Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Harga Cabai di Pasar Terminal Nendagung Pagaralam Selatan Kian ‘Pedas’

Harga Cabai di Pasar Terminal Nendagung Pagaralam Selatan Kian ‘Pedas’

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 21 Jan 2020
  • visibility 1.832
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

HARGA cabai di Pasar Terminal Nendagung, Kecamatan Pagar Alam Selatan, Kota Pagar Alam mulai meranjak naik [Pedas],  naiknya harga cabai tersebut cukup signifikan hingga Rp20 ribu per kg menyusul kurangnya pasokan dibanding permintaan.

Alamsyah, salah satu penyalur perdagangan sayur mayur  di Pasar Nendagung Kota Pagar Alam mengakui kenaikan sejumlah bahan pokok, terutama cabai sejak satu bulan terakhir ini.

”Permintaan pasar saat ini sangat besar dibanding pasokan dari daerah penghasil,”akunya saat dibincangi sejumlah wartawan, Selasa [21/1/2020].

Alamsyah menyebutkan, harga cabai setan merah semula Rp35 ribu per kg menjadi Rp50 ribu per kg, cabai setan hijau dari harga Rp18 ribu per kg, kini naik menjadi Rp35 ribu per kg. Sementara  cabai keriting pekan lalu Rp30 ribu per kg, naik menjadi Rp45 ribu per kg.

Selain kenaikan harga,  juga terjadi pada cabai besar, dari semula Rp35 ribu per kg,  saat ini naik menjadi Rp45 ribu per kg. “Cabai rawit juga mengalami kenaikan dari Rp35 ribu per kg menjadi Rp50 ribu per kg, atau naik Rp15 ribu per kg,”paparnya.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan  Koperasi (Disperindagkop) Kota Pagaralam melalui Kasi Bina Usaha dan Penyuluhan Perdangan Endang Dyah, SE mengatakan, naiknya harga cabai bukan saja karena pasokan turun, namun  banyak faktor penyebabnya, salah satu yang sangat terasa, yakni perubahan cuaca.

“Dampaknya tentu, menyebabkan turunnya produksi dari sentra tanaman  tersebut, apalagi di ditempat kita ini, kan selalu berubah kadang hujan kadang panas. Hal inilah yang mempengaruhi kurangnya produksi,” terangnya.

Endang menyebutkan, hanya cabai saja yang mengalami kenaikan signifikan, namun bahan pko lainnya, seperti beras, daging, telur masih terpantau normal.

“Disperindakop Kota Pagar Alam setiap satu minggu sekali selalu melakukan survey harga pasar dan setiap satu bulan sekali melakukan monitoring gabungan bersama Kepolisian, Pol PP, Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian. Dengan kenaikan ini kami tidak bisa berbuat apa- apa, karena funginya  hanya melakukan pengawasan,”ulasnya.

Semendara untuk menekan harga belum bisa, karena keterbatasan anggaran. “Kita ada program pasar murah setiap setahun sekali, tapi hanya dilaksanakan pada bulan puasa ramdhan dan Hari Raya,” tutupnya.[***]

 

Laporan : Rozie/Pagaralam

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Bank Plat Merah Milik Pemda Ini Teken Kesepakatan Pembiayaan Sindikasi, Gubernur Sumsel Pesan Jangan Sukses di Implementasi, Tapi Soal Ini Yang Penting !

    4 Bank Plat Merah Milik Pemda Ini Teken Kesepakatan Pembiayaan Sindikasi, Gubernur Sumsel Pesan Jangan Sukses di Implementasi, Tapi Soal Ini Yang Penting !

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 958
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengapresiasi jajaran Direksi Bank Sumsel Babel yang telah berhasil melakukan konsolidasi dengan Bank Jambi, Bank Lampung, Bank Bengkulu dalam hal  pemberian pinjaman daerah melalui pembiayaan Sindikasi. Kerjasama  ke empat bank daerah tersebut  ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang disaksikan langsung  Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru […]

  • Padel Sedang Naik Daun, Tapi Akankah Bertahan?

    Padel Sedang Naik Daun, Tapi Akankah Bertahan?

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Coba ingat lagi olahraga apa yang paling sering dimainkan anak muda sekitar lima atau sepuluh tahun lalu. Jawabannya mungkin futsal, sebab ada masa ketika mencari lapangan futsal pada malam hari tidak selalu mudah, jadwal selepas jam kerja atau kuliah cepat penuh. Teman-teman membuat grup khusus untuk menentukan siapa yang ikut bermain. Bisnis lapangan futsal […]

  • Hadapi Covid-19, LAMR Amati Kemungkinan PSBB Riau

    Hadapi Covid-19, LAMR Amati Kemungkinan PSBB Riau

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.056
    • 0Komentar

    MENGHADAPI maraknya wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), membentuk tim kecil untuk mengamati kemungkinan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di daerah ini. Diharapkan dalam sepekan ke depan, tim sudah dapat menyampaikan berbagai hal berkaitan dengan situasi wabah tersebut di bumi Melayu Lancang Kuning ini. Kepada pers hari kemarin, Ketua Umum […]

  • Tips Agar Tubuh Tetap Bugar di Musim Pancaroba

    Tips Agar Tubuh Tetap Bugar di Musim Pancaroba

    • calendar_month Selasa, 7 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 991
    • 0Komentar

    Salah satu yang paling sering dialami adalah penyakit flu dan demam akibat suhu yang tidak menentu

  • Apel 3 Pilar Pemkot, Ini Asanya

    Apel 3 Pilar Pemkot, Ini Asanya

    • calendar_month Sabtu, 25 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.614
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Gelaran apel 3 pilar dilakukan Pemkot Palembang bersama TNI dan Polri, apel tersebut dilakukan guna pengamanan selama bulan suci ramadhan 1444 H. Apel Itu dilakukan di Benteng Kuto Besak, belum lama ini,  Hadir pula dalam apel ini Wawako Palembang Fitrianti Agustinda, para kepala OPD, Forkompinda Palembang. Wako mengatakan, kegiatan apel ini dilaksanakan setiap memasuki Bulan Suci […]

  • Kartini Masa Depan, Perempuan di Era Notifikasi [Ketika jempol perempuan tak hanya mengetik, tapi mengubah dunia]

    Kartini Masa Depan, Perempuan di Era Notifikasi [Ketika jempol perempuan tak hanya mengetik, tapi mengubah dunia]

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.357
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – “Kartini zaman now tuh, kalau berjuang bukan lagi pakai surat ke Belanda. Tapi pakai email, feed Instagram, dan aksi literasi digital. Serius!” ujar Naya sambil menyesap es kopi susu di lobi Kemkomdigi. Ia mengenakan blazer warna lilac dan pin kecil bertuliskan “Cipayung Plus Squad”. Di sampingnya, Wiwik dari Kopri PMII tampak sibuk membetulkan […]

expand_less
WordPress Archive Cybox – NFT Collections Elementor Template Kit Cybron – Prosthetics Medical Center WordPress Theme Cycure – Cyber Security Services WordPress Theme Cygnus – Clean and Minimalistic Portfolio WordPress Theme Cynex – Cyber Security Services Company Elementor Template Kit Cynic – Digital Agency HTML Template Dagata – Digital Marketing Elementor Template Kit Dahlia – Beauty Business Elementor Template Kit Dahotel – Luxury Hotel WordPress Theme DailyFresh – Grocery Store Elementor Template Kit