Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Promosikan UMKM, Kain Tenun Sasak Tampil Di MotoGP

Promosikan UMKM, Kain Tenun Sasak Tampil Di MotoGP

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 19 Mar 2022
  • visibility 2.424
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AJANG MotoGP Mandalika 2022, akan membuka peluang karya seni kain tenun khas suku Sasak dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi warisan budaya benda dunia, yang terdaftar di United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organisation (UNESCO) dan UMKM itu akan ditampilkan dalam balapan internasional tersebut.

“Melalui ajang MotoGP Mandalika, kain tenun khas suku Sasak akan dibawa ke warisan budaya benda dunia ke UNESCO,” kata CEO Aplikasi Laut, Darat, Udara (Ladara) Nanny Hadi Tjahjanto kepada Media Center Indonesia (MCI) MotoGP 2022 di Lombok Tengah, NTB pada Sabtu (19/3/2022).

Menurut Nanny, melalui ajang MotoGP Mandalika bisa memperkenalkan kain tenun khas suku Sasak kepada masyarakat di luar negeri. Karena, ajang tersebut mampu menarik perhatian sebanyak 400 juta penonton di seluruh dunia.

Dengan pertimbangan itu, pihaknya memutuskan membawa kain tenun khas suku Sasak untuk diperkenalkan melalui ajang MotoGP Mandalika selama berlangsungnya balap motor internasional itu. Dengan menggandeng sejumlah instansi pemerintah terkait.

“Kita fokuskan pada saat ini, untuk dikenal dunia melalui penyelenggaraan MotoGP Mandalika,” tutur Nanny.

Kain tenun itu, lanjut Nanny, pantas dibawa sebagai warisan budaya benda dunia karena, hanya dimiliki oleh Indonesia. Tolok ukurnya, dari mulai corak, warna, teknik pembuatan hingga alat tenun gedog pun hanya dimiliki oleh ibu pertiwi.

Secara turun temurun, semua itu diwariskan kepada anak maupun keturunannya. Sehingga, menjadi ciri khas yang hanya dimiliki oleh suku Sasak yang terdapat di Lombok, NTB.

“Tradisi dari nenek moyang betul-betul terpelihara,” kata Nanny.

Kemudian, dalam satu lembar kain tenun khas suku Sasak itu, terdapat filosofi yang begitu mendalam. Ada cerita, dari setiap corak dan warna yang diwariskan secara turun temurun oleh nenek moyang.

Menurut Nanny, yang membuat kain tenun khas suku Sasak menjadi sebuah produk karya seni tinggi yang patut dijadikan sebagai koleksi kain tenun. Baik masyarakat di dalam dan di luar negeri.

“Setiap kain tenun yang diproduksi merupakan karya seni tinggi yang dibuat dalam waktu yang cukup lama. Untuk menghasilkan kain yang memiliki nilai tinggi,” pungkas Nanny.InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Grab Undang Orang Terkasih dalam The 90’ Festival

    Grab Undang Orang Terkasih dalam The 90’ Festival

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 978
    • 0Komentar

    Grab akan menyediakan titik penjemputan khusus yang didukung dengan suplai armada GrabCar akan disediakan di lokasi acara The 90’s Festival.

  • Tinjau Padat Karya, Jokowi Harapkan Ada Peningkatan Perekonomian

    Tinjau Padat Karya, Jokowi Harapkan Ada Peningkatan Perekonomian

    • calendar_month Selasa, 23 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    Upah 90.000 per orang diharapkan para pekerja ini dapat gaji per minggu dan dapat menjadi perputaran ekonomi.

  • “1 dari Palembang, 4 Bocah Jenius Ini Bikin Dapur Kimia Dunia Ngebul! Otaknya Lebih Panas dari Reaksi Eksoterm, 90 Negara Hitung Ulang Rumus di UEA!”

    “1 dari Palembang, 4 Bocah Jenius Ini Bikin Dapur Kimia Dunia Ngebul! Otaknya Lebih Panas dari Reaksi Eksoterm, 90 Negara Hitung Ulang Rumus di UEA!”

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 568
    • 0Komentar

    EMPAT bocah jenius dari Indonesia bikin dunia akademik tepok jidat!, di ajang International Chemistry Olympiad (IChO) ke-57 yang digelar di Dubai, Uni Emirat Arab, tim Indonesia pulang dengan kepala tegak dua medali Perak direbut  Muhammad Clerisyad Atthahirzi (SMA Al Wafi IBS Bogor) dan Sultan El Shirazy (SMA Negeri 17 Palembang), serta dua medali Perunggu dibawa […]

  • Shin Tae-yong : Tanpa Messi/Di Maria, Argentina tim terbaik dunia, Garuda harus kerja keras

    Shin Tae-yong : Tanpa Messi/Di Maria, Argentina tim terbaik dunia, Garuda harus kerja keras

    • calendar_month Minggu, 18 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 6.869
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta- Meski tanpa ketidakhadiran Messi atau Di Maria Argentina tetap menjadi tim terbaik, karena Argentina merupakan juara dunia dan sekaligus peringkat satu FIFA. “Kita sudah siap melawan Argentina dan berjuang keras,” ucap Shin Tae-yong,”ungkapnya saat jumpa pers, minggu [18/6]. Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong tetap menaruh hormat pada Argentina. Timnas Indonesia akan melawan Argentina dalam laga […]

  • Aplikasi Terbaru, PeduliLindungi Dapat Digunakan Tanpa Jaringan Internet

    Aplikasi Terbaru, PeduliLindungi Dapat Digunakan Tanpa Jaringan Internet

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 782
    • 0Komentar

    APLIKASI PeduliLindungi punya fitur baru. Saat ini PeduliLindungi dapat digunakan di tempat umum meski tak terhubung dengan internet agar masyarakat lebih mudah menggunakan aplikasi tersebut. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menambahkan fitur terbaru pada aplikasi PeduliLindungi. Namanya offline check in. Fitur ini memungkinkan pengguna aplikasi melakukan scanning barcode dalam kondisi telepon seluler tidak terhubung […]

  • Operasi Ketupat 2025, Siap Kawal Perjalanan Pemudik

    Operasi Ketupat 2025, Siap Kawal Perjalanan Pemudik

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.162
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,-  Lebaran bentar lagi. Itu tandanya siap-siap buat mudik, ketemu keluarga, dan makan ketupat sepuasnya. Nah, biar perjalanan kita semua aman dan nyaman, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru, turun langsung jadi Inspektur Upacara (Irup) dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Musi 2025 di halaman Mapolda Sumsel, Jumat (21/3/2025) pagi. Bareng Kapolda Sumsel Irjen […]

expand_less
WordPress Archive Time Tracking and Activity Reporting WordPress Plugin Timelentor – Timeline Layouts for Elementor Timeline and History Slider – Vertical and Horizontal Responsive Timeline Plugin Timeline Plus – Reponsive Timeline WordPress Theme Timeliner – Timeline for Elementor TimeNews – Publisher, Magazine, Newspaper Theme Timetable Booking Schedule for WordPress Timetable Responsive Schedule For WordPress Timex – Creative Template For Coming Soon Page Tinja – Gaming & eSports Elementor WordPress Theme