Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » OKI Terkini » Pemkab OKI Belajar ke Garut, Ada Apa !

Pemkab OKI Belajar ke Garut, Ada Apa !

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
  • visibility 1.260
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumseltberkini.co.id,-Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus berupaya meningkatkan penyusunan program pembangunan daerah yang berorientasi pada pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) dan meningkatkan kualitas laporan penyelenggaraan pemerintah daerah (LPPD) yang menjadi dasar pemerintah pusat untuk menyalurkan dana alokasi umum (DAU).

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintahan daerah, pasal 130 ayat 1 menyebutkan bahwa DAU digunakan untuk memenuhi pencapaian SPM berdasarkan tingkat capaian kinerja layanan daerah. Sehingga kualitas penyusunan SPM yang dibuat pemerintah daerah akan berpengaruh terhadap kucuran dana pusat tersebut.

 

Sehubungan dengan hal tersebut, jajaran Pemkab OKI dipimpin oleh Pj. Sekretaris Daerah Muhammad Refly belajar peningkatan kualitas penyusunan SPM dan LPPD ke Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat, Rabu (4/9/2024).

 

“Melalui pertemuan ini, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas Pemerintah Kabupaten OKI, khususnya dalam penerapan SPM, serta penyusunan LPPD dan LKPJ. Kemudian, memberikan manfaat yang besar bagi pembangunan urusan wajib pelayanan dasar di Kabupaten OKI,” ujar Refly.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Tim Penerapan SPM Kabupaten OKI, serta para perencana pada organisasi perangkat daerah di Kabupaten OKI.

Sebagai daerah yang masih memiliki ketergantungan tinggi kepada pemerintah pusat terkait pendanaan pembangunan, Pemkab OKI terus berupaya meningkatkan target-target pemerintah pusat yang menjadi kewajiban pemerintah daerah.

“Oleh karena itu, kami terus berupaya melakukan perbaikan-perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah, baik dokumen laporan, akuntabilitas pemerintahan maupun target-target pelayanan dasar tadi,” ujarnya.

Sementara, Asisten Bidang Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Garut Drs. H. Bambang Hafid M.Si mengatakan, penerapan SPM sangat penting karena menjadi hak konstitusional seluruh masyarakat.

“Kita sebagai abdi negara, sesuai dengan tupoksi kita sebagai penyelenggara negara, berkewajiban memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat, maka pelayanan terbaik itu sangat penting,” kata dia.

Sementara terkait LPPD, kata dia, Kabupaten Garut menempati peringkat 16 se-Indonesia.

“Ini tentunya ada komitmen yang kuat pimpinan dengan Kepala OPD dan pemerintah kabupaten dalam penyusunannya,” ujar dia.

Pemkab Garut, ujar dia, rutin melaksanakan bimbingan teknis dengan menghadirkan narasumber dari provinsi dan Kemendagri.[***]/dra

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuti Lebaran, 30 Mei -9 Juni 2019

    Cuti Lebaran, 30 Mei -9 Juni 2019

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.152
    • 0Komentar

    BADAN Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan libur cuti bersama bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah atau Lebaran akan dimulai pada tanggal 30 Mei hingga 9 Juni 2019. Bila ditotal, jumlah cuti bersama bagi para abdi negara pada Lebaran tahun ini mencapai 11 hari. Jumlah itu lebih banyak dibanding libur […]

  • Masih Ada Pemadaman Listrik di Kalimantan, Prabowo Minta Penanganan Dipercepat

    Masih Ada Pemadaman Listrik di Kalimantan, Prabowo Minta Penanganan Dipercepat

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pemadaman listrik masih terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan. Presiden Prabowo Subianto meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) mempercepat penanganan agar gangguan listrik segera teratasi. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan Presiden telah menginstruksikan koordinasi dengan PLN untuk mempercepat pemulihan di wilayah yang masih terdampak. Menurutnya, pemadaman bukan disebabkan […]

  • Bukan Hanya Pupuk, Cara Pusri Bongkar Kebiasaan Lama yang Bikin Panen Stagnan

    Bukan Hanya Pupuk, Cara Pusri Bongkar Kebiasaan Lama yang Bikin Panen Stagnan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    BERTANI  itu bukan sekadar tanam, tinggal dam panen, jika pola pikirnya masih begitu-gitu aja, ya jangan heran hasilnya kadang kayak sinetron, banyak drama, minim kepastian. Di sinilah gaya main baru diperkenalkan oleh PT Pusri Palembang bukan sekadar jual pupuk, tapi ngajarin “resep dapur” pertanian biar hasil panen gak lagi untung-untungan. Bahasanya sederhana pemupukan berimbang. Tapi […]

  • Puluhan Juta Masyarakat Indonesia Sudah Divaksin

    Puluhan Juta Masyarakat Indonesia Sudah Divaksin

    • calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 638
    • 0Komentar

    MENTERI Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate, mengatakan bahwa hingga 14 November 2021, 130 juta penduduk Indonesia sudah mendapatkan vaksin dosis pertama dan sekitar 84 juta orang di antaranya sudah mendapatkan vaksin dosis kedua. Namun, walaupun demikian masih ada daerah yang cakupan vaksinasi dosis pertama di bawah 25 persen. “Daerah yang cakupan dosis vaksinasinya […]

  • Guru Berkarakter, Guru Profesional

    Guru Berkarakter, Guru Profesional

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.990
    • 0Komentar

    GURU sebagai sebuah profesi. Karena itu, ia harus selalu meningkatkan keterampilan yang dimilikinya untuk memajukan profesinya. Majunya pendidikan salah satunya guru harus profesional. Seorang guru selalu berusaha untuk memotivasi dirinya dalam mengembangkan potensinya. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, pada pasal 10 ayat (1) menyatakan bahwa “Kompetensi guru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, […]

  • Gubernur dan Kepala Daerah Diminta Lestarikan Warisan Tak Benda74-01

    Gubernur dan Kepala Daerah Diminta Lestarikan Warisan Tak Benda

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.144
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin malam ini menerima langsung sertifikat warisan tak benda Indonesia di Gedung Kesenian Jakarta, Rabu (4/10). Gubernur menerima sertifikat ini karena Sumatera Selatan dinilai sebagai daerah yang memiliki begitu luar biasa banyak warisan tak bendanya.

expand_less
WordPress Archive wpDiscuz – Report and Flagging wpDiscuz – Subscription Manager wpDiscuz – Syntax Highlighter wpDiscuz User & Comment Mentioning wpDiscuz – Widgets wpDiscuz | WordPress Comment Plugin WpEstate Real Estate WordPress Theme WPFA – WooCommerce Product Finder Assistant WPFomify WPFomify Active Campaign Addon