Cari Tempat Wisata Baru di Palembang? Kampung-Kampung Ini Berpotensi Jadi Destinasi Favorit
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Mencari tempat wisata baru di Palembang kini tidak hanya soal destinasi besar yang sudah lebih dulu dikenal wisatawan. Potensi wisata justru mulai dikembangkan dari kampung-kampung yang menyimpan kekayaan sejarah, budaya, kreativitas warga, hingga produk ekonomi lokal yang bisa menjadi daya tarik baru.
Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melihat pengembangan kampung wisata sebagai salah satu cara untuk memperluas pilihan destinasi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Potensi tersebut tersebar di berbagai wilayah, mengingat Kota Palembang memiliki 18 kecamatan dan 107 kelurahan dengan karakter serta keunggulan lokal masing-masing.
Pengembangan ini juga tidak semata-mata diarahkan untuk mendatangkan wisatawan. Kampung wisata diharapkan mampu membuat masyarakat menjadi bagian langsung dari aktivitas pariwisata, baik melalui usaha kuliner, kerajinan, produk kreatif, maupun berbagai kegiatan yang mengangkat kekhasan kampung.
Staf Ahli Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Investasi Setda Kota Palembang, Riza Pahlevi, belum lama ini mengatakan potensi lokal yang ada di setiap wilayah perlu terus digali dan dikembangkan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Riza, pengembangan kampung wisata harus dilakukan secara berkelanjutan. Ajang Lomba Kampung Wisata yang digelar Pemkot Palembang menjadi salah satu upaya untuk mendorong masyarakat mengenali sekaligus mengembangkan potensi yang ada di lingkungan mereka.
“Lomba Kampung Wisata bukan sekadar kegiatan seremonial. Kami berharap kegiatan ini menjadi gerakan yang berkelanjutan untuk melahirkan kampung-kampung yang kreatif, inovatif, dan produktif, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Riza.
Potensi Wisata Palembang Tak Hanya di Destinasi Populer
Selama ini, wisatawan yang datang ke Palembang banyak mengenal ikon seperti Jembatan Ampera, kawasan Sungai Musi, wisata kuliner, serta sejumlah destinasi sejarah dan budaya. Namun, perkembangan kampung wisata membuka peluang munculnya pengalaman wisata yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.
Konsep tersebut memungkinkan wisatawan mengenal Palembang dari sisi yang berbeda, bukan hanya melihat sebuah objek wisata, tetapi juga menikmati kuliner lokal, mengenal tradisi, melihat aktivitas ekonomi warga, hingga menemukan produk kreatif yang lahir dari sebuah kampung.
Oleh karena itu, keberadaan kampung wisata dinilai dapat menjadi pelengkap sekaligus memperkaya pilihan destinasi wisata di Palembang.
Pemkot Palembang berharap kampung-kampung yang memiliki potensi tersebut mampu berkembang menjadi magnet baru bagi wisatawan. Semakin banyak pilihan destinasi, semakin besar pula peluang wisatawan memperpanjang waktu kunjungan dan membelanjakan uangnya untuk berbagai kebutuhan selama berada di kota ini.
Kampung Wisata Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Warga
Bagi masyarakat, pengembangan kampung wisata bukan sekadar persoalan pariwisata, ada peluang ekonomi yang ikut terbuka ketika sebuah kampung mulai dikenal sebagai destinasi.
Warung makan, usaha rumahan, kerajinan, suvenir, produk ekonomi kreatif, hingga jasa pendukung wisata dapat ikut tumbuh seiring meningkatnya aktivitas pengunjung.
Riza mengatakan kampung wisata diharapkan dapat menjadi ikon baru daerah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Kampung wisata harus menjadi ikon baru daerah yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.
Untuk menjaga keberlanjutan program tersebut, Pemkot Palembang berencana menjadikan Lomba Kampung Wisata sebagai agenda rutin tahunan melalui Dinas Pariwisata.
Artinya, pengembangan kampung wisata tidak berhenti pada penilaian dan pemberian penghargaan. Setiap wilayah yang memiliki potensi diharapkan terus melakukan pembenahan sehingga dapat berkembang menjadi destinasi yang menarik dan memiliki karakter kuat.
Promosi Digital Jadi Kunci
Potensi wisata yang bagus tidak akan banyak dikenal jika tidak dibarengi promosi yang tepat, sebab pelaku ekonomi kreatif dan pengelola kampung wisata juga didorong memanfaatkan teknologi digital untuk memperkenalkan potensi wilayah mereka.
Media sosial dapat menjadi pintu masuk bagi wisatawan untuk menemukan destinasi yang sebelumnya belum mereka kenal. Foto, video, cerita tentang sejarah kampung, kuliner khas, aktivitas warga, hingga agenda lokal bisa menjadi materi promosi yang membuat orang tertarik datang.
Promosi digital juga memungkinkan kampung wisata Palembang menjangkau calon wisatawan dari luar daerah tanpa harus bergantung sepenuhnya pada promosi konvensional.
Riza menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, pelaku ekonomi kreatif, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun destinasi wisata berbasis masyarakat.
Dengan pengelolaan yang konsisten dan promosi yang semakin kuat, kampung-kampung di Palembang memiliki peluang untuk menjadi pilihan baru bagi wisatawan yang ingin mencari pengalaman berbeda.
Pengembangan kampung wisata bukan hanya tentang menghadirkan tempat wisata baru di Palembang, tetapi juga bagaimana potensi yang ada di tengah masyarakat bisa diubah menjadi kekuatan ekonomi dan identitas baru bagi kota. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
