Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan Kaki Bukit » Hutan & Budaya, Menjaga Alam, Memelihara Warisan Bangsa

Hutan & Budaya, Menjaga Alam, Memelihara Warisan Bangsa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • visibility 179
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI tengah kesibukan Jakarta, Kantor Kementerian Kebudayaan menjadi saksi langkah penting bagi pelestarian alam dan budaya Indonesia.

Kementerian Kehutanan dan Kementerian Kebudayaan menandatangani Nota Kesepahaman yang memperkuat pengelolaan hutan sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya. Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menegaskan hutan bukan hanya bentang ekosistem, tetapi juga bentang budaya.

“Hutan menyimpan nilai sejarah, tradisi, dan praktik masyarakat lokal, menjaga hutan sama artinya dengan menjaga budaya bangsa,” ujarnya, selasa (10/3/2026).

Pemerintah telah menetapkan 366 ribu hektare sebagai hutan adat dan memberikan hak kelolanya kepada Masyarakat Hukum Adat.

Pemerintah menargetkan percepatan penetapan hutan adat hingga 1,4 juta hektare dalam empat tahun ke depan, sesuai amanat Presiden Prabowo Subianto.

Langkah ini memberi masyarakat lokal ruang untuk melindungi hutan sekaligus mempertahankan praktik budaya mereka.

Menurut Raja Juli Antoni  hubungan masyarakat dengan hutan bersifat simbiotik pasalnya banyak praktik adat lahir dari kebutuhan menjaga keseimbangan alam.

Dimulai dari sistem penanaman tertentu, ritual penghormatan pohon, hingga cerita lisan yang menanamkan kesadaran ekologis bagi generasi muda dengan memberikan akses kelola kepada masyarakat adat, pemerintah memastikan pengetahuan lokal tetap hidup, sekaligus melindungi ekosistem hutan.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menekankan peran negara dalam memajukan budaya nasional.

Mengutip Pasal 32 ayat (1) UUD 1945, ia menyatakan  negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya.

Fadli Zon menambahkan  kewajiban ini berlaku tidak hanya pada Kementerian Kebudayaan, tetapi juga seluruh lapisan pemerintah hingga pihak swasta.

Dengan kolaborasi lintas sektor, pengelolaan hutan dan pelestarian budaya akan berjalan nyata dan menyentuh masyarakat.

MoU ini melibatkan banyak pihak, termasuk Kementerian Ekonomi Kreatif dan Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian Komunikasi dan Digital, Badan Riset dan Inovasi Nasional, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kolaborasi ini memungkinkan berbagai inisiatif, seperti pemetaan hutan adat dengan drone dan GIS, digitalisasi cerita rakyat sebagai media edukasi, dan pengembangan ekowisata berbasis budaya.

Hak kelola

Masyarakat Hukum Adat merasakan manfaat langsung dari hak kelola ini.

Mereka dapat melestarikan tradisi melalui ritual dan praktik adat yang tetap dijalankan.

Mereka juga mengembangkan ekonomi lokal dengan memanfaatkan produk hutan non-kayu, ekowisata, dan kerajinan.

Hutan adat berfungsi sebagai contoh hidup bagi generasi muda dan peneliti.

Pendekatan ini dianggap strategis karena berhasil menggabungkan ekologi, budaya, dan ekonomi. Masyarakat adat memanfaatkan hutan untuk melindungi ekosistem sekaligus menyalurkan pengetahuan lokal yang mendukung ketahanan pangan.

Meski menjanjikan, pemerintah menghadapi beberapa tantangan. Mereka harus memastikan hak kelola masyarakat dihormati dan perambahan ilegal dicegah.

Mereka juga perlu meningkatkan kapasitas teknologi melalui pelatihan drone, GIS, dan digitalisasi cerita rakyat. Selain itu, koordinasi lintas sektor antara kementerian, pemerintah daerah, dan swasta harus berjalan selaras agar program efektif.

Pemerintah menekankan pendekatan partisipatif, di mana masyarakat menjadi pengelola utama, sementara pemerintah dan lembaga pendukung bertindak sebagai fasilitator.

Dengan MoU ini, Indonesia menapaki model pelestarian holistik.

Hutan tidak lagi menjadi sumber daya, tetapi media hidup untuk menyalurkan cerita, tradisi, dan nilai bangsa.

Langkah ini sejalan dengan tren global yang mengintegrasikan kearifan lokal dalam pengelolaan sumber daya alam.

Indonesia, dengan hutan luas dan budaya kaya, memiliki potensi menjadi pionir pelestarian yang menggabungkan alam, budaya, dan ekonomi kreatif.

Jika Indonesia berhasil mengelola hutan dengan pendekatan budaya, negara tidak hanya melestarikan alam, tetapi juga memperkuat identitas bangsa. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumsel Jadi Role Model Pengembangan Ikan Berkelanjutan se Asia Tenggara

    Sumsel Jadi Role Model Pengembangan Ikan Berkelanjutan se Asia Tenggara

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 898
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumatera Selatan (Sumsel) akan menjadi yang pertama atau role model di Asia Tenggara karena telah miliki Gedung The Southeast Asian Fisheries Develoment Center (SEAFDEC) dan  Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan (BRPPUPP), terpilihnya Provinsi Sumsel karena dianggap sebagai daerah yang mempunya perairan umum daratan  paling lengkap mulai dari sungai, danau, rawa, perilaku […]

  • RSUD Sekayu Raih Best of The Best Award

    RSUD Sekayu Raih Best of The Best Award

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.055
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta- Tahun 2019 menjadi tahun yang gemilang bagi RSUD Sekayu, betapa tidak setelah mendapatkan penghargaan Indonesian Best Hospital Service Inovation Award kategori The Best Hospital In Modern Emergency Installation Service oleh 7sky Media & Majalah IM indonesia di Hotel Bidakara Savoy Homann Bandung pada awal Februari 2019 lalu. Kini RSUD yang saat ini menjadi RS […]

  • Nihil Positif, Bertambah 4 Kasus Sembuh Kemarin Di Muba

    Nihil Positif, Bertambah 4 Kasus Sembuh Kemarin Di Muba

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Senin (26/10/2020) mengonfirmasi penambahan 4 kasus sembuh dan nihil penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19. “Dengan adanya penambahan 4 kasus sembuh, total ada sebanyak 324 kasus sembuh COVID-19 di Muba,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. Povi merinci, hingga 26 Oktober 2020 ada sebanyak […]

  • Efisiensi Pertamina capai US$ 2.2 miliar

    Efisiensi Pertamina capai US$ 2.2 miliar

    • calendar_month Minggu, 19 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.679
    • 0Komentar

    Di tengah tantangan harga minyak mentah yang terus melambung tinggi, PT Pertamina (Persero) memperkuat strategi keuangan dan upaya operasional guna meningkatkan efisiensi di seluruh lini bisnis, baik holding maupun subholding mulai dari hulu, pengolahan sampai hilir. Dari strategis bisnis tersebut, selama tahun 2021 Pertamina berhasil melakukan optimalisasi biaya sebesar US$ 2,21 Miliar, yang diperoleh dari […]

  • Lapor Bila Tidak Sesuai, Polda Pantau Pemberlakuan Tarif Tes PCR

    Lapor Bila Tidak Sesuai, Polda Pantau Pemberlakuan Tarif Tes PCR

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 874
    • 0Komentar

    POLDA Jawa Timur (Jatim) dan Polres jajaran melakukan pengawasan terkait batas tarif tertinggi tes PCR Covid-19. Pengawasan itu dilakukan di seluruh fasilitas kesehatan di Jatim. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menegaskan bahwa Polda Jatim akan menindaklanjuti perintah dari Bapak Presiden, Pak Kapolri, dengan Pak Kapolda untuk memantau terkait harga PCR yang […]

  • Kawal Perekonomian Papua, Kabupaten Biak Ekspor Perdana Produk Tuna ke Singapura

    Kawal Perekonomian Papua, Kabupaten Biak Ekspor Perdana Produk Tuna ke Singapura

    • calendar_month Minggu, 29 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 710
    • 0Komentar

    KABUPATEN Biak Numfor, Papua melalui Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) sukses melakukan ekspor perdana produk perikanan ke Singapura. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti, menyebut bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turut mengawal perekonomian Indonesia Timur, khususnya Papua. Dikatakannya, Biak dapat menjadi […]

expand_less
WordPress Archive Appointly – WooCommerce Appointment Booking & Scheduler Plugin Appointment Buddy – Online Appointment Booking WP Plugin Appointo – Booking Management System AppOne – App Landing WordPress Theme AppRaxx – App Landing Page Elementor Template Kit Apprista – Creative App Landing Elementor Template Kit Approve New User Registration WordPress & WooCommerce Plugin Appset – App Landing Page WordPress Responsive Theme in Marketing Blog & Digital Portfolio Showcase Apptek – App & SaaS Theme AppThemes ClassiPress | WordPress Classified Ads Theme