Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Produk Kalung Eucalyptus Diyakini Bisa Tangkal Covid-19, Mau Tahu ?, Ini Penjelasannya

Produk Kalung Eucalyptus Diyakini Bisa Tangkal Covid-19, Mau Tahu ?, Ini Penjelasannya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2020
  • visibility 1.779
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BALAI Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Selatan menyerahkan produk kalung untuk penangkal Covid-19 kepada Walikota Palembang Harnojoyo.  Produk kalung Eucalyptus diserahkan dalam kegiatan audiensinya di Rumah Dinas Walikota, Jalan Tasik Palembang, Senin [20/7/2020].

Harapannya menurutnya bisa menekan pertumbuhan Virus Corona. “Kalau dari hasil pengujian Lab Kementerian Pertanian, sudah 80 hingga 100 persen berhasil membunuh Virus Corona,” kata Kepala BPTP Sumsel, Dr Atekan.

Eucalyptus tersebut juga merupakan tanaman yang dinilai menyerupai dengan tanaman kayu putih yang banyak ditemui di daerah-daerah kering, khususnya di Indonesia bagian timur.

“Untuk di Sumsel juga bisa kita kembangkan, namun yang kita manfaatkan itu daun dan bunganya,” ujarnya.

Disampaikan, saat ini pihaknya masih menunggu perizinan edar dari BBPOM guna memperbanyak produksi yang diharapkan untuk dapat dijual bebas, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita juga sudah kerjasama dengan PT. Eagle Cap Lang untuk memperbanyak itu, nanti bisa dijual bebas. Produk kita ada tiga yang akan diproduksi oleh PT. Eagle Cap Lang itu, yaitu kalung Eucalyptus, Rollon, kemudian Inhaler. InsyaAllah pada bulan Agustus sudah dijual bebas,” tuturnya.

Dijelaskannya, dalam penagkalan Virus Corona, kalung Eucalyptus bekerja dengan sistem aroma terapi yang akan diserap oleh pengguna, sehingga mampu menempel pada virus yang ada pada tubuh pengguna.

“Aroma ini mengandung bahan aktif 1,8. Cenol. Virus itu kan dikelilingi oleh protein yang namanya Empro, kalau bahan aktifnya itu menempel pada Epronya itu, maka Empronya itu akan rusak dan virus tersebut tidak dapat berkembang biak dan akhirnya mati dan habis,” jelasnya.

Diketahui, tidak hanya menyerahkan produk Eucalyptus, BPTP Sumsel juga nampak menyerahkan juga buku Inovasi Teknologi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Walikota Palembang, H. Harnojoyo menyambut baik atas apa yang telah dikenalkan oleh BPTP Sumsel, melalui Eucalyptus tersebut.

Menurut Walikota dua Periode tersebut, apa yang telah dikenalkan oleh BPTP Sumsel merupakan suatu hal yang luar biasa dalam menangkal terkait Virus Corona yang saat ini masih meresahkan masyarakat.

“Saya pikir ini merupakan suatu hal bagus. Tetapi yang kami harapkan kepada pakar atau tim ahli yang mampu menyampaikannya langsung di tengah masyarakat, sehingga masyarakat dapat betul-betul meyakininya,” tungkasnya.[***]

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai di Pasar Terminal Nendagung Pagaralam Selatan Kian ‘Pedas’

    Harga Cabai di Pasar Terminal Nendagung Pagaralam Selatan Kian ‘Pedas’

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.826
    • 0Komentar

      HARGA cabai di Pasar Terminal Nendagung, Kecamatan Pagar Alam Selatan, Kota Pagar Alam mulai meranjak naik [Pedas],  naiknya harga cabai tersebut cukup signifikan hingga Rp20 ribu per kg menyusul kurangnya pasokan dibanding permintaan. Alamsyah, salah satu penyalur perdagangan sayur mayur  di Pasar Nendagung Kota Pagar Alam mengakui kenaikan sejumlah bahan pokok, terutama cabai sejak […]

  • Program PEN Capai Realisasi Lebih dari Rp 500 Triliun, 2 Klaster Ini Capai 90 %

    Program PEN Capai Realisasi Lebih dari Rp 500 Triliun, 2 Klaster Ini Capai 90 %

    • calendar_month Rabu, 30 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.205
    • 0Komentar

    HINGGA 23 Desember 2020, progres realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sudah mencapai Rp502,71 Triliun atau 72,3% dari total anggaran Rp695,2 Triliun. Pemerintah terus berupaya memaksimalkan penyaluran program PEN hingga akhir tahun 2020 untuk mendukung pergerakan ekonomi masyarakat sekaligus sebagai daya ungkit pertumbuhan ekonomi nasional, juga guna penanganan COVID-19 bidang kesehatan. Dua klaster di dalam […]

  • Bertambah 10 Kasus Covid-19, 1 Sembuh

    Bertambah 10 Kasus Covid-19, 1 Sembuh

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 764
    • 0Komentar

    GUGUSTugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (26/9/2020) mengkonfirmasi penambahan 10 kasus terkonfirmasi COVID-19 kemarin di Muba. Hal ini diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. Ia menyebutkan, adapun penambahan 10 kasus terkonfirmasi yakni diantaranya kasus 167 laki-laki usia 45 tahun asal Desa Muara Teladan, kasus 168 perempuan usia 38 tahun asal […]

  • Vaksinasi Bangkitkan Pelaku Sektor Pariwisata & Ekonomi Kreatif

    Vaksinasi Bangkitkan Pelaku Sektor Pariwisata & Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 814
    • 0Komentar

    MENTERI  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkapkan vaksinasi untuk pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan satu langkah kolosal untuk kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif. “Langkah ini dimulai di Bali pada 27-28 Februari. Ini wujud gerak cepat dan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” ujarnya dalam Dialog Produktif Inspirasi Senin bertema Vaksinasi Datang Pariwisata Gemilang […]

  • Atas Berbagai Pertimbangan, Kemenag Usul Bipih 2022 Sebesar Rp45 juta Lebih

    Atas Berbagai Pertimbangan, Kemenag Usul Bipih 2022 Sebesar Rp45 juta Lebih

    • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 714
    • 0Komentar

    MENTERI Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 1443 H /2022 M senilai Rp45.053.368,00. Usulan itu telah disampaikan kepada Komisi VIII bidang keagamaan Dewan Perwakilan Rakyat Repulik Indonesia. Dalam siaran reaminya yang diterima InfoPublik Kamis (17/2/2022), Menag mengatakan, kebijakan komponen Bipih tersebut diambil dalam rangka menyeimbangkan antara besaran beban jemaah […]

  • Ranau Gran Fondo Bangkitkan Ekonomi Sumsel

    Ranau Gran Fondo Bangkitkan Ekonomi Sumsel

    • calendar_month Sabtu, 13 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 855
    • 0Komentar

    PELAKSANAAN event Sriwijaya Ranau Gran Fondo (SRGF) 2021 yang berlangsung di Kawasan Danau Ranau Kabupaten OKU Selatan, untuk ketiga kali berturut-turut sukses digelar. Bahkan, peserta cycling challenge di tahun ketiga ini terlihat lebih ramai dari tahun sebelumnya. Dimana sedikitnya, 2440 peserta dari 20 provinsi di Indonesia dan luar negeri seperti Inggris, turut meramaikan kegiatan tersebut. […]

expand_less
WordPress Archive IonFullApp | Full Ionic Template + Cordova Plugins iPages – FlipBook Image & PDF Viewer for WordPress iPodcast – Modern Podcast Elementor Template Kit iPress – Blog/Magzine/News WordPress Theme IQconnetik – Modern Call Center WordPress theme iRestora PLUS Multi Outlet – Next Gen Restaurant POS iRestora PLUS – Next Gen Restaurant POS Isabella – Digital Marketing Agency WordPress Theme Islam House – Mosque and Religion WordPress Theme iSocial User Importer Plugin for WordPress