Minggu, 16 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Peringatan Isra Mikraj,  Wapres : Momentum Perbaiki Salat & Jauhkan Diri dari Perbuatan Fasad dan Keji

Peringatan Isra Mikraj,  Wapres : Momentum Perbaiki Salat & Jauhkan Diri dari Perbuatan Fasad dan Keji

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 1 Mar 2022
  • visibility 780
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WAPRES KH Ma’ruf Amin mengatakan, peringatan Isra Mikraj merupakan peristiwa penting spiritual dan monumental bagi umat Islam, yakni sejarah perjalanan Nabi Muhammad SAW ketika mendapatkan perintah salat dari Allah SWT. KH Ma’ruf Amin pun mengajak masyarakat untuk mengumumkan peringatan Isra Mikraj ini sebagai momentum memperbaiki salat, agar tercipta ketenangan hidup.

Hal itu disampaikannya melalui video conference pada peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW Tingkat Kenegaraan Tahun 2022M/1443H. Acara yang mengusung tema Teguhkan Semangat Beragama dan Berbangsa digelar secara berani dan memikat dari Auditorium HM Rasiidi Kantor Kemenag Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, Senin (28/2/2022) malam.

“Salat dapat mengarahkan hidup, seperti yang disebutkan dalam Al-Qur’an “dirikanlah salat untuk mengingat aku (Allah)”, kemudian ada juga “hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram”. Artinya salat akan membantu berhati-hati setiap orang yang bisa,” jelas Wapres.

Menurutnya, dalam ajaran Islam, salat merupakan tiang agama. Orang yang melaksanakannya dianggap sebagai penegak agama, sementara bagi yang meninggalkannya dianggap sebagai perusak agama.

“Karena begitu pentingnya menjaga salat sehingga akan dihisab pertama kali sebelum amal-amal yang lain. Jika salatnya dianggap baik maka amal yang lain mungkin untuk lolos, sebaliknya, jika salatnya dianggap baik maka amal yang lain mungkin tidak lolos,” jelasnya.

Wapres menjelaskan, pahala salat selain di akhirat, juga akan berdampak positif bagi para pelakunya di dunia. “Seperti yang digambarkan Al-Qur’an “barang siapa yang mengerjakan kebajikan baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan percaya, maka kami akan memberikan kehidupan yang baik”. Baik juga berupa kesehatan, ketenangan, bisa materi,”tambahnya.

Salat Jauhkan Diri dari Perbuatan Fasad dan Keji

Dikatakan, orang yang mengerjakan salat tapi tidak mencegah dari perbuatan fasad , keji, dan mungkar, maka dia tidak semakin dekat dengan Allah justru justru semakin jauh. Seperti dalam hadis Nabi yang artinya “barang siapa yang salatnya tidak mencegah dari perbuatan buruk dan mungkar, maka salatnya tidak akan menambah dekat dengan Allah, melainkan semakin jauh dari Allah SWT”.

“Menurut para ulama, fasad adalah dorongan syahwat kebinatangan yang menyangkut kebutuhan biologi, maupun birahi yang melampaui batas. Termasuk perbuatan zina yang dikategorikan sebagai fasad . Sedangkan mungkar adalah dorongan sifat kebinatangan yang cenderung melakukan hal-hal yang merugikan dan merugikan orang lain. Baik melalui ucapan, tulisan, termasuk dalam media sosial,” jelasnya.

Dijelaskan Wapres, orang yang melakukan salat seharusnya dapat terhindar dari perbuatan fasad  dan mungkar, karena jika salat dilakukan sesuai dengan tuntutan syariat agama akan memunculkan perasaan sebagai seorang hamba, perasaan taat, cinta, dan mengagungkan Allah SWT.

“Salat juga akan menjadi instrumen atau alarm untuk memberikan sinyal jika seseorang akan melakukan salah, serta melahirkan perasaan sedih dan menyesal karena kepatuhan terhadap Allah,” ujarnya.

Sedangkan hati yang sudah mati menurut imam Ibnu Atoillah adalah tidak adanya rasa sedih dan penyesalan karena telah melakukan perbuatan keji. Hal ini menunjukkan gambaran seseorang yang sudah tidak ada sinyal atau alarm di dalam hati.

Lebih celaka lagi, orang-orang itu tidak bisa diberitahu dan dinasehati karena sudah sebagai orang yang sombong. Ia menjelaskan, dalam Al-Qur’an disebutkan “orang-orang yang mendustakan ayat-ayat kami dan menyombongkan diri terhadapnya, tidak akan membukakan pintu-pintu langit bagi mereka dan tidak akan masuk surga sebelum ada yang bisa masuk ke dalam lubang jarum” .

“Artinya orang itu tidak mungkin masuk surga karena tidak ada yang bisa masuk ke dalam lubang jarum. Menurut ulama penyakit ini tidak ada obatnya kecuali dia bertaubat kembali ke hadirat Allah SWT. Oleh karenanya marilah kita memperingatkan Isra Mikraj ini sebagai momentum diri memperbaiki salat” pungkas Wapres.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikuti Langkah Muba 3 Tahun Silam, Pemprov Sumsel Ajukan Pinjaman Dana ke Pusat

    Ikuti Langkah Muba 3 Tahun Silam, Pemprov Sumsel Ajukan Pinjaman Dana ke Pusat

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.927
    • 0Komentar

    LANGKAH Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam mengajukan pinjaman kepada pemerintah pusat melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), tepatnya pada September Tahun 2017 yang lalu, kini mulai diikuti oleh sejumlah daerah di Indonesia. Bahkan pada masa pandemi Covid-19 saat ini, selain Pemerintah DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat, pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) juga […]

  • Fraksi PKB Optimis Sumsel Terus Maju di Usia ke-79

    Fraksi PKB Optimis Sumsel Terus Maju di Usia ke-79

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 749
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Ulang tahun ke-79, Sumsel bukan makin renta, tapi justru makin gesit, kata Fraksi PKB DPRD Sumsel. Seperti kakek-kakek yang baru pasang gigi palsu dan ikut joget senam pagi, semangatnya justru makin hidup. Nasrul Halim, Sekretaris DPW PKB Sumsel yang juga anggota DPRD, tampil percaya diri macam pemain bola sebelum penalti. Ia yakin Sumsel akan […]

  • Muba Adakan Seminar Penataan Kawasan Bisnis, Ini Tujuannya

    Muba Adakan Seminar Penataan Kawasan Bisnis, Ini Tujuannya

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 912
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi membuka Seminar Daerah penataan kawasan bisnis dan pengaruhnya terhadap peningkatan ekonomi Kabupaten Muba, serta perkembangan investasi dan kerjasama pemerintah swasta di Muba, di Ruang Rapat Serasan Sekate Sekretariat Daerah Muba, Kamis (7/11/2019). Pada kesempatan itu Sekda menjelaskan maksud seminar […]

  • Wujudkan Sumsel  Bebas Rabies, Pemprov Maksimalkan Vaksinasi Hewan Peliharaan

    Wujudkan Sumsel  Bebas Rabies, Pemprov Maksimalkan Vaksinasi Hewan Peliharaan

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 739
    • 0Komentar

    PADA momen memperingati  hari rabies sedunia (World Rabies Day), Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  H. Herman Deru mengharapkan agar keberadaan hewan yang berpotensi menyebarkan penyakit rabies untuk diberikan perhatian khusus atau divaksinasi. Karena itu dalam pelaksanaan dilapangan tidak cukup hannya mengandalkan tenaga  dokter hewan semata. Melainkan juga butuh keterlibatan  masyarakat pemilik hewan atau kalangan  sukarelawan peduli […]

  • Robot Pintar, Dompet Makin Lapar

    Robot Pintar, Dompet Makin Lapar

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 605
    • 0Komentar

    ZAMAN sekarang tuh aneh bro, dulu kalau anak muda pamer, “Gue jago coding”. cewek-cewek langsung pada bubar. Sekarang? Dikit-dikit ngode Python, baru lirik cewek langsung bilang, “Mas, tolong buatin aplikasi warteg online ya.” Teknologi merajalela, kayak mie instan di kos-kosan, selalu ada dan makin banyak varian. Dulu kita nyuci baju sambil berdoa semoga matahari bersahabat. […]

  • Gempa Susulan  6,3 SR Dini Hari, BMKG Catat 55 Kali Gempa Susulan di Sulteng

    Gempa Susulan  6,3 SR Dini Hari, BMKG Catat 55 Kali Gempa Susulan di Sulteng

    • calendar_month Sabtu, 29 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 839
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sudah ada 55 gempa susulan yang terjadi di daerah Sulawesi Tengah, hingga Sabtu 29 September 2018 dini hari. Gempa susulan yang paling dirasakan cukup kuat hingga 6,3 Skala Richter (SR). “Sampai saat ini, sudah 55 gempa susulan sampai saat malam tadi.‎ Gempa susulan itu fluktuatif, dengan […]

expand_less
WordPress Archive The DMCS – WooCommerce Theme The Event Calender for AMP The Events Calendar Pro Community Events Addon The Events Calendar Pro Community Tickets Addon The Events Calendar Event Tickets Plus The Events Calendar Eventbrite Tickets The Events Calendar Filter Bar The Events Calendar PRO WordPress Plugin The Events Calendar Shortcode and Templates Pro – WordPress Plugin The Events Calendar Single Event Page Builder