Jumat, 4 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pojok Fisip UIN Raden Fatah » Enam Tantangan yang harus dihadapi gen z menjadi praktisi PR dalam perkembangan industri digital

Enam Tantangan yang harus dihadapi gen z menjadi praktisi PR dalam perkembangan industri digital

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 18 Des 2023
  • visibility 2.141
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Praktisi  Public Relation [PR] merupakan salah satu profesi yang berperan penting dalam membangun citra positif dan reputasi perusahaan. Di era digital yang semakin berkembang, praktisi PR dituntut untuk memiliki keterampilan dan kompetensi yang mumpuni agar dapat bersaing dengan praktisi PR dari generasi lainnya.

 

Generasi ini tumbuh dan berkembang di era digital, sehingga mereka memiliki karakteristik dan keterampilan yang berbeda dari generasi sebelumnya. Gen Z memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi, serta keterampilan dalam menggunakan teknologi digital.

 

Meskipun memiliki potensi yang besar, Gen Z juga dihadapkan dengan berbagai tantangan dalam menjadi praktisi PR. Berikut ini adalah 6 tantangan yang harus dihadapi Gen Z menjadi praktisi PR dalam perkembangan industri digital, antara lain :

 

  1. Kompetensi yang terus berkembang

 

Hal ini menuntut praktisi PR untuk terus meningkatkan kompetensinya, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap. Gen Z harus mampu menguasai pengetahuan antara digital dan PR, selain itu juga mampu menguasai bidang data analiti, SEO, AI dan AR.

 

 

  1. Persaingan yang ketat

Gen Z harus mampu bersaing dengan praktisi PR dari generasi lainnya, baik dari segi keterampilan, pengalaman, maupun jaringan.

 

3.Tantangan dalam membangun relasi

 

Gen Z yang lahir di era digital cenderung memiliki pola komunikasi yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Hal ini dapat menjadi tantangan tersendiri bagi Gen Z dalam membangun relasi dengan pihak-pihak terkait.

 

4.Tantangan dalam menghadapi isu-isu negatif

 

Dalam era digital, informasi dapat menyebar dengan cepat dan luas. Hal ini membuat praktisi PR dituntut untuk mampu menghadapi isu-isu negatif yang dapat berdampak pada citra dan reputasi perusahaan. Gen Z harus mampu berpikir cepat dan mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasi isu-isu negatif tersebut.

 

  1. Tantangan dalam menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional

 

Gen Z merupakan generasi yang aktif menggunakan media sosial. Hal ini dapat membuat mereka sulit untuk menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional. Gen Z harus mampu mengelola waktu dan emosinya dengan baik agar tidak mengganggu kinerja profesionalnya.

 

  1. Tantangan dalam menghadapi perubahan

 

Industri PR terus mengalami perubahan, baik dari segi teknologi, tren, maupun regulasi. Gen Z harus mampu beradaptasi dengan perubahan-perubahan tersebut agar dapat terus bersaing di industri PR. Selain itu, juga karekteristik dan keterampilan di bidang industri digital banyak dimumpuni oleh generasi Z. Oleh karena itu, untuk mengembangkan potensi agar dapat menjadi praktisi PR adapun beberapa tips

dalam menghadapi tantangan menjadi praktisi PR di era digital, antara lain :

 

-Mengikuti perkembangan industri PR

Menjadi seorang praktisi PR harus mengetahui apa aja tren atau isu-isu terkini, hal ini dapat dilakukan dengan perbanyak mengikuti kegiatan seperti membaca berita, pelatihan atau bergabung dengan komunitas.

 

-Mengembangkan keterampilan komunikasi -digital Gen Z harus mampu menguasai keterampilan komunikasi digital, seperti media sosial, media online, dan media kreatif lainnya. Dengan mengembangkan kompetensi komunikasi digital, hal Ini dapat membantu PR dalam mencapai segmentasi dan kepercayaan dari audiens dengan cepat.

 

-Membangun relasi yang baik

Dengan membangun relasi yang baik dapat meningkatkan reputasi perusahaan menjadi positif. Gen Z harus mampu membangun relasi mulai dari pihak internal maupun eksternal seperti media, stakeholder dan masyarakat luas. Selain itu menjaga etika dan profesionalis dalam membangun relasi antara pihak eksternal.

 

-Menghadapi isu-isu negatif

Sebagai praktisi PR isu-isu negatif juga menjadi tantangan terbesar bagi perusahaan, karena akan berdampak pada citra perusahaan. Pentingnya bagi gen Z harus mampu memiliki kompetensi dalam problem solving untuk memecahkan masalah yang terjadi di perusahaan.

 

-Mengelola kehidupan pribadi dan profesional mampu menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional agar tidak mengganggu kinerja profesionalnya.

 

-Beradaptasi dengan perubahan

Industri PR terus mengalami perubahan seiring dengan perkembangan teknologi digital, Gen Z harus mampu beradaptasi dengan perubahan-perubahan tersebut agar dapat terus bersaing di industri PR.

Dengan mempersiapkan diri dengan baik, Gen Z dapat mengatasi tantangan menjadi praktisi PR di era digital dan meraih kesuksesan di industri ini.[***]

 

Aqila Ajeng P

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Dunia Lagi Egois, Indonesia Malah Ajak Ngopi Bareng”

    “Dunia Lagi Egois, Indonesia Malah Ajak Ngopi Bareng”

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.102
    • 0Komentar

    PERNAH gak, liat orang satu kampung tiba-tiba pasang pagar tinggi-tinggi, bikin spanduk “Rumah Ini Milik Saya, Jangan Nebeng Wifi?”. Nah, begitulah kira-kira wajah dunia sekarang, tiap negara lagi sibuk ngurus dirinya sendiri, pasang tarif, jaga pasar, rebutan investor, intinya kayak anak kecil rebutan jungkat-jungkit di taman ekonomi global. Padahal, kalau jungkat-jungkitnya cuma dipake satu orang, […]

  • Ponpes Lebih Dalami Agama, Menag Harap Ustadz Pesantren Gaungkan Moderasi Beragama Lebih Luas

    Ponpes Lebih Dalami Agama, Menag Harap Ustadz Pesantren Gaungkan Moderasi Beragama Lebih Luas

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 560
    • 0Komentar

    KALANGAN pesantren merupakan komunitas yang telah memahami serta menerapkan moderasi beragama dalam tiap laku kehidupannya. Sehubungan itu Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap kalangan pesantren mampu menggaungkan dan mengimplementasikan moderasi beragama dalam ruang kehidupan yang lebih luas. Harapan ini disampaikan Menag Yaqut dalam Simposium dan Webinar yang digelar Universitas Islam Malang (UNISMA) berkerja sama dengan […]

  • Hasil Kolaborasi, Mahasiswa UNSRI Dapat Laksanakan Print Gratis

    Hasil Kolaborasi, Mahasiswa UNSRI Dapat Laksanakan Print Gratis

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 877
    • 0Komentar

    BERTEMPAT di Markas Komando HMI (MPO) Koordinator Komisariat Universitas Sriwijaya, program “Print Gratis” untuk Seluruh Mahasiswa Universitas Sriwijaya resmi dilaunching. Program ini merupakan hasil Kolaborasi antara HMI (MPO) KORKOM UNSRI dan Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Sriwijaya (HIMAFIA UNSRI), yang bertujuan untuk membantu meringankan beban mahasiswa yang terkendala secara finansial khususnya di masa pandemi. Ketua Umum […]

  • MSI Perkenalkan Kartu Grafis NVIDIA® GeForce RTX™ 4060 Family Terbaru

    MSI Perkenalkan Kartu Grafis NVIDIA® GeForce RTX™ 4060 Family Terbaru

    • calendar_month Sabtu, 20 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 691
    • 0Komentar

    Nikmati Ray Tracing Generasi Ketiga dan performa AI-accelerated dengan DLSS 3 [Taipei, Taiwan] MSI, sebagai brand terkemuka dalam hardware True Gaming, dengan bangga mengumumkan jajaran kartu grafis terbaru yang menampilkan prosesor grafis NVIDIA GeForce RTX™ 4060 Ti dan RTX 4060. NVIDIA GeForce RTX 4060 Ti akan tersedia dalam konfigurasi 16GB dan 8GB, menawarkan pilihan yang […]

  • 3 Cara Pecinta Hewan Peliharaan Dapat Membiarkan Perangkat Mereka Bekerja Untuk Mereka

    3 Cara Pecinta Hewan Peliharaan Dapat Membiarkan Perangkat Mereka Bekerja Untuk Mereka

    • calendar_month Selasa, 11 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.702
    • 0Komentar

        Sumselterkini.co.id, Hidup dengan hewan peliharaan adalah pengalaman yang benar-benar mengubah hidup. Dari bangun hingga anak kucing yang suka diemong hingga bisa bersantai dari hari yang panjang dengan anak anjing yang lucu, kegembiraan sehari-hari yang dibawa oleh hewan peliharaan ke dalam hidup kita tidak terhitung banyaknya. Namun, menjadi orang tua hewan peliharaan juga memiliki […]

  • Giliran Masyarakat  OKU Terima Bansos, Gubernur  Salurkan  Bansos Untuk  Warga Terdampak Pandemi 

    Giliran Masyarakat  OKU Terima Bansos, Gubernur  Salurkan  Bansos Untuk  Warga Terdampak Pandemi 

    • calendar_month Jumat, 30 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 718
    • 0Komentar

    KEPEDULIAN Gubernur Sumsel H. Herman Deru pada warga Sumsel terdampak Covid 19 memang tak perlu diragukan lagi. Selain berupaya keras menyediakan kecukupan oksigen bagi warga, Ia juga bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Kamis (29/7) misalnya, secara simbolis Herman Deru  menyalurkan bantuan sosial bagi warga OKU yang terdampak Covid. Menurutnya bantuan ini diberikan […]

expand_less
WordPress Archive Ninja Forms for AMP Ninja Forms FreshBooks Ninja Forms Front-End Posting Ninja Forms GetResponse Ninja Forms Google Spreadsheet Addon Ninja Forms Help Scout Ninja Forms Highrise CRM Ninja Forms iContact Ninja Forms Insightly CRM Ninja Forms IntelligenceWP