Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Wapres : Insan Humas Perlu Tingkatkan Kemampuan Respon

Wapres : Insan Humas Perlu Tingkatkan Kemampuan Respon

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
  • visibility 1.472
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WAKIL Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin mengingatkan kemampuan Respon di Saat Pandemi insan hubungan masyarakat (humas), sebagai ujung tombak informasi baik badan publik maupun swasta, hendaknya dapat lebih tanggap dan tangkas dalam menghadapi perubahan zaman yang semakin dinamis.

Langkah itu sebagai upaya merespon krisis akibat dampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), pemerintah dan masyarakat dituntut untuk menjadi lebih adaptif, inovatif, dan kolaboratif.

“Seperti situasi krisis pandemi saat ini, insan humas perlu meningkatkan kemampuan responnya dalam mengatasi pandemi Covid-19 itu sendiri, maupun dampak yang disebabkan pandemi Covid-19 terhadap profesi humas,” ungkap Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin pada acara Konvensi Nasional Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS) melalui konferensi video di kediaman resmi Wapres, Jl. Diponegoro No. 2, Jakarta Pusat, Jum’at (04/11/2020).

Untuk itu, dalam mewujudkan profesi Humas yang adaptif, menurut Wapres diperlukan langkah-langkah inovatif melalui pemanfaatan teknologi digital, sehingga tercipta metode baru yang dapat mendorong kinerja dan fungsi kehumasan menjadi lebih baik.

“Sekarang ini, dengan adanya pengembangan teknologi digital seperti kecerdasan artifisial serta alat-alat analisis digital lainnya, para profesional humas dimungkinkan untuk melakukan pemantauan yang lebih awal untuk memitigasi krisis kehumasan yang akan datang,” paparnya mengutip laman resmi Kominfo RI, Sabtu [5/12/2020].

Dengan demikian, lanjut Wapres, respon insan humas dalam menghadapi situasi krisis menjadi lebih terukur dan dampak yang diproyeksikan juga dapat diatasi secara maksimal. Namun di sisi lain, tercipta ruang digital baru yang dapat menjadi ruang kreasi baru bagi insan humas untuk mendorong peningkatan reputasi dan citra positif bagi para institusi swasta maupun badan pemerintahan.

“Ruang-ruang digital juga memberikan lebih banyak potensi inovasi yang dapat dimanfaatkan para profesional kehumasan untuk mempertahankan relevansi serta pengaruh institusi-institusi ini di era global,” ujarnya.

Lebih lanjut Wapres mengatakan, kerja kolaboratif juga sangat diperlukan untuk menjawab perubahan yang terjadi, utamanya dalam mendukung mewujudkan sinergitas antara organisasi, baik pemerintah maupun swasta.

“Apabila selama ini rekan-rekan PERHUMAS lebih berfokus membangun komunikasi dengan organisasi serumpun, maka ke depan diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi dengan organisasi lintas sektor guna menjawab perubahan dan tantangan yang ada,” pintanya.

Dengan menjadi insan humas yang adaptif, inovatif, dan kolaboratif, Wapres meyakini bahwa citra dan reputasi positif kehumasan akan terbangun karena kemampuannya merespon isu-isu sosial dengan baik. Oleh karena itu, Wapres mengharapkan terciptanya kolaborasi tanpa henti di antara para insan humas untuk memastikan pengembangan citra, reputasi, dan etika institusi, maupun citra bangsa Indonesia secara lebih luas.

“Untuk itu, saya berpesan agar PERHUMAS dapat terus mengokohkan komitmen untuk dapat terus meningkatkan kemampuan insan humas Indonesia, memperdalam pengetahuan masyarkat terkait kehumasan, serta menguatkan komunikasi dan kolaborasi antar anggota maupun masyarakat luas,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat PERHUMAS Agung Laksamana memaparkan bahwa sepanjang tahun 2020, dunia humas menghadapi setidaknya tiga tantangan besar. Tantangan pertama, era industri 4.0 menyebabkan terjadinya perubahan di berbagai bidang, mulai dari perbankan, finansial, marketing, hingga jurnalisme, serta kemungkinan robot dengan artificial inteligent (kecerdasan buatan) dapat menggantikan banyak pekerjaan manusia termasuk dalam bidang kehumasan.

“Di (era) industri 4.0 ini dengan arus digital yang begitu sangat derasnya, sangat menghawatirkan juga. Berita menjadi independen, tanpa sensor, sehingga publik bingung mana berita yang kredibel, mana yang hoax, mana yang fake news (berita palsu). Dan bahkan publik sendiri bingung mana news yang real dengan kode etik jurnalistik dan mana yang fake news,” paparnya.

Tantangan kedua, lanjut Agung, adalah era disruptif dengan derasnya informasi dari berbagai platform menyebabkan para praktisi humas sulit mendapatkan atensi dari target audiensnya.

“Sebagai contoh kecil, dalam 60 detik ke depan, dalam satu menit ke depan, inilah yang terjadi di dunia digital kita, ada 42 juta Whatsapp yang dikirim, ada 188 juta email yang dikirim, ada 200 ribu Zoom Meeting yang sedang berlangsung, ada 4,5 juta orang yang sedang nonton Youtube saat ini, ada 350 ribu orang yang sedang mereview Instagramnya, ada 18 juta SMS yang dikirim. Artinya pesan humas berkompetisi di era disrupsi ini, bersaing untuk mendapatkan atensi pembaca dan stakeholder kita,” ungkapnya.

Terakhir, Agung mengatakan bahwa pandemi Covid-19 menjadi tantangan ketiga yang berdampak pada dunia kehumasan. Ia mencontohkan, perkembangan industri humas pada dasarnya berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga turunnya pertumbuhan ekonomi akibat pandemi, secara otomatis menyebabkan turunnya kegiatan kehumasan.

“Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, hal ini menjadi relevan dan berdampak bagi dunia humas, karena terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Sebagai informasi, Konvensi Nasional Humas 2020 diselenggarakan secara virtual selama dua hari, tanggal 4-5 Desember 2020, yang diikuti sekitar 1000 peserta. Rangkaian acara ini akan dibagi menjadi tiga sesi webinar. Pertama mengenai tren global, kreativitas, teknologi, dan komunikasi; kedua tentang humas pemerintah membangun kepercayaan publik; dan ketiga mengenai strategi dan integrasi komunikasi, akuntabilitas, transparansi, dan etika.

Tampak hadir dalam acara ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok merangkap Mongolia Djauhari Oratmangun, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, serta jajaran Pimpinan Badan Pengurus Pusat dan Cabang, Dewan Kehormatan, Dewan Penasihat, dan Dewan Pakar PERHUMAS.[***]

 

Kominfo.go.id/one

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Dekarbonisasi Bukan Dekarbonat, Kala Industri Diajak Diet Emisi ala Kemenperin”

    “Dekarbonisasi Bukan Dekarbonat, Kala Industri Diajak Diet Emisi ala Kemenperin”

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 564
    • 0Komentar

    INDUSTRI kini sedang diseret ikut tren baru, bukan fashion, bukan skincare, tapi diet emisi. Bukan pula diet karbo ala artis Korea, tapi diet gas rumah kaca semacam laku prihatin demi langit yang tak lagi sesenggukan dan kutub yang nggak makin tirus kayak pipi habis di-contour. Dunia lagi ngajak pabrik-pabrik dan mesin-mesin gede buat puasa asap, […]

  • Finalis Putri Indonesia 2018 Siap Bantu Promosikan Asian Games

    Finalis Putri Indonesia 2018 Siap Bantu Promosikan Asian Games

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.326
    • 0Komentar

    “Memberikan arahan dan bimbingan kepadanya sebelum berangkat mengikuti pemilihan Putri Indonesia 2018,”

  • Peringati Hari Oeang ke-73 Pemkab Muba Gelar Senam Massal

    Peringati Hari Oeang ke-73 Pemkab Muba Gelar Senam Massal

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 905
    • 0Komentar

    DALAM rangka memperingati Hari Orang Republik Indonesia ke 73 yang jatuh pada tanggal 30 Oktober 2019. Jajaran Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyelenggarakan senam massal bersama, di Lapangan Water Front Sekayu, Jumat (1/11/2019). Diikuti Bupati Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sekayu Agung […]

  • Kemarau, Warga Perum di Palembang Ini Menjerit Keluhkan Pasokan Air Bersih

    Kemarau, Warga Perum di Palembang Ini Menjerit Keluhkan Pasokan Air Bersih

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 938
    • 0Komentar

    KEKURANGAN pasokan air bersih saat musim kemarau masih menjadi masalah klasik bagi masyarakat di Palembang yang daerahnya tidak dilintasi saluran pipa induk air bersih Perusahaan Daerah Air Minum [PDAM] Tirta Musi. Apa lagi saat ini pertumbuhan bisnis perumahan semakin masif, namun tak diimbangi dengan infrastuktur air bersih. Di Palembang sendiri masih banyak perumahan yang mengandalkan cuci […]

  • Mahasiswa POI Berharap Tetap Dikelola Kemenpora

    Mahasiswa POI Berharap Tetap Dikelola Kemenpora

    • calendar_month Rabu, 25 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.506
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang  – Mahasiswa Politeknik Olahraga Indonesia (POI) yang berkampus di Jakabaring Palembang berharap lembaga mereka ditetapkan sebagai pendidikan kedinasan di bawah Kementrian Pemuda dan Olaraga (Kemenpora). Namun mereka ingin kejelasan statusnya. Sama hal seperti yang diungkapkan Shavira Az-Zahra yang sebelumnya berkirim surat terbuka melalui media massa kepada Presiden Joko Widodo. Rofifah Harul A.M mahasiswa […]

  • Minum Minyak Kayu Putih Dapat Menyembuhkan COVID-19

    Minum Minyak Kayu Putih Dapat Menyembuhkan COVID-19

    • calendar_month Senin, 14 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.254
    • 0Komentar

    BEREDAR sebuah postingan Facebook yang menyatakan bahwa meminum minyak kayu putih dapat menyembuhkan COVID-19. Fakta: Meminum minyak kayu putih tidak dapat menyembuhkan COVID-19. Bahkan, jika diminum dalam jumlah banyak dapat menimbulkan efek keracunan, seperti keringat berlebihan, meningkatkan denyut jantung, mual, muntah, diare, pusing kepala, gangguan pernapasan, gangguan aliran darah, hingga alergi dermatitis kontak udara. Hati-hati […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Customer Relationship Management (CRM) WooCommerce Customer Specific Pricing Plugin WooCommerce Customer Verification WooCommerce Customers Manager WooCommerce Customize My Account Page Plugin WooCommerce CyberSource Payment Gateway Barn2 Media WooCommerce Default Quantity WooCommerce Delivery Area Pro WooCommerce Delivery Schedular – Delivery Date & Time Slots WooCommerce Deposits