Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan-Kaki Bukit » Lemahnya Edukasi, Dibalik Meroketnya Angka Kasus Covid-19  di Palembang

Lemahnya Edukasi, Dibalik Meroketnya Angka Kasus Covid-19  di Palembang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 18 Jul 2021
  • visibility 1.769
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AKHIR – akhir ini angka  kasus covid-19 di Indonesia terus meningkat. Begitu pula di Kota Palembang yang mengalami terus kenaikan angka kasus Virus Covid-19. Tercatat per tanggal 15 Juli pada data KPCPEN (Komite Penanganan Covid-19 Dan Pemulihan Ekonomi Nasional) angka kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia berjumlah 51.952 kasus dan angka kasus konfirmasi di kota palembang tercatat per tanggal 15 Juli pada data Dinas Kesehatan kota palembang berjumlah 312 kasus.

Banyak faktor sebab atas melambungnya angka kasus konfirmasi covid-19 di Kota Palembang. Faktor sebab itu dalam ruang dimensi implementasi kebijakan yang berkolerasi dengan lingkungan esensial. Mulai dari lingkungan esensial, seperti di pasar, tempat ibadah, taman, warung sekitar, kantor, mall, transportasi dll. Lingkungan diatas sangat rentan akan keramaian dan sulit dipisahkan.

Bila diamati, pada rakyat akar rumput (dasar) di lingkup RT/RW masih banyak masyarakat yang masih lalai dan tidak menerapkan protokol kesehatan 5 M (Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, Mengurangi Mobilitas) di ruang lingkungan esensial tersebut. Seperti masih ditemuinya masyarakat beraktivitas diluar rumah yang tidak memakai masker, lupa mencuci tangan, dan lengah menjaga jarak ketika pergi ke lingkungan esensial. Tentu hal ini masih ada segelintir masyarakat yang masih menganggap remeh akan pandemi covid-19.

Padahal bila masyarakat patuh dan menjalankan akan protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah, tentu akan membuat kita bersama bisa menekan angka laju penyebaran Virus Covid-19. Tidak bisa ditampik, keberhasilan dalam upaya menekan penyebaran virus covid-19 dengan cara patuh untuk menerapkan protokol kesehatan telah dirasakan oleh rakyat pada negara di Benua Eropa.

Selain program meratanya vaksinasi di eropa, kedisiplinan masyarakat eropa dapat diberi reward dalam menerapkan protokol kesehatan. Sehingga hasil dari keberhasilan itu masyarakat eropa dapat secara nikmat dan langsung dalam menyaksikan acara perhelatan olahraga sepak bola terbesar di Eropa yaitu Euro 2020 yang diselenggarakan pada juni-juli 2021 lalu.

Kembali pada persoalan protokol kesehatan yang hingga kini sebagian masyarakat masih saja lalai dalam mengindahkan tersebut. Kelalaian masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan tidak serta merta tindakan itu seluruhnya menjadi kesalahan dari masyarakat. Pemerintah kota palembang sebagai Stakeholder yang bertanggungjawab dalam membuat dan menerapkan kebijakan tersebut, seharusnya tidak hanya sebatas membuat dan menerapkan aturan itu saja yang lebih akan sarat formalitas belaka.

Pemerintah selalu memikirkan hal-hal yang besar seperti terus berkutat membahas naik turunnya angka kasus konfirmasi covid-19. Walaupun sebagaimana mestinya urusan seperti itu tidak bisa menjadi satu-satunya tolak ukur atas keberhasilan pemerintah dalam menangani covid-19. Sehingga dari itu pemerintah seperti lupa akan penguatan pada hal-hal kecil yang sebagaimana mestinya itu akan berdampak besar dalam menanggulangi pandemi covid-19.

Urusan dalam mengatasi pandemi Covid-19, Pemerintah kota palembang jangan mensimplifikasi tanggungjawab-nya hanya sebatas membuat dan menerapkan kebijakan, alangkah baiknya pemerintah berpikir panjang lebih dari itu yaitu memprogresifkan sosialisasi (protokol kesehatan) secara akar rumput (masyarakat tingkat Rt/Rw) dengan intensif dan konsisten.

Banyak cara untuk penguatan sosialisasi protokol kesehatan tersebut. Pemerintah bisa bekerjasama dengan RT/RW, Pengurus tempat ibadah, dan Pemuda dalam membantu melaksanakan program sosialisasi. Adapun bentuk sosialisasi yang harus dilakukan ditingkat RT/RW yaitu :

1. Bentuk relawan kepemudaan Sadar Protokol Kesehatan (Relawan Saprokes) pada seluruh lingkungan masyarakat tingkat RT. Kinerja yang dilakukan seperti :

– Membagi stiker tempel (peringatan Prokes) pada setiap warung sekitar/Lingkungan Esensial.

– Memasang banner (peringatan Prokes) pada lingkungan sekitar.

– Mengingatkan masyarakat untuk wajib menyediakan cuci tangan di depan halaman rumahnya masing-masing.

– Patroli keliling Saprokes di wilayah kerumunan/lingkungan esensial tingkat RT/RW dalam agenda mengingatkan kepatuhan terhadap Prokes.

2. Berkordinasi dengan pengurus tempat ibadah sebagai upaya mengingatkan protokol kesehatan melalui sumber suara tempat ibadah (TOA) setiap setelah beribadah.

Intinya ketika Pemerintah Kota Palembang membuat kebijakan dan memberlakukan kebijakan itu diharapkan ada i’tikad dalam memperkuat sosialisasi atas aturan protokol kesehatan pada akar rumput. Sehingga aturan yang ada bisa menjadi dampak baik pada masyarakat dan pemerintah tidak sia-sia dalam menguras pikiran dalam membuat aturan tersebut.[***]

 

Oleh : Ilham Mardiantoro

Mahasiswa Administrasi Publik, FISIP, Universitas Sriwijaya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Safari Ramadhan – Dirut PI – Pusri berbagi dengan warga lingkungan

    Safari Ramadhan – Dirut PI – Pusri berbagi dengan warga lingkungan

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.332
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,– Bulan Ramadhan dipercaya banyak mendatangkan kebaikan bagi kehidupan. Momen berharga ini dimanfaatkan PT Pusri Palembang untuk menggelar Safari Ramadhan 1445 H Bersama Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) selaku holding dari Pusri. Oleh sebab itu momen ramadhan seringkali disebut dengan bulan penuh berkah. Selain meningkatkan silaturahmi, kegiatan Safari Ramadhan ini juga dilaksanakan sebagai salah satu […]

  • Sekolah Tatap Muka di Palembang Ditunda, Ini Alasannya

    Sekolah Tatap Muka di Palembang Ditunda, Ini Alasannya

    • calendar_month Selasa, 6 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 939
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang memutuskan menunda sekolah tatap muka yang seyogianya dilaksanakan mulai 12 Juli mendatang. Ada beberapa pertimbangan penundaan. “Mengingat tren angka terkonfirmasi Covid-19 masih meningkat dan fluktuatif. Tingkat hunian rumah sakit juga sudah mencapai 70 persen. Kita sepakati, untuk sekolah belum bisa dilakukan secara tatap muka,” kata Wali Kota Palembang, Harnojoyo, usai memimpin rapat […]

  • Waspada Covid-19, Begini Dilakukan Pemkab Muba

    Waspada Covid-19, Begini Dilakukan Pemkab Muba

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.197
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus melaukan upaya- upaya Pencegahan dalam rangka mengantisipasi ancaman virus corona, kesiapsiagaan dan kewaspadan sangat penting dilakukan untuk meminimaliris penyebaran virus Covid 19 dimaksud sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia  untuk bersama cegah sebaran corona di seluruh wilayah dan daerah di Indonesia. Bahkan, Senin (16/3/2020) sore usai aktifitas perkantoran, tampak tim […]

  • Muba Siaga 112 Raih Perak di Ajang CCW-APAC Thailand

    Muba Siaga 112 Raih Perak di Ajang CCW-APAC Thailand

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 907
    • 0Komentar

    LAYANAN Nomor Tunggal Panggilan Darurat yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Muba yang dikenal dengan nama Muba Siaga 112 meraih Medali Perak pada ajang Contact Centre World – Asia Pasific (CCW-APAC) 2019 yang berlangsung tanggal 15 -19 Juli 2019 di Hotel JW Marriott Phuket Thailand. Penghargaan ini sekaligus […]

  • Minimalisir Perkumpulan, Keramaian DRA Ajak Tokoh Ulama & Agama di Muba Sosialisasi Bersama

    Minimalisir Perkumpulan, Keramaian DRA Ajak Tokoh Ulama & Agama di Muba Sosialisasi Bersama

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.089
    • 0Komentar

    UPAYA pencegahan penyebaran Covid-19 atau virus Corona terus digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Muba di bawah komando Bupati-Wabup  Dodi-Beni, kali ini turut mendukung Fatwa MUI dengan mengajak  Tokoh Ulama dan Tokoh Agama yang ada di Kabupaten Muba agar dapat meminimalisir perkumpulan. Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan sesuai dengan Fatwa MUI Nomor 14 […]

  • Orbit Rendah Bumi Kian Padat, Mengapa Dunia Mulai Khawatir?

    Orbit Rendah Bumi Kian Padat, Mengapa Dunia Mulai Khawatir?

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    LANGIT malam yang tampak tenang menyimpan aktivitas luar biasa sibuk jauh di atas kepala manusia. Pada ketinggian sekitar 160 hingga 2.000 kilometer dari permukaan Bumi, ribuan satelit bergerak tanpa henti di jalur yang dikenal sebagai Low Earth Orbit (LEO) atau orbit rendah Bumi. Di kawasan inilah berbagai layanan modern mulai dari komunikasi, navigasi, pemantauan cuaca, […]

expand_less
WordPress Archive Voxey – Amazon Polly Text-to-Speech Plugin for WordPress Voyacht – Yacht WordPress Theme Vromon – Tour & Travel Agency WordPress Theme Vulcan – Minimalist Business HTML Template VUP – Fitness Center WordPress Theme W2S – Migrate WooCommerce to Shopify W8 Contact Form – WordPress Contact Form Plugin Wadon – Feminine Business Consultant Elementor Template Kit WakingIT Mailchimp Newsletter WordPress Plugin Walk – Responsive Business WordPress Theme