Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Kemenkes Buru Kasus TB yang Belum Terdeteksi

Kemenkes Buru Kasus TB yang Belum Terdeteksi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memburu kasus Tuberkulosis (TB) yang belum terdeteksi dengan memperluas pemeriksaan terhadap keluarga dan kontak erat pasien. Langkah ini dilakukan untuk menemukan pasien TB lebih cepat sekaligus memutus rantai penularan di masyarakat.

Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus mengatakan, tantangan terbesar penanggulangan TB saat ini bukan hanya memastikan pasien yang sudah terdiagnosis mendapatkan pengobatan, tetapi juga menemukan orang yang telah terpapar namun belum mengetahui kondisinya.

“Indonesia masih menjadi negara dengan jumlah kasus Tuberkulosis terbesar kedua di dunia. Oleh karena itu kita harus melakukan langkah luar biasa. Pengobatan pasien TB sudah berjalan dengan baik, tetapi orang yang tinggal serumah atau kontak erat sering kali belum diperiksa,” ujar Benjamin saat meresmikan Program Homecare di Kabupaten Jember, Jumat (24/7/2026).

Menurut Benjamin, pemeriksaan terhadap kontak erat pasien TB menjadi langkah penting karena seseorang dapat membawa kuman TB tanpa langsung mengalami gejala.

Kondisi itu membuat penularan dapat terus berlangsung apabila tidak segera ditemukan dan ditangani.

Melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG), Kemenkes memperluas pemeriksaan TB dengan dukungan foto rontgen di berbagai wilayah.

Tahun ini, katanya pemeriksaan tersebut dilaksanakan di 53.335 lokasi di seluruh Indonesia, termasuk 228 lokasi di Kabupaten Jember.

Menurutnya pemeriksaan bukan  hanya bertujuan menemukan pasien TB aktif, tetapi juga mengidentifikasi kelompok yang berisiko agar dapat memperoleh penanganan lebih awal.

Bagi kontak erat yang belum mengalami sakit, pemerintah menyiapkan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) untuk mencegah infeksi berkembang menjadi penyakit aktif.

“Yang sakit kita obati, sedangkan yang belum sakit kita berikan obat pencegahan. Kuman TB bisa berada di dalam tubuh seseorang dan baru menimbulkan penyakit satu sampai dua tahun kemudian,” jelas Benjamin.

Kemenkes menilai pendekatan berbasis keluarga menjadi salah satu strategi penting karena penularan TB sering terjadi di lingkungan terdekat pasien. Karena itu, keterlibatan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dibutuhkan agar kasus dapat ditemukan lebih cepat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Program Homecare Kabupaten Jember bertajuk “Mewujudkan Dokter Keluarga untuk Masyarakat Tidak Mampu”.

Program ini dirancang untuk mendekatkan layanan kesehatan dengan mendatangi langsung rumah warga.

Bupati Jember Muhammad Fawait menambahkan,  program Homecare dikembangkan setelah pemerintah daerah melihat masih adanya hambatan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan, meskipun sebagian besar warga telah memiliki perlindungan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya memiliki jaminan kesehatan, tetapi juga benar-benar bisa memperoleh pelayanan. Karena itu tenaga kesehatan akan datang langsung ke rumah-rumah warga,” kata Fawait.

Dalam pelaksanaannya, tenaga kesehatan akan melakukan pemeriksaan dasar, memberikan edukasi kesehatan, serta memanfaatkan layanan telemedicine apabila masyarakat membutuhkan konsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Iwan Sumule menilai perluasan akses layanan kesehatan memiliki hubungan erat dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, persoalan kesehatan dan kemiskinan saling berkaitan. Ketika masyarakat terlambat mendapatkan layanan kesehatan, risiko kehilangan produktivitas dan meningkatnya beban ekonomi keluarga juga semakin besar.

Dengan integrasi deteksi dini TB, pemeriksaan kontak erat, dan layanan kesehatan berbasis rumah, pemerintah berharap lebih banyak kasus TB dapat ditemukan sejak awal sehingga pengobatan dan pencegahan dapat dilakukan lebih cepat. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri Diganti

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri Diganti

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.201
    • 0Komentar

    KAPOLDA Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri S, MM resmi diganti. Pergantian tersebut berdasarkan TR Kapolri bernomor ST : 1701/VIII/KEP/2021, tertanggal 25 Agustus 2021. Irjen Pol sendiri digantikan oleh Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumbar. Irjen Pol Eko mendapatkan jabatan baru sebagai Koorsahli Kapolri. Sedangkan pengganti Irjen Pol […]

  • Kelompok Lansia, Komorbid, Penyintas COVID-19 dan Ibu Menyusui Bisa Divaksinasi Ini Syaratnya…

    Kelompok Lansia, Komorbid, Penyintas COVID-19 dan Ibu Menyusui Bisa Divaksinasi Ini Syaratnya…

    • calendar_month Minggu, 14 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.005
    • 0Komentar

    PEMERINTAH melalui Kementerian Kesehatan menetapkan vaksinasi COVID-19 dapat dilakukan pada kelompok lansia, komorbid, penyintas COVID-19 dan ibu menyusui dengan syarat tertentu. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/I/368/2021, tanggal 11 Februari 2021, tentang Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 pada Kelompok Sasaran Lansia, Komorbid dan Penyintas COVID-19, serta Sasaran Tunda Dengan kondisi tubuh atau kesehatan yang lebih berisiko, […]

  • Olah 600 Ha Lahan Rawan Karhutlah Jadi Ladang Jagung

    Olah 600 Ha Lahan Rawan Karhutlah Jadi Ladang Jagung

    • calendar_month Rabu, 13 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 810
    • 0Komentar

    .PRAJURIT Kodim 0402/OKI melakukan penanaman jagung di lahan rawan Karhutlah di Kecamatan Mesuji dan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir. Penanaman Jagung Rakyat dengan pola kemitraan dengan masyarakat tersebut untuk mendukung ketahanan pangan serta mencegah Kebakaran Hutan Kebun dan Lahan (Karhutlah). Penanaman awal digelar di wilayah Koramil 402-09/Mesuji dengan luar 200 Ha dan Koramil 402-13/Sungai […]

  • Datang ke Sungai Lilin, Bupati Muba Tampung Aspirasi Warga, BPDP-KS Menjawab Semua Desa Bisa, Silahkan Ajukan, Kami Punya 2 Skema, Apa Saja ?

    Datang ke Sungai Lilin, Bupati Muba Tampung Aspirasi Warga, BPDP-KS Menjawab Semua Desa Bisa, Silahkan Ajukan, Kami Punya 2 Skema, Apa Saja ?

    • calendar_month Minggu, 6 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.014
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA piawai memperjuangkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Serasan Sekate. Terbukti ia  berhasil merealisasikan program peremajaan sawit rakyat (PSR) melalui mekanisme pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS);  produktivitas sawit rakyat meningkat dengan usia cukup muda sudah panen.Bupati Muba ini juga memikirkan sektor […]

  • Berencana Pinjam Dana kepada PEN, 3 Sektor Ini Bakal Dibayai, Walikota : Kita Sempurnakan Dulu Administrasinya

    Berencana Pinjam Dana kepada PEN, 3 Sektor Ini Bakal Dibayai, Walikota : Kita Sempurnakan Dulu Administrasinya

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 809
    • 0Komentar

    PEMERINTAH kota Palembang terus berupaya dalam memulihkan perekonomian terkait dampak dari pandemi Covid-19, salah satunya yakni melalui Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Daerah. Hal itu diungkapkan langsung oleh Walikota Palembang, H. Harnojoyo usai rapat koordinasi teknis bersama DJPK Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri serta PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Rapat koordinasi tersebut juga sengaja dilakukan […]

  • EMI Sumitra : Siapapun Terpilih, Pagar Nusa Selalu Taksim Kepada NU

    EMI Sumitra : Siapapun Terpilih, Pagar Nusa Selalu Taksim Kepada NU

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.888
    • 0Komentar

    KETUA Wilayah PSNU Pagar Nusa Sumsel Emi Sumirta, siap mensukseskan Konferensi Wilayah (Konferwil) Nahdatul Ulama Sumatera Selatan di Ponpes Assidiqiah OKI pada 17 – 19 Januari mendatang. Dikatakannya, selaku Banom dari NU, dirinya sangat berharap tidak hanya sukses nya acara, tapi suksesnya dalam pemilihan pengurus NU kedepan. “Siapapun yg terpilih selaku anak yang Sami’na Wa […]

expand_less
WordPress Archive Numérique – SEO Digital Marketing WordPress Theme Nunis – Kindergarten Elementor Template Kit Nuovo – Social Media, Digital Marketing Agency, SEO WordPress Theme Nur – Alternative & Renewable Energy WordPress Theme Nursera – Home Care & Private Nursing FSE WordPress Theme Nursera – Home Care & Private Nursing Services Elementor Template Kit NurseryPlant – Responsive WooCommerce WordPress Theme Nusafe – Charity & Non-Profit Elementor Template Kit Nusapp – SaaS Startup & Business Elementor Template Kit Nutrical – Health and Diet WordPress Theme