Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Duh, Kebudayaan Palembang-Sumsel Terancam Pudar Ditelan Zaman

Duh, Kebudayaan Palembang-Sumsel Terancam Pudar Ditelan Zaman

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 13 Des 2018
  • visibility 1.518
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG -Setelah masuk di era millenial seperti sekarang ini, seakan warisan kebudayaan yang ada di Palembang, khususnya di Sumsel saat ini nampaknya mulai pudar ditelan zaman lantaran pementasan budaya serta pelaku seni di Kota Palembang sudah kian berkurang.

Bahkan tidak lagi dikenal masyarakat, ironisnya lagi jauh dari keinginan masyarakat untuk menikmati pentas seni warisan leluhur sendiri, sehingga dengan kondisi itu  mendapat perhatian serius Pengamat Budaya Sumsel, Vebri Alintani. Menurutnya, warisan budaya saat ini rata-rata sudah terancam dan tergerus zaman.

“Kami mencatat ada 24 budaya harta benda budaya warisan Sumsel yang harus mendapat perhatian serius, baik pemerintah daerah maupun pusat,”ungkapnya.

Vebri mencontohkan, seperti kesenian tradisional Palembang Dul Muluk yang diklaim menjadi warisan budaya Sumsel, padahal aslinya murni dari Kota Pempek.

Selain itu, kata Vebri, seperti kesenian Guritan yang ada di Kabupaten Lahat, Muaraenim, Pagaralam serta OKU Selatan saat ini nampak jarang sekali terlihat di tengah warga setempat.

“Kenyataan dilapangan pemda setempat belum membuat program yang baik untuk melestarikan budaya, artinya Pemerintah Provinsi harus mengambil alih dan dijadikan perhatian, agar ke depan setiap Kabupaten/kota harus ada terlihat pengembangannya,”ujarnya disela Pergelaran Seni Budaya Warisan Indonesia Takbenda (WBTB) Indonesia Sumatera Selatan yang digelar di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) Palembang, Kamis (13/12/18).

Regenerasi dari pelaku seni juga, tambah Vebri saat ini sulit berjalan, karena kemunculan seperti sanggar seni sudah semakin menipis. Namun demikian, tiap orang yang memiliki jiwa seni biasanya berkumpul dengan komunitas mereka sendiri.

“Tinggal lagi dari Pemda setempatnya memiliki kemauan atau tidak untuk membudayakan warisan budaya di daerah itu sendiri, agar terpelihara dengan baik,” jelasnya.

Pihaknya juga telah mengikuti kongres kebudayaan yang dihadiri seluruh pelaku seni, serta budaya se-Indonesia. Kebijakannya tentu mendukung tentang kebudayaan di daerah masing-masing.

“Kebijakan dari Kongres kebudayaan itu sangat mendukung, bahkan siap terlibat dalam kegiatan melestarikan kebudayaan ini,”tutupnya.[**]

Penulis : Faldy

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MAN 1 Banda Aceh Sabet 27 Medali Olimpiade Sains Indonesia 2021, MAN Mana Lagi Akan Menyusul

    MAN 1 Banda Aceh Sabet 27 Medali Olimpiade Sains Indonesia 2021, MAN Mana Lagi Akan Menyusul

    • calendar_month Kamis, 10 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 827
    • 0Komentar

    MADRASAH kembali unjuk prestasi di ajang Olimpiade Sains Indonesia (OSI) tingkat Nasional 2021. Total 27 medali OSI berhasil dibawa pulang siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Banda Aceh, terdiri atas 1 Emas, 8 Perak (dua di antaranya kategori guru), dan 18 Perunggu. Capaian ini diapresiasi Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI, Muhammad […]

  • Meracik Iman di Tengah Rintik, [Makna di Idul Adha]

    Meracik Iman di Tengah Rintik, [Makna di Idul Adha]

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 787
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di Musi Banyuasin, hujan rintik-rintik di pagi Idul Adha bukanlah alasan untuk bergelung selimut atau nambah tidur, justru langit seolah ingin memberi isyarat. “Eh, ini momen penuh berkah, jangan cuma jadi penonton!”. Maka dari itu, meski basah kuyup, warga tetap ramai-ramai turun ke lapangan, ke masjid, bahkan ke balai desa karena di Muba, […]

  • Orang Indonesia Aja Suka, Apalagi Bule’, Rendang & Bakwan Tampil di Cape Town Afrika Selatan

    Orang Indonesia Aja Suka, Apalagi Bule’, Rendang & Bakwan Tampil di Cape Town Afrika Selatan

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.251
    • 0Komentar

    PERWAKILAN Indonesia di luar negeri bekerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka mempromosikan kekayaan budaya Indonesia. Belum lama ini, KJRI Cape Town menggandeng koki asal Afrika Selatan untuk mempromosikan kuliner khas Indonesia di Restoran Kamar Biru yang berlokasi di Rieebek Kasteel, Cape Town (29/03/2022). Dalam kesempatan tersebut, Chef Francois du Toit mengapresiasi sesi masak KJRI […]

  • Imbauan Tak Mudik Lebaran Perlu Libatkan Juga Tokoh Agama &Tokoh Masyarakat

    Imbauan Tak Mudik Lebaran Perlu Libatkan Juga Tokoh Agama &Tokoh Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 834
    • 0Komentar

    JELANG  Hari Raya Idul Fitri 1442 H pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berkomitmen menciptakan stabilitas keamanan dan kenyamanan di setiap daerah. Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muba H Yudi Herzandi SH MH ikuti video coverence. Dialog lintas sektoral secara virtual juga […]

  • Kemendag Ajak Pemangku Kepentingan Bersiap Manfaatkan IA-CEPA

    Kemendag Ajak Pemangku Kepentingan Bersiap Manfaatkan IA-CEPA

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.547
    • 0Komentar

      KEMENTERIAN Perdagangan mengajak seluruh pemangku kepentingan bersiap dalam menghadapi implementasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA). Hal tersebut diutarakan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dalam Forum Pengembangan Ekspor Nasional dan Sosialisasi Hasil Perundingan Perdagangan Internasional IA-CEPA kemarin. “Selain meningkatkan pemahaman, forum sosialisasi diharapkan dapat menghimpun masukan untuk menyinergikan kebijakan perdagangan pusat dan daerah dalam rangka […]

  • Traning Center, Tingkatkan Prestasi Sumsel Diajang  MTQ Nasional 

    Traning Center, Tingkatkan Prestasi Sumsel Diajang  MTQ Nasional 

    • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 901
    • 0Komentar

    PEMPROV Sumsel memberikan training bagi para qoriah dan qoriah utusan Sumsel yang akan bertanding di ajang Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Nasional. Training sendiri dipusatkan di Asrama Haji Palembang yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Rabu (7/7) malam. “Saya ingin, semua cabang perlombaan yang ada di MTQ  Nasional nanti semuanya diikuti, sehingga […]

expand_less
WordPress Archive YITH WooCommerce Custom Order Status Premium YITH WooCommerce Customer History Premium YITH WooCommerce Customize My Account Page Premium YITH WooCommerce Delivery Date Premium YITH WooCommerce Deposits and Down Payments Premium YITH WooCommerce Dynamic Pricing and Discounts Premium YITH WooCommerce Email Templates Premium YITH WooCommerce EU Energy Label Premium YITH WooCommerce EU VAT Premium YITH WooCommerce Featured Audio & Video Content Premium