Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Mencegah Covid 19 Lebih Hemat Daripada Mengobati

Mencegah Covid 19 Lebih Hemat Daripada Mengobati

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
  • visibility 968
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mencegah tertular dari Covid 19 jauh lebih hemat daripada mengobati. Artinya, mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan merupakan langkah terbaik di era pandemi saat ini,
“Dampak mencegah penularan COVID-19 melalui 3M ini sangat luar biasa, selain membantu tenaga kesehatan (nakes), juga mengurangi beban daya tampung ruang perawatan di Rumah Sakit Darurat COVID-19”, terang dr. Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara Satgas COVID-19 dalam acara Dialog Juru Bicara dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru yang diselenggarakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin (16/11).
Diungkapkan Reisa, persentase kasus meninggal akibat COVID-19 (fatality rate) di Indonesia minggu ini turun menjadi 3,26% dari minggu sebelumnya 3,34%. Ini dapat diartikan bahwa tenaga kesehatan (nakes) telah berjuang maksimal dalam merawat pasien positif COVID-19, terutama pasien COVID-19 yang memiliki penyakit penyerta.
Komitmen tinggi nakes sebenarnya harus juga didukung oleh masyarakat untuk mencegah penularan COVID-19, melalui disiplin menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak aman).
Dampak Ekonomi
Untuk mengetahui dampak ekonomi yang lebih jauh lagi dari tertular COVID-19, Prof. Dr. dr. Hasbullah Thabrany, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia menyampaikan. “Biaya penyakit itu mahal. Dari COVID-19 saja, biayanya bisa sampai Rp600 juta”.
Prof. Hasbullah lebih lanjut menyatakan,”Survey di 9 Provinsi di Indonesia untuk mengkaji biaya pengobatan COVID-19, menemukan biaya tertinggi mencapai Rp446 juta. Rata-rata dana yang dikeluarkan untuk mengobati satu pasien COVID-19 adalah Rp184 juta, dengan rata-rata lama perawatan 16 hari rawat inap”.
Prof. Hasbullah menekankan bahwa penyakit merupakan musibah yang sebenarnya bisa dicegah. Pencegahan dilakukan dengan mengubah perilaku dan menjaga gaya hidup sehat. “Oleh karena itu, jangan gampang menyalahkan Tuhan kalau kita sakit. Tuhan tidak akan memberikan seseorang musibah ataupun pahala dan rezeki tanpa melihat sejauh apa usahanya. Jadi COVID-19 ini sebenarnya penyakit yang bisa dicegah, melalui penerapan disiplin 3M. Apalagi kita tahu bahwa setelah sakit, kita tidak bisa bekerja”.
Pada dialog itu, Prof. Hasbullah juga menekankan bahwa COVID-19 menimbulkan beban dan merugikan negara. Hingga kini, perawatan pasien COVID-19 masih menjadi tanggungan negara yang menggunakan dana APBN untuk penanganannya. Pengeluaran negara mencapai 800 triliun (APBN, APBD, dan dana desa) untuk pengobatan hingga program pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19. Apabila masyarakat disiplin melakukan gerakan 3M, kerugian negara bisa ditekan, dan dampak lainnya kasus COVID-19 pun juga menurun.
“Apabila kita menggunakan masker kain yang bisa dicuci, biayanya sangat murah. Mungkin satu hari tidak sampai Rp5.000. Tapi begitu tertular COVID-19, katakanlah penghasilan kita 1 hari Rp100 ribu, selama dirawat 15 hari saja, maka kita kehilangan satu setengah juta rupiah. Lebih baik kita mengeluarkan Rp5.000 sehari dan mengupayakan disiplin 3M, daripada kehilangan satu setengah juta. Ini yang harus kita pikir panjang. Jangan hanya berpikir buat hari ini atau besok saja,” terang Prof. Hasbullah.
Menjelaskan soal Vaksin COVID-19 yang sedang dipersiapkan, Prof. Hasbullah menyatakan, vaksin sudah pasti lebih murah dibandingkan merawat atau mengobati. Lebih lanjut disampaikannya, “Dengan divaksin ini menguntungkan kita semua, kita menjadi tidak terkena virus dan kita tidak menularkan virus kepada orang lain, ini adalah amal karena mencegah orang lain jadi tidak kena musibah dari virus”.
“Ternyata ada acara yang lebih murah mencegah terkena penyakit dengan vaksin dan sambil menunggu vaksin (Covid) yang aman dan efektif, kita jaga kondisi tubuh kita, agar tetap sehat, disiplin menerapkan 3M yang dipraktikkan sebagai satu kesatuan sangat membantu meringankan beban kita dalam kondisi serba sulit di masa pandemi COVID-19”, tutup dr. Reisa Broto Asmoro. (***)sir

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Ramadhan, Tak Perlu Aksi Borong Barang

    Jelang Ramadhan, Tak Perlu Aksi Borong Barang

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.117
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang terus menjaga kestabilan harga serta ketersediaan bahan pangan jelang Bulan Suci Ramadhan serta Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Bahkan inflasi di Kota Palembang juga terhitung tidakjauh dari Provinsi Sumatera Selatan. Berbagai upaya dilakukan Pemkot Palembang, salah satunya melakukan  operasi pasar, langkah ini dilakukan guna memantau ketersediaan pangan. Ketersediaan cukup, lalu harga […]

  • Samsung Galaxy A24 Pilihan Pasti Smartphone Tiga Jutaan dengan Layar Super AMOLED dan Memori Besar

    Samsung Galaxy A24 Pilihan Pasti Smartphone Tiga Jutaan dengan Layar Super AMOLED dan Memori Besar

    • calendar_month Selasa, 9 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 7.918
    • 0Komentar

      Bebaskan Ekspresimu dengan Layar 1000nits Super AMOLED 6,5 inci, Triple Camera dengan OIS, RAM 8GB/128GB dan Baterai 5.000mAh dengan Kualitas yang Pasti.   Samsung Electronics Indonesia resmi memperkenalkan Galaxy A24, hape mid-range tiga jutaan yang hadir dengan sejumlah peningkatan untuk pengalaman mobile yang lebih awesome. Samsung Galaxy A24 memiliki layar Super AMOLED 6,5 inci beresolusi FHD+ yang akan membebaskanmu mengekspresikan […]

  • Ikutan Webinar Pendidikan, Kominfo OKI Paparkan Soal Ini, Menteri Kominfo RI Uraikan Keahlian Komunikasi Pada Guru, Lindungi Diri, Lindungi Negeri & Cerdaskan Bangsa

    Ikutan Webinar Pendidikan, Kominfo OKI Paparkan Soal Ini, Menteri Kominfo RI Uraikan Keahlian Komunikasi Pada Guru, Lindungi Diri, Lindungi Negeri & Cerdaskan Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 855
    • 0Komentar

    KOLABORASI Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir bersama dengan APKASI,  Kementerian Kominfo RI serta  Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara dorong Tenaga Pengajar di OKI untuk terapkan Multi Teacher Learning guna menguasai serta bertanggung jawab dalam menggunakan Kanal Digital sebagai media pembelajaran. . Dr. Himmatul Hasanah, MP., selaku Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan dan Kebudayaan dalam webinar pendidikan […]

  • Pak Wali Siap ‘Ngabsen’ Langsung, ASN Nggak Dateng Bisa Kena Sanksi !

    Pak Wali Siap ‘Ngabsen’ Langsung, ASN Nggak Dateng Bisa Kena Sanksi !

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.196
    • 0Komentar

    Sumselter kini.co.id, – Abis ceritanya lebaran, setelah puas makan ketupat, opor ayam, plus lempar-lempar salam tempel ke ponakan, para ASN di Palembang diwajibkan balik ke dunia nyata alias kantor. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, udah ngasih warning keras, tapi halus ke seluruh ASN masuk kerja itu wajib, apalagi pas hari pertama setelah libur panjang Lebaran, […]

  • Danramil Turun Langsung, Monyet Liar Serang Warga

    Danramil Turun Langsung, Monyet Liar Serang Warga

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.333
    • 0Komentar

    DANRAMIL 1016-01 Pahandut Mayor Inf Rudiyanto turun tangan melakukan rescue dalam penanganan serangan monyet liar yang mengigit 7 orang anak di kawasan Gang Tirta Flamboyan Bawah, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Palangka Raya. Didampingi anggota Babinsa, Bhabinkamtibmas, Damkar, Kasikesos langkai dan sejumlah warga Flamboyan Bawah berupaya melakukan pemasangan jerat untuk menjebak monyet liar tersebut. Sejumlah warga […]

  • Lulusan Sains Data SP Jain banyak dicari dengan banyaknya tawaran kerja dari Australia, India dan Vietnam

    Lulusan Sains Data SP Jain banyak dicari dengan banyaknya tawaran kerja dari Australia, India dan Vietnam

    • calendar_month Senin, 27 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 736
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id,SYDNEY, AUSTRALIA –  SP Jain School of Global Management, yang menempati peringkat #12 di dunia untuk Program MBA Global 1 tahun (2019-21), mengumumkan hasil karier yang memberi peringkat bagi lulusan program Sarjana Sains Data ( Bachelor of Data Science/BDS) pada hari ini.   SP Jain Global melaporkan bahwa Angkatan 2022 telah menoreh kisah sukses, […]

expand_less
WordPress Archive Evenday – Event Management & Expo Orgaziner Elementor Template Kit Evendo – Event & Conference WordPress Theme Eveng - Event Catering Services Elementor Pro Template Kit Evenio – Event Conference WordPress Theme Evenizer – Event Planner & Organizer Elementor Template Kit Event Booking for WooCommerce Event Booking Pro : byDay Calendar Add on Event Booking Pro : Event Slider Addon Event Calendar – PHP/MYSQL Plugin Event & Conference WordPress Theme