Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Presiden Instruksikan TNI – Polri, Lonjakan COVID-19 di Luar Jawa-Bali Direspon Cepat

Presiden Instruksikan TNI – Polri, Lonjakan COVID-19 di Luar Jawa-Bali Direspon Cepat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 8 Agt 2021
  • visibility 931
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PRESIDEN Joko Widodo menginstruksikan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian RI (Polri) merespons cepat lonjakan kasus COVID-19 yang terjadi di sejumlah daerah di luar Pulau Jawa dan Bali dalam dua pekan terakhir. Karena, ada indikasi peningkatan kasus aktif COVID-19 secara signifikan.

Tercatat, angka kasus positif di luar Jawa-Bali pada tanggal 25 Juli 2021 sebanyak 13.200 kasus atau 34 persen dari kasus baru nasional, kemudian per 1 Agustus 2021 naik menjadi 13.589 kasus atau 44 persen dari total kasus baru nasional, dan per 6 Agustus 2021 naik lagi menjadi 21.374 kasus atau 54 persen dari total kasus baru secara nasional.

“Saya perintahkan kepada Panglima TNI, kepada Kapolri, untuk betul-betul mengingatkan selalu kepada Pangdam, Kapolda, dan Danrem, Dandim, Kapolres untuk betul-betul secara cepat merespons dari angka-angka yang tadi saya sampaikan. Karena kecepatan itu ada di situ,” kata Presiden yang dikutip dari laman presiden.go.id Kemaren.

Presiden menyoroti lima provinsi dengan kenaikan kasus paling tinggi per 5 Agustus 2021, yaitu Kalimantan Timur dengan 22.529 kasus aktif, Sumatera Utara dengan 21.876 kasus aktif, Papua dengan 14.989 kasus aktif, Sumatera Barat dengan 14.496 kasus aktif, dan Riau dengan 13.958 kasus aktif. Kemudian pada Jumat (6/8), angka kasus aktif di Sumatera Utara naik menjadi 22.892 kasus, Riau naik menjadi 14.993 kasus aktif, Sumatera Barat naik menjadi 14.712 kasus aktif, sementara kasus aktif di Kalimantan Timur dan Papua mengalami penurunan.

“Hati-hati, ini selalu naik dan turun, dan, yang perlu hati-hati, NTT. NTT hati-hati. Saya lihat dalam seminggu kemarin, tanggal 1 Agustus, NTT itu masih 886 (kasus aktif), tanggal 1 Agustus. (Tanggal) 2 Agustus, 410 kasus baru. Tanggal 3 (Agustus) 608 kasus baru. Tanggal 4 (Agustus) 530 (kasus baru). Tetapi lihat di tanggal 6 (Agustus) kemarin, 3.598 (kasus baru). Yang angka-angka seperti ini harus direspons secara cepat,” imbuhnya.

Untuk merespons situasi tersebut, ada tiga hal yang menurut Kepala Negara penting untuk segera dilakukan. Tiga strategi tersebut juga menjadi faktor penting dalam menurunkan kasus COVID-19 di Jawa-Bali. Pertama, membatasi mobilitas masyarakat.

“Kalau sudah kasusnya gede seperti itu, mobilitas masyarakat harus direm. Yang pertama yang paling penting –ini Gubernur semua harus tahu, Pangdam, Kapolda, semua harus tahu. Artinya mobilitas manusianya yang direm. Paling tidak dua minggu,” jelasnya.

Kedua, Presiden meminta Panglima TNI untuk menggencarkan pengetesan dan penelusuran atau testing dan tracing sehingga mereka yang kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi positif bisa segera ditemukan dan dipisahkan sehingga kasus COVID-19 tidak menyebar luas.

“Respons secara cepat. Karena ini berkaitan dengan kecepatan. Kalau ndak, orang yang punya kasus positif sudah ke mana-mana, menyebar ke mana-mana. Segera temukan. Yang kedua testing dan tracing, sekali lagi, segera temukan. Dites ketemu, di-tracing dia kontak dengan siapa, itu yang kedua,” tegasnya.

Ketiga, Presiden menginstruksikan agar para pasien positif COVID-19 segera dibawa ke tempat isolasi terpusat (isoter). Terkait hal tersebut, Presiden meminta kepala daerah baik gubernur, bupati, maupun wali kota untuk menyiapkan tempat-tempat isolasi terpusat di daerahnya masing-masing dengan memanfaatkan fasilitas umum seperti gedung olah raga, balai, hingga sekolah.

“Saya minta Menteri PUPR juga membantu daerah dalam rangka penyiapan isoter ini. Terutama di daerah-daerah yang tadi saya sebutkan yang segera harus merespons dari angka-angka yang ada. Dan juga libatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), pintu utama dalam penanganan pasien. Bisa kalau di Jawa ini ada yang lewat telemedicine tapi kalau enggak, ya lewat telepon pun enggak apa-apa. Ini untuk mengurangi angka kematian yang ada,” paparnya.

Selain tiga hal tadi, Presiden menyebut bahwa kecepatan vaksinasi juga menjadi kunci dalam penanganan COVID-19. Untuk itu, Presiden meminta semua pihak mendukung vaksinasi COVID-19 nasional. Presiden juga meminta para kepala daerah untuk segera menyuntikkan vaksin kepada masyarakat begitu mendapatkan stok vaksin.

“Jangan biarkan vaksin itu berhenti sehari-dua hari, langsung suntikkan kepada masyarakat. Habis, minta (pemerintah) pusat lagi. Jangan ada stok vaksin terlalu lama, baik di dinkes maupun di rumah sakit dan puskesmas. Perintahkan segera semua, segera suntikkan. Karena kecepatan ini juga akan memberikan proteksi pada rakyat kita. Akan saya ikuti terus, angka-angka harian ini,” tandasnya. InfoPublik (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Palembang Usulkan Kuota 1.129 Unit Rumah Untuk MBR Di Kementrian PUPR

    Palembang Usulkan Kuota 1.129 Unit Rumah Untuk MBR Di Kementrian PUPR

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
    • account_circle Aan
    • visibility 1.345
    • 0Komentar

    DALAM rangka penerimaan rencana bantuan pembangunan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Kementerian PUPR melalui Kepala Satuan Kerja Penyediaan Rumah Swadaya (PRS) Kementerian PUPR, Serdju Bindarum kunjungi Rumah Dinas Walikota Palembang guna memastikan kesiapan Daerah dalam perencanaan tersebut. Dikatakan Serdju, ada beberapa unsur yang masuk dalam kategori masyarakat yang dapat menerima bantuan tersebut, yaitu para […]

  • Update COVID-19 Muba: Hari Ini Nihil Penambahan Kasus Covid

    Update COVID-19 Muba: Hari Ini Nihil Penambahan Kasus Covid

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 694
    • 0Komentar

    Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (20/2/2021) mengkonfirmasi hari ini nihil penambahan kasus Covid -19. “Tidak ada penambahan kasus per 20 Februari 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Heryyandi Sinulingga AP. Diketahui, hingga 20 Februari 2021 ada sebanyak 1012 kasus diantaranya 941 kasus sembuh. Kemudian, 29 masih dirawat, dan 42 kasus meninggal dunia. […]

  • Muba Punya Museum Penghulu Muhammad Soleh

    Muba Punya Museum Penghulu Muhammad Soleh

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.016
    • 0Komentar

    KEINGINAN Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memiliki museum sendiri telah terwujud, dengan diresmikannya bangunan Museum Penghulu Muhammad Soleh yang beralamatkan di Jl. Bupati Oesman Bakar Kelurahan Serasan Jaya Kecamatan Sekayu. Peresmian museum yang mengambil nama dari salah satu tokoh masyarakat yang melegenda di Bumi Serasan Sekate ini, dilakukan oleh Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP diwakili […]

  • Oh.. Segini Ternyata Gaji Pokok dokter Umum yang Baru Lulus

    Oh.. Segini Ternyata Gaji Pokok dokter Umum yang Baru Lulus

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.803
    • 0Komentar

    KESEJAHTERAAN dokter umum yang bertugas melayani di seluruh pelosok Sumsel menjadi perhatian tersendiri bagi Gubernur Herman Deru. Karena itu saat membuka Pertemuan Ilmiah Tahunan dan Konferensi Cabang Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sumsel 2020 di Hotel Aryaduta, kemarin. Ia berjanji segera mengirimkan surat edaran ke seluruh Bupati dan Walikota se Sumsel untuk menjadikannya panduan pemberian […]

  • Melayat Maestro Tari Palembang Hj Anna Kumari, Cawako  Fitrianti Agustinda Bacakan Surat Yasin

    Melayat Maestro Tari Palembang Hj Anna Kumari, Cawako Fitrianti Agustinda Bacakan Surat Yasin

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.745
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Melayat Maestro Tari Palembang Hj Anna Kumari, Cawako Palembang Fitrianti Agustinda Sampaikan Duka yang Mendalam Sumselterkini.co.id,- Disela sela aktivitasnya calon walikota Palembang Fitrianti Agustinda menyempatkan diri melayat ke rumah almarhumah Hj Anna Kumari maestro tari kota Palembang yang meninggal dunia di usia 79 tahun di RSMH Palembang Jumat (13/9/2024). Almarhumah Anna Kumari disemayamkan dikediamannya […]

  • WNI Korban TPPO dari Negeri Suriah Pulang Kampung

    WNI Korban TPPO dari Negeri Suriah Pulang Kampung

    • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.286
    • 0Komentar

    SEBANYAK 25 WNI yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Suriah telah berhasil dipulangkan melalui Lebanon (7-8/9/2021). Para WNI tersebut telah tiba di tanah air dan menjalani karantina 8×24 sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. Setelah karantina, para WNI akan pulang ke kampung halaman masing-masing Para WNI tersebut merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) […]

expand_less
WordPress Archive Easy Digital Downloads Frontend Submissions Easy Digital Downloads Gateway Fees Easy Digital Downloads GetResponse Easy Digital Downloads Git Download Updater Easy Digital Downloads Gravity Forms Checkout Easy Digital Downloads Invoices Addon Easy Digital Downloads License Free Download Easy Digital Downloads MailChimp Easy Digital Downloads MailPoet Easy Digital Downloads Manual Purchases