Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Tambah Produk Unggulan, Pemkab Muba Lakukan Inovasi Dibidang Pertanian

Tambah Produk Unggulan, Pemkab Muba Lakukan Inovasi Dibidang Pertanian

  • account_circle Yosep Indra Praja
  • calendar_month Selasa, 14 Jan 2020
  • visibility 1.138
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

UNTUK terus mengembangkan dan menambah produk unggulan di bidang pertanian menjadi penyemangat pula bagi TP PKK Kabupaten Muba. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (TPHP) Muba terus melakukan inovasi dibidang pertanian.

Bertempat di Taman Agro Inovasi Sekayu, Selasa (14/1/2019), usai dari pembinaan UP2K di Desa Toman Kecamatan Babat Toman, Ketua TP PKK Kabupaten Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtilultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Muba, Ir A Thamrin melakukan panen hingga bakar jagung ketan bersama.

Pada kesempatan tersebut, Thia menyebutkan bahwa jagung ketan ini bermanfaat bagi kesehatan terutama bagi penderita diabetes. Selain itu juga dengan adanya taman agro inovasi ini bisa dimanfaatkan untuk tanaman produk unggulan Kabupaten Muba seperti pohon Gambir.

“Lahan di taman agro inovasi ini kan cukup luas, nanti kita coba tanam bibit pohon gambir disini karena mitosnya tanaman gambir hanya bisa tumbuh dengan kualitas sangat baik di Desa Toman, maka nanti bisa kita bandingkan bagaimana hasil kualitas dari getah daun gambir,”ucap Thia.

Sementara itu Kepala Dinas TPHP Muba Ir A Thamrin mengatakan, pihaknya punya Taman Agro Inovasi Dinas TPHP Kabupaten Musi Banyuasin. Di lahan seluas 5 hektar tersebut bisa di taman berbagai taman dan buah, tanaman toga, serta beberapa jenis bunga.

“Nah, kami juga pada 2018 lalu kami menanam uji coba sorgum dan jagung Ketan dan akan dijadikan percontohan.
Sejauh ini, untuk jagung ketan berbilang berhasil. Bahkan, tanaman ini di tampilkan pada Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan ke XIII tingkat Provinsi Sumatera Selatan,”bebernya.

Selain itu, kata dia, taman Jagung Ketan pula dikembangkan oleh para petani dan telah menghasilkan. Masa penan 4 bulan sekali. Saat ini belum masa panen. “jagung ketan ini direspon positif oleh masyarakat sebab memiliki manfaatkan bagi kesehatan tertanam bagi penderita diabetes,”

Dikatakan, Jagung Ketan ini memiliki senyawa tertentu dalam jagung yang mampu menurunkan risiko serangan penyakit ini, rasanya lebih pulen dibandingkan jagung manis biasanya. Rasanya sama dengan ketan. “Air rebusannya memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan,” urainya.

Manfaat yang dimiliki jagung ketan ini, sambung dia, membuat jagung ini diminati. Tentu ini menjadi tanaman produktif bagi masyarakat untuk dikembangkan dan menambah pendapatan bagi para petani.

“Tanaman ini akan terus dikembangkan. Disamping kami juga terus menambah varietas tanaman unggulan lainnya,” tukasnya. [ril]

  • Penulis: Yosep Indra Praja

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidak Bupati OKI, Harga Naik, Tapi Katanya Masih Wajar?

    Sidak Bupati OKI, Harga Naik, Tapi Katanya Masih Wajar?

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 998
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Setiap tahun, ada satu hal yang pasti selain macet, parsel Lebaran, dan THR yang cuma numpang lewat harga bahan pokok naik! Udah kayak tradisi, harga beras, minyak goreng, sampai gas LPG 3 Kg tiba-tiba naik kaya tiket konser internasional. Tapi tenang, Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Muchendi Mahzareki, nggak tinggal diam. Beliau langsung […]

  • Kisruh Hanura, Giliran Mularis Bakal Pecat Hendri Zainuddin  

    Kisruh Hanura, Giliran Mularis Bakal Pecat Hendri Zainuddin  

    • calendar_month Senin, 15 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.947
    • 0Komentar

    Surat Plt itu juga tidak ditandatangani oleh Wasekjen.

  • Bohong, Makan Bawang Mentah dan Garam Bisa Ubah Positif Covid-19 Menjadi Negatif, Ini Penjelasannya

    Bohong, Makan Bawang Mentah dan Garam Bisa Ubah Positif Covid-19 Menjadi Negatif, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Sabtu, 24 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 951
    • 0Komentar

    BEREDAR sebuah informasi di media sosial bahwa mengkonsumsi bawang mentah dicampur dengan garam bisa mengubah positif Covid-19 menjadi negatif hanya dalam waktu 15 menit. Unggahan informasi tersebut meluas di Facebook terutama di India. Dilansir dari situsthequint.com, hingga 19 April 2021, baik WHO maupun otoritas kesehatan di India tidak menyarankan pengobatan rumahan apapun sebagai obat untuk […]

  • Asian Games di Palembang, Alex Sebut Jadi Catatan Sejarah Indonesia

    Asian Games di Palembang, Alex Sebut Jadi Catatan Sejarah Indonesia

    • calendar_month Minggu, 4 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    “Mari kita dukung dan saksikan bersama moment langkah dan bersejarah ini,”

  • Ayo Menata Lagi Kawasan Kumuh Sungai Sekanak

    Ayo Menata Lagi Kawasan Kumuh Sungai Sekanak

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.385
    • 0Komentar

    PEMKOT Palembang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Pera KP) Kota Palembang berkolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, tahun ini kembali akan menata kawasan kumuh bantaran sungai sekanak Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang. Kepala Dinas Pera KP Kota Palembang Affan Pranfanca Mahali mengatakan, kawasan 24 Ilir menjadi pilot project penataan […]

  • [TAWA TAPI TAHU]”Kotak P3K Lebih Mahal dari Emas, Kisah Epik Barang Sering Diabaikan Tapi Paling Dicari Saat Berdarah”

    [TAWA TAPI TAHU]”Kotak P3K Lebih Mahal dari Emas, Kisah Epik Barang Sering Diabaikan Tapi Paling Dicari Saat Berdarah”

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.039
    • 0Komentar

    DULU tahun 2003, saat aku dan istri baru resmi jadi pasangan rumah tangga, kami punya satu mimpi sederhana punya rumah sendiri, walau tipe 36, tapi itu surga kecil kami. Lokasinya di pinggiran kota, perumahan baru yang aspal jalannya masih malu-malu, kadang tanah, kadang semangat. Waktu itu, hidup kami seperti mie instan cepat, praktis, dan selalu […]

expand_less
WordPress Archive Dezily – Cardiology Medical WordPress Theme Dezuvo – NFT Portfolio Elementor Template Kit DezVu – Creative Agency Elementor Template Kit dFlip PDF FlipBook WordPress Plugin DGWork – Business Theme For Easy Digital Downloads Dhora – Movie Production & Film Studio WordPress Theme DHPopup – Popup Builder for WPBakery Page Builder DHVC Form DHVC Form – WordPress Form for WPBakery Page Builder DHWCLayout – Woocommerce Products Layouts