Senin, 2 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Gempa Bumi Hingga Tsunami Barat Daya Sumatera

Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Gempa Bumi Hingga Tsunami Barat Daya Sumatera

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 16 Mei 2021
  • visibility 842
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GEMPA bumi dengan magnitudo (M)6,7 mengagetkan masyarakat di Pulau Nias, Provinsi Sumatera Utara. Kekuatan gempa mengakibatkan guncangan kuat sehingga guncangannya membuat masyarakat panik dan keluar rumah. Merespons potensi dampak bahaya, masyarakat membutuhkan kesiapsiagaan untuk selamat.

Gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu patut diwaspadai oleh masyarakat. BNPB selalu mengimbau masyarakat untuk waspada dan siap siaga dalam menghadapi tak hanya gempa bumi tetapi juga tsunami. Masyarakat Pulau Nias dan sekitarnya memang berada di kawasan dengan potensi gempa bumi dan tsunami kelas sedang hingga tinggi. Salah satunya Gunung Sitoli. Kota dengan enam kecamatan berada pada kategori sedang hingga tinggi potensi gempa bumi. Sedangkan 4 kecamatan di kota ini berada pada kategori yang sama untuk potensi bahaya tsunami.

Kesiapsiagaan dalam menghadapi bahaya geologi ini tidak terlepas dari catatan sejarah ratusan tahun lalu. Berdasarkan Katalog Tsunami Indonesia Tahun 416 – 2018, sejumlah tsunami terjadi di barat daya Sumatera menunjukkan gempa bumi dan tsunami merupakan suatu keniscayaan. Misal pada periode 1800 – 1899 beberapa gempa besar memicu terjadinya tsunami. Gempa M7,2 pada 1843 mengakibatkan tsunami yang berdampak di Pulau Nias.

Catatan BMKG menyebutkan bahwa sekitar pukul 00.30 waktu setempat di Gunung Sitoli, sebuah gelombang pasang datang dari tenggara dengan suara yang mengerikan. Hampir seluruh pantai di Pulau Nias terkena gelombang tersebut. Sebuah kampung bernama De Mego yang berjarak 2 km dari Gunung Sitoli tersapu seluruhnya. Bahkan kapal-kapal ikan disungai digambarkan terbawa ke daratan sejauh 30 – 50 km dari tempat tambatan.

Berselang 9 tahun, tepatnya 11 November 1852, gempa M6,8 memicu terjadinya tsunami. Wilayah pantai di Pulau Nias kembali terdampak gempa waktu itu.

Selanjutnya pada 1861, gempa besar M8,5 yang terjadi di barat daya Sumatera memicu terjadinya tsunami. Beberapa wilayah terdampak tsunami, seperti Pulau Nias dan sekitarnya. Berdasarkan BMKG, Gunung Sitoli mengalami serangan tsunami parah. Dikutip dari katalog tsunami, awalnya air laut surut sejauh 32 m, kemudian kembali dengan kecepatan yang sangat tinggi dan menghancurkan sejumlah desa di pantai. Peristiwa itu mengakibatkan banyak penduduk setempat meninggal dunia.

Pada 1896 gempa bumi dengan M6,8 kembali mengguncang barat daya Sumatera, khususnya Pulau Nias. Digambarkan pada tahun itu, sekitar satu jam pascagempa air bah data dan 6 jam kemudian terjadi lebih dahsyat menerjang Gunung Sitoli.

Gempa M6,7 yang terjadi pada hari ini, Jumat (14/5), pukul 13.33 WIB, juga dirasakan masyarakat di wilayah administrasi lain di Pulau Nias, yaitu Kabupaten Kabupaten Nias, Nias Barat dan Nias Selatan. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis parameter III – IV MMI di wilayah Kota Gunung Sitoli, Kabupaten Nias, Nias Barat dan Nias Selatan. Skala MMI atau Modified Mercalli Intesity merupakan satuan untuk mengukur kekuatan gempa. Berdasarkan informasi BMKG, IV MMI mendeskripsikan gempa dirasakan banyak orang yang berada di dalam rumah dan beberapa orang di luar rumah, serta gerabah pecah, jendela dan pintu berderik dan dinding berbunyi.

Sejarah berulangnya gempa mendorong kesiapsiagaan nyata dari setiap individu dalam lingkup keluarga. Kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi dan tsunami perlu dipersiapkan sejak dini oleh keluarga. Keluarga harus memiliki rencana kesiapsiagaan keluarga karena setiap keluarga memiliki karakteristik berbeda, seperti konstruksi bangunan rumah, kapasitas keluarga dalam kebencanaan, keadaan fisik setiap anggota keluarga atau lokasi rumah.

Rencana darurat keluarga dapat disusun dengan panduan orang tua atau orang dewasa di dalam keluarga. Berbagai informasi menjadi diskusi dan panduan bagi setiap anggota keluarga, misalnya potensi bahaya dan risiko yang ada di sekitar rumah, titik kumpul dan jalur evakuasi ke tempat yang lebih tinggi, penempatan perabot, hingga tas siaga bencana.

Ingat, setiap keluarga memiliki tingkat bahaya dan risiko yang berbeda meskipun keluarga-keluarga dalam komunitas berada pada kawasan dengan potensi bahaya gempa dan tsunami dengan kategori sedang hingga tinggi. [***]

ril

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duh ! Cuaca Sangat Panas Menyengat, Ini yang Harus Lakukan untuk Jaga Kesehatan

    Duh ! Cuaca Sangat Panas Menyengat, Ini yang Harus Lakukan untuk Jaga Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 884
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Akhir-akhir ini, cuaca di bumi sangat panas, bahkan menyengat terasa dikulit kita, karena, panasnya bahkan  bisa mencapai 40 derajat celcius lebih. Nah,  ada beberapa hal yang perlu kita jaga agar dapat menjaga kesehatan. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda ikuti: Minum cukup air: Pastikan Anda terhidrasi dengan baik. Saat cuaca panas, tubuh cenderung […]

  • Tok…, APBD Muba TA 2021 Disahkan

    Tok…, APBD Muba TA 2021 Disahkan

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 783
    • 0Komentar

    RANCANGAN Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Tahun Anggaran 2021 akhirnya resmi disepakati melalui Keputusan Bersama DPRD Muba dan Bupati Muba. Penyusunan dan kesepakatan ini dilaksanakan pada Rapat Paripurna Masa Persidangan I Rapat ke 36. “Alhamdulillah berjalan lancar, R-APBD 2021 sudah disepakati melalui keputusan bersama, ini juga berkat sinergi yang maksimal antara […]

  • Warga Pagar Batu Lahat Rela Menginap 5 Hari 5 Malam di Lahan Perkebunan, Ada Apa ?

    Warga Pagar Batu Lahat Rela Menginap 5 Hari 5 Malam di Lahan Perkebunan, Ada Apa ?

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    SUDAH lima hari lima malam Masyarakat Desa Pagar Batu Kecamatan Pulau Pinang bertahan di lahan seluas 180.36 Ha di kawasan PT Arta Prigel, Masyrakat sengaja menginap di areal perkebunan sawit guna mempertahankan hak mereka atas lahan seluas 180.36 Ha  yang di klaim Desa Pagar Batu Kecamatan Pulau Pinang sebagai Lahan milik mereka. Selama 5 hari bertahan […]

  • Pengguna Jalan Keluhkan Ceceran Tanah Merah, Proyek Perumahan Mewah

    Pengguna Jalan Keluhkan Ceceran Tanah Merah, Proyek Perumahan Mewah

    • calendar_month Rabu, 16 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 954
    • 0Komentar

    SEJUMLAH warga dan pengguna jalan mengeluhkan adanya ceceran tanah merah yang berada di Jalan Darna Jambi. Kondisi ini membuat jalanan licin dan cukup membahayakan pengguna jalan terlebih lagi saat musim hujan. Ceceran tanah ini diduga proyek Pembangunan Perumahan Mewah yang berlokasi samping komplek Pruna Jaya, Kelurahan Sukadana, Kecamatan  Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Salah […]

  • Raih Poin Penuh, Laskar Ranggonang Tak Boleh Lengah

    Raih Poin Penuh, Laskar Ranggonang Tak Boleh Lengah

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.250
    • 0Komentar

    “Alhamdulillah kita dapat tiga poin lagi dalam pertandingan ketiga hari ini. Ya, kita harus jaga tren positif kedepan,”

  • Ini baru keren, nostalgia film lampau jadi lebih memukau di Samsung Neo QLED 8K TV

    Ini baru keren, nostalgia film lampau jadi lebih memukau di Samsung Neo QLED 8K TV

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.449
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Samsung -Di tengah hadirnya berbagai film baru, kadang-kadang film-film masterpiece atau blockbuster yang lama juga masih menarik untuk ditonton kembali. Apalagi kalau filmnya sedang di-remake, punya sequel baru, atau semata karena jalinan ceritanya memberikan nostalgia tersendiri bagi kita.   Tapi film-film yang lama tentu memiliki kualitas gambar tak sebaik film-film masa kini. Untuk itulah, Samsung baru-baru ini meluncurkan Neo […]

expand_less
WordPress Archive Angustore – Responsive Shopping Cart Anila – Health Coaching WordPress Theme Animal Sanctuary – Non-Profit Template Kit Animated heading addon – widget for Elementor Animated Image Banners for WPBakery Page Builder Animated Infinite Scroll – WordPress Plugin Animated Intro for Elementor Animated Stat Counter Number Showcase Plugin For WordPress Animation CSS3 Effects WordPress Plugin Animo – Creative & Clean Multi-Purpose WordPress Theme