Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Mahasiswa POI Berharap Tetap Dikelola Kemenpora

Mahasiswa POI Berharap Tetap Dikelola Kemenpora

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 25 Apr 2018
  • visibility 1.504
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Palembang  – Mahasiswa Politeknik Olahraga Indonesia (POI) yang berkampus di Jakabaring Palembang berharap lembaga mereka ditetapkan sebagai pendidikan kedinasan di bawah Kementrian Pemuda dan Olaraga (Kemenpora).

Namun mereka ingin kejelasan statusnya. Sama hal seperti yang diungkapkan Shavira Az-Zahra yang sebelumnya berkirim surat terbuka melalui media massa kepada Presiden Joko Widodo.

Rofifah Harul A.M mahasiswa  Prodi  Kepelatihan Olahraga, mengharapkan ada hal terbaik bagi dirinya dan lembaganya.

“Kami mahasiswa dan semua jajaran pengurus selalu mengharapkan yang terbaik untuk Politeknik Olahraga Indonesia ke depannya. Kami sangat berharap bahwa POI akan tetap berada dibawah Kemenpora. Harapan kami, kami bisa   menjadi sekolah kedinasan pertama milik Kemenpora. Dan juga kami berharap dari petinggi tinggi negara lebih memperhatikan nasib anak-anak negara yg ada di sini,” tutur  atlet sepak takraw yang pernah mengantongi  juara 1 regu & berteam PORPROV X 2015 ini, kemarin.

Apalagi,  diakui atlet  yang pernah juara 1 regu & juara 3 berteam PORWIL Sumatera  IX tahun 2017 ini, mahasiswa POI datang dari provinsi yang berbeda dan berpisah dari orang tua dan keluarga.

“Alhamdulillah untuk sekarang kami sudah mulai perkuliahan, mendapatkan makan, dan melakukan aktivitas seperti biasanya. Hanya saja, kami masih menunggu status dan perizinan dari yang berwenang. Tolong dengarkan suara kami,” kata juara 1 regu & doubel sepak takraw PORPROV XI tahun 2017 yang juga alumni Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) Palembang ini penuh harap.

Hal senada diungkapkan Samara Dinda Ramadhani, mahasiswa Prodi Manajemen Industri Olahraga.

Dinda yang alumni MAN Palembang ini berharap, POI menjadi sekolah kedinasan pertama di bawah naungan Kemenpora. Pada saat ini kami berusaha dengan doa untuk mendukung yang terbaik untuk POI. “Saya berharap bapak-bapak pejabat-pejabat terkait juga lebih memperhatikan keadaan sekarang ini. Terutama nasib mahasiswa seperti kami,” tegasnya.

Terpisah, Monica Salsabila, mahasiswa dari Prodi Analis Performa Olahraga, mengatakan bahwa dirinya sebagai mahasiswa POI saat ini  kondisinya nyaman meski perkuliahan memang sempat diliburkan hampir tiga bulan.Alumni Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) ini  menuturkan ,“Di asrama, kami alhamdulillah setiap  kamar sudah memiliki fasilitas dan konsumsi yang sudah cukup baik,” ungkap gadis berjilbab yang juga atlet taekwondo ini.

Meski demikian, mahasiswa yang mengantongi berbagai prestasi olahraga ini seperti Juara 2 Porprov Sumsel ke-10 tahun  2015 dan Juara 1 Poomsae junior mix beregu walikota cup Pagar Alam, ini  berharap sekali ada kejelasan tentang POI ini. “Dan bagaimana kelanjutannya kedepan,” ujar peraih juara 1 Kyorugi  Bupati Cup ke-4 Sumsel ini.

Diakui Monica dirinya sangat berharap bahwa POI akan tetap berada dibawah Kemenpora.

Kajian  dan Studi Mendalam

Pemerhati Pendidikan, Mohammad Abduhzen, mengungkapkan bawa terkait pendirian POI ini selayaknya memang sudah melalui studi dan kajian yang mendalam. “Sebagai perguruan tinggi  yang pertama yang belum ada model dan acuannya di Indonesia, mestinya memerlukan berbagai studi dan kajian pendahuluan yang cermat dan mendalam. Lebih-lebih bila dikaitkan dengan nasib dan masa depan orang/mahasiswanya,” papar Advisor Paramadina Institute for Education Reform Univ Paramadina Jakarta ini.

Menurutnya, pendirian lembaga ini  juga terkesan menggampangkan pendirian sebuah lembaga pendidikan (tinggi) yang ditambah oleh keinginan “gagah-gagahan” sesaat serta ego sektoral (kementerian) tanpa mempertimbangkan berbagai aspek terutama kontinuitas.

Perjalanan Panjang

Kadispora Sumsel Ahmad Yusuf Wibowo  menerangkan proses pendirian POI sudah melalui perjalanan yang panjang. Mulai dari kajian pendirian Institut Olahraga  Indonesia (IOI) atau POI. Juga pertimbangan lain yang memungkinkan  bisa dimanfaatkannya even Asian Games di Palembang.

“Sekaligus nanti pemanfaatan sarana dan prasarana yang ada, dan berstandar internasional,” jelasnya. Terlebih pihak Menpora pun memang mendukung penuh sehingga terjalin lah kerjasama antara Pemprov Sumsel dengan Kemenpora.

“Hasilnya, berdirilah POI ini yang   menjadi  institusi pendidikan kedinasan di bawah Kemenpora. Dalam perjalanan, kemudian karena beberapa faktor dan hal  mengakibatkan pembahasan di tingkat menteri. Yakni Menpora, Menristek Dikti, Men PAN RB, dan Menko PMK, Mudah-mudahan nanti ada hasil kemufakatan  yang bisa memberikan harapan lebih baik,” jelasnya. (sir)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resorts World Sentosa Berikan Pengakuan terhadap Anggur Terbaik di Dunia dalam Edisi Kedua dari Wine Pinnacle Awards dengan Program Khusus & Kategori Baru dalam Penghargaan

    Resorts World Sentosa Berikan Pengakuan terhadap Anggur Terbaik di Dunia dalam Edisi Kedua dari Wine Pinnacle Awards dengan Program Khusus & Kategori Baru dalam Penghargaan

    • calendar_month Selasa, 6 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 665
    • 0Komentar

      SINGAPURA – Resorts World Sentosa (RWS) akan menghadirkan Wine Pinnacle Awards lagi dalam edisi kedua mulai 28 Oktober hingga 1 November 2022. Sebagai kelanjutan debutnya pada tahun 2019, program tahun ini sepenuhnya baru, dan dirancang dengan cermat untuk membedakan penghargaan tersebut sebagai festival anggur yang paling menonjol di Asia Tenggara yang belum pernah ada […]

  • Biar Sehat, Kapan Harus Ganti Celana Dalam ?

    Biar Sehat, Kapan Harus Ganti Celana Dalam ?

    • calendar_month Senin, 6 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.315
    • 0Komentar

    Beberapa bahan celana dalam seperti bahan polyester jika tercampur dengan keringat akan memunculkan bakteri yang memicu bau

  • Politisi Gerindra, Desmond Junaedi Mahesa

    Desmond J Mahesa Nilai Undang-Undang Kejaksaan Harus Direvisi

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.138
    • 0Komentar

    Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa menilai Undang-undang kejaksaan harus direvisi dan manusia-manusianya harus direformasi, hal itu ia kemukakan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan 5 orang tersangka terkait pengamanan perkara penyimpangan dana desa yang tengah diselidiki oleh Kejari Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

  • SO Hidupkan Kembali Paguyuban Nusantara Sumsel

    SO Hidupkan Kembali Paguyuban Nusantara Sumsel

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 903
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Mantan Gubernur Sumsel Syarial Oesman [SO] menghidupkan kembali Pengurus Paguyuban Nusantara Sumsel yang hampir 10 tahun vakum.  “Belum lama ini. Ada desakan dari sejumlah tokoh. Meminta saya kembali menghidupkan Paguyuban Nusantara Sumsel Bersatu. Inilah yang membuat saya minta restu dengan pak Gubernur,” ucap Syahrial Oesman, usai audensi  pengurus Paguyuban Nusantara Sumsel Bersatu, bertempat […]

  • Perlu Bersinergi Wujudkan Sumsel Lumbung Pangan Nasional

    Perlu Bersinergi Wujudkan Sumsel Lumbung Pangan Nasional

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 793
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru sangat mengapresiasi Rapat Koordinasi Pengawasan Intern Keuangan dan Pembangunan (Rakorwasinkeubang) Tahun 2021 yang digelar Badan Pemeriksan Keuangan dan pembangunan (BPKP) Provinsi, Selasa (7/4/2021) di Hotel Aryaduta. Pasalnya melalui Rakorwasinkeubang ini HD berharap semua Stakeholder dapat bersinergi mengawal pengawasan Program Sumsel Lumbung Pangan Nasional. “Ini adalah Rakor pertama bersama bupati/walikota serta […]

  • Indonesia Siap Jadi Negara Ekonomi Digital Terbesar di Asia Tenggara

    Indonesia Siap Jadi Negara Ekonomi Digital Terbesar di Asia Tenggara

    • calendar_month Kamis, 15 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.240
    • 0Komentar

    “Indonesia harus memutuskan strategi yang singkat dan tepat agar tidak jauh tertinggal dibanding negara-negara di wilayah sekitar,”

expand_less
WordPress Archive Gravity Forms Multi-page Navigation Gravity Forms Nested Forms Gravity Forms – Pardot Integration | Gravity Forms – Account Engagement Integration Gravity Forms Partial Entries Addon Gravity Forms PayPal Commerce Platform AddOn Gravity Forms Paypal Payments Pro Addon Gravity Forms Paypal Payments Standard Addon Gravity Forms Pipe Add-On Gravity Forms Polls Addon Gravity Forms Populate Anything