Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Temu Brida se- Indonesia, Ini yang Dibahas

Temu Brida se- Indonesia, Ini yang Dibahas

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
  • visibility 3.816
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Sumselterkini.co.id, Jakarta-Rapat koordinasi ini, sebagai tindak lanjut komunikasi saat Temu BRIDA akhir tahun lalu.Kegiatan yang pertama kali kita lakukan dengan Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (ORPA) ini, dalam rangka diseminasi dan pemanfaatan riset dan inovasi daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Yopi selaku Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah (RID) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), saat Rapat Koordinasi dengan ORPA BRIN di Gedung BJ Habibie, Jakarta pada Rabu (11/1).

 

Yopi melanjutkan, tusi Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah adalah penyiapan kebijakan yang mendukung mitra kerja RID, berfokus pada kebijakan terkait riset dan inovasi daerah. “Output utamanya berupa hasil kajian dan rekomendasi, yang akan digunakan oleh pemerintah daerah dalam membuat keputusan. Hal ini untuk memanfaatkan hasil riset secara tepat, agar kegiatan di daerah dapat berkelanjutan,” tambahnya.

 

RID memiliki beberapa Direktorat, meliputi: pertama, Direktorat Kebijakan Riset dan Inovasi Daerah berfokus dalam membuat ataupun mendampingi daerah, dalam membuat kebijakan yang dapat dimanfaatkan bagi daerahnya. Kedua, Direktorat Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah, sebagai pintu masuk daerah dalam menyampaikan permasalahannya. Ketiga, Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Riset dan Inovasi Daerah. Fokus utamanya mengintroduksi hasil-hasil riset dari seluruh sumber, yang bisa diperkenalkan atau direplikasi oleh daerah.

Tugas kami, kata Yopi, agar BRIN dapat memberikan impact bagi daerah, yakni dengan membantu Pemda dalam proses penguatan ekosistem riset, dan inovasi daerah. “Kita arahkan agar Pemda tidak melakukan riset-riset dasar. Kita bantu agar daerah mendapatkan manfaat yang banyak, tetapi bukan secara afirmasi total. Di samping itu, diperlukan juga keproaktifan daerah,” tuturnya.

BRIN memiliki wewenang, dalam memberikan layanan kepada Pemda. Jumlah Pemda sangat banyak, sehingga tidak memungkinkan melakukan pelayanan yang sangat teknis, jadi lebih bersifat generik. Ketika Pemda membutuhkan pelayanan khusus, mereka bisa mengusulkan kerja sama yang bisa dilakukan dengan BRIN, melalui Nota Kesepakatan Sinergi (NKS).

Lebih jauh Yopi menjelaskan, salah satu tugas utama Deputi RID agar daerah membentuk BRIDA, sehingga koordinasi menjadi lebih cepat. “BRIDA sebagai koordinator pemanfaatan hasil-hasil riset, dan inovasi di daerah. Selanjutnya, melakukan pembinaan teknis, berupa konsultasi, fasilitasi, riset, dan diklat. Bimbingan dan pengawasan teknis yang utama, dan sudah sering dilakukan adalah konsultasi dan riset,” ungkapnya.

Yopi berharap, agar kita dapat melakukan diseminasi yang sifatnya generik ke daerah. Kemudian dilakukan diseminasi, dengan target yang lebih spesifik. Diharapkan juga ada tindak lanjut konkrit, yang akan dilakukan bersama dalam menghadapi Pemda, terutama untuk jangka pendek.

Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN Robertus Heru Triharjanto menyampaikan, bahwa dirinya akan memberikan beberapa masukan untuk menjadi konten bagi Deputi RID. “Saya mengajak Pusat Riset Penginderaan Jauh (PRPJ), agar fokus target tahun ini masuk ke pelayanan data untuk daerah. PRPJ, sebelumnya adalah kedeputian di LAPAN dengan tugas dan fungsi dari hulu ke hilir, yang berbasis citra satelit. Hilirisasinya di Indonesia kebanyakan public services, salah satunya yang sering terlihat di media adalah SiPongi, ada di web Kementerian Lingkungan Hidup,” terangnya.

Dia menambahkan, SiPongi merupakan platform untuk pemantauan kebakaran hutan. Selain itu juga, ada Standing Crop di Kementerian Pertanian untuk memantau status tanaman pangan. Kedua platform itu mengambil data dari BRIN, yakni data yang disalurkan secara otomatis melalui Pusdatin.

“Fungsi penginderaan jauh di level kebijakan, telah berkoordinasi dengan Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN. Hubungannya dengan kementerian, membuat shopping list kebutuhan kementerian terhadap penginderaan jauh. Sedangkan dengan Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, terkait kementerian yang ada di pusat,” ucapnya.

Robertus mengutarakan, status 2019 ada 45 lebih NKS dengan Pemda untuk penyediaan informasi, karena mereka bukan advanced user, tetapi berada di level informasi. “Pemda memerlukan bantuan untuk pengolahan data, sesuai dengan informasi yang ingin mereka dapatkan. Informasi yang paling banyak dibutuhkan Pemda berupa Geographical Information System (GIS), yakni data spasial sebagai decision making pengelolaan, dan pengembangan di daerahnya,” tuturnya.

Dia membeberkan, SDM di daerah memerlukan bimtek untuk membuat GIS, sebelum pandemic Covid-19 bisa dilakukan 9 sampai 10 kali bimtek. Saat ini, bimtek dilakukan dengan pihak swasta/start up. “Pemda memerlukan pelayanan yang tematik, sehingga kami meminta bantuan Deputi RID untuk mengemasnya. Kami memiliki SDM yang terbatas untuk penyelenggaraan pelayanan kepada daerah. Sesuai dengan proses bisnis di BRIN, Deputi RID dapat mengambil konten pengideraan jauh ini, sebagai salah satu bentuk binwas teknis kepada Pemda,” ucapnya.

Rubini Jusuf Perekayasa Ahli Madya dari Pusat Riset Penginderaan Jauh BRIN memaparkan, ada beberapa kegiatan yang telah dilakukan LAPAN hingga 2021, meliputi: pertama litbangjirap, berupa teknologi stasiun Bumi dan akuisisi data, teknologi pengolahan data, teknologi pengelolaan dan distribusi data, dan lain-lain.

“Kedua, akuisisi dan perolehan data berupa sistem Bank Data Penginderaan Jauh Nasional (BDPJN), seperti: data resolusi rendah optik, menengah optik, dan tinggi optik, dan sebagainya. Ketiga, pengolahan dan pengelolaan data, berupa: koreksi geometric, koreksi radiometric, cloud masking, mosaiking, klasifikasi, deteksi geobiofisik, dan lain-lain. Keempat, pemanfaatan data dengan Sistem Pemanfatauan Bumi Nasional (SPBN), melalui Sistem Pemantauan Sumber Daya Alam dan Lingkungan (SIPANDA). Kemudian, SIstem Informasi Mitigasi Bencana Alam (SIMBA) sebagai peringatan dini, dan pemantauan bencana, tanggap darurat bencana, dan lain-lain,” jelasnya.

Saat LAPAN berintegrasi dengan BRIN, kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan oleh ORPA, antara lain: litbangjirap, pengolahan dan pengelolaan data. Deputi Bidang Infrastruktur Riset dan Inovasi, berupa: akuisisi dan perolehan data. Pusdatin dengan layananan data dan informasi, dan Deputi lainnya yang ada di BRIN untuk pemanfaatan data. [***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Katalog Lokal & Belanja Daring Sokong Realisasi P3DN, Data RUP Cadangkan belanja Pengadaan Barang/jasa Segini Nilainya…

    Katalog Lokal & Belanja Daring Sokong Realisasi P3DN, Data RUP Cadangkan belanja Pengadaan Barang/jasa Segini Nilainya…

    • calendar_month Jumat, 14 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 963
    • 0Komentar

    Peningkatan penyerapan PDN Kabupaten Musi Banyuasin saat ini berdasarkan data RUP telah mencadangkan belanja pengadaan barang/jasa sebesar 98,97 persen dari total belanja Pengadaan Barang/Jasa sebesar Rp958,4 Miliar.Hal itu dilakukan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin untuk  terus mempercepat penayangan kataloh lokal dalam penerapan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di Kabupaten Musi Banyuasin. Hal ini juga sejalan […]

  • Pemerintah Pastikan Data Penerima Vaksin COVID-19 Aman

    Pemerintah Pastikan Data Penerima Vaksin COVID-19 Aman

    • calendar_month Jumat, 8 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 815
    • 0Komentar

    KEPUTUSAN Menkominfo No 253 Tahun 2020 memastikan keamanan data pribadi yang digunakan Pemerintah untuk penanganan COVID-19, termasuk dalam pengoperasian dan pengelolaan aplikasi PeduliLindungi untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Baca keputusannya secara lengkap di https://s.id/kepmenkominfo-253-2020.[***] Ril

  • Kompak, TMMD 105, Kodim 0401 dan Dinsos Muba Bedah 3 Rumah

    Kompak, TMMD 105, Kodim 0401 dan Dinsos Muba Bedah 3 Rumah

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 967
    • 0Komentar

    KONTRIBUSI positif dalam rangkaian pelaksanaan TMMD ke-105 di Kecamatan Batanghari Leko Kabupaten Musi Banyuasin, diantaranya membuka akses pembangunan infrastruktur kawasan pelosok dan melakukan bedah rumah bagi masyarakat pra sejahtera. “Ada tiga rumah hari yang ini dilakukan bedah rumah oleh TNI bersama Dinsos Muba dalam rangkaian pelaksanaan TMMD ke-105 ini di Muba, diantaranya rumah warga atas nama […]

  • Petuah Dodi Kepada 8 Kades, Apa Aja?

    Petuah Dodi Kepada 8 Kades, Apa Aja?

    • calendar_month Rabu, 19 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.297
    • 0Komentar

    Plakat Tinggi – Bupati Musi Banyuasin (Muba), H Dodi Reza Alex melantik Delapan Kepala Desa (Kades) terpilih Periode 2018-2024 dalam Kecamatan Plakat Tinggi, Jirak Jaya, Lawang Wetan dan Sanga Desa. Dalam Pelantikan tersebut, Dodi menekankan kepada Para Kades untuk transparan dan akuntabel dalam kelola keuangan desa. “Saya tekankan kepada Kades yang baru saja dilantik, dalam […]

  • Gunungapi Ibu Erupsi, Muntahan Abu  Setinggi 800 Meter

    Gunungapi Ibu Erupsi, Muntahan Abu Setinggi 800 Meter

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.283
    • 0Komentar

    GUNUNG Ibu yang berada di barat lautPulau Halmahera, Maluku Utara, mengalami erupsi pada hari ini Kamis (14/4) pukul 09.31 WIT. Pantauan tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), dari erupsi itu teramati kolom abu berwarna kelabu berintensitas tebal ke arah timur laut dengan tinggi kurang lebih 800 meter dari atas puncak atau 2.125 meter […]

  • Akur, libatkan ortu asuh di OKI, program BAAS sasar baduta

    Akur, libatkan ortu asuh di OKI, program BAAS sasar baduta

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 813
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Nah, ini baru akur, Program Orang Tua Asuh Anak Stunting di OKI Sasar 293 BaduPemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir terus berupaya mengatasi persoalan stunting dengan mengusung program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS),  pasalnya masalah stunting merupakan hal yang sangat serius yang menyerang bayi.  Program ini merupakan tindak lanjut program BAAS yang telah di launching […]

expand_less
WordPress Archive HomeFix - Plumber, Handyman Maintenance HomeID - Real Estate WordPress Theme Homeland – Responsive Real Estate Theme for WordPress Homelyt - Modern Real Estate & Property Elementor Template Kit Homeo – Real Estate WordPress Theme HomeShine – Cleaning & Laundry Elementor Template Kit Homestore Storefront WooCommerce Theme Homey | Booking and Rentals WordPress Theme Homez – Real Estate WordPress Theme Hompark | Real Estate & Luxury Homes Theme