Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Perlunya Permahi Cermati Isu Terkini

Perlunya Permahi Cermati Isu Terkini

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 18 Feb 2020
  • visibility 1.063
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PIMPINAN Nasional Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) disarankan tidak apatis dengan isu-isu terkini dan memberikan kontribusi nyatanya bagi pembangunan bangsa Indonesia.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Sumsel H.Herman Deru saat menghadiri Simposium dan Rapat Pimpinan Nasional Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) di Auditorium Bina Praja, Selasa [18/2/2020].

Isu-isu yang dimaksudnya  cukup banyak misalnya wacana Pilkada langsung atau dikembalikan ke DPRD. Atau misalnya isu soal perizinan seperti IMB yang bakal dihapuskan. Sebagai mahasiswa Hukum atau alumni sarjana Hukum hal-hal seperti ini menurutnya perlu dipikirkan dan dibahas bersama.

Menurut dia perlu dicermati dan pikirkan, jangan nanti setelah ini diketok baru diprotes.

Selain ajakan tersebut, kepada delegasi Permahi yang hadir dari seluruh Indoesia HD juga mengimbau agar para mahasiswa ikut mengawal Omnibus Law agar penempatannya proporsional.

Sehingga apa saja aturan yang memang harus dikembalikan ke pusat bisa dilakukan dengan semestinya. Begitupun jika aturan tersebut harus dikembalikan ke daerah.

“Tugas kita mengawal itu agar penempatannya proporsional. Misalnya UU No. 23 Tahun 2015 tentang izin tambang galian C, pasir, coral, andesit atau marmer dan lainnya yanh dialihkan ke provinsi. Karena inikan akhirnya Pemkab kurang care karena tidak ada kewenangan lagi,” jelasnya.

Sekjen Kemenkumham Bambang Rantam Sariwanto menjelaskan kepada peserta simposium Kemenkumham sebagai bagian dari pemerintah mempunyai tugas dan kewajiban melakukan pembangunan Hukum dan HAM sesuai tugas dan fungsi yang diusung dalam visi misi Presiden.

Dalam menjalankan tugasnya banyak sekali struktur yang mendukung meliputi 11 unit eselon I, 33 kantor wilayah Kemenkumham serta adanya 681 unit pelaksana teknis.

“Semua itu  bagian dari tugas Kemenkumham mendukung pembangunan bangsa,” tambahnya.

Dalam melaksanakan fungsinya diakui Bambang ada beberapa potensi masalah yang menjadi perhatian pihaknya di antaranya tentang pembangunan dan oenataan regulasi, tentang tata kelola pemerintah, pelayanan publik dan juga penegakan hukum.

“Itulah di antara permasalahan yang harus ditangani Kemenkumham. Dengan persoalan yang ada itu kita perlu SDM yang mumpuni terutama untuk permasalahan di bidang pelayanan publik yang lumayan banyak saat ini,” jelasnya.

Hadir dalam pembukaan Simposium dan Rapimnas itu di antaranya Sekjen Kemenkumham, Bambang Rantam Sariwanto serta Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel Ahmad Najib.[***]

Penulis : Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Contoh Penggerak Pendidikan & Budaya di Sumsel 

    Jadi Contoh Penggerak Pendidikan & Budaya di Sumsel 

    • calendar_month Rabu, 28 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.023
    • 0Komentar

    HUMAS Dikbud Muba – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara Hermansyah Syamsiar beserta rombongan melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Kunker   diterima Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Musi Banyuasin Musni Wijaya, SSos MSi di Ruang Wiyata, Senin ( 26/4/21 ). Musni Wijaya, memaparkan program – program unggulan Dikbud Muba Tahun […]

  • “MPP Digital, Perizinan Tenaga Medis Bebas Ribet”

    “MPP Digital, Perizinan Tenaga Medis Bebas Ribet”

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.016
    • 0Komentar

    PERNAHKAH kamu merasa seperti berperang melawan monster bernama administrasi perizinan tenaga medis?, bayangkan seorang dokter muda, sebut saja namanya misalnya Pak Joko, yang baru lulus, ingin membuka praktik di kota kecil, kalau zaman dulu, ia harus mondar-mandir ke sana-sini, menyerahkan dokumen, menunggu tanda tangan, hingga surat perizinan yang seharusnya cepat bisa makan waktu lebih dari […]

  • Rapat Paripurna, Pemprov dan DPRD Sumsel Sepakati Bahas Raperda RPTKA

    Rapat Paripurna, Pemprov dan DPRD Sumsel Sepakati Bahas Raperda RPTKA

    • calendar_month Kamis, 17 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.370
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru  hadiri Rapat Paripurna Paripurna XLVI (46) DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Pansus terhadap 4 Raperda Provinsi Sumsel di ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Kamis (17/3). Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Sumsel  Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH., MH tersebut, […]

  • Cegah Stunting Tetap Jadi Prioritas Pemkab Muba

    Cegah Stunting Tetap Jadi Prioritas Pemkab Muba

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 883
    • 0Komentar

    Masalah stunting merupakan salah satu masalah yang masih menjadi fokus untuk segera ditanggulangi di Kabupaten Musi Banyuasin.   Demikian disampaikan Pj Bupati Muba Drs H Apriyadi MSi dalam acara Rembuk Stunting, yang diselenggarakan di Auditorium Sekretariat Daerah Kabupaten Muba, Kamis (11/8/2022).   Menurutnya, penurunan stunting penting dilakukan sedini mungkin untuk menghindari dampak jangka panjang yang […]

  • Sumsel Targetkan Musi VI Selesai 2020

    Sumsel Targetkan Musi VI Selesai 2020

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 893
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan [Sumsel] menargetkan pembangunan Jembatan Musi VI yang menghubungkan 32 Ilir dan Seberang Ulu selesai pada 2020 guna mengurai kemacetan lalu lintas dan mengurangi beban lalu lintas di Jembatan Ampera. Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat meninjau pembangunan jembatan Musi VI dan penyerahan sertifikat tanah program Pendaftaran Sistematis Lengkap (PTSL) di […]

  • Kreatif, Strategi Seni Budaya Ini Digunakan Muba Untuk Kampanyekan Anti Narkoba

    Kreatif, Strategi Seni Budaya Ini Digunakan Muba Untuk Kampanyekan Anti Narkoba

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 976
    • 0Komentar

    Muba memiliki budaya khas yang membedakan dengan daerah lain. Salah satunya budaya berupa sastra lisan atau sastra tutur. Ada banyak macamnya.  Mulai cerita rakyat, nyanyian rakyat, bahasa Berirama dan puisi rakyat.

expand_less
WordPress Archive Custom Fields & Options Plugin for WordPress – Xbox Framework Custom JavaScript & CSS in Pages! Custom Post Type Support for AMP Custom Post Types, Taxonomies and Fields for Avada Builder Custom Product in WooCommerce Order Custom Product Tabs Manager Plugin – Product Tabs Manager Custom Scrollbar — Revamp Scrollbars to Match Your Website’s Aesthetic Custom Start Date for WooCommerce Subscriptions Custom User Registration Fields for WooCommerce Custom Woocommerce Discounts