Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Inilah Isi 5 Poin Surat Edaran Bupati OKI Terkait Penanganan Karhutlah

Inilah Isi 5 Poin Surat Edaran Bupati OKI Terkait Penanganan Karhutlah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 18 Sep 2019
  • visibility 1.013
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMERINTAH Kabupaten ogan Komering Ilir menginstruksikan kepada Camat dan Kepala Desa pro aktif dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan mengeluarkan Surat Edaran Nomor 712/I/2019 tertanggal 12 September 2019. Surat edaran yang ditandatangani Bupati OKI Iskandar tersebut memuat 5 poin petunjuk pelaksanaan penanganan karhutla.

Jajaran yang dimaksud, tidak diperkenankan meninggalkan wilayah selama kemarau berlangsung. Selanjutnya, pimpinan kecamatan dan desa juga diwajibkan mendukung satuan tugas Pengendalian Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Dalkarhutbunla) dalam membantu tenaga pemadaman dengan upaya mobilisasi masyarakat setempat.

Lalu, berkoordinasi dengan Koramil dan polsek melaksanakan patroli pantauan Hot Spot dan Hot Fire, disamping itu, Camat dan kades diharuskan melaporkan tindak pidana pembakaran hutan ke pihak berwajib.

Selain memuat teknis koordinasi pengendalian karhutla, surat ini juga memberikan sanksi tegas sesuai peraturan berlaku terhadap kelalaian terkait perintah langsung Bupati OKI.

“Surat edaran tersebut dilayangkan dalam rangka pengendalian karhutla tahun ini. Peran masyarakat juga diminta ringan tangan membantu satgas di lapangan,” ujar Sekda Husin, Selasa (17/9/2019).

Lebih jauh, Husin berharap satgas karhutla diberikan bantuan berupa logistik. Ia menyebut bantuan stok air minum diproritaskan untuk terpenuhi.

Dikatakan Sekda, ditengah terik matahari, apalagi kejadian karhutla bersifat sewaktu-waktu terjadi, dengan bantuan dari masyarakat setempat, ia mengatakan, akan meringankan satgas dalam menjalankan tugasnya berjibaku dengan api,

“Bantuan logistik, terutama pasokan air minum, lebih diperhatikan. Karena mereka bekerja memadamkan api bukan sebentar, bahkan bisa seharian penuh,” jelasnya.

Menyikapi surat edaran Bupati OKI tersebut, Camat Kota Kayuagung Dedi Kurniawan menyambut positif instruksi Bupati ini.  Ia justru mengatakan dengan surat itu, dirinya beserta jajaran akan lebih bertanggung jawab melaksanakan tugas yang diberikan.

“Sudah sewajarnya camat bersama-sama kades pro aktif terkait penanganan karhutla ini. Apalagi pemerintah telah menganggarkan miliaran rupiah  untuk dana insentif perangkat desa,” katanya.

Dengan sikap pro aktif tersebut, ia juga mewajibkan seluruh jajaran mulai dari RT/Kepala Dusun mewaspadai insiden karhutla yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Dirinya optimis, seluruh “kabinet” dibawah kepemimpinannya mampu mengemban perintah langsung Bupati tersebut.

“Pemetaan wilayah Kayuagung dibagi 2 cluster, yakni wilayah pemukiman penduduk dan perkebunan di kawasan sepucuk berbatasan dengan Kecamatan Pedamaran Timur,” jelasnya.

Kendati wilayah pemukiman yang berada di perkotaan Kayuagung dan sekitarnya memiliki kontur tanah mineral, cenderung lebih ringan dalam penanganan karhutla, namun Dedi mengingatkan untuk tetap siaga.

“Setidaknya terdapat 2 kasus kebakaran dalam sepekan terakhir menimpa cluster pemukiman dapat dijadikan pelajaran agar lebih waspada terutama saat kemarau menjelang seperti sekarang,” himbaunya.

Menurutnya, dengan kondisi tersebut tetap dibutuhkan kewaspadaan bersama untuk lebih aktif, dimulai dari upaya pencegahan hingga penanggulangan karhutla itu sendiri.

Salah satunya memberikan perangkat kota/desa informasi layanan kebakaran yang harus mereka hubungi ketika terjadi karhutla. Meski lebih mudah terdeksi dini lantaran memiliki kontur lahan mineral dan kemudahan jangkauan, tetapi, dengan mengabaikan karhutla sama saja mengundang bencana,” tegasnya.

Dilanjutkan Dedi, penanganan karhutla cluster kawasan Sepucuk hanya dapat dilakukan secara khusus. Ia mengaku, selain partisipasi masyarakat setempat, perusahaan perkebunan juga terlibat aktif dalam menangani karhutla.  Pejabat populer dikalangan awak media ini menyebutkan sejumlah himbauannya kepada perusahaan perkebunan yang berada di Kecamatan Kayuagung.

“Setiap waktu tertentu, patroli secara reguler  terutama di area rawan kebakaran, selain pemantauan tersebut, perusahaan harus memastikan alat pemadam kebakaran miliknya dalam kondisi baik dan siap pakai, serta menyiapkan pasukan pemadam siaga Masyarakat Peduli Api setempat,” terangnya.

Dilanjutkannya, lahan itu sendiri, menurutnya merupakan area perkebunan dikelilingi lahan gambut yang cenderung susah untuk dipadamkan. Dirinya mengatakan, perusahaan perkebunan berkewajiban pro aktif, mulai dari upaya preventif maupun penanggulangan karhutla.

“Meskipun area rawan kebakaran sudah dipetakan sebelumnya, namun keterbatasan jangkauan dan peralatan kerap menjadi persoalan tersendiri. Keberadaan perusahaan memang diandalkan dalam menanggulangi karhutla, baik sebagai upaya awal sebelum api berkobar lebih luas lagi, maupun pencegahan lainnya,” tandasnya.[**]

 

Penulis : dra

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Penerapan PSBB, Pemkot Palembang Tunggu Persetujuan Pemerintah Pusat

    Terkait Penerapan PSBB, Pemkot Palembang Tunggu Persetujuan Pemerintah Pusat

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.146
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota (Pemkot) Palembang, Senin (20/4/2020) membahas rencana Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB), menyusul banyak transmisi local penyebaran Virus Corona di kota ini. Walikota Palembang H.Harnojoyo mengatakan, PSBB yang akan diterapkan ini telah diusulkan ke Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel).”Kapan waktunya kita belum tahu, apakah Minggu ini atau bukan,” katanya. Yang pastinya kata orang nomor satu […]

  • Gubernur: Membangun Tak Cukup Bermodalkan Dana Semata, Harus Ada Kekompakan Antara Legislatif dan Eksekutif

    Gubernur: Membangun Tak Cukup Bermodalkan Dana Semata, Harus Ada Kekompakan Antara Legislatif dan Eksekutif

    • calendar_month Senin, 1 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.665
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru mengatakan bahwa dirinya  berkeinginan semua pihak terlibat dalam memajukan Sumsel. Karena dalam membangun tidak cukup bermodalkan dana semata, melainkan harus ada kekompakan antara legislatif dan eksekutif. Terkhusus dengan kalangan anggota DPRD Kota Palembang mengingat Palembang merupakan etalasenya Sumatera Selatan. Kopi “Saya mengajak kalangan dewan  dan pemerintah Kota untuk senergi dalam memajukan daerah […]

  • Periode Januari –Desember 2019, Ekspor Sumsel Turun 7,21 Persen

    Periode Januari –Desember 2019, Ekspor Sumsel Turun 7,21 Persen

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    EKSPOR Provinsi Sumatera Selatan periode Januari – Desember 2019 sebesar US$ 4.065,63 juta turun 7,21 persen dibanding nilai ekspor periode Januari – Desember 2018 yang sebesar US$ 4.381,40 juta. Sementara nilai ekspor Provinsi Sumatera Selatan bulan Desember 2019 sebesar US$338,74 juta,  naik 3,81 persen dibandingkan dengan ekspor bulan November 2019 yang sebesar US$ 326,30 juta Mengutip situs resmi, Badan Pusat Statistik […]

  • IPC Peduli

    IPC Peduli

    • calendar_month Rabu, 28 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.167
    • 0Komentar

    PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC melalui Program IPC Peduli membagikan lebih dari 7.500 New Normal Kit dengan nilai total lebih dari Rp560 juta di 12 cabang pelabuhan yang dikelola oleh IPC. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk upaya IPC menekan penyebaran virus Covid-19 di masyarakat. New Normal Kit yang berisi hand sanitizer, masker, dan perlengkapan makan atau minum ini […]

  • Produktivitas Padi Daerah Ini Tembus 6,6 Ton Per Hektare

    Produktivitas Padi Daerah Ini Tembus 6,6 Ton Per Hektare

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.055
    • 0Komentar

    . Sumselterkini.co.id,- Produktivitas padi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel pada masa panen Maret 2023 meningkat signifikan. . “Dari hasil gerakan nasional panen nusantara tanggal 9 sampai dengan 11 Maret ada peningkatan signifikan produktivitas padi di Kabupaten OKI mencapai 6,6 sampai dengan 7 ton per hektare. Ini setara dengan  10,56 Gabah Kering Giling (GKG),” […]

  • Saksi Berbelit-Belit Bikin JPU KPK Kesal

    Saksi Berbelit-Belit Bikin JPU KPK Kesal

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 882
    • 0Komentar

    SIDANG yang menjerat Bupati non aktif Muara Enim Ahmad Yani dalam dugaan gratifikasi 16 paket proyek senilai hampir Rp.130 Miliar di Dinas PUPR Muara Enim kembali digelar di Pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (28/1/). Dalam persidangan, JPU KPK sedikit kesal karena saksi yang dihadirkan karena dinilai berbelit-belit dengan banyak mengaku lupa saat memberikan kesaksian. Tepatnya ketika […]

expand_less
WordPress Archive Nestbyte- Creative Agency and Startup WordPress Theme Netfee – Broadband and Internet WordPress Theme Netmix | Broadband & Telecom Internet Provider WordPress Theme Netric – Proxy & VPN Services Elementor Template Kit Netshare – Paywall & Content Sharing WordPress Theme Netube – Viral Video Blog / Magazine WordPress Theme Network Merchants (Collect.js) Payment Gateway for WooCommerce Network Merchants Payment Gateway for WooCommerce Netzen – Multivendor NFT Marketplace WordPress Theme Netzo – NFT Portfolio Elementor Template Kit