Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pojok Fisip UIN Raden Fatah » Jelang Pemilu 2024: Waspada Adanya Politik Uang, Induk dari Korupsi

Jelang Pemilu 2024: Waspada Adanya Politik Uang, Induk dari Korupsi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
  • visibility 1.908
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

POLITIK uang (money politic) adalah sebuah upaya memengaruhi pilihan pemilih (voters) atau penyelenggaraan pemilu dengan imbalan materi atau yang lainnya. Dari pemahaman tersebut, politik uang adalah salah satu bentuk suap.

Setiap jelang mendekati pemilu 2024, para calon mengumbar janji manis kepada masyarakat. Seringkali juga Sebagian dari mereka menebar amplop berisikan uang atau bingkisan sembako. Secara sadar mereka telah melakukan politik uang, di mana sebuah praktip koruptif yang akan menuntun ke berbagai jenis korupsi lainnya.

Praktik ini akhirnya memunculkan para pemimpin yang hanya peduli kepentingan pribadi dan golongan, bukan masyarakat yang memilihnya. Dia merasa berkewajiban mencari keuntungan dari jabatannya, salah satunya untuk mengembalikan modal yang keluar dalam kampanye.

Akhirnya setelah menjabat, dia akan melakukan berbagai kecurangan, menerima suap, grafikasi atau korupsi lainnya dengan berbagai macam bentuk. Tidak heran jika politik uang disebut sebagai “mother of corruption” atau induknya korupsi. Politil uang telah menyebabkan politik berbiaya mahal. Selain untuk jual beli suara (vote buying), para kandidat juga harus membayar mahar politik kepada partai dengan nominal fantasis.

Tentu saja, hal itu bukan hanya dari uangnya pribadi, melainkan donasi dari berbagai pihak yang mengharapkan timbal balik jika akhirnya dia terpilih. Perilaku ini biasa disebut investive corruption atau investasi untuk korupsi.

Waspada serangan fajar

Salah satu jenis vote bullying yang banyak terjadi dikenal dengan nama “serangan fajar”. Menggunakan istilah dari sejarah revolusi Indonesia, serangan fajar adalah pemberian uang kepada pemilih di suatu daerah sebelum pencoblosan dilakukan. Serangan fajar kadang dilakukan pada subuh sebelum pencoblosan atau bahkan beberapa hari sebelumnya.

Politik berbiaya mahal Sebagian besar untuk membeli suara, vote bullying. Ada yang Namanya serangan fajar. Kadang juga disebut serangan dhuha. Pemilih akan dikawal betul agar suaranya benar-benar digunakan untuk memilih seseorang.

Dalam politik uang disebutkan bahwa pembelian suara adalah praktik yang dilakukan secara sistematis, melibatkan daftar pemilih yang rumit, dan dilakukan dengan tujuan memperoleh target suara yang besar. Disebut sistematis karena terjadi mobilitasi tim yang massif untuk melakukan pendataan dan menyebarkan ribuan amplop uang, serta bergerilya untuk memastikan penerimanya benar-benar mencoblos pemeberi amplop.

Tolak politik uang agar tidak terjadi korupsi

Telah banyak terjadi, bahwa berbagai jenis korupsi adalah turunan dari politik uang. Maka dari itu memberantas korupsi di Indonesia tidak akan tuntas jika politik uang sebagai induknya korupsi tidak dapat di atasi.

Masyarakat mestinya menyadari bahwa mereka telah mempertaruhkan Nasib selama lima tahun dengan menjual suaranya dengan harga yang sangat murah. Misal menerima amplop berisi 500 ribu untuk memilih orang yang tidak berintegritas. Berarti suara rakyat selama lima tahun hanya dihargai Rp100 ribu pertahunnya.

Sebaiknya masyarakat tahu jalan mereka jika tidak diperbaiki, sekolah tidak dibangun, akses Kesehatan buruk, dan seluruh kebutuhan dasarnya tidak dipenuhi oleh para pemimpin yang hanya bermodal uang.

Atas fakta tersebut, Pendidikan menjadi modal penting dalam melawan korupsi. Itulah sebabnya KPK merencanakan strategi Trisula, yaitu Pendidikan, pencegahan, dan penindakan untuk memberantas korupsi. Dengan Pendidikan antikorupsi yang baik, masyarakat yang cerdas akan mampu memilih pemimpin yang berkualitas dan berintegritas.

Saya berharap agar masyarakat, memilih pemimpin dan wakil rakyat dari  figur yang berintegritas. Masyarakat harus cerdas memilih jangan terbuai dengan uang dan menggadaikan suara mereka. Pilihlah yang berintegritas jelang pemilu 2024 nanti bukan dari isi tas.[***]

Penulis: Ayu Mila Rosa

Mahasiswi prodi ilmu politik

Fisip UIN Raden Fatah Palembang

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Palembang Maksimalkan Serapan APBD & Belanja Modal di Sisa Tahun Ini

    Palembang Maksimalkan Serapan APBD & Belanja Modal di Sisa Tahun Ini

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 906
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang mulai memaksimalkan serapan APBD dan Belanja Modal di sisa tahun 2020 agar pertumbuhan ekonomi bergerak dimasa pandemi covid-19. “Kami berupaya pertumbuhan ekonomi di akhir 2020 tetap pada rentang 4 – 5 persen untuk bekal pemulihan di 2021 yang mungkin kondisinya masih sulit,” tegas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) […]

  • Sisir Infrastruktur Drainase Rusun 22 Ilir, Begini Komentar Wawako Palembang ?

    Sisir Infrastruktur Drainase Rusun 22 Ilir, Begini Komentar Wawako Palembang ?

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 847
    • 0Komentar

    WAKILl Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda kembali menemukan temuan penyebab banjir saat ia menyisiri infrastruktur drainase kawasan Rumah Susun Kelurahan 22 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil.Dari pantauan terlihat Wakil Wali Kota menemukan saluran drainase yang tersumbat sampah. “Sudah kita lihat ya tadi, hampir saluran air dipenuhi sampah, yang membuat genangan air ke jalan,” kata Fitri, Selasa, […]

  • Di era disrupsi digital & banjir informasi, humas harus jadi garda terdepan

    Di era disrupsi digital & banjir informasi, humas harus jadi garda terdepan

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 779
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa biro humas pemerintah harus lebih dari sekadar penyampai informasi. Di era disrupsi digital dan banjir informasi, humas harus menjadi garda terdepan dalam membentuk persepsi publik dan melawan disinformasi yang semakin masif. “Kita tidak bisa hanya reaktif, sekadar merespons ketika isu sudah berkembang liar. Kita […]

  • Kemenag-LPDP berangkatkan penerima beasiswa Non Degree Pelatihan Pengembangan Wawasan Internasional Moderasi Beragama ke Jerman

    Kemenag-LPDP berangkatkan penerima beasiswa Non Degree Pelatihan Pengembangan Wawasan Internasional Moderasi Beragama ke Jerman

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 899
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kementerian Agama berkolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan kembali memberangkatkan penerima beasiswa Non Degree Pelatihan Pengembangan Wawasan Internasional Moderasi Beragama ke Jerman. Sebanyak 7 peserta yang terdiri dari kiai dan nyai dari berbagai pesantren akan mengikuti program ini dari 28 Februari sampai 9 Maret 2024. Di Jerman, para peserta program […]

  • Masa Depan Industri Otomotif Indonesia, Baut IKM sampai Mesin Global

    Masa Depan Industri Otomotif Indonesia, Baut IKM sampai Mesin Global

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 804
    • 0Komentar

    ORANG bilang, “seribu langkah besar selalu dimulai dari satu langkah kecil”. Nah, kalau di dunia otomotif, seribu mobil mewah itu juga dimulai dari satu baut kecil buatan IKM. Bautnya mungil, kadang diselipkan di kantong celana montir, tapi tanpa baut itu mobil bisa bubar jalan. Industri otomotif Indonesia hari ini mirip anak muda yang baru belajar […]

  • 5 Rekomendasi Bagi Pemerintahan Provinsi Sumsel, Terkait LKPJ Gub.Sumsel 2022

    5 Rekomendasi Bagi Pemerintahan Provinsi Sumsel, Terkait LKPJ Gub.Sumsel 2022

    • calendar_month Senin, 17 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.284
    • 0Komentar

    Rapat Paripurna ke-63 DPRD Sumatera Selatan mengenai Rekomendasi DPRD Provinsi Sumatera Selatan terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Sumatera Selatan Tahun Amggaran 2022, memberikan beberapa masukan kepada Gubernur Sumsel,  ada beberapa bidang yang mereka sorot dalam rekomendasi di auditorium DPRD Sumsel, Senin [17/4/2023]. Paripurna tersebut, dipimpin Ketua DPRD Hj Anita Noeringhati, Wakil Pimpinan H […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Referral Scheme WordPress Plugin WooCommerce Refund And Exchange With RMA WooCommerce Refund And Exchange with RMA – Warranty Management, Refund Policy, Manage User Wallet WooCommerce Registration Fields Plugin – Custom Signup Fields WooCommerce Request a Quote WooCommerce Request a Quote Plugin – Ask for Quotation WooCommerce Request Quote & Bargaining WooCommerce Reserve Stock: Reserve Quantity on Add to Cart WooCommerce Responsive Product Designer WooCommerce Restrict Checkout Plugin