Jumat, 23 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Museum Haji Indonesia Digagas, Jejak Ulama Diungkap

Museum Haji Indonesia Digagas, Jejak Ulama Diungkap

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 26 menit yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID- Museum Haji Indonesia digagas sebagai upaya membuka kembali kisah perjalanan umat Islam ke Tanah Suci yang turut mewarnai sejarah bangsa. Bukan hanya tentang ibadah, sejarah haji juga menyimpan cerita tentang kiprah ulama, perkembangan ilmu pengetahuan, dan perjuangan membangun kesadaran kebangsaan.

Gagasan tersebut mulai dijajaki Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama Kementerian Kebudayaan (Kemenbud). Pembahasannya berlangsung dalam pertemuan Wakil Menteri Haji dan Umrah dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Kantor Kementerian Kebudayaan, Kamis (22/10/2026).

Salah satu hal yang ingin diangkat melalui museum ini adalah kontribusi tokoh-tokoh Islam dalam perjalanan Indonesia. Nama Haji Oemar Said Tjokroaminoto, Haji Ahmad Dahlan, Haji Hasyim Asy’ari, Haji Agus Salim, dan Haji Samanhudi, misalnya, memiliki tempat penting dalam sejarah pergerakan kebangsaan, pendidikan, serta pembaruan sosial keagamaan.

Kisah mereka menjadi bagian dari sejarah yang dapat membantu generasi muda memahami hubungan antara kehidupan keagamaan dan perkembangan bangsa. Museum ini diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal kembali peran ulama dan santri yang tidak terpisahkan dari perjalanan sejarah Indonesia.

Wakil Menteri Haji dan Umrah mengatakan, sejarah perhajian memiliki makna lebih luas daripada perjalanan ibadah semata. Di dalamnya terdapat pertukaran ilmu, pengalaman, dan pemikiran yang ikut membentuk kehidupan masyarakat.

“Sejarah haji Indonesia bukan semata-mata tentang perjalanan ibadah ke Tanah Suci. Di dalamnya terdapat jejak perjuangan, pertukaran ilmu, dan kontribusi ulama serta santri dalam membangun kesadaran kebangsaan. Melalui kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan, kami ingin menjajaki upaya merawat warisan sejarah ini agar dapat dipelajari oleh masyarakat luas,” ujar Wamenhaj.

Memburu Jejak Sejarah dari Arsip Lama

Salah satu tantangan dalam merawat sejarah perhajian adalah menghimpun sumber-sumber yang tersebar di berbagai tempat. Foto lama, dokumen perjalanan, arsip penyelenggaraan haji, hingga artefak bersejarah berpotensi menjadi bagian penting dari koleksi museum.

Penelusuran juga dapat diperluas ke berbagai lembaga penyimpanan sejarah di luar negeri, termasuk museum dan lembaga arsip di Belanda. Koleksi yang relevan berpeluang memberikan gambaran tambahan mengenai perjalanan haji masyarakat Indonesia pada masa lalu.

Meski demikian, penghimpunan koleksi tersebut masih menjadi peluang yang perlu dijajaki. Belum ada keterangan terperinci mengenai dokumen yang telah ditemukan, koleksi yang akan diperoleh, maupun bentuk kerja sama dengan lembaga arsip di Belanda.

Jika berhasil dikembangkan, upaya ini dapat membantu menyatukan potongan-potongan sejarah yang selama ini tersimpan dalam berbagai sumber. Masyarakat pun berpeluang mengenal perjalanan haji melalui bukti sejarah, bukan hanya melalui cerita yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Kehadiran Museum Haji Indonesia diharapkan memberi manfaat lebih luas daripada sekadar memamerkan benda-benda lama. Museum ini berpotensi menjadi tempat belajar, penelitian, dan pengembangan literasi sejarah yang dapat dimanfaatkan pelajar, peneliti, serta masyarakat umum.

Melalui dokumen, foto, dan artefak, pengunjung nantinya dapat mempelajari perubahan penyelenggaraan haji dari masa ke masa sekaligus memahami kehidupan umat Islam Indonesia dalam konteks sejarah nasional.

Gagasan ini juga membuka kesempatan untuk mengenalkan kembali nilai pengabdian dan perjuangan para pendahulu kepada generasi muda. Sejarah tidak hanya disajikan sebagai kumpulan tanggal dan nama tokoh, tetapi sebagai kisah tentang manusia, pemikiran, dan perubahan sosial yang membentuk Indonesia.

Namun, pendirian museum tersebut masih dalam tahap penjajakan kerja sama antara Kemenhaj dan Kemenbud. Informasi mengenai lokasi, anggaran, jadwal pembangunan, serta pengelolaan museum belum dirinci.

Pembahasan ini menjadi langkah awal untuk melihat kemungkinan kolaborasi dalam melestarikan sejarah perhajian Indonesia.

Jika terwujud, Museum Haji Indonesia dapat menjadi salah satu ruang untuk menjaga warisan masa lalu sekaligus memperkenalkan kontribusi umat Islam dalam perjalanan panjang bangsa kepada generasi mendatang. (***) /sember kemenhaji.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alami Musibah Banjir Warga Muba dihimbau Jaga Kesehatan dan Keselamatan 

    Alami Musibah Banjir Warga Muba dihimbau Jaga Kesehatan dan Keselamatan 

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 652
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – Pj Bupati Muba Drs H Apriyadi Mahmud MSi meninjau lokasi banjir sekaligus menyalurkan bantuan sembako kepada warga di Desa Ulak Embacang Kecamatan Sanga Desa, Rabu (17/1/2024). Dengan mendayung perahu sampan dalam kunjungan tersebut Pj Bupati Apriyadi menyambangi satu persatu rumah warga terdampak banjir yang diakibatkan tingginya curah hujan beberapa waktu belakangan, sehingga air […]

  • Sekda Palembang Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila

    Sekda Palembang Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila

    • calendar_month Minggu, 2 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 933
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Daerah Kota Palembang Drs Ratu Dewa MSi memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2019 di Pelataran Benteng Kuto Besak Palembang. Upacara diikuti Aparatur Sipil Negara, TNI dan Polri, instansi vertikal, serta organisasi kepemudaan. Dihadiri Ketua DPRD Kota Palembang Darmawan SH, Kapolres Kota Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah, Dandim 0418 Letkol Inf Honi […]

  • “Sepak Bola, Semangat & Silaturahmi, Bukan Cuma Soal Tendang Bola, Tapi Tendang Ego Juga!”

    “Sepak Bola, Semangat & Silaturahmi, Bukan Cuma Soal Tendang Bola, Tapi Tendang Ego Juga!”

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 819
    • 0Komentar

    OLAHRAGA hanya dinilai dari seberapa kuat kaki menendang bola, maka gajah pun bisa ikut tanding, asal diajak latihan rutin, namun Porprov Korpri Sumsel 2025 ini bukan cuma urusan fisik semata, melainkan juga pertaruhan nama baik, semangat, dan silaturahmi antar ASN se-Sumatera Selatan. Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru, SH.MM., yang membuka ajang Porprov Korpri di […]

  • AI Makin Pintar, Wartawan Harus Lebih Manusia

    AI Makin Pintar, Wartawan Harus Lebih Manusia

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    AI makin pintar, bahkan kini mampu meringkas berita lebih cepat dari wartawan yang masih muter-muter cari parkiran. Di sisi lain, wartawan justru dituntut untuk tetap dan semakin manusia. Di era teknologi serba canggih ini, hampir semua pekerjaan bisa dipermudah mesin. Termasuk di dunia jurnalistik, di mana AI mampu menyajikan ringkasan berita rapi, judul seksi, dan […]

  • Bebasnya Elang Suryana, Bukti Komit Pemerintah Lindungi Jemaah Haji & Evaluasi Sistem Haji

    Bebasnya Elang Suryana, Bukti Komit Pemerintah Lindungi Jemaah Haji & Evaluasi Sistem Haji

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 882
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Drama haji 2024 akhirnya menutup satu babak yang cukup menegangkan. Elang Suryana Mahrom, jemaah haji asal Bandar Lampung, akhirnya bisa menghirup udara kebebasan setelah sempat divonis bersalah di Arab Saudi. Awalnya, dia didakwa ikut serta dalam skema penggunaan visa ziarah untuk ibadah haji, tetapi setelah melewati proses banding hingga kasasi, dia dinyatakan tidak […]

  • Walkot Palembang Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Plastik

    Walkot Palembang Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Plastik

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.455
    • 0Komentar

    WALIKOTA Palembang Harnojoyo mengajak masyarakat di Palembang untuk mengurangi penggunaan plastik. Ajak tersebut tertuang dalam surat edaran  Surat Edaran Nomor 48/SE/Bappeda Litbang/2019 tentang Gerakan  Pengurangan penggunakan sampah plastik. Surat edaran tersebut diperkuat juga berdasarkan surat edaran Kementrian Lingkungan Hidup Nomor SE.3/UM/RT/SET/1/2/2018 tanggal  26 februari 2018 tentang himbuan  penyediaan hidangan  rapat bebas kemasan plastik dari  Perda  […]

expand_less
WordPress Archive Veltrix – Admin & Dashboard Template Veneno – Coronavirus Information WordPress Theme Venexy – Lawyer Elementor Kit Venezia – Digital Marketing WordPress Theme Vento – Event Organizer Elementor Template Kit Venturr – Venture Capital & Investment Elementor Template Kit Venus | News Magazine Blog WordPress Verbalizer – Language Courses & Learning Center Elementor Template Kit Verdantia – Landscaping and Garden WordPress Theme Verina – Mental Health Elementor Template Kit