Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Ternyata Si  Enak, Manis & Wangi Ini Tak Mendapat Tempat Di Garuda Indonesia, Apa Alasannya ?

Ternyata Si  Enak, Manis & Wangi Ini Tak Mendapat Tempat Di Garuda Indonesia, Apa Alasannya ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 14 Feb 2020
  • visibility 1.421
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BUAH Durian memang tengah banjir di Kota Palembang, hampir disudut jalan ditemui penjual durian. Durian memang buah favorit dan bukan saja disukai masyarakat Palembang, Sumsel, sentral tanaman durian di sejumlah daerah di Sumsel pun banyak menjualnya di Kota Palembang, selain memang juga ada yang di impor ke pulau Jawa, terutama DKI Jakarta.

Rasa durian memang bisa dikatakan rasanya buah, harga jual durian bervariasi, lebih mahal mungkin mencapai Rp50  ribu per buah [di Palembang], apalagi kuningnya seperti tembaga, menjadi buruan bagi penikmat buah yang kulitnya berduri tersebut.

Namun, meski digandrungi, enak dan wangi, ternyata buah ini tak mendapat tempat di PT Garuda Indonesia. Manajemen transportasi udara plat merah ini [BUMN] melarang penumpang membawa buah durian.

Pani Sunan Harahap Manajer Garuda Indonesia Cabang Palembang mengatakan, pihaknya selalu menginfokan kepada maskapai penerbangan, agar tidak membawa buah durian kedalam pesawat.

Menurutnya, aroma buah durian sangat menyengat, meski di facking secara baik di cargo aromanya, tetap saja tercium sampai di kabin pesawat.

“Karena bau inilah tidak semua penumpang menyukai durian, sehingga tidak di izinkan untuk membawa durian,” katanya, Jumat (14/02/2020).

Larangan membawa buah durian tersebut, ujarnya sesuai aturan dan kebijakan yang di tetapkan oleh pihak maskapai penerbangan. Hal tersebut membuat pihaknya memperketat penjagaan di semua lini bandara.

“Selama ini pelanggaran belum ada, karena sangat ketat penjagaan. Bahkan yang tidak diperbolehkan membawa barang di pesawat, yakni buah durian. Semua maskapai dan penumpang sudah mengetahui larangan mana barang boleh dan tidak di perbolehkan,”ulasnya.

Solusinya, lanjut dia,  jika penumpang tetap bersikeras membawa durian, pihak petugas bandara hanya memperbolehkan untuk durian penumpang sudah berbentuk lempok.[***]

Penulis : one

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lindungi 1,03 Juta Hektar Gambut, Pemkab OKI Lakukan Hal Ini

    Lindungi 1,03 Juta Hektar Gambut, Pemkab OKI Lakukan Hal Ini

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 779
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel menyusun dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) dengan melibatkan multipihak untuk mengelola 1,03 juta hektare lahan gambut. Dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) merupakan perencanaan tertulis yang memuat potensi, masalah ekosistem gambut, serta upaya perlindungan dan pengelolaannya. Perlindungan ini dinilai krusial mengingat Ekosistem gambut […]

  • Ojol Akan Buktikan dengan Gerakan ‘Aksi Damai 151’

    Ojol Akan Buktikan dengan Gerakan ‘Aksi Damai 151’

    • calendar_month Sabtu, 12 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.172
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Ratusan pengemudi ojek online mengapresiasi langkah pemerintah yang tengah menggodok aturan transportasi daring. Perwakilan komunitas GoGraber Indonesia Fredy mengatakan, apresiasi itu akan ditunjukkan dalam sebuah gerakan “Aksi Damai 151” yang akan digelar di ibu kota pada 15 Januari. “Komunitas pengemudi mengucapkan terima kasih ke presiden, dirjen perhubungan dan pihak-pihak lain yang tengah […]

  • 33 Puskesmas di OKI siap CKG, Pj Bupati tinjau program cek kesehatan gratis

    33 Puskesmas di OKI siap CKG, Pj Bupati tinjau program cek kesehatan gratis

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.465
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Penjabat (Pj) Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Asmar Wijaya memastikan 33 Puskesmas di OKI siap menyelenggarakan program cek kesehatan gratis (CKG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto mulai Senin (10/2/2025). “Insya Allah OKI siap dengan 33 Puskesmas yang tersebar di 18 kecamatan. Kita memastikan kesiapan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana untuk mendukung program […]

  • Rekor Muri, Kado Muba di Usia ke-63 Tahun

    Rekor Muri, Kado Muba di Usia ke-63 Tahun

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 954
    • 0Komentar

    Rekor MURI menjadi momentum penyemangat untuk terus bergerak cepat dan gencar melengkapi pembangunan di Bumi Serasan Sekate. 

  • Persiapan Porprov 2021 Di OKU Raya Terkendala Venue dan Anggaran, Jakabaring Potensi Tuan Rumah

    Persiapan Porprov 2021 Di OKU Raya Terkendala Venue dan Anggaran, Jakabaring Potensi Tuan Rumah

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 866
    • 0Komentar

    TIGA Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Selatan dan OKU Timur, atau disebut OKU Raya, sudah ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII yang dijadwalkan digelar pada November 2021. Tapi, sejumlah persoalan dihadapi tiga kabupaten tuan rumah, mulai dari dampak dari Virus Corona (Covid-19) yang berimbas pada anggaran, serta venue yang menjadi […]

  • Jelang Puasa Ramadhan, Ada Khawatiran Warga Palembang Harga Daging Sapi Harganya Meroket, Palembang Kasih Solusinya

    Jelang Puasa Ramadhan, Ada Khawatiran Warga Palembang Harga Daging Sapi Harganya Meroket, Palembang Kasih Solusinya

    • calendar_month Jumat, 3 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.501
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ada kekhawatiran warga soal daging sapi yang akan meroket tinggi pada saat bulan puasa. Namun Pemkot Palembang memberi solusinya untuk masyarakat yang komsumsi daging sapi. Menurut Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, jika harga daging sapi naik, tentu solusi bisa mengkomsumsi daging kerbau yang harganya dibawah daging sapi. “Saya minta bulog untuk memasukan stok daging […]

expand_less
WordPress Archive MainWP Code Snippets MainWP Comments MainWP Favorites MainWP File Uploader MainWP Google Analytics Extension MainWP iThemes Security MainWP Links Manager MainWP Maintenance MainWP Page Speed MainWP Piwik Extension