, lalu melanjutkan perjalanan dengan transportasi umum.

Menambah angkot feeder dan memperluas jaringan transportasi adalah satu hal, tapi mengubah kebiasaan masyarakat adalah tantangan yang jauh lebih besar.  Apakah Warga Palembang Siap Berubah?

Karen meskipun feeder LRT sudah gratis, nyaman, dan bisa menghindarkan dari stres macet, tetap saja banyak yang memilih membawa kendaraan pribadi. Ini bukan sekadar soal fasilitas, tapi tentang mengubah pola pikir.

Sebagai contoh, di banyak negara maju seperti Jepang atau Singapura, masyarakatnya lebih memilih transportasi umum karena sudah terbiasa dengan sistem yang efisien. Di Indonesia, terutama di Palembang, mindset ini masih dalam tahap awal.

Jika masyarakat tetap enggan beralih, maka kemacetan akan terus terjadi, dan pada akhirnya, tidak ada solusi yang benar-benar bisa mengatasi masalah ini.

Dengan bertambahnya angkot feeder LRT, Palembang sedang menuju sistem transportasi yang lebih modern dan efisien. Apakah warga siap berubah?

Jika masyarakat masih lebih nyaman terjebak macet di kendaraan pribadi, maka tambahan feeder, LRT, dan berbagai fasilitas lainnya tidak akan banyak berarti. Namun, jika semakin banyak yang sadar dan mulai menggunakan angkot feeder serta LRT, Palembang bisa benar-benar terbebas dari kemacetan dalam beberapa tahun ke depan. Sekarang, pilihan ada di tangan kita.Mau stuck di macet atau pindah ke transportasi umum yang lebih nyaman dan gratis? [***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Solusi  Atasi Masalah Illegal Drilling dari Bupati Muba

    2 Solusi Atasi Masalah Illegal Drilling dari Bupati Muba

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.957
    • 0Komentar

    KEGIATAN penambangan sumur minyak mentah secara tradisional yang dilakukan oleh masyarakat di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sudah menjadi konflik dan isu sampai ke tingkat nasional. Oleh karena itu Pemkab Muba gelar rapat koordinasi berjudul Pencegahan dan Penanganan illegal drilling di wilayah Kabupaten Muba. Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Muba H Dodi Reza Alex. Turut hadir […]

  • Kerjasama dengan NBA, Alex Sebut Sumsel Siap Jadi Lumbung Atlet Basket Asia

    Kerjasama dengan NBA, Alex Sebut Sumsel Siap Jadi Lumbung Atlet Basket Asia

    • calendar_month Senin, 18 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.611
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menargetkan Sumsel tak hanya jadi provinsi lumbung energy, namun juga siap menjadi lumbung atlet basket berprestasi se-Asia.

  • Rakor Pelebaran Jalan Lintas Timur Betung-Batas Kota Palembang, Bupati Banyuasin Minta Dukungan Masyarakat

    Rakor Pelebaran Jalan Lintas Timur Betung-Batas Kota Palembang, Bupati Banyuasin Minta Dukungan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.467
    • 0Komentar

    Demi masyarakat, Pemkab Banyuasin siap untuk melakukan pembebasan lahan yang terkena pelebaran. 

  • Songsong Era New Normal, Sektor Layanan Publik OKI Bersiap

    Songsong Era New Normal, Sektor Layanan Publik OKI Bersiap

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 890
    • 0Komentar

    BUPATI Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE menyiratkan rencana untuk menerapkan skema new normal terutama di sektor layanan publik di Ogan Komering Ilir. Hal itu diungkapkannya saat melantik 184 pejabat tinggi pratama, pejabat administrator dan pengawas dilingkungan Pemkab OKI di pada Rabu, (27/5/2020). Meski dalam kondisi menghadapi Covid-19, Iskandar mengatakan pelayanan kepada masyarakat itu wajib […]

  • Momen Plt. Bupati OKI Ajak Peserta Upacara Nyanyikan Lagu ‘Gugur Bunga’ Kenang Jasa Pahlawan

    Momen Plt. Bupati OKI Ajak Peserta Upacara Nyanyikan Lagu ‘Gugur Bunga’ Kenang Jasa Pahlawan

    • calendar_month Sabtu, 11 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.132
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ada momen menarik pada peringatan hari Pahlawan di Kabupaten OKI, di Halaman Kantor Bupati OKI, Jum’at (10/11/23). Usai rangkaian tertib upacara Hari Pahlawan, Plt. Bupati OKI, Dja’far Shodiq mengajak semua peserta upacara yang terdiri dari veteran, TNI/Polri, ASN dan pelajar menyanyikan lagu gugur bunga. “Sebelum mengakhiri upacara ini mari bersama menyanyikan lagu gugur […]

  • 2 Alasan Ini Gapensi Dinilai Tetap Konsisten Dalam Relnya, Sebut Gubernur

    2 Alasan Ini Gapensi Dinilai Tetap Konsisten Dalam Relnya, Sebut Gubernur

    • calendar_month Kamis, 17 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.212
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru berharap Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) tetap konsisten menjadi mitra pemerintah  dengan menjaga profesionalisme. Hal itu diungkapkan Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat memberikan sambutan Musyawarah Daerah XI Badan Pimpinan Daerah (BPD) GAPENSI yang digelar di Hotel Santika Preimere Bandara Palembang, Kamis (17/12/2020). “Melalui Musda ini, […]

expand_less
WordPress Archive Publisher – Newspaper Magazine AMP Pubzinne – Sports Bar WordPress Theme Puca – Optimized Mobile WooCommerce Theme Puddy – Food Delivery App Elementor Template Kit Puff Clouds – Vape Store Elementor Template kit Pulse – Academic Personal WordPress Theme Pulse Animation – Map pulsating for WordPress Pupi – Pet Shop & Pet Supplies Elementor Template Kit Pur – Spa WordPress Theme Puregiven – Charity WordPress Theme