Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Masa PPKM, Stok Bahan Pangan Harus Selalu Suplus

Masa PPKM, Stok Bahan Pangan Harus Selalu Suplus

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
  • visibility 728
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

STOK kebutuhan pokok, mendapat perhatian khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) di acara peresmian pembukaan Rakornas Pengendalian Inflasi tahun 2021 di Istana Negara, belum lama ini. Kepada Tim Pengendalian Inflasi Nasional (TPIN), baik itu pusat maupun daerah, Presiden meminta agar mereka terus menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga barang, khususnya barang kebutuhan pokok masyarakat. Sebab, stabilitas harga bahan pangan sangat penting bagi masyarakat di tengah kondisi daya beli yang menurun saat ini. “Jaga terus ketersediaan stok dan stabilitas harga barang-barang, utamanya barang kebutuhan pokok,” kata Jokowi.

Jika ada hambatan di lapangan, baik dalam proses produksi maupun distribusi barang, Presiden minta agar segera diselesaikan. Tiap kota harus cek lihat lapangan bagaimana apakah ada kendala produksi apakah ada kendala distribusi.

Prediksi Stok

Harapan Presiden, mendapat respon positif. Dalam catatan Kementerian Pertanian (Kementan), ketersediaan 12 bahan pokok selama PPKM, lebih dari cukup.

Merujuk hasil pengecekan rutin tiap pekan di 34 provinsi setiap pekan, diprediksi mengalami surplus hingga September 2021.”(Bahan pokok) semua nilainya surplus, tapi kami juga ingin meyakinkan bahwa surplus untuk 12 kebutuhan bahan pokok di tengah pandemi ini terdistribusi merata atau tidak di setiap provinsi,” jelas Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Kementan Andriko Noto Susanto, dalam Diskusi Penguatan Cadangan Beras Pemerintah Masa PPKM, Rabu (18/8/2021).

Beras, misalnya, Kementan memprediksi surplus mencapai 11,07 juta ton pada September 2021 mendatang. Perhitungan ini didasarkan dari perkiraan ketersediaan beras sebanyak 33,28 juta ton, sedangkan kebutuhan lebih sedikit 22,21 juta ton.

Ketersediaan beras itu berasal dari produksi dalam negeri yang diperkirakan mencapai 25,89 juta ton dan carry over stok akhir 2020 lau yakni 7,38 juta ton. Pasokan dalam negeri akan dipenuhi dari panen yang diperkirakan terjadi pada Agustus ini.

Dengan kata lain, kalau setiap bulan perlu 2,5 juta, ini cukup untuk 3 bulan atau satu periode masa tanam padi. Jadi dalam situasi seperti ini kami bisa asumsikan kondisi kita sangat aman untuk beras.

Bahan pokok lainnya, juga diprediksi surplus pada September 2021 mendatang. Meliputi, jagung diperkirakan surplus sebanyak 2,3 juta ton. Angka ini berasal dari perkiraan ketersediaan sebanyak 15,19 juta ton, sedangkan kebutuhan konsumsi jagung 12,89 juta ton.

Sementara itu, ketersediaan kedelai diprediksi mencapai 2,69 juta ton. Angka ini diperoleh dari stok akhir 2020 yakni 413,11 ribu ton, ditambah dengan perkiraan produksi dalam negeri 86,85 ribu ton.

Selain itu, pemerintah telah merealisasikan impor kedelai sebanyak 1,51 juta ton, sedangkan sisa kuota impornya mencapai 684,19 ribu ton. Pemerintah memperkirakan kebutuhan konsumsi kedelai sebanyak 2,355 juta ton. Dengan perhitungan itu, maka kedelai diprediksi surplus sebanyak 342,98 ribu ton,

Surplus stok juga terjadi untuk bawang merah yang diprediksi 106,51 ribu ton, bawang putih 56,37 ribu ton, cabai besar 167,24 ribu ton, dan cabai rawit 241,43 ribu ton. Selanjutnya, daging sapi/kerbau diprediksi surplus 124,43 ribu ton, daging ayam ras 319,70 ribu ton, telur ayam ras 82,83 ribu ton, gula pasir 1,3 juta ton, dan minyak goreng 591,19 ton.

Setelah stok didata aman, kata kunci berikutnya adalah masalah distribusi. Di situ, Pemerintah punya peran, agar tidak terjadi hambatan distribusi pangan antar wilayah antar pulau.InfoPublik (***)

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumsel Serah Terima 41 CPNS Lulusan IPDN XXIV 

    Sumsel Serah Terima 41 CPNS Lulusan IPDN XXIV 

    • calendar_month Jumat, 20 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.011
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin diwakilkan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Najib melakukan serah terima CPNS Kemendagri Lulusan IPDN Angkatan XXIV Tahun 2017 di Auditorium Bina Praja, Kamis (19/7/2018). “Pada kesempatan ini saya mengucapkan selamat atas pengangkatan Saudara-Saudara sebagai Calon Pegawai Negeri Kementerian Dalam Negeri RI yang akan ditempatkan di wilayah […]

  • Bertambah 7 Kasus Sembuh, 1 Meninggal Dunia

    Bertambah 7 Kasus Sembuh, 1 Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.053
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Muba, Senin (14/9/2020) mengkonfirmasi penambahan 7 kasus sembuh, sehingga total kasus sembuh tercatat ada 90 kasus. “Ada penambahan 7 kasus sembuh dan akan dipulangkan ke kediaman masing-masing,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. Povi merinci, adapun kasus sembuh yakni diantaranya kasus 86 di […]

  • Kerja Bukan Cuma Jadi Baju Seragam, Tapi Tugas Penuh Rasa Ikhlas

    Kerja Bukan Cuma Jadi Baju Seragam, Tapi Tugas Penuh Rasa Ikhlas

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 895
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di Kota Palembang yang sibuk, di tengah riuhnya arus lalu lintas dan kegiatan sehari-hari, ada segelintir orang yang hampir tak pernah terlihat, mereka adalah ASN. Ibarat roti yang selalu ada di meja sarapan, mereka adalah elemen yang tak terlihat, tapi sangat dibutuhkan. Tanpa mereka, kota ini akan terasa hampa, seperti sarapan yang kurang […]

  • Muba Bakal Konsisten Jalankan Program Penurunan Kemiskinan

    Muba Bakal Konsisten Jalankan Program Penurunan Kemiskinan

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, –  Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Tahun 2024, akan dilaksanakan pada bulan September mendatang. Untuk mempersiapkan Susenas di Kabupaten Musi Banyuasin, Pemkab Muba mengadakan rapat membahas program dalam penanggulangan kemiskinan, penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Muba, Selasa (20/8/2024) di Ruang Rapat Randik.   Rapat di pimpin oleh, Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi melalui […]

  • Subhanu’Allah, Pengunjung Wisata Religi Al Qur’an Al Akbar Meningkat 100 %

    Subhanu’Allah, Pengunjung Wisata Religi Al Qur’an Al Akbar Meningkat 100 %

    • calendar_month Minggu, 31 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.894
    • 0Komentar

    Selain itu Museum Indonesia mencatatnya menjadi Rekor MURI

  • Tujuh Mahasiswa Diamankan,  Diduga Kibarkan Bendera Bintang Kejora

    Tujuh Mahasiswa Diamankan, Diduga Kibarkan Bendera Bintang Kejora

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 786
    • 0Komentar

    POLDA Papua mengamankan 7 orang mahasiswa yang diduga mengibarkan bendera bintang kejora di GOR Cendrawasih, Papua. “7 orang yang kami amankan,” jelas Dirreskrimum Polda Papua, Kombes Pol Faizal Ramadhani, Rabu (01/12/2021). Akan tetapi, Kepolisian belum akan menjelaskan lebih lanjut identitas ketujuh mahasiswa yang diamankan oleh Polri. Polri juga menjelaskan bahwa diamankannya mahasiswa tersebut bukan karena […]

expand_less
WordPress Archive Kids Care | Children WordPress Theme Kids – Day Care & Kindergarten WordPress Theme for Children Kids – Kindergarten & Child Care Elementor Template Kit Kids Zone - Children WordPress Theme Kidscamp – Kids Bootcamp WordPress Theme KidsJoy – Kindergarten & Preschool WordPress Theme Kidso – Modern Kindergarten WordPress Theme Kidster – Preschool & Childcare Elementor Template Kit Kidsy – Kids Store and Baby Shop WooCommerce WordPress Theme KIDZ – Kids Store and Baby Shop Theme