Kamis, 24 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Aksi Besar di Jalur Gajah Mukomuko, 627 Sawit Dibabat, Ranjau Ditemukan

Aksi Besar di Jalur Gajah Mukomuko, 627 Sawit Dibabat, Ranjau Ditemukan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kawasan Hutan Produksi (HP) Teramang, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, kembali ditertibkan. Tim gabungan menyisir area yang masuk Bentang Alam Seblat tersebut pada 10–16 September 2026 dan menemukan sejumlah aktivitas yang mengancam kawasan hutan sekaligus ruang jelajah Gajah Sumatera.

Dalam operasi itu, sekitar 300 hektare kawasan hutan berhasil dikuasai kembali. Sebanyak 627 batang kelapa sawit dimusnahkan dan 22 pondok kerja yang berada di dalam kawasan turut dirobohkan.

Namun, penertiban tidak berhenti pada pembukaan area yang telah dikuasai. Tim juga menemukan ranjau serta material yang diduga mengandung zat kimia berbahaya di jalur yang biasa dilalui Gajah Sumatera.

Temuan tersebut kini masih didalami untuk mengetahui asal-usulnya, termasuk pihak yang diduga memasang serta tujuan penggunaannya. Pembersihan juga dilakukan untuk mengurangi potensi ancaman bagi satwa yang melintas di kawasan tersebut.

Bentang Alam Seblat sendiri menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian dalam pengamanan habitat satwa liar. Selain Gajah Sumatera, kawasan ini juga merupakan habitat penting bagi Harimau Sumatera.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho mengatakan penertiban tidak boleh berhenti setelah kawasan berhasil dikuasai kembali.

“Seblat tidak cukup ditertibkan sekali. Kawasan yang sudah dikuasai kembali harus dijaga agar tidak kembali dirambah,” kata Januanto dilaman resmi kehutanan.

Menurut dia, penanganan juga perlu diarahkan pada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari penguasaan kawasan secara ilegal. Di saat yang sama, habitat yang telah mengalami kerusakan harus dipulihkan.

“Gajah Sumatera membutuhkan ruang jelajah yang aman, bukan hutan yang terus terfragmentasi oleh kebun ilegal dan berbagai ancaman terhadap keselamatannya,” ujarnya.

Operasi di HP Teramang melibatkan Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Sumatera, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu, Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu, kepolisian, serta TNI.

Tim tidak hanya melakukan penertiban secara fisik. Identifikasi terhadap pihak yang diduga menguasai maupun menjalankan aktivitas di dalam kawasan hutan juga dilakukan.

Bahan dan keterangan dikumpulkan selanjutnya digunakan untuk menelusuri bagaimana kawasan tersebut dikuasai dan siapa saja yang terlibat. Jika ditemukan unsur pidana, proses penegakan hukum akan dikembangkan berdasarkan fakta dan alat bukti.

Kepala Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Sumatera, Hari Novianto, mengatakan kawasan yang telah dikuasai kembali harus segera diamankan agar tidak kembali menjadi sasaran perambahan.

“Setelah kawasan dikuasai kembali, kami harus memastikan areal tersebut tidak kembali dirambah,” kata Hari.

Ia juga menyebutkan temuan ranjau dan bahan yang diduga berbahaya di jalur lintasan gajah masih dalam pendalaman. Termasuk mencari tahu pihak yang memasang dan alasan pemasangannya.

Penertiban di HP Teramang merupakan bagian dari Operasi Gabungan Merah Putih Bentang Alam Seblat yang telah dijalankan Kementerian Kehutanan sejak 2025.

Pada operasi tahun sebelumnya, tim gabungan menguasai kembali sekitar 8.200 hektare kawasan hutan yang terindikasi dirambah. Operasi tersebut juga mencatat pemusnahan sekitar 24.100 batang kelapa sawit, pembongkaran 186 pondok kerja, pemutusan tujuh jembatan, pemasangan 81 papan larangan, hingga pengamanan alat berat dan peralatan yang digunakan dalam aktivitas perambahan.

Memasuki 2026, operasi kembali diarahkan ke sejumlah titik yang masih menghadapi tekanan, termasuk HP Teramang.

Setelah penertiban, kawasan yang telah dikuasai kembali akan diarahkan untuk pengamanan dan pemulihan ekosistem. Pemulihan vegetasi dan penguatan konektivitas habitat menjadi bagian dari langkah lanjutan agar kawasan tersebut kembali berfungsi sebagai ruang hidup satwa liar.

Bagi Bentang Alam Seblat, pengamanan kawasan menjadi penting karena terputusnya tutupan hutan dapat mempersempit ruang gerak satwa dan mengganggu konektivitas habitat.

Kementerian Kehutanan menyatakan operasi akan terus dilanjutkan melalui kombinasi pengamanan kawasan, penegakan hukum, dan pemulihan ekosistem. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agar Pasangan Kalah Pilkada Bersikap Dewasa, Mendagri Minta Pemda Bikin Forum Pertemuan Warga

    Agar Pasangan Kalah Pilkada Bersikap Dewasa, Mendagri Minta Pemda Bikin Forum Pertemuan Warga

    • calendar_month Kamis, 28 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 896
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri meminta Pemerintah Daerah membuat Forum pertemuan warga agar pasangan calon yang kalah harus bersikap dewasa dalam menerima hasil Pilkada. “Kalah dan menang adalah sebuah keniscayaan. Tapi hendaknya itu disikapi dengan dewasa,” ujar Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar di Jakarta, mengutip Antara, Kamis  (28/6/2018). Dia mengatakan siapapun yang ditetapkan sebagai […]

  • Ustadz, sebelum santap sahur kita mau shalat tahajjud, apakah itu diperbolehkan?

    Ustadz, sebelum santap sahur kita mau shalat tahajjud, apakah itu diperbolehkan?

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 725
    • 0Komentar

    “Assalamualaikum wr wb. Mohon izin bertanya ustadz, jika kita sudah melaksanakan shalat sunnah tarawih dan witir, kemudian sebelum santap sahur kita mau shalat tahajjud, apakah itu diperbolehkan? Mohon penjelasannya, usatdz. Terimakasih” Jawaban: Perhatikan sabda Rasulullah saw berikut: اجْعَلُوا آخِرَ صَلاَتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا “Jadikanlah shalat malammu yang terakhir adalah shalat witir.” (HR. Bukhari dan Muslim) Sekilas […]

  • Bangun Sistem Birokrasi Kompeten & Berkinerja, Klaim Pertama Terapkan Amanat UU No. 5 Tahun, Iskandar Sebut Bukti Kunci Berjalannya Roda Pemerintahan

    Bangun Sistem Birokrasi Kompeten & Berkinerja, Klaim Pertama Terapkan Amanat UU No. 5 Tahun, Iskandar Sebut Bukti Kunci Berjalannya Roda Pemerintahan

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 803
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir genap berusia 76 tahun pada Senin, (11/10/21) meski dilaksanakan secara terbatas, Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten OKI tetap berlangsung penuh khidmat. Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE menyampaikan satu setengah tahun terakhir selain persoalan Kesehatan, fokus pemerintahannya menguatkan akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan semakin baik. Hal ini menurut dia […]

  • Pemuda Batak Bersatu OKI Deklarasikan Dukungan untuk Dja’far Shodiq

    Pemuda Batak Bersatu OKI Deklarasikan Dukungan untuk Dja’far Shodiq

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.293
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, –  Sedikitnya 150 peserta menghadiri acara deklarasi Pemuda Batak Bersatu Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada Selasa, 12 November 2024. Acara ini berlangsung di Rumah Makan Nusa Indah, Lempuing, dengan dihadiri langsung oleh calon Bupati OKI nomor urut 1, Dja’far Shodiq. Turut hadir dalam acara ini Ketua Tim Pemenangan Kabupaten OKI, Juni Alpansuri; Ketua […]

  • Kemenag kawal 6.202 jemaah haji khusus berangkat ke Makkah dari Madinah, PIHK : Kami tak ingin jemaah haji khusus kecewa

    Kemenag kawal 6.202 jemaah haji khusus berangkat ke Makkah dari Madinah, PIHK : Kami tak ingin jemaah haji khusus kecewa

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 913
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Madinah – Kementerian Agama RI melalui Pengawasan Ibadah Haji Khusus (PIHK) mengawal sebanyak 6.202 jemaah haji khusus sudah berangkat ke Makkah dari Madinah, guna melanjutkan persiapan puncak ibadah haji 1444 H. Pengawalan tersebut dilakukan, karena tidak ingin ada dari jemaah haji khusus kecewa terhadap pelayanan pihak travel yang mengurus segala pelayanan kelompok haji. Selama di Madinah […]

  • Jalan Rusak, Anggaran Defisit, Bupati OKI & Jurus Silat Bangub

    Jalan Rusak, Anggaran Defisit, Bupati OKI & Jurus Silat Bangub

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 870
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bayangkan sebuah kabupaten yang luasnya seperti permadani raksasa, tapi permukaannya bukan lembut berdebu melainkan penuh lubang dan kubangan. Itulah Ogan Komering Ilir (OKI) hari ini sebuah daerah yang bukan hanya kaya sumber daya, tapi juga kaya tantangan. Kalau infrastruktur di OKI ini diibaratkan manusia, mungkin sudah masuk UGD karena tulangnya (baca: jalannya) patah-patah, […]

expand_less
WordPress Archive Wiloke Posts Tab And Grid Wiloke Progress Pie for Elementor Wiloke Visual Card Elementor Windazo – Plastic Windows and Doors WordPress Theme Windco – Doors & Windows Service Elementor Template Kit WindowMag – News & Magazine WordPress Theme Windsor | Apartment Complex / Single Property Site Template Wine Maker – Winery WordPress Shop Winger – Aviation & Flight School WordPress Theme Winst – One Page Portfolio WordPress Theme