Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Hoaks Kesehatan Makin Marak, Begini Cara Bedakan Fakta dan Tipuan

Hoaks Kesehatan Makin Marak, Begini Cara Bedakan Fakta dan Tipuan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Hoaks kesehatan makin marak dan semakin sulit dikenali menyusul informasi terlihat sangat meyakinkan bisa saja berisi klaim keliru, bahkan beredar luas sebelum sempat diperiksa kebenarannya.

Lantas, bagaimana cara membedakan informasi kesehatan yang benar dengan tipuan yang sengaja dibuat agar orang percaya? Bahkan, satu pesan berantai, video pendek, atau unggahan media sosial bisa menyebar dari satu orang ke orang lain hanya dalam hitungan menit.

Pasalnya, semakin cepat informasi beredar, semakin besar pula peluang masyarakat menerima klaim kesehatan tanpa mengecek sumbernya terlebih dahulu.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat ada 2.622 hoaks kesehatan yang beredar di berbagai platform digital sepanjang Agustus 2018 hingga September 2026. Imunisasi menjadi salah satu topik yang paling banyak disisipi hoaks.

Bukan hanya soal imunisasi, bahkan informasi keliru juga ditemukan pada isu tuberkulosis (TB), air susu ibu (ASI), vitamin hingga suplemen yang diklaim mampu meningkatkan daya tahan tubuh.

Yang membuat hoaks kesehatan berbahaya, karena bentuknya tidak selalu terlihat seperti kebohongan, misalnya ada yang menggunakan istilah medis, mencantumkan angka, membawa nama dokter, bahkan memakai potongan hasil penelitian agar terlihat meyakinkan.

Oleh karena itu, masyarakat tidak cukup hanya bertanya “oh ini benar atau tidak ya?” Namun ada beberapa hal yang perlu diperiksa sebelum sebuah informasi kesehatan dipercaya atau diteruskan.

Kenapa Hoaks Kesehatan Mudah Dipercaya?

Hoaks biasanya tidak datang dengan tanda bahwa informasi tersebut palsu.

Bahkan, informasi dibuat sedemikian rupa agar pembaca merasa perlu segera percaya dan membagikannya.

Kalimat seperti “dokter tidak mau Anda tahu”, “ini obat paling ampuh”, atau “sebarkan sebelum dihapus” misalnya, dapat memancing rasa penasaran sekaligus menciptakan kesan  informasi tersebut sangat penting.

Padahal, semakin luar biasa sebuah klaim kesehatan, semakin penting pula memeriksa sumber dan bukti yang mendukungnya.

Dampaknya Bukan Hanya Salah Informasi

Informasi kesehatan yang keliru bisa memengaruhi keputusan seseorang ketika memilih pengobatan, menerima vaksinasi, menggunakan suplemen atau menentukan langkah ketika menghadapi penyakit.

Kemenkes mencatat cakupan imunisasi nasional turun dari sekitar 95 persen pada 2023 menjadi 87 persen pada 2024 dan sekitar 80 persen pada 2025.

Sepanjang 2025-2026, sejumlah daerah di Indonesia juga mengalami wabah atau kejadian luar biasa campak. Kemenkes mencatat 72 anak meninggal dalam periode tersebut.

Kondisi ini membuat persoalan informasi kesehatan semakin penting diperhatikan. Ketika masyarakat sulit membedakan fakta dan klaim yang menyesatkan, keputusan yang diambil juga berisiko tidak didasarkan pada informasi yang tepat.

Begini Cara Membedakan Fakta dan Tipuan

  1. Periksa sumbernya

Cari tahu siapa yang pertama kali menyampaikan informasi tersebut. Jangan hanya melihat nama akun atau foto profil. Periksa apakah sumbernya memiliki identitas dan kompetensi yang jelas.

  1. Jangan terpancing judul

Judul yang mengejutkan belum tentu menggambarkan isi informasi secara utuh. Baca sampai selesai dan cari data yang digunakan untuk mendukung klaim tersebut.

  1. Waspadai klaim yang terlalu sempurna

Satu bahan yang disebut bisa menyembuhkan banyak penyakit, obat yang diklaim tanpa efek samping, atau metode yang disebut pasti berhasil patut diperiksa lebih lanjut.

  1. Cek tanggal dan konteks

Informasi lama sering kembali beredar dengan narasi baru. Foto atau video juga dapat digunakan di luar konteks aslinya.

  1. Bandingkan dengan sumber terpercaya

Jangan berhenti pada satu unggahan. Bandingkan informasi dengan sumber resmi pemerintah, organisasi kesehatan, tenaga medis yang kredibel atau publikasi ilmiah yang relevan.

Pemerintah Mulai Perkuat Respons

Besarnya peredaran hoaks membuat penanganannya tidak bisa hanya mengandalkan klarifikasi setelah informasi telanjur viral.

Kemenkes bersama Kementerian Komunikasi dan Digital serta mitra lintas sektor meluncurkan Playbook Respons Cepat Penanganan Hoaks Kesehatan di Jakarta pada 17 September 2026.

Playbook tersebut dirancang untuk memperkuat mekanisme kerja bersama, mulai dari deteksi, moderasi, verifikasi hingga respons ketika sebuah isu kesehatan muncul.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono dalam keterangan rilis dilaman  resminya mengatakan penanganan hoaks perlu didukung sistem monitoring yang kuat, pakar untuk melakukan verifikasi cepat, unit teknis serta jejaring komunikasi yang dapat bergerak ketika isu muncul.

Namun, perang melawan hoaks kesehatan tidak berhenti di pemerintah.

Masyarakat juga punya peran penting, terutama sebelum menekan tombol bagikan.

Sederhana saja, cek sumbernya, cari buktinya, bandingkan informasinya.

Sebab di tengah derasnya informasi kesehatan di media sosial, kemampuan membedakan fakta dan tipuan bukan lagi sekadar soal bisa menggunakan internet. Ini menyangkut bagaimana seseorang mengambil keputusan untuk dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya. (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demi Kebutuhan Listrik, Pemerintah Larang Ekspor Batu Bara

    Demi Kebutuhan Listrik, Pemerintah Larang Ekspor Batu Bara

    • calendar_month Minggu, 2 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.348
    • 0Komentar

      PEMERINTAH Indonesia melarang sementara ekspor batu bara periode 1 sampai 31 Januari 2022, untuk menjamin ketersediaan pasokan baru bara pembangkit listrik di dalam negeri. Kebijakan itu ditujukan kepada pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) atau IUPK tahap kegiatan Operasi Produksi, IUPK Sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian dan PKP2B. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Mineral dan Batu […]

  • Muba Peduli, Dinsos Sisir Rumah Warga Kurang Mampu

    Muba Peduli, Dinsos Sisir Rumah Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Selasa, 5 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 893
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba –Bertempat tinggal di gubuk kayu, dengan kondisi kekurangan membuat Amna dan Sulas, warga Dusun II, Desa Teluk Kijing, Kecamatan Lais tidak mengeluh. Meski hidup dengan kondisi tidak layak, dua bersaudara ini tetap semangat melewati hari-harinya. Dengan kondisi tersebut, membuat Dinas Sosial Pemkab Muba, Selasa (5/2/2019) mendatangi langsung kediaman Amna dan Sulas, mirisnya lagi […]

  • Cara benar salurkan bakat kata gubernur saat membuka Kejurda Drag Race Drag Bike

    Cara benar salurkan bakat kata gubernur saat membuka Kejurda Drag Race Drag Bike

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 625
    • 0Komentar

    FORUM Silaturahmi Pemuda Sumsel (FSPSS) mewadai bagi para pembalap di Sumsel untuk bisa menyalurkan bakatnya melalui Kerjuda. “Kita menyambut baik, bahwa Forum ini mengajak untuk meyalurkan bakat para pembalap di tempat yang benar,”.Hal itu dikatakan Gubernur Herman Deru saat Pembukaan Kejurda Drag Race Drag Bike Gubernur Championship di Sirkuit Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Senin […]

  • Demi Tugas Pertaruhkan Nyawa, Ridho-pun Kena “Tujah”, Ibu Pelaku Bilang Anaknya Alami Gangguan Jiwa, Kapolrestabes Palembang : Kita akan Cek, Apa Betul ?, Viral Di Medsos, Gubernur Ikut Besuk, Apa yang Dijanjikan ?

    Demi Tugas Pertaruhkan Nyawa, Ridho-pun Kena “Tujah”, Ibu Pelaku Bilang Anaknya Alami Gangguan Jiwa, Kapolrestabes Palembang : Kita akan Cek, Apa Betul ?, Viral Di Medsos, Gubernur Ikut Besuk, Apa yang Dijanjikan ?

    • calendar_month Sabtu, 5 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 886
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru membesuk langsung, Bripa Ridho Oktonardo, anggota Polantas Polresta Palembang, yang menjadi korban penyerangan orang tidak dikenal (OTD) saat bertugas di Pos Polisi Angkatan 66, pada Jumat (4/6/2021) siang. Gubernur terlihat datang ke RS Bhayangkara tempat korban Ridho dirawat pada Sabtu, (5/6/2021) sekitar pukul 11.50 wib siang. Selain menyampaikan keprihatinannya kepada korban […]

  • Upgrade Usaha Mikro Muba Bagi Bentor Hingga Pinjaman KUR Rp 10 Juta 

    Upgrade Usaha Mikro Muba Bagi Bentor Hingga Pinjaman KUR Rp 10 Juta 

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 835
    • 0Komentar

    BANTUAN bantuan terdampak COVID-19 di Musi Banyuasin terus disalurkan, setelah menuntaskan bantuan kepada warga pra sejahtera secara merata hingga ke pelosok, Selasa (25/8/2020) Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi kembali menyalurkan bantuan untuk pelaku usaha/pedagang berupa sarana usaha. Tidak […]

  • HUT Banyuasin ke-21, HUT Banyuasin ke-21,  Ada Wayang Kulit Dihadiri Gubernur SumselAda Wayang Kulit Dihadiri Gubernur Sumsel

    HUT Banyuasin ke-21, HUT Banyuasin ke-21,  Ada Wayang Kulit Dihadiri Gubernur SumselAda Wayang Kulit Dihadiri Gubernur Sumsel

    • calendar_month Minggu, 5 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.225
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Banyuasin – HUT Banyuasin ke 21 tahun dan HUT TVRI S ke 49 tahun, yang digelar  di Kota Terpadu Mandiri (KTM) Telang Kecamatan Tanjung Lago Banyuasin, diisi pergelaran wayang kulit. Sabtu (4/2) malam. Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Bupati Banyuasin, Askolani Jasi, menghadiri acara itu. Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel  Herman Deru mengapresiasi Pemkab  Banyuasin […]

expand_less
WordPress Archive Gravity Forms Square Add-On Gravity Forms Stripe Addon Gravity Forms Styles Pro Add-on Gravity Forms Trello Addon Gravity Forms Twilio Addon Gravity Forms User Registration Addon Gravity Forms Webhooks Add-On Gravity Forms (Word) Documents Gravity Forms WordPress Plugin Gravity Forms Zapier Addon