Tak Pandang Bulu, Alex Noerdin Bakal Pecat PNS Terbukti Gunakan Narkoba
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month Rabu, 14 Mar 2018
- visibility 855
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyempatkan diri menghadiri penyuluhan narkoba bersama dr. Siti Aisah Dahlan, Ketua Asosiasi Rehabilitasi Sosial Narkoba Indonesia di Griya Agung Rabu (14/3/2018). Kegiatan diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Sumsel.
Dalam kesempatan tersebut Alex mewanti-wanti agar para pegawainya dan seluruh masyarakat Sumsel mengawasi keluarga dengan benar. ” Saya bertahan di sini karena ini sangat penting. Ibu Siti Aisah Dahlan datang ke sini bukan tidak ada kerjaan, banyak kerjaan beliau. Pemaparannya begitu faktual kita jadi tambah pengetahuan tentang bahaya. Kita bisa mengerti dengan cepat,” ujarnya.
Lebih jauh Alex mengatakan, ancaman narkoba sudah menjadi bahaya nomor 1 di Indonesia dan dunia. Jika hal ini tidak di tidak diperangi bersama Sumsel tidak akan bisa mendapatkan warisan generasi muda yang sehat.
Terutama PNS Alex mewarning tak akan segan segera memberhentikannya jika kedapatan memakai narkoba. Tak terkecuali bagi kepala daerah daerah yang ikut bermain dengan barang haram tersebut. ” Bila perlu berhentikan dua kali, kalau dia ada jabatan cabut jabatannya,” tegas Pelopor Sekolah Gratis itu.
Masih kata Alex Noerdin, pata pemakai narkoba itu menurutnya memang banyak diakibatkan kesalahan dalam pergaulan serta tidak adanya kenyamanan di rumah. Kalau sudah begitu orang tua merupakan pihak yang paling bertanggungjawab. “Kalau anak rusak seperti itu, siapa yang salah. Ya kita sebagai orang tua. Itu artinya kita tidak sanggup mendidik,” jelasnya.
Sementara itu Ketua TP PKK Sumsel, Eliza Alex melalui Wakil Ketua 2 TP PKK Sumsel Ekowati Retno Ningsih menjelaskan kegiatan penyuluhan narkoba bertujuan agar peserta mengetahui dan memahami bahaya penggunaan narkoba. Sehingga setelah mengetahui dan memahami bahaya dari penggunaan narkoba, Tim penggerak PKK mengharapkan para peserta bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat.[win]
- Penulis: Irwan Wahyudi

Saat ini belum ada komentar