Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Masyarakat Raup Untung dari Hutan, Tantangan Nyata Menanti

Masyarakat Raup Untung dari Hutan, Tantangan Nyata Menanti

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 147
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMERINTAH membuka akses hutan seluas 8,3 juta hektare bagi masyarakat. Warga kini dapat menanam, memanen, dan mengelola sumber daya hutan secara legal, membuka peluang ekonomi baru di desa-desa sekitar hutan.

Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan, menegaskan bahwa perhutanan sosial mendorong kesejahteraan lokal.

“Masyarakat yang dulu dilarang masuk hutan kini bisa menghasilkan pendapatan dari sumber daya yang ada,” ujarnya.

Program ini menghadirkan peluang nyata, tapi tidak tanpa risiko. Izin hutan bisa menimbulkan konflik lahan, terutama jika tumpang tindih dengan hak adat atau konsesi perusahaan. Pemerintah harus memastikan izin tepat sasaran dan mengawasi penyalahgunaan.

Masyarakat mulai mengembangkan produk hutan non-kayu seperti madu, damar, rotan, dan rempah. Tapi pasar dan logistik tetap menjadi tantangan utama. Tanpa rantai distribusi yang jelas, keuntungan tetap terbatas meski izin resmi sudah diberikan.

Lembaga seperti WRI Indonesia, KKI WARSI, dan Kawal Borneo melatih ribuan warga di Aceh, Jambi, Sumatera Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur. Mereka membantu warga mengelola hutan, meningkatkan kualitas produk, dan membangun usaha berkelanjutan. Program ini menunjukkan bahwa masyarakat dapat mengelola hutan tanpa merusak ekosistem, sambil meningkatkan pendapatan.

Hutan Adat juga menjadi bagian dari strategi ekonomi ini. Saat ini, 366 ribu hektare telah diakui, dengan target tambahan 1,4 juta hektare dalam empat tahun. Pendampingan hukum dan administratif memastikan hak masyarakat terlindungi dan usaha mereka berkembang.

Global menunjukkan pola yang sama ekonomi lokal dan kelestarian hutan berjalan bersamaan ketika masyarakat diberdayakan. Indonesia mencontoh pola ini. Lebih dari 16.000 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) siap menunjukkan hutan bisa jadi sumber pendapatan nyata tanpa mengorbankan lingkungan.

Perhutanan sosial bukan sekadar program pemerintah, tapi strategi ekonomi ambisius: membuka hutan tanpa merusaknya, menciptakan peluang usaha lokal, dan membangun ketahanan ekonomi desa. Tantangan nyata ada konflik lahan, keterbatasan pasar, kapasitas masyarakat tetapi potensi keuntungan jauh lebih besar.

Kini, hutan bukan lagi zona larangan. Ia menjadi ladang kehidupan ekonomi bagi masyarakat sekitar, tempat mereka berinvestasi, berwirausaha, dan menjaga masa depan ekonomi lokal Indonesia.

ya menambah pendapatan, tapi juga menyelamatkan hutan untuk generasi mendatang. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PRESIDEN RI meresmikan Pos Lintas Batas Negara  Sota di Merauke, Papua.

    PRESIDEN RI meresmikan Pos Lintas Batas Negara Sota di Merauke, Papua.

    • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 728
    • 0Komentar

    PRESIDEN Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota di Merauke, Papua. Presiden menjelaskan, kawasan perbatasan adalah beranda depan Indonesia yang mewakili wajah bangsa, yang harus terus dibangun agar bisa menjadi representasi kemajuan Indonesia yang membanggakan seluruh masyarakat. Jokowi menyampaikan sejak tujuh tahun terakhir telah memerintahkan untuk membangun kembali Pos Lintas Batas […]

  • Pacu Pertumbuhan Ekonomi Ala Bupati Muba, Mau Tahu ?

    Pacu Pertumbuhan Ekonomi Ala Bupati Muba, Mau Tahu ?

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin [Muba], merancang,  menerapkan  inisiatif, kebijakan, dan peraturan untuk memacu pertumbuhan ekonomi, salah satunya dengan mengambil kebijakan pendekatan  ‘pertumbuhan hijau’. Pendekatan ini dilatar belakangi dari pemahaman nilai ekonomi dan sosial yang tinggi dari aset alam. Karena aset, alam di Muba ingin terus dilindungi untuk menjamin kelangsungan hidup semua makhluk yang bergantung padanya. Bupati […]

  • Ini Permintaan Maaf Dirut PDAM Tirta Musi Kepada ER

    Ini Permintaan Maaf Dirut PDAM Tirta Musi Kepada ER

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2020
    • account_circle Aan
    • visibility 1.445
    • 0Komentar

    DIREKTUR Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi Palembang, Andi Wijaya Adani, pada Senin (13/7) secara resmi menyampaikan permohonan maafnya kepada wartawati ER dan jajaran Palembang Pos. Andi menyadari kesalahannya dan berjanji kedepan akan lebih berhati-hati dan menjaga sikap. Dalam kesempatan tersebut, hadir Ketua PWI Sumsel, Firdaus Komar, Sekjen PWI Sumsel, Dwitri Kartini, Wartawan Senior, […]

  • Covid Melandai,  Walikota Palembang Optimistis PAD Capai Target

    Covid Melandai, Walikota Palembang Optimistis PAD Capai Target

    • calendar_month Kamis, 16 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.462
    • 0Komentar

    KASUS Covid yang mulai melandai di Kota Palembang berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota ini sehingga Pemkot optimistis target akan tercapai. Wali Kota Palembang, H.Harnojoyo, mengatakan, berdasarkan data evaluasi PAD Kota Palembang oleh Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang, hingga Juni ini menunjukan rasio 50 persen dari target PAD tahun 2022 Rp 1 […]

  • Pameran Promosi “Winter Fair 2021″ di Tbilisi

    Pameran Promosi “Winter Fair 2021″ di Tbilisi

    • calendar_month Sabtu, 1 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 693
    • 0Komentar

    TBILISI, Georgia – Pada tanggal 18-19 Desember 2021, KBRI Kyiv melalui Extension Office KBRI di Tbilisi, Georgia, telah berpartisipasi dalam acara pameran promosi “Winter Fair 2021″ di Tbilisi. Ini merupakan partisipasi pertama kali KBRI Kyiv pada acara yang diselenggarakan oleh International Women’s Association Georgia (IWAG) tersebut. Pengunjung acara ini diperkirakan mencapai  sekitar 500 orang. Partisipasi  dalam acara  ini dimanfaatkan untuk mempromosikan […]

  •  “Bong” Dibongkar Bukti Muba Serius Menuju Kota Sehat

     “Bong” Dibongkar Bukti Muba Serius Menuju Kota Sehat

    • calendar_month Rabu, 23 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 761
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kecamatan dan UTD Puskesmas Tanah Abang serta Pomkompincam melakukan sosialisasi dan sekaligus mengeksekusi “Bong” atau WC terapung di Desa Tanah Abang Kecamatan Batanghari Leko, Kamis (10/9/2020). Langkah tersebut dilakukan dalam rangka sebagai target memberi dukungan kepada Pemkab Muba bebas buang air besar sembarangan, guna mencapai Kabupaten Kota Sehat (KKS) dan Perilaku Hidup Bersih dan […]

expand_less
WordPress Archive Jannah News – Newspaper Magazine News AMP BuddyPress Jannah – Newspaper Magazine News BuddyPress WordPress Theme Jannal – Curtains & Doors WordPress Theme Jannal - Windows Curtains & Doors Service WordPress Theme Jaran – Horse Riding School Elementor Template Kit Jarida – Responsive WordPress News, Magazine, Blog Jarida – Responsive WordPress News Theme, Magazine, Blog Jarsy Juice – Drink Brand Elementor Template Kit Jarvis – Night Club, Concert, Festival WordPress Theme Jason & Co – Restaurant & Cafe Elementor Template Kit