Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Jelang Swasembada 2027, KKP Benahi Data Garam dari Hulu

Jelang Swasembada 2027, KKP Benahi Data Garam dari Hulu

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Pemerintah mulai memperketat pendataan usaha pergaraman di daerah. Langkah ini dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) guna memastikan data produksi yang digunakan dalam kebijakan nasional benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

Pembenahan itu menjadi bagian dari persiapan Indonesia menuju swasembada garam pada 2027. Bagi pemerintah, peningkatan produksi tidak akan cukup apabila data mengenai produksi dan usaha pergaraman masih lemah.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP Koswara mengatakan kualitas data memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan pergaraman nasional.

“Swasembada garam tidak hanya ditentukan dari pembangunan infrastruktur dan peningkatan produksi saja, tetapi juga harus diikuti kualitas data yang menjadi dasar pengambilan keputusan,” ujar Koswara dalam keterangan resmi di Jakarta, 12 Agustus 2026.

Untuk memperbaiki proses tersebut, KKP memberikan pembekalan kepada petugas yang berada di lapangan maupun validator daerah. Bimbingan teknis digelar di Surabaya pada 6 Agustus 2026 dengan materi mulai dari metodologi pendataan hingga penggunaan instrumen KP-GARAM-B.

Petugas juga mendapat praktik memasukkan dan memvalidasi data melalui Portal Data KKP. Dengan mekanisme tersebut, informasi yang dikumpulkan dari daerah diharapkan tidak berhenti pada pencatatan, tetapi melalui proses pemeriksaan sebelum menjadi bagian dari basis data pemerintah.

Sebanyak 187 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Rinciannya, 122 petugas pendataan yang berasal dari penyuluh perikanan serta 66 validator daerah.

Mereka berasal dari enam Unit Pelaksana Teknis KKP dan 10 provinsi sentra garam, yakni Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Gorontalo.

Direktur Sumber Daya Kelautan KKP Frista Yoharnita mengatakan peningkatan kapasitas petugas juga menjadi bagian dari transformasi tata kelola data sektor kelautan dan perikanan.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP Miftahul Huda menekankan tiga hal yang harus dijaga dalam proses pendataan, yaitu akurasi, integritas, dan konsistensi.

Menurut Huda, data produksi menjadi dasar untuk menetapkan kebutuhan, mengendalikan impor, sekaligus mengukur perkembangan program menuju target swasembada garam 2027.

Dengan memperbaiki pendataan sejak tingkat daerah, pemerintah diharapkan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi usaha pergaraman nasional. Data tersebut selanjutnya dapat digunakan sebagai pijakan untuk menentukan kebijakan produksi dan kebutuhan garam secara lebih tepat. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Metode Belajar Coding untuk Anak Tunanetra, Ngoding Tanpa Mata, Logika Tetap Tajam”

    “Metode Belajar Coding untuk Anak Tunanetra, Ngoding Tanpa Mata, Logika Tetap Tajam”

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 811
    • 0Komentar

    DI SEBUAH kelas kecil yang sunyi dari cahaya, tapi ramai oleh suara ketikan dan beep-beep laptop, sekelompok anak tunanetra sedang ngoding. Ya, ngoding bikin program komputer. Mereka nggak lihat layar, tapi setiap tanda titik koma, kurung buka, dan tanda kutip sudah akrab di telinga mereka. Buat mereka, coding itu bukan soal mata, tapi soal otak […]

  • Mampukah Sumsel Zero Karhutla Tahun Ini ?

    Mampukah Sumsel Zero Karhutla Tahun Ini ?

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 813
    • 0Komentar

    KASUS kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan dari tahun ketahun terus mengalami penurunan. Ini membuktikan masyarakat Sumsel telah memiliki  kesadaran akan dampak yang ditimbulkan dari kebakaran baik dari segi lingkungan, kesehatan dan hukum yang akan diterima jika melanggar. Hal ini diungkapkan Gubernur Sumsel H. Herman Deru dalam Talkshow dengan tema salah satu stasiun tv […]

  • Kapan Harus Pakai Masker?

    Kapan Harus Pakai Masker?

    • calendar_month Rabu, 21 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.046
    • 0Komentar

    SEMUA orang wajib pakai masker agar terhindar dari penularan COVID-19. Tapi kapan sih sebenarnya kita harus pakai masker? Kenakan masker dengan benar saat kita sedang mengalami gejala serupa COVID-19, terutama bila sudah curiga namun belum melakukan tes. Kalau kita termasuk kelompok berisiko tinggi, seperti lansia atau memiliki komorbid (penyakit penyerta), baiknya juga mengenakan masker saat […]

  • Sambal Nanas Palembang ala Bik Cik Moya, Pedas Bikin Nagih

    Sambal Nanas Palembang ala Bik Cik Moya, Pedas Bikin Nagih

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.300
    • 0Komentar

    ORANG bilang hidup itu bagaikan roda yang berputar, maka sambal nanas ala Palembang ini bagaikan ojek online, kadang manis, kadang pedas, tapi selalu bikin kangen. Serius, siapa sangka nanas yang biasanya jadi topping pizza (dan bikin netizen debat sampai perang dunia ketiga), ternyata di tangan Bik Cik Moya bisa disulap jadi sambal segar yang bikin […]

  • Gambo Muba Diburu Pecinta Fashion

    Gambo Muba Diburu Pecinta Fashion

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.232
    • 0Komentar

    PERMINTAAN produk Gambo Muba yang kian tinggi baik di nasional maupun internasional membuat Ketua Dekranasda Muba yang juga inisiator produk Gambo Muba selalu berusaha maksimal untuk memenuhi permintaan pecinta fashion terhadap produk Gambo Muba. Kini, guna memenuhi permintaan pecinta fashion di Sumsel, Gambo Muba telah hadir di Kriya Sriwijaya yang merupakan gedung pusat produk UMKM […]

  • transportasi-online

    Waduh, Gawat.. Pemprov Sumsel akan Razia Angkutan Ilegal Plat Hitam, Termasuk Transportasi Daring

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 996
    • 0Komentar

    Ini kabar kurang mengenakan bagi angkutan yang ber plat hitam, karena Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berencana melakukan razia angkutan ilegal yang ketahuan membawa penumpang, termasuk transportasi daring (taksi online) dan seluruh angkutan plat hitam.

expand_less
WordPress Archive Quardo | Deluxe Hotels WordPress Theme Quasar – WordPress Theme with Animation Builder Qube – Responsive Multi-Purpose Theme Qudos – Creative Portfolio & Agency WordPress Theme Qudrat – Islamic Center & Mosque Elementor Template Kit Queak – Cleaning Service Elementor Template Kit Queeny – Fashion Lingerie WordPress Theme Quere – Real Estate & Apartments WordPress Theme Querida – Creative Agency WordPress Theme Questionar – FAQ Accordions for Elementor