Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Masih Banyak Laporan, Pemerintah Terus Tingkatkan Keamanan Siber

Masih Banyak Laporan, Pemerintah Terus Tingkatkan Keamanan Siber

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 20 Feb 2022
  • visibility 730
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ANCAMAN serangan siber terus menjadi perhatian bagi keamanan global terutama seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan dunia digital sekarang ini. Oleh karena itu faktor keamanan menjadi topik kajian tersendiri bagi pemerintah.

Menurut data Badan Siber dan Sandi Negara ( BSSN) tingkat keamanan siber Indonesia terus membaik. Pada 2018 peringkatnya masih no 41, namun saat ini telah naik menjadi no 24 dari 193 negara pada 2020.

Kenaikan peringkat tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam masalah keamanan siber nasional. Sejumlah sistem dan perangkat hukum perundang-undangan terus diperbaiki sesuai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi.

Kini pemerintah juga fokus pada peningkatan dan pengawasan siber pada sektor perbankan. Sektor ini telah menjadi perhatian khusus, terutama bagi nasabah.

Karena itu perlu kewaspadaan ekstra untuk melindungi nasabah dari segala macam modus operandinya.

Tercatat ada 5.000 laporan pengaduan tindakan penipuan (fraud) yang masuk ke website Kemkominfo setiap minggunya. Sejak Maret 2020 hingga saat ini, hampir 200.000 laporan fraud telah diterima, di mana media yang paling banyak digunakan adalah Whatsapp serta Instagram.

Statistik ini menunjukkan Indonesia sudah dalam situasi yang rawan dalam.sektor perbankan. Sistem pengawasan sudah harus mampu menanganinya.

Selain itu, peningkatan transaksi online di e-commerce juga mendorong meningkatnya tindak kejahatan siber di sektor perbankan yang menjadi perhatian Kepolisian. Sepanjang tahun 2017 hingga 2020 tercatat ada 16.845 laporan tindak pidana penipuan siber yang masuk ke Direktorat Tindak Pidana Siber (Ditipidsiber) Polri.

Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC Pratama Persadha mengatakan, perkembangan kejahatan siber (cyber crime) juga membawa ancaman ke dunia perbankan.

Oleh karena itu, perilaku dan kesadaran nasabah serta pegawai bank menjadi hal yang penting untuk mengurangi risiko kejahatan siber di perbankan.

Menurutnya, ada beberapa masalah terbesar yang dihadapi bank saat ini. Pertama adalah aplikasi pihak ketiga di smartphone dan tablet memungkinkan memiliki keamanan yang lemah jika dibuat oleh pengembang yang tidak berpengalaman.

Kedua, yaitu jaringan Wifi Publik yang merupakan salah satu cara mudah bagi peretas untuk mendapatkan akses dan data ke berbagai informasi akun yang tersimpan di smartphone.

Ketiga, mobile malware seperti virus, trojan, rootkit dan lainnya. Ketika industry perbankan terus berkembang, begitu juga dengan malware.

Perilaku dan kesadaran nasabah serta pegawai bank menjadi hal penting karena bank pada dasarnya perlu menemukan cara untuk melindungi nasabah serta pegawai dari diri mereka sendiri.

Oleh karena itu, perbankan serta nasabah harus memahami dan mengenali apa saja bentuk penipuan digital yang marak terjadi untuk meminimalisir risiko kerugian bahkan menghindarinya.

Kurangnya pengetahuan, nasabah dapat dengan mudah masuk ke aplikasi perbankan melalui jaringan yang tidak aman atau mengunduh aplikasi pihak ketiga, bahkan mengklik sembarangan email phising.

Keamanan siber jelas menjadi salah satu prioritas polri untuk memberikan layanan keamanan dalam dunia digital. Secara internal, polri juga akan terus meningkatkan kemampuan SDM nya guna mengantisipasi transformasi digital yang bergerak cepat. Apalagi permasahan keamanan siber telah menjadi salah satu pembahasan agenda dalam pertemuan negara-negara G-20.

BERITA TERKAIT
polri
Polri Hadirkan Pos Peka Membangun Keamanan Bersama Masyarakat
Polri Netral dalam Penanganan Konflik
Polri Support in Accelerating Vaccine Program Deserves a Praise
Kepolisian Mencatat ARTI 3 Kali Demo 3 Kali Pemblokiran Jalan Nasional
Gerak Cepat Vaksinasi Booster oleh Polri Dipuji
Polri Stressed There Were No Violence in Wadas Village
Polri Tegaskan Tidak Ada Kekerasan Aparat di Desa Wadas
KSP Apresiasi Fasilitas Ramah Disabilitas Polri
Wajah Polri yang Humanis
Belajar dari Polisi Manchester Hadapi Predator Seksual
0 KOMENTAR
Masukkan Komentar…
Nama
Email
website
Simpan nama, email, dan situs web pada browser ini untuk komentar berikutnya. Kirim
TWITTER

FACEBOOK

INSTAGRAM

Operasional
Utama
Teknologi
Internasional
Humanis
Foto
Edukasi
Video
Index
Tentang Kami Redaksi Kontak Kami

© Tribratanews 2020.

Menurut data Badan Siber dan Sandi Negara ( BSSN) tingkat keamanan siber Indonesia terus membaik. Pada 2018 peringkatnya masih no 41, namun saat ini telah naik menjadi no 24 dari 193 negara pada 2020.

Kenaikan peringkat tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam masalah keamanan siber nasional. Sejumlah sistem dan perangkat hukum perundang-undangan terus diperbaiki sesuai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi.

Kini pemerintah juga fokus pada peningkatan dan pengawasan siber pada sektor perbankan. Sektor ini telah menjadi perhatian khusus, terutama bagi nasabah.

Karena itu perlu kewaspadaan ekstra untuk melindungi nasabah dari segala macam modus operandinya.

Tercatat ada 5.000 laporan pengaduan tindakan penipuan (fraud) yang masuk ke website Kemkominfo setiap minggunya. Sejak Maret 2020 hingga saat ini, hampir 200.000 laporan fraud telah diterima, di mana media yang paling banyak digunakan adalah Whatsapp serta Instagram.

Statistik ini menunjukkan Indonesia sudah dalam situasi yang rawan dalam.sektor perbankan. Sistem pengawasan sudah harus mampu menanganinya.

Selain itu, peningkatan transaksi online di e-commerce juga mendorong meningkatnya tindak kejahatan siber di sektor perbankan yang menjadi perhatian Kepolisian. Sepanjang tahun 2017 hingga 2020 tercatat ada 16.845 laporan tindak pidana penipuan siber yang masuk ke Direktorat Tindak Pidana Siber (Ditipidsiber) Polri.

Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC Pratama Persadha mengatakan, perkembangan kejahatan siber (cyber crime) juga membawa ancaman ke dunia perbankan.

Oleh karena itu, perilaku dan kesadaran nasabah serta pegawai bank menjadi hal yang penting untuk mengurangi risiko kejahatan siber di perbankan.

Menurutnya, ada beberapa masalah terbesar yang dihadapi bank saat ini. Pertama adalah aplikasi pihak ketiga di smartphone dan tablet memungkinkan memiliki keamanan yang lemah jika dibuat oleh pengembang yang tidak berpengalaman.

Kedua, yaitu jaringan Wifi Publik yang merupakan salah satu cara mudah bagi peretas untuk mendapatkan akses dan data ke berbagai informasi akun yang tersimpan di smartphone.

Ketiga, mobile malware seperti virus, trojan, rootkit dan lainnya. Ketika industry perbankan terus berkembang, begitu juga dengan malware.

Perilaku dan kesadaran nasabah serta pegawai bank menjadi hal penting karena bank pada dasarnya perlu menemukan cara untuk melindungi nasabah serta pegawai dari diri mereka sendiri.

Oleh karena itu, perbankan serta nasabah harus memahami dan mengenali apa saja bentuk penipuan digital yang marak terjadi untuk meminimalisir risiko kerugian bahkan menghindarinya.

Kurangnya pengetahuan, nasabah dapat dengan mudah masuk ke aplikasi perbankan melalui jaringan yang tidak aman atau mengunduh aplikasi pihak ketiga, bahkan mengklik sembarangan email phising.

Keamanan siber jelas menjadi salah satu prioritas polri untuk memberikan layanan keamanan dalam dunia digital. Secara internal, polri juga akan terus meningkatkan kemampuan SDM nya guna mengantisipasi transformasi digital yang bergerak cepat. Apalagi permasahan keamanan siber telah menjadi salah satu pembahasan agenda dalam pertemuan negara-negara G-20.Tribratanews (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Curhat Warga Gandus Soal Sulitnya Mendapat Modal Usaha, Jika terpilih jawab Nandriani..!

    Curhat Warga Gandus Soal Sulitnya Mendapat Modal Usaha, Jika terpilih jawab Nandriani..!

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.029
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ratusan warga pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berdomisili di Perum PNS Pemkot kecamatan Gandus, menyampaikan berbagai keluhan terkait sulitnya permodalan dalam menjalankan bisnis usaha rumah tangga. Bahkan tidak jarang pelaku UMKM yang mayoritas ibu rumah tangga ini harus gali lobang tutup lobang untuk menjalan usahanya. “Sebenarnya saya malu mengungkapkannya, tetapi […]

  • Ada Keluhan Terkait Sertifikat Vaksin Covid-19, Sampaikan Dini !

    Ada Keluhan Terkait Sertifikat Vaksin Covid-19, Sampaikan Dini !

    • calendar_month Senin, 16 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 572
    • 0Komentar

    SEJUMLAH kendala mengenai sertifikat vaksinasi COVID-19 banyak dikeluhkan masyarakat. Terutama kesalahan data dan belum mendapatkan sertifikat. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan, Widyawati, mengatakan masyarakat bisa menyampaikan kendalanya melalui email yang tersedia. “Masyarakat bisa menyampaikan kendala yang dihadapi dan proses perbaikan dapat dilakukan dengan mudah melalui email sertifikat@pedulilindungi.id,” kata Widya melalui keterangan resminya […]

  • “Puslatpur OKUT: Dari Tempat ‘Perang’ Jadi Wisata Plus Mesin Duit Warga!”

    “Puslatpur OKUT: Dari Tempat ‘Perang’ Jadi Wisata Plus Mesin Duit Warga!”

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.177
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- “Siapo sangko”, tempat latihan perang TNI AD di OKU Timur ini malah jadi tempat ‘wisata’ yang bikin ekonomi warga auto naik! Rabu (12/3/2025). Gubernur Sumsel H. Herman Deru begawe bareng Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak buat serahin sertifikat lahan Puslatpur yang luasnyo 42.000 hektare. Nah, “jangan pikir ini cuman urusan […]

  • Dukung Program Pemprov, TP PKK Sumsel Gelar Webinar Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh BencanaT

    Dukung Program Pemprov, TP PKK Sumsel Gelar Webinar Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh BencanaT

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 781
    • 0Komentar

    Dukung program Pemprov, TP PKK Sumsel Gelar Webinar Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana   PALEMBANG – Sebagai mitra kerja pemerintah, TP PKK Sumsel berkomitmen untuk ikut serta dalam pembangunan. Dalam kesempatan ini, PKK Sumsel mewujudkannya dengan menggelar webinar sosialisasi Petunjuk Teknis Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana tahun 2021.   Mewakili Ketua TP […]

  • TCA Bangkitkan Sektor Parekraf, Upaya Tingkatkan Wisatawan

    TCA Bangkitkan Sektor Parekraf, Upaya Tingkatkan Wisatawan

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.516
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), terus mempersiapkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia termasuk penerapan travel corridor arangement (TCA) di sejumlah destinasi, dalam rangka menyambut rencana pembukaan kembali perbatasan Indonesia bagi penerbangan internasional. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, dalam keterangan resminya […]

  • Swasta Memiliki Peran Penting Kejar Target Program Vaksinasi, Wagub Mawardi Yahya Tinjau Vaksinasi

    Swasta Memiliki Peran Penting Kejar Target Program Vaksinasi, Wagub Mawardi Yahya Tinjau Vaksinasi

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 860
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Mawardi Yahya meninjau pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk para petani kelapa sawit, masyarakat kawasan perkebunan dan para pelajar di areal PT Sawit Mas Sejahtera Desa Pangkalan Panji Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Jum’at (25/9). Pelaksanaan vaksinasi yang diinisiasi oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) bekerjasama dengan pemerintah tersebut, merupakan […]

expand_less
WordPress Archive Delivery Drivers Manager Delizus | Restaurant Cafe WordPress Theme Demed – Medical Clinic Elementor Template Kit Dement – Coffee Shop Elementor Template Kit Demia – Plants Store WooCommerce WordPress Theme Dempul – Car Auto Spa & Detailing Services Elementor Template Kit Denaya – Business Agency Elementor Template Kit Dendrite – Creative WordPress Portfolio Theme Densmi – Dental Clinic & Dentist WordPress Theme Denso – Advanced Electronics Store Woocommerce WordPress Theme