Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Intensifikasi Pengawasan Pangan Selama Ramadan dan Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021  

Intensifikasi Pengawasan Pangan Selama Ramadan dan Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021  

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 8 Mei 2021
  • visibility 581
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

PANDEMI COVID-19 hingga saat ini belum berakhir. Namun, seluruh masyarakat Indonesia tetap semangat menyambut bulan suci Ramadan 1442 H. Sementara itu, Badan POM juga terus bekerja melindungi masyarakat dengan melakukan pengawalan keamanan produk pangan. Selama bulan Ramadan hingga menjelang hari Raya Idul Fitri, Badan POM bersama dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan POM, yang terdiri dari 33 Balai Besar/Balai POM dan 40 Loka POM di Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia melakukan Intensifikasi Pengawasan Pangan. Pelaksanaan Intensifikasi Pengawasan Pangan juga dilakukan bekerja sama dengan lintas sektor terkait, meliputi Dinas Kesehatan serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Intensifikasi Pengawasan Pangan dilakukan oleh seluruh BB/Balai/LokaPOM dari awal April sampai dengan akhir Mei 2021. Hingga minggu keempat April 2021, petugas menemukan produk pangan impor Tanpa Izin Edar (TIE) terbanyak di 5 (lima) wilayah kerja, yaitu BBPOM di Jakarta, BBPOM di Serang, BPOM di Batam, BBPOM di Bandar Lampung, dan Loka POM di Tangerang.

Selain pangan TIE, hasil pengawasan juga menemukan produk pangan kedaluwarsa dan rusak. Temuan pangan kedaluwarsa terbanyak ditemukan di wilayah kerja BPOM di Ambon, BPOM di Manokwari, BPOM di Palu, Loka POM di Kepulaian Sangihe, dan Loka POM di Kepulauan Morotai. Sementara, temuan produk pangan rusak terbesar ditemukan di wilayah kerja BBPOM di Serang, BBPOM di Yogyakarta, BBPOM di Makassar, BBPOM di Palembang, dan BPOM di Kendari.

“Temuan tersebut merupakan hasil dari pengawasan yang dilakukan terhadap 2.011 sarana peredaran, baik dari sarana retail, gudang distributor atau importir,” jelas Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito dalam keterangan yang disampaikan dalam rangka Intensifikasi Pengawasan Pangan selama Ramadan dan jelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021, Kamis (06/05).

Menurut Kepala Badan POM, jika dibandingkan dengan data intensifikasi pangan Tahun 2020, hasil temuan tahun ini menunjukkan penurunan produk yang Tidak Memenuhi Ketentuan (TMK), baik produk kedaluwarsa, TIE, dan rusak. “Sebanyak 40,28% temuan merupakan produk yang Tidak Memenuhi Ketentuan (TMK). Dari sejumlah sarana yang diperiksa, juga ditemukan 125.231 kemasan (4.419 item) produk kedaluwarsa, TIE, dan rusak. Terhadap produk TMK tersebut, telah dilakukan pengamanan setempat dan pemusnahan oleh pelaku usaha yang disaksikan oleh petugas pengawas dari Badan POM,” lanjut Kepala Badan POM.

Selain pengawasan terhadap pangan olahan, Badan POM juga melakukan sampling dan pengujian terhadap 8.144 sampel pangan jajanan buka puasa/takjil, dengan temuan sampel yang mengandung bahan berbahaya, yaitu formalin (0,45%), boraks (0,59%), dan rhodamin B (0,73%). Terhadap penjual pangan jajanan buka puasa yang menjual produk mengandung bahan berbahaya diberikan pembinaan bersama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Selama bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021, Badan POM berkomitmen untuk senantiasa mengawal keamanan pangan dan melindungi kesehatan masyarakat, sekalipun dalam masa darurat pandemi COVID-19. Tentunya dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan untuk menjaga petugas, pelaku usaha, dan masyarakat dari risiko penyebaran virus COVID-19. Badan POM lebih intensif melakukan pendampingan kepada UMKM/pelaku usaha, sosialisasi, serta Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat.

Menutup penjelasannya, Kepala Badan POM kembali menegaskan kepada pelaku usaha pangan untuk patuh terhadap peraturan perundang-undangan dalam menjalankan usahanya. “Masyarakat juga harus menjadi konsumen cerdas dalam memilih pangan aman dengan selalu melakukan cek KLIK (Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi pangan olahan,” imbau Kepala Badan POM.[***]

ril

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OKI kirim 5 pengrajin batik ke Yogyakarta

    OKI kirim 5 pengrajin batik ke Yogyakarta

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.044
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) mengirimkan lima pengrajin batik ke Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengikuti pelatihan membatik. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para pengrajin di OKI untuk membatik, khususnya batik motif perahu kajang. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten OKI Suhami AP M.Si mengatakan, ada lima […]

  • Tingkatkan Kunjungan Wisata, Pagar Alam Laksanakan Pameran Foto Agrowisata

    Tingkatkan Kunjungan Wisata, Pagar Alam Laksanakan Pameran Foto Agrowisata

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.719
    • 0Komentar

    GUBERNUR  Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru membuka pameran Agrowisata Pagaralam dalam rangka HUT Kota Pagaralam ke-20 Tahun 2021, bertempat di halaman    SMAN 1 Kota Pagaralam, Senin  (21/6) pagi. Dalam pameran yang menampilkan 100 foto karya terbaik fotografer lokal tersebut menggambarkan indahnya pemandangan destinasi wisata Kota Pagaralam. Dalam sambutan singkatnya Gubernur  Herman Deru menyebut […]

  • Perkuat Penanganan di Hulu, Duta Perubahan Perilaku bagikan 60 ribu Masker di Lokasi Pusat Aktifitas Warga Jakarta

    Perkuat Penanganan di Hulu, Duta Perubahan Perilaku bagikan 60 ribu Masker di Lokasi Pusat Aktifitas Warga Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 819
    • 0Komentar

    PEMERINTAH melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperkuat upaya pencegahan penyebaran COVID-19 dengan membagikan masker kepada masyarakat. Melalui program Gerakan Mobil Masker, 60 Duta Perubahan Perilaku bagikan masker kepada masyarakat di wilayah DKI Jakarta. Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta, kasus akumulatif COVID-19 per Senin (12/8) menjadi 836.687 setelah ada penambahan […]

  • Wow, Lagu “Bohemian Rhapsody” Cetak Rekor Baru, Didengar 1,6 Miliar secara Global

    Wow, Lagu “Bohemian Rhapsody” Cetak Rekor Baru, Didengar 1,6 Miliar secara Global

    • calendar_month Rabu, 12 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.976
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Lagu “Bohemian Rhapsody” yang dipopulerkan Queen kembali mencatatkan rekor baru. Lagu rock bernuansa megah itu menjadi lagu rock klasik yang paling banyak didengar melalui layanan streaming hingga mencapai lebih dari 1.6 miliar streaming secara global, dilansir Billboard, Selasa. Data tersebut diakumulasikan dari berbagai layanan streaming global terdaftar, seperti Spotify, Apple Music, Deezer, […]

  •  5.000 Bibit Cabe Siap Sebar ke SMA/SMK Pilot Project Se-Sumsel

     5.000 Bibit Cabe Siap Sebar ke SMA/SMK Pilot Project Se-Sumsel

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 879
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), program Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang selalu di gaungkan untuk mengendalikan inflasi di 17 Kab/Kota yang ada di Sumsel. Tahun ini diperluas, diketahui pada, Minggu (25/2/2024) di Jakabaring Sport City Palembang, telah dilaksanakan launching Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) goes to school dan goes to office se-Provinsi […]

  • Kuliner Hingga Seni Pertunjukan di Kab.Bandung Barat  Dinilai Mampu Bersaing Dikancah Internasional, Sandiaga Uno Cicipi Cemilan Ini, Rasanya Enak, Keren

    Kuliner Hingga Seni Pertunjukan di Kab.Bandung Barat  Dinilai Mampu Bersaing Dikancah Internasional, Sandiaga Uno Cicipi Cemilan Ini, Rasanya Enak, Keren

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.103
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, yakin bahwa subsektor seni pertunjukan dan kuliner yang ada di Kabupaten Bandung Barat mampu berdaya saing di kancah Internasional. Kabupaten Bandung Barat selama ini menjadi sentra dari berbagai macam produk kuliner yang bervariatif dan berkualitas, seperti cokelat wajit, cokelat kopi, kerupuk gurilem, […]

expand_less
WordPress Archive Travelo | Travel/Tour Booking Responsive WordPress Theme TravelPro – Adventure Tours and Travel Agency WordPress Theme TravelTour – Travel & Booking Template Kit TravelX – Travels Tourism Agency Elementor Template Kit Traven – Personal & Lifestyle Blog WordPress Theme Travenu – Travel & Tour Agency Elementor Template Kit Travesia | Travel Agency and Tour Booking WordPress Theme TraveX – Travel & Tour Agency Elementor Template Kit Travic – Tour & Travels Agency WordPress Theme Travil – Travel & Tour Booking WordPress Theme