Jumat, 6 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Pupuk Mental & Mimpi Garuda Mendunia Sejak Dini, Erick : 5 Legenda Sepak Bola Dunia Bisa jadi Legenda Karena Punya Mimpi Besar 

Pupuk Mental & Mimpi Garuda Mendunia Sejak Dini, Erick : 5 Legenda Sepak Bola Dunia Bisa jadi Legenda Karena Punya Mimpi Besar 

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 2 Jun 2023
  • visibility 3.612
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Ketua Umum PSSI mengatakan Lima legenda sepakbola dunia yakni Roberto Carlos, Marco Materazzi, Eric Abidal, Juan Sebastian Veron, dan Giorgos Karagounis menjadi pelatih sehari untuk pemain tim U-16 di ajang Fourfeo BRImo Future Garuda.   Sengaja diundang  untuk memupuk mental dan mimpi Garuda Mendunia sejak dini.  “Kita ingin membangkitkan lagi semangat para atlet muda sepakbola Indonesia. Dari para legenda ini mereka belajar bahwa tidak ada yang tidak mungkin,” kata Erick, kemarin.

Kepada para pemain, Erick mengatakan para legenda sepakbola dunia itu awalnya juga bukan siapa-siapa. Namun, mereka bisa menjadi legenda karena punya mimpi besar. “Dan mereka fight (berjuang keras) untuk mencapai mimpinya,” tambah Erick.

Erick mencontohkan Marco Materazzi yang mulai bermain sepakbola profesional di usia 22 tahun. Meski tergolong telat, mantan bek timnas Italia itu berhasil membawa negaranya menggondol Piala Dunia pada usia 34 tahun.

Begitu pula Erick Abidal. Meski divonis menderita penyakit kronis, mantan pemain timnas Prancis itu tidak menyerah dan bahkan membawa timnya menjadi juara.  Sementara itu, Roberto Carlos dan Juan Veron, kata Erick, berasal dari desa miskin di negaranya dan berhasil masuk ke klub besar dunia seperti Real Madrid dan Manchester United.

Berkaca dari pengalaman itu, Erick memotivasi pemain muda bahwa tidak ada yang tidak mungkin diraih. “Indonesia selalu dibilang dengan negara sebesar ini underdog (tidak diunggulkan). Inilah mentalitas yang kita harus bongkar di bangsa ini, terutama kalian tim U-16, U-17 ke depan. Kalau kita punya mimpi, kita kerja keras, bisa,” kata Erick.

Erick juga menyinggung bagaimana Yunani mengalahkan Portugal yang diperkuat Cristiano Ronaldo pada Piala Eropa 2004. “Artinya apa, kalau kalian serius bangun dari sekarang, kalian bisa (mengikuti jejak mereka),” tambah Erick.

Terlibat melatih tim U-16 dan U-17, setiap legenda sepakbola itu memimpin satu tim. Ada timCarlos, tim Materazzi, tim Abidal, tim Veron, dan tim Karagounis. Mereka berkompetisi di Stadion Madya, Jakarta. Pertandingan ditayangkan secara langsung di channel YouTube KUY Entertainment.

Para pemain yang dilatih berjumlah 50 orang. Sebelumnya, mereka telah mendapat coaching clinic dan suntikan motivasi dari keempatnya di Stadion BRI BRILiaN, Jakarta, sejak Senin (29/5). Para pemain muda yang diharapkan menjadi masa depan sepakbola Indonesia itu ditangani oleh empat pelatih nasional: Ilham Romadhona, Bima Sakti, Firmansyah, dan Indriyanto Nugroho.[***]/pssi

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Gantung Desa Ujan Mas Jadi Jembatan Permanen

    Jembatan Gantung Desa Ujan Mas Jadi Jembatan Permanen

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 928
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru berkeaempatan meninjau secara langsung kondisj  jembatan gantung yang ada di Desa Ujan Mas Lama Kabupaten Muara Enim, kemarin. Peninjauan ini dilakukannya untuk  melihat dari dekat kondisi jembatan gantung tersebut mengingat selama ini jembatan itu menjadi akses penting dikawasan itu. Karena itu dalam waktu dekat Pemprov Sumsel berencana akan melakukan penggantian […]

  • Mari Bersama Cegah Covid, Jangan Lengah, Pandemi belum Berakhir

    Mari Bersama Cegah Covid, Jangan Lengah, Pandemi belum Berakhir

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 717
    • 0Komentar

    INDONESIA kembali menerima kedatangan 1 juta dosis vaksin Sinovac dukungan dari Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pada Selasa (26/10/2021). Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19, Sonny Harmadi, menyatakan kedatangan 1 juta vaksin ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan bahwa pandemi COVID-19 belum berakhir. “Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” kata Sonny Harmadi dalam konferensi pers […]

  • Antisipasi erupsi, BNPB naikan level ‘Awas’

    Antisipasi erupsi, BNPB naikan level ‘Awas’

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.275
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) siaga untuk mengantisipasi potensi dampak erupsi setelah adanya kenaikan status aktivitas vulkanik Gunung Ibu pada tingkat tertinggi, yaitu level IV atau ‘Awas’ pada Rabu (15/1), pukul 10.00 waktu setempat atau WIT. Gunung Ibu yang berlokasi di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, mengalami erupsi terus menerus hingga […]

  • Perkembangan Kasus Paska Idul Fitri Harus Menjadi Pembelajaran Memperbaiki Penanganan Pandemi, Kasus Covid Sekarang Meningkat

    Perkembangan Kasus Paska Idul Fitri Harus Menjadi Pembelajaran Memperbaiki Penanganan Pandemi, Kasus Covid Sekarang Meningkat

    • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 955
    • 0Komentar

    PERBANDINGAN perkembangan penanganan pandemi tahun 2020 dan 2021 harus menjadi pembelajaran. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan beberapa hal yang dapat dipetik sebagai pembelajaran untuk memilah hal-hal yang perlu dihindari dan ditingkatkan. Serta inovasi dan intervensi kebijakan yang akan diterapkan termasuk peningkatan kualitas SDM menjadi modal yang kuat memperbaiki penanganan pandemi. Pembelajaran […]

  • Pangkas Opesional 50%, Nelayan di OKI Gunakan BBG,  Wabup : Tetapkan Ingatkan Protokes

    Pangkas Opesional 50%, Nelayan di OKI Gunakan BBG,  Wabup : Tetapkan Ingatkan Protokes

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    NELAYAN di Kabupaten Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] sangat diuntungkan dengan menggunakan bahan bakar Gas [BBG] melalui program konversi  Bahan Bakar Minyak [BBM] ke BBG, lantaran operasionalnya melaut dapat dipangkas hingga 50 %. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten OKI, Irawan mengungkapkan ada beberapa keuntungan, seperti, Pertama, harganya lebih murah dari BBM. “Bahan bakar gas (BBG) ini […]

  • Ada Turnamen Tenis Kapolda Cup di JSC, Nonton Yuk, Pasti Seru !!

    Ada Turnamen Tenis Kapolda Cup di JSC, Nonton Yuk, Pasti Seru !!

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.250
    • 0Komentar

    “Saya ingin Sumsel ini menjadi daerah yang sumber dayanya berbahagia di Indonesia karena Pak Gubernur kita ini pernah menyampaikan hasil survei daerah yang berbahagia di indonesia yaitu Maluku Utara, maka dari itu dengan adanya Turnamen ini dapat menghadilkan sumber daya yang berbahagia.”

expand_less
WordPress Archive StudioPress Altitude Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Ambiance Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Aspire Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Atmosphere Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Author Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Authority Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Breakthrough Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Brunch Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Business Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Cafe Pro Genesis WordPress Theme