Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlemen » Pembahasan 7 Raperda,Tanggapan Gubernur atas Padangan Umum Fraksi-Fraksi

Pembahasan 7 Raperda,Tanggapan Gubernur atas Padangan Umum Fraksi-Fraksi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 31 Jan 2019
  • visibility 997
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Palembang- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru menyampaikan  jawaban Gubernur  atas pemandangan umum fraksi-fraksi yang telah disampaikan pada sidang sebelumnya tanggal 21 Januari 2019.

Terhadap tujuh  Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Sumsel pada  Rapat Paripurna ke 56 DPRD Sumsel tahun 2019, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Kamis (31/1/2019).

Sidang paripurna kali ini dipimpin langsung oleh ketua DPRD Provinsi Sumsel, H Muhammad Aliandra Gantada, SH. M.Hum. Didampingi  Wakil Ketua H Chairul S aleh Matdiah, SH. HM. Yansuri dan Kartika Sandra Desi, SH.

Dihadiri juga oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Dorkompinda). Staf Ahli Gubernur, Sekda, Asisten, Kepala OPD serta Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

Gubernur dalam jawabanya  mengucapkan terimaksih atas dukungan dan apresiasi dari fraksi-fraksi DPRD sumsel terhadap diajukannya Raperda RPJMD Provinsi Sumsel  yang harus  memberikan arah yang jelas  dalam melaksanakan pembangunan. Dengan penyelarasan terhadap visi dan misi dengan tagline Bersatu Sumsel Maju.

Adapun ke tujuh Raperda yang disampaikan untuk dibahas dan diteliti menjadi Perda tersebut meliputi Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2018-2023, selanjutnya Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Raperda tentang Perubahan Keenam atas Perda Nomor 4 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Usaha.

Kemudian, Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2011 tentang Pengawasan, Penertiban dan Pengendalian Peredaran Minuman Beralkohol.

Raperda tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional Sumatera Selatan Bersatu. Kemudian Raperda tentang Pemberdayaan dan Penempatan Tenaga Kerja Lokal dan yang terakhir adalah Raperda tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pokok.

Menanggapi pernyataan Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai PKB, Fraksi Partai Hanura dan Fraksi Partai Nasdem mengenai banyaknya penduduk yang belum memiliki jaminan kesehatan. Serta belum tercapainya Universal Helath Coverage(UHC), serta pernyatan Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera tentang  jaminan kesehatan bagi  rakyat miskin.  Gubernur menjelaskan,  Pemprov Sumsel sesuai dengan  perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang jaminan kesehatan, telah berupaya mengikutsertakan sebanyak banyaknya masyarakat Sumsel  dalam program Jaminan Kesehatan Nasional  yang diselenggarakan BPJS.

 

 

“Upaya tersebut dilakukan dengan meminta Pemerintah Kabupaten/Kota  untuk dapat memberikan jaminan kesehatan  bagi seluruh warganya  dan mendorong kelompok masyarakat tertentu yang dianggap mampu untuk ikut serta dalam program JKN secara mandiri,” jelas Gubernur.

Sedangkan menanggapi pandangan Fraksi PAN dan Fraksi Partai Hanura yang mengkritisi keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA)  di Sumsel, Gubernur menegaskan, jumlah TKA di Sumsel  terus berkurang. Pada tahun 2017 sebanyak 1.045 orang dan tahun 2018 sebanyak 688 orang.

“Sesuai UU Nomor 13 tahun 2013 tentang ketenagakerjaan, TKA dilarang menduduki jabatan yang mengurusi personalia dan atau jabatan tertentu. Dengan demikian keberadaan TKA tidak akan mengurangi peluang tenaga kerja lokal,” paparnya.

Sedangkan menjawab pernyataan Fraksi Gerindara tantang data lapangan kerja potensial di Sumsel, Herman Deru menegaskan, Lapangan kerja potensial pada bulan Agustus 2018 menyerap tenaga kerja dibidang pertanian 46,53 persen. perdagangan 15,80 persen. dan industry pengolahan 7,79 persen.

“Teknis perekrutan tenaga kerja lokal selama ini dilakukan bersama dinas yang membidangi ketenagakerjaan Kabupaten/kota dan lembaga penyalur tenaga kerja yang terdaftar,” tandasnya.

Usai tanggapan Gubernur sidang paripurna sempat diskor  pimpinan sidang. Untuk meminta tanggapan dari masing-masing fraksi. Dan selanjut disepakati ke tujuh Raperda tersebut masuk dalam pembahasan lebih lanjut  ditingkat pansus.[**]

Penulis : As

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSHT harus bisa jadi ornamen keutuhan Negara Indonesia

    PSHT harus bisa jadi ornamen keutuhan Negara Indonesia

    • calendar_month Senin, 18 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 692
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel  H. Herman Deru yang juga sebagai Pembina Tanah dan Air Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), menghadiri Kirab Budaya Nusantara dalam prosesi Penyerahan Tanah dan Air PSHT, di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, Gandus Palembang, Minggu (17/7). Penyerahan tanah dan air PSHT tersebut merupakan rangkaian prosesi dalam rangka menyambut satu abad Terate Emas yang akan […]

  • 2 Pelaku Penodongan Dilumpuhkan Satuan Tim Tataika72

    2 Pelaku Penodongan Dilumpuhkan Satuan Tim Tataika72

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.238
    • 0Komentar

    DUA pelaku penodongan yang menggunakan sanjata tajam [sajam] dilumpuhkan Satuan Tim Tataika72 Polsek Pagar Alam Utara [PAU] Polres Pagaralam. Penangkapan itu terjadi di Lapangan BVola Alun II Pagaralam Utara, Kota Pagaralam. Penangkapan berlangsung alot, lantaran tersangka mencoba melarikan diri. Selain dua anggota Unit Reskrim Polsek Pagaralam Utara terluka, juga kendaraan Dinas Kapolsek mengalami kerusakan. Namun […]

  • Pangdam dan Kapolda Awasi Kepulangan Pekerja Migran Indonesia, Upaya Cegah Penyebaran Covid

    Pangdam dan Kapolda Awasi Kepulangan Pekerja Migran Indonesia, Upaya Cegah Penyebaran Covid

    • calendar_month Rabu, 5 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 834
    • 0Komentar

    PEMERINTAH telah melakukan pencegahan masuknya varian virus COVID-19 dari luar negeri. Dengan mengetatkan pengawasan di pintu masuk wilayah Indonesia untuk mencegah adanya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dalam meloloskan warga negara asing (WNA) dan Warga Negara Indonesia (WNI) tanpa menjalani proses karantina. Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan untuk mengetatkan mekanisme skrining dan karantina dengan mengoptimalkan […]

  • Terjebak di wilayah konflik bersenjata di Myawaddy, Myanmar, 9 WNI korban TTPO siap dipulang ke Indonesia

    Terjebak di wilayah konflik bersenjata di Myawaddy, Myanmar, 9 WNI korban TTPO siap dipulang ke Indonesia

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.840
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Bangkok, Thailand – Kementerian Luar Negeri melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok berhasil memfasilitasi pemulangan 9 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban perdagangan orang (TPPO) dari sebuah perusahaan di wilayah konflik di Myanmar. Kolaborasi antara KBRI Bangkok, KBRI Yangon, Pemerintah Thailand, dan International Organization for Migration (IOM) menjadi kunci kesuksesan pembebasan ini (26/6). Keberhasilan pembebasan […]

  • Pj Bupati Apriyadi Boyong 10 Ton Sembako untuk Pasar Murah di Plakat Tinggi

    Pj Bupati Apriyadi Boyong 10 Ton Sembako untuk Pasar Murah di Plakat Tinggi

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 906
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Sebanyak 10 ton sembako yakni diantaranya beras, gula pasir dan minyak goreng atau 1.500 paket digelontorkan Pj Bupati Apriyadi Mahmud untuk program pasar murah di Desa Warga Mulya Kecamatan Plakat Tinggi, Senin (4/9/2023). Pantauan di lokasi tampak ribuan warga Plakat Tinggi mengantre menggunakan kupon yang telah dibagikan untuk menebus sembako murah yang telah disiapkan […]

  • Bohong, Makan Bawang Mentah dan Garam Bisa Ubah Positif Covid-19 Menjadi Negatif, Ini Penjelasannya

    Bohong, Makan Bawang Mentah dan Garam Bisa Ubah Positif Covid-19 Menjadi Negatif, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Sabtu, 24 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 950
    • 0Komentar

    BEREDAR sebuah informasi di media sosial bahwa mengkonsumsi bawang mentah dicampur dengan garam bisa mengubah positif Covid-19 menjadi negatif hanya dalam waktu 15 menit. Unggahan informasi tersebut meluas di Facebook terutama di India. Dilansir dari situsthequint.com, hingga 19 April 2021, baik WHO maupun otoritas kesehatan di India tidak menyarankan pengobatan rumahan apapun sebagai obat untuk […]

expand_less
WordPress Archive Djompo Kit – Senior Care Elementor Template Kit D’leh – Creative Multi-Purpose WordPress Theme Dlisting – Real Estate WordPress Theme Docar – Repair Shop Elementor Template Kit Doccure – Doctor & Clinic Appointment Booking and Medical Management WordPress Theme Doccure – HTML Angular Vue & Laravel Clinic & Doctor Appointment Booking Template + Admin Dashboard Docle – Digital Agency Services Template Kit Docly - Documentation And Knowledge Base WordPress Theme with bbPress Helpdesk Forum Docmet – HealthCare and Medical WordPress Theme Doctery – Hospital and Healthcare WordPress Theme + RTL