Kamis, 29 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Indonesia Berlimpah Generasi Z

Indonesia Berlimpah Generasi Z

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 25 Jan 2021
  • visibility 1.123
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dari hasil Sensus Penduduk 2020, mayoritas penduduk Indonesia didominasi oleh generasi Z dan milenial di atas 50 persen. Bonus demografi melimpah.

Penduduk Indonesia bertambah 32,05 juta dalam kurun 2010–2020. Dengan penambahan itu, jumlah populasi Indonesia telah mencapai 270,02 juta jiwa per September 2020. Laju pertumbuhan penduduk rata-rata ialah 1,25 persen per tahun. Hasil Sensus Penduduk (SP) 2020 itu disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suharyanto, dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (21/1/2021). Dengan luas daratan sebesar 1,9 juta km2, disebutkannya, rata-rata kepadatan penduduk adalah 141 jiwa per km.  

Sebaran penduduk Indonesia, masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, yaitu 151,59 juta jiwa atau 56,10 persen dari seluruh penduduk. “Sebaran terbesar kedua adalah di Pulau Sumatra, dengan jumlah 58,56 juta orang atau 21,68 persen,” ujar Kepala BPS Suharyanto. Wilayah Sumatra dimaksud, termasuk semua kepulauan di sekitar yang secara administrasi masuk di dalamnya.

Pulau Sulawesi memberi kontribusi sebaran sebesar 7,36 persen, Pulau Kalimantan 6,15 persen, sedangkan wilayah Bali-Nusa Tenggara dan Maluku-Papua masing-masing sebesar 5,54 dan 3,17. Jumlah itu terus bergerak hari per hari. Maka bila mengacu kepada data di administasi kependudukan per Desember 2020,jumlah penduduk sudah bergeser ke angka 271,35 juta. “Laju pertambahan penduduk ini dipengaruhi oleh faktor kelahiran, kematian, dan migrasi,” Suharyanto menambahkan.

Dari hasil Sensus Penduduk  2020, BPS mencatat, mayoritas penduduk Indonesia didominasi oleh generasi Z (yang lahir pada kurun 1997–2012) dan generasi milenial (lahir pada kurun 1981–1996). Proporsi generasi Z sebanyak 27,94 persen dari total populasi dan generasi milenial sebanyak 25,87 persen. Sebagian besar dari dua generasi ini masuk dalam kategori usia produktif yang dapat menjadi peluang mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Persentase penduduk usia produktif (15–64 tahun) terhadap total populasi pada 2020 sebesar 70,72 persen. Sedangkan persentase penduduk usia nonproduktif (0–14 tahun dan 65 tahun ke atas) tercatat sebesar29,28% pada 2020. Persentase penduduk usia produktif tampak sedemikian besar. Oleh karenanya, itu menunjukkan bahwa Indonesia masih berada pada era bonus demografi.

Dari sisi pertumbuhannya ada fenomena cukup menarik. Dengan pertumbuhan 1,25 persen per tahun di kurun 2010–2022, ada catatan penurunan yang cukup nyata dibanding periode 2000–2010 yang mencatat angka 1,49 persen. Diketahui, pertumbuhan penduduk 2,3 persen pada dekade 1970-an, 1,97 persen pada dekade 1980-an, dan 1,44 persen pada dekade 1990-an. Program Keluarga Berencana yang dicanangkan pemerintah sejak 1970-an rupanya bisa terus berlanjut. 

Di banyak negara, ada kecenderungan angka pertumbuhan penduduk yang terus menyusut. Seperti di Indonesia, di Malaysia pertumbuhan penduduk juga tercatat di atas 2 persen di dekade 1970 dan 1980-an, untuk kemudian berangsur turun, dan mencapai angka sekitar 1,4 persen pada akhir dekade 2010-an. Begitu halnya Vietnam, yang sejak era 1990-an terus menunjukkan kemampuan mengendalikan ledakan penduduk. Laju pertumbuhan penduduk Vietnam kini di kisaran 0,9–1,0 persen per tahun.

Yang menarik, dari serangkaian sensus penduduk ini. Terlihat bahwa dalam ratio sex, yakni perbandingan penduduk lelaki dan perempuan, terus mengalami pergeseran. Dari Sensus 2020 tercatat, jumlah penduduk laki-laki sebanyak 136,66 juta atau 50,58 persen dari total penduduk Indonesia. Jumlah penduduk perempuan Indonesia sebanyak 133,54 juta orang atau 49,42 persen dari total penduduk Indonesia.

“Pada 2020, sex ratiopenduduk Indonesia 102, artinya terdapat 102 laki laki untuk tiap 100 perempuan,” ujar Suharyanto pula. Angka sex ratio lebih besar dari 100 menggambarkan bahwa jumlah penduduk laki-laki lebih banyak dari penduduk perempuan. “Jika dibanding sensus-sensus sebelumnya, sex ratio ini cenderung terus meningkat dari angka 97 di 1971 menjadi 102 di 2020,” papar Suharyanto.

Secara rinci dalam enam kali sensus terakhir sex ratio itu bergeser dari 97 menjadi 99, 99, 101, 101, dan terakhir 102. Dari sex ratio rata-rata 102 pada Sensus 2020 itu, yang tertinggi adalah Provinsi Papua, Kalimantan Utara, dan Papua Barat, yang masing-masing ialah 114, 112, dan 111. Yang menunjukkan angka sedang adalah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah, masing-masing 103, 102, dan 101. Sex ratioterendah di Sulawesi Selatan dan Yogyakarta, yakni 99 dan 98. Banyaknya arus pekerja pendatang laki-laki adalah salah satu penyebab tingginya sex ratio penduduk di sebuah wilayah.[***]

Indonesia.go.id
 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kongkow Bareng Komunitas Ojek Online, Ini Harapannya Kepada AKHOR

    Kongkow Bareng Komunitas Ojek Online, Ini Harapannya Kepada AKHOR

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 963
    • 0Komentar

    Berharap  kriteria pemimpin Kota Palembang mendatang dipimpin oleh pasangan yang lebih muda, enerjik dan lebih mengerti, paham dengan keinginan masyarakat.

  • Seragam Baru, Wabup OKI Tegaskan Kinerja Harus Baik

    Seragam Baru, Wabup OKI Tegaskan Kinerja Harus Baik

    • calendar_month Kamis, 7 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.056
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id.Kayuagung—Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, H.M. Djakfar Shodiq mengapresiasi tampilan baru di seragam yang dikenakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKU). Disebutkan Wabup penggunaan tanda pangkat ini untuk keseragaman ASN, menambah kepercayaan diri (pede), serta meningkatkan kedisiplinan ASN. “Supaya mereka lebih percaya diri. Juga untuk keseragaman dan meningkatkan kedisiplinan,” ujar Shodiq. […]

  • Berlokasi di Lahat, Polisi Berhasil Ungkap Ladang Ganja Siap Panen 1,5 Hektar

    Berlokasi di Lahat, Polisi Berhasil Ungkap Ladang Ganja Siap Panen 1,5 Hektar

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 874
    • 0Komentar

    ANGGOTA Satuan Narkoba Polres Lahat, berhasil membongkar ladang ganja yang di kamuflase dengan tanaman kopi. Ladang ganja yang diperkirakan seluas 1,5 hektar itu, ditemukan di daerah perkebunan kopi di wilayah Desa Muara Cawang, Tanjung Sakti Pumu, Lahat. Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Lahat IPTU Sugianto, S.H., disampaikan Kasubsi Penmas […]

  • Alhamdulillah, Donasi Palestina Terus Mengalir

    Alhamdulillah, Donasi Palestina Terus Mengalir

    • calendar_month Senin, 31 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 912
    • 0Komentar

    IKATAN Mahasiswa dan Pemuda Sungai Lilin (IMAWA) Musi Banyuasin bersama 25 organisasi telah berhasil mengumpulkan donasi sebanyak Rp20 Juta. “Donasi kita kumpulkan bersama  25 organisasi, Alhamdulillah selama 6 hari terkumpul 20 juta rupiah. Besar harapan kami, sumbangan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat Palestina yang sedang berduka atas cobaan yang tengah menerpa,”ucap Ketua Umum IMAWA […]

  • Dukung Skema KPBU, Harnojoyo : Palembang Bakal Banyak Proyek, Apa Saja?  

    Dukung Skema KPBU, Harnojoyo : Palembang Bakal Banyak Proyek, Apa Saja?  

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 935
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang- Walikota Palembang, Harnojoyo menyambut baik sosialisasi Kementerian PUPR berkaitan dengan skema pembiayaan pembangunan infrastruktur melaluu Skema Pembiayaan Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) dari Kementerian PUPR memberikan peluang percepatan pembangunan. “Saya berharap program pemerintah dengan skema  KPBU dapat bermanfaat bagi daerah-daerah yang membutuhkan pembiayaan pembangunan infrastruktur,” harapnya saat menghadiri kegiatan Pembinaan Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum […]

  • Ciri-Ciri Bau Badan, Jangan Sampai Tak Sadar!

    Ciri-Ciri Bau Badan, Jangan Sampai Tak Sadar!

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.462
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bau badan setiap orang berbeda-beda. Ada yang berbau busuk, bau obat, bau urin, bahkan berbau tinja. Perbedaan ini bisa menjadi indikasi kesehatan tertentu. Bagaimana cara mengenali ciri-ciri bau badan ini? Sayangnya, terkadang, cukup sulit dideteksi sendiri karena reseptor hidung mati untuk sementara waktu jika sudah mencium aroma yang sama selama beberapa waktu. Nah, […]

expand_less
WordPress Archive Bookshop Storefront WooCommerce Theme Bookup Book Store Elementor Template Kit Bookworm – Bookstore & Bookshop WooCommerce Theme Boom – Single Product Shopify Theme BoomBox – Viral Magazine WordPress Theme Boomi – Environment & Ecology WordPress Theme Boos – Business Elementor Template Kit Boosin – Book Store WordPress Theme Boosted Elements – Page Builder Add-on for Elementor Booster - Digital Marketing Elementor Template Kit