Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Tumis Daun Singkong Teri ala Palembang, Sederhana tapi Gurih Pedasnya Bikin Nasi Cepat Habis

Tumis Daun Singkong Teri ala Palembang, Sederhana tapi Gurih Pedasnya Bikin Nasi Cepat Habis

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Daun singkong bisa menjadi lauk yang nikmat kalau diolah dengan bumbu yang pas. Dalam masakan rumahan ala Palembang, daun singkong dapat ditumis bersama teri, cabai, bawang, dan sedikit terasi hingga menghasilkan rasa gurih, pedas, serta aroma yang menggugah selera.

Menu ini juga tidak membutuhkan bahan yang sulit dicari. Justru dari bahan sederhana itulah cita rasanya muncul. Daun singkong yang sudah direbus menjadi lembut, sementara ikan teri memberikan rasa gurih dan tekstur yang berbeda di setiap suapan.

Bahan yang perlu disiapkan

  • 2 ikat daun singkong muda
  • 100 gram ikan teri
  • 6 siung bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 8 buah cabai merah keriting
  • 5 buah cabai rawit, bisa ditambah jika suka pedas
  • 1 buah tomat
  • ½ sendok teh terasi
  • 1 batang serai
  • 2 lembar daun salam
  • 1 ruas lengkuas
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya
  • Sedikit air

Cara mengolah tumis daun singkong teri

Pertama, petik daun singkong yang masih muda, kemudian cuci sampai bersih. Rebus daun singkong dalam air mendidih hingga teksturnya lunak.

Setelah matang, angkat dan tiriskan. Peras daun singkong supaya kandungan airnya berkurang, kemudian potong-potong sesuai selera. Jangan terlalu halus agar tekstur daun masih terasa ketika dimakan.

Selanjutnya, bersihkan ikan teri. Goreng dengan sedikit minyak sampai matang dan cukup kering. Setelah itu angkat dan tiriskan. Sisihkan sebagian teri untuk dicampurkan ke dalam tumisan dan sebagian lagi bisa digunakan sebagai taburan.

Untuk bumbunya, haluskan bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, tomat, dan terasi. Bumbu tidak harus benar-benar halus. Kalau dibuat sedikit kasar, rasa bumbu justru terasa lebih kuat dan memberikan kesan masakan rumahan.

Panaskan minyak di wajan. Masukkan bumbu yang sudah dihaluskan, kemudian tambahkan serai yang sudah dimemarkan, daun salam, dan lengkuas.

Tumis dengan api sedang sampai bumbu benar-benar matang dan aromanya keluar. Tahap ini sebaiknya tidak dilewati terlalu cepat karena bumbu yang masih mentah bisa membuat rasa tumisan kurang sedap.

Setelah bumbu matang, masukkan daun singkong. Aduk perlahan sampai seluruh daun tercampur dengan bumbu.

Jika tumisan terasa terlalu kering, tambahkan sedikit air. Masukkan garam dan gula secukupnya, lalu aduk kembali hingga bumbu meresap.

Terakhir, masukkan ikan teri goreng. Aduk sebentar saja agar teri tidak kehilangan teksturnya. Cicipi dan sesuaikan rasa asin, gurih, serta pedasnya.

Setelah semuanya matang, matikan api dan tumis daun singkong teri siap disajikan.

Biar rasanya lebih mantap

Kalau ingin rasa pedasnya lebih terasa, jumlah cabai rawit bisa ditambah. Namun, jangan sampai rasa pedas menutupi gurihnya teri dan aroma terasi.

Satu hal yang cukup menentukan adalah jangan terlalu lama memasak teri setelah dimasukkan ke tumisan. Teri yang tetap sedikit renyah akan memberikan tekstur yang membuat tumisan daun singkong terasa lebih menarik.

Sajikan selagi hangat bersama nasi putih. Dengan lauk sesederhana ini, biasanya justru nasi yang lebih dulu habis.

Masakan seperti ini menunjukkan bahwa menu rumahan tidak selalu membutuhkan bahan mahal. Daun singkong, teri, cabai, dan bumbu dapur sederhana sudah cukup untuk menghasilkan tumisan yang pedas, gurih, dan punya karakter kuat. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alex Terharu Putranya Diganjar  Penghargaan dari Inggris

    Alex Terharu Putranya Diganjar Penghargaan dari Inggris

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.192
    • 0Komentar

    Penghargaan inj merupakan penghargaan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin

  • Pentingnya Safari Jumat

    Pentingnya Safari Jumat

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 928
    • 0Komentar

    GUBERNUR H. Herman Deru ketika menyampaikan manfaat  safari Jumat di Masjid Haqqul Yaqin Jalan KH. Wahid Hasim Lorong AA. Kelurahan 2 Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang, Jumat (21/2/2020). “Agenda rutin ini terus saya lakukan tidak hanya di Kota Palembang saja  melainkan meluas hingga sampai ke 17 Kabupaten/Kota di Sumsel,” paparnya. Diapun menyebutkan dalam menjalankan […]

  • Seniman tetap Berkesenian di Era Pandemi

    Seniman tetap Berkesenian di Era Pandemi

    • calendar_month Sabtu, 26 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.948
    • 0Komentar

    DEMI mencegah penularan COVID-19, pemerintah mengambil kebijakan untuk membatasi kerumunan. Dengan kebijakan ini, salah satu sektor yang mengalami hambatan cukup berat adalah industri kreatif. Para seniman terpaksa tidak melakukan pertunjukan secara langsung seperti biasanya selama masa pandemi, dan secara otomatis mengurangi pendapatan mereka secara langsung. Ivan Kurniawan Arivin, Musisi yang akrab dipanggil Ivanka Slank, bercerita […]

  • Diduga Dimakan Harimau, Mayat Membusuk Ditemukan di Kebun

    Diduga Dimakan Harimau, Mayat Membusuk Ditemukan di Kebun

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.648
    • 0Komentar

    WARGA Kota Pagar Alam dibuat gempar lantaran mendengar kabar ditemukan sesosok mayat di Perkebunan Tebar Benawa, Kelurahan Panjalang, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam. Mayat tersebut ditemukan dengan kondisi yang memprihatinkan, dadanya terlihat sudah jadi tengkorak, tinggal tulang belulang dan membusuk, dan hanya daging dikaki saja. Diduga mayat tersebut dimangsa binatang buas, harimau. Penemuan mayat […]

  • Tiga Makna Pidato HD di Depan Monpera yang Perlu Masyarakat Sumsel Ketahui

    Tiga Makna Pidato HD di Depan Monpera yang Perlu Masyarakat Sumsel Ketahui

    • calendar_month Selasa, 2 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 881
    • 0Komentar

    Oleh : Faldy Lonardo SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  Meskipun panas matahari di Selasa (2/10/2018) siang sangat menyengat sekujur kulit tubuh, namun menyurutkan rasa antusias masyarakat  Palembang, Sumsel untuk menghadiri orasi perdana Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya di Halaman Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera). Sedikit demi sedikit halaman Monpera pun terlihat ramai dipenuhi […]

  • Dinkes Banyuasin Beri Santunan Kepada  Keluarga Elsa Bayi Korban Terdiagnosa Pneumonia

    Dinkes Banyuasin Beri Santunan Kepada Keluarga Elsa Bayi Korban Terdiagnosa Pneumonia

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 784
    • 0Komentar

    “Pihak Tim Dinkes Banyuasin kemarin telah mengecek langsung ke RS Ar Rasyid dan benar korban terdiagnosa pneumonia. Hari ini tim kita juga sudah kerumah Duka sekaligus memberikan santunan pada keluarga atas atas meninggalnya korban, “

expand_less
WordPress Archive Call To Action for AMP Callegari Builders Elementor Template Kit Callerr – Call Center Service & Telemarketing Elementor Template Kit Calliam – Creative CV Elementor Template Kit Callie Britt | Family Counselling Psychology WordPress Theme Callisto – SEO & Digital Marketing Agency Elementor Template Kit Callix – Creative Agency WordPress Theme + RTL Camden – Boutique Store WordPress Theme Camelia | A Floral Studio Florist WordPress Theme Cameos Film Maker & Movie Studio Elementor Template Kit