Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » Penerima Bansos Kini Ditentukan Sistem, Bukan Mensos

Penerima Bansos Kini Ditentukan Sistem, Bukan Mensos

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 16 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Siapa yang berhak menerima bantuan sosial (bansos) ternyata bukan lagi perkara keputusan seorang pejabat.

Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan, penentuan kelayakan penerima bantuan kini mengandalkan sistem yang mengolah dan mencocokkan berbagai data milik pemerintah.

Bahkan, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengaku tidak memiliki kewenangan untuk menetapkan langsung seseorang atau keluarga sebagai penerima bansos.

Menurut dia, keputusan kelayakan sepenuhnya dilakukan melalui sistem pemadanan data lintas kementerian dan lembaga.

Mekanisme ini dirancang agar bantuan pemerintah tidak hanya mengacu pada identitas nama dan alamat, tetapi juga mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi berdasarkan data yang tersedia.

Ada sejumlah sumber data yang diintegrasikan dalam proses tersebut. Di antaranya data Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Samsat, PT PLN, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), BPJS Kesehatan, hingga BPJS Ketenagakerjaan.

Data itu kemudian digunakan untuk melihat berbagai indikator, seperti kepemilikan tanah, kendaraan bermotor, penggunaan listrik, serta keterlibatan seseorang dalam pendirian perusahaan yang tercatat di Kementerian Hukum.

“Jadi siapapun tidak bisa menentukan seseorang keluarga mendapatkan bantuan, termasuk Menteri Sosial sekalipun juga tidak bisa menjadi pihak yang menentukan seseorang memperoleh bantuan atau tidak. Tetapi nanti yang akan menjawab adalah sistem,” kata Gus Ipul dalam konferensi pers di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2026).

Ia menyebutkan integrasi data menjadi salah satu upaya pemerintah membangun basis informasi yang lebih akurat untuk menentukan penyaluran perlindungan sosial.

Namun, lanjutnya pekerjaan memperbaiki data tersebut tidak hanya dilakukan pemerintah melalui sistem. Masyarakat juga dilibatkan dalam proses pemutakhiran melalui program Perlinsos Digital.

Kemensos mencatat, hingga 5 November 2026, terdapat 1.055.776 agen Perlinsos Digital yang telah membantu sekitar 18.213.466 keluarga mengakses layanan pendataan bantuan sosial berbasis Digital Public Infrastructure (DPI).

Jumlah tersebut menerangkan besarnya keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Para agen berasal dari aparatur sipil negara di daerah, perangkat desa dan kelurahan, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Babinsa, Babinkamtibmas, pendamping desa, kader dasawisma, pengurus RT/RW, hingga petugas Badan Pusat Statistik (BPS).

Kemensos juga melibatkan pendamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), petugas Pusat Kesejahteraan Sosial, pendamping rehabilitasi sosial, penyuluh keluarga berencana, serta penyuluh pertanian.

Gus Ipul menjelaskan, para agen tersebut bertugas membantu masyarakat masuk ke dalam layanan pendataan. Mereka bukan pihak yang menentukan siapa yang berhak memperoleh bantuan.

Masyarakat juga tidak hanya diberi ruang untuk mendaftarkan atau mengusulkan data. Mereka dapat menyampaikan koreksi maupun sanggahan jika menemukan informasi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Keterbukaan ini, kata Gus Ipul, merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar data pemerintah dapat diakses dan dikoreksi oleh masyarakat.

“Data yang lebih akurat dan real time, data yang bisa dijadikan pedoman untuk memberikan perlindungan sosial. Dengan begitu, diharapkan bantuan-bantuan pemerintah makin tepat sasaran diterima oleh mereka yang berhak,” ujarnya.

Selain mengandalkan pemadanan data, Perlinsos Digital juga menggunakan teknologi pengenalan wajah atau face recognition melalui biometrik. Teknologi ini melengkapi identifikasi penerima manfaat yang sebelumnya bertumpu pada nama dan alamat.

Gus Ipul menilai, kombinasi integrasi data pemerintah, teknologi digital, dan partisipasi masyarakat menjadi langkah penting untuk memperbaiki tata kelola perlindungan sosial.

Ia berharap pembaruan tersebut dapat mengurangi ketidaktepatan penyaluran bantuan sekaligus memastikan program pemerintah menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. (***)/diolah dari kemensos

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini ungkap DPN IKAPTK perbedaan porsi jabatan di Pemkab Muba dengan daerah lain

    Ini ungkap DPN IKAPTK perbedaan porsi jabatan di Pemkab Muba dengan daerah lain

    • calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 981
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba- Ketua Ketua Dewan Pengurus Nasional Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (DPN IKAPTK) yang juga Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia [ DPN IKAPTK], Dr Akmal Malik MSi di menilai daerah lain di Indonesia jarang memberikan porsi besar atau separuh lebih untuk alumni pendidikan tinggi Kepamongprajaan mengisi jabatan penting untuk melayani […]

  • Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Siagakan Tim Satgas

    Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Siagakan Tim Satgas

    • calendar_month Minggu, 25 Des 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.742
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Medan,– Menjelang Natal dan Tahun Baru 2023, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut kembali mengaktifkan Tim Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) mulai 15 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023. Hal ini dilakukan untuk memastikan penyaluran atau distribusi energi bagi masyarakat berjalan dengan lancar.   “Konsumsi energi diprediksi akan naik karena meningkatnya […]

  • Tangani COVID-19, Pemkot Palembang Alokasikan Dana Senilai Rp116 Miliar

    Tangani COVID-19, Pemkot Palembang Alokasikan Dana Senilai Rp116 Miliar

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 943
    • 0Komentar

    Guna menangani COVID-19 yang tengah melanda saat ini, Pemerintah Kota Palembang mengalokasikan dana senilai Rp116 miliar.     WALIKOTA Palembang H Harnojoyo dalam rapat gugus tugas penanganan percepatan Covid-19, di Rumah Dinas Walikota Palembang, Kamis (2/3/2020). “Dana Rp 116 Miliar tersebut, dari hasil pergeseran anggaran DAK, APBD Dana Hibah sosial sifatnya merupakan keperluan yang tidak […]

  • Mobil Kotor, Kena Air Hujan,Boleh Coba 5 Tips Merawatnya

    Mobil Kotor, Kena Air Hujan,Boleh Coba 5 Tips Merawatnya

    • calendar_month Sabtu, 2 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.197
    • 0Komentar

    Mengingat musim hujan merupakan musim dimana mobil lebih bisa cepat rusak

  • Diablo IV persembahan MSI – Blizzard Entertainment® hadir, bikin pengalaman bermain game tak tertandingi untuk para pemain game di seluruh dunia

    Diablo IV persembahan MSI – Blizzard Entertainment® hadir, bikin pengalaman bermain game tak tertandingi untuk para pemain game di seluruh dunia

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.022
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Taipei, Taiwan – MSI, salah satu merek perangkat keras game terkemuka, dan Blizzard Entertainment, pengembang dan penerbit game ternama, dengan bangga mengumumkan kolaborasi untuk game yang sangat dinantikan, Diablo IV*. Kolaborasi ini bertujuan untuk menghadirkan pengalaman bermain game yang tak tertandingi bagi para pemain yang bersemangat di seluruh dunia.   Nikmati Diablo IV […]

  • PON Papua Siap Digelar, Persiapan Sudah Capai 98 Persen

    PON Papua Siap Digelar, Persiapan Sudah Capai 98 Persen

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 858
    • 0Komentar

    BUPATI Jayapura sekaligus Ketua Sub Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) Papua, Mathius Awotiauw, menyatakan persiapan infrastruktur Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua Klaster Kabupaten Jayapura sudah mencapai 98 persen. “Kami sudah siap menggelar PON Papua yang akan dibuka lima hari lagi,” kata Bupati Mathius dalam konferensi pers di Media Center Kominfo PON Papua Klaster […]

expand_less
WordPress Archive Optin Monster Jetpack CRX Addon Optivis - Consulting & Business Advisor Elementor Template Kit Optometry – Optician & Optics Theme Oracle – AI Prediction & Analytics Agency WordPress Theme OralHealth - Dental Clinic & Medical Elementor Template Kit Orange CV-Creative Portfolio Elementor Template Kits OrangeBee – Agency Template Kit Orbius – Creative Agency and Portfolio Theme Order Notifications for WooCommerce Order Notifications on WhatsApp for WooCommerce