Kilang Plaju Simulasikan Kebakaran Saat Pit Stop, Ada Evakuasi 20 Meter
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 25 menit yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Kilang Plaju simulasikan penanganan kebakaran disertai evakuasi pekerja dari ketinggian sekitar 20 meter sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan selama pelaksanaan Pit Stop Tahap II 2026. Simulasi tersebut digelar guna menguji kecepatan respons, koordinasi antarunit, hingga efektivitas organisasi tanggap darurat dalam menghadapi potensi insiden di area kerja.
Latihan berlangsung di kawasan Sungai Gerong akhir pekan lalu, menghadirkan skenario kebocoran hidrokarbon pada pompa yang kemudian memicu kebakaran. Setelah proses penanganan api dilakukan, simulasi berlanjut dengan penyelamatan seorang pekerja yang mengalami kondisi darurat saat bekerja di ketinggian sekitar 20 meter.
Berbagai unsur dalam organisasi tanggap darurat dilibatkan dalam latihan tersebut, mulai dari tim pemadam kebakaran, petugas penyelamat, tenaga medis, hingga personel pendukung lainnya. Selain menguji kemampuan teknis di lapangan, simulasi juga menjadi sarana mengevaluasi alur komunikasi, koordinasi, dan pengambilan keputusan agar setiap tahapan penanganan berjalan sesuai prosedur.
Pelaksana Tugas (Pjs.) Manager HSSE RU Plaju, Ery Puspiartono, mengatakan pelaksanaan Pit Stop merupakan periode yang membutuhkan perhatian khusus terhadap aspek keselamatan karena melibatkan ribuan pekerja, aktivitas pemeliharaan berskala besar, serta berbagai pekerjaan dengan tingkat risiko tinggi.
“Minor Emergency Drill menjadi sarana untuk memastikan seluruh personel memahami peran dan tanggung jawabnya dalam kondisi darurat. Tidak hanya menguji aspek teknis penanganan, simulasi ini juga memperkuat koordinasi, komunikasi, dan pengambilan keputusan agar setiap potensi risiko dapat ditangani secara cepat dan tepat sesuai prosedur HSSE,” ujar Ery.
Minor Emergency Drill menjadi salah satu rangkaian penguatan budaya keselamatan selama Pit Stop Tahap II 2026 yang berlangsung sejak 27 Juli hingga 14 Agustus 2026. Sebelumnya, Kilang Plaju juga menggelar Grand Safety Talk, penandatanganan komitmen HSSE, serta sejumlah kegiatan lain untuk memperkuat kesadaran seluruh pekerja terhadap pentingnya bekerja secara aman.
Melalui pengujian kesiapsiagaan tersebut, Kilang Plaju menargetkan seluruh rangkaian Pit Stop Tahap II 2026 dapat diselesaikan dengan mengedepankan prinsip Safe Execution, On Schedule, dan Right Quality. Upaya itu sekaligus menjadi bagian dari komitmen perusahaan menjaga keselamatan pekerja serta memastikan operasional kilang tetap mendukung keberlanjutan pasokan energi bagi masyarakat. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
