Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Sidak Pasar Muba, Inflasi Terkendali atau Sekadar Seremoni?

Sidak Pasar Muba, Inflasi Terkendali atau Sekadar Seremoni?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 161
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PASAR Randik, Sekayu Kabupaten Muba akhir pekan lalu suasananya terasa kental dengan ramadan,  pedagang menata dagangan, aroma bawang, cabai, dan minyak goreng mengisi udara.

Bahkan pembeli bergerak cepat memilih kebutuhan pokok, sambil sesekali menawar harga. Di tengah keramaian itu, Wakil Bupati Musi Banyuasin, Abdur Rohman Husen  muncul lengkap dengan rombongan OPD, istri, dan perwakilan Kodim. Kamera berseliweran, sidak resmi pun dimulai.

Pemkab Muba menyatakan tujuan sidak ini jelas, menjaga harga sembako tetap stabil dan memastikan ketersediaan stok hingga Idul Fitri.

Di atas kertas, laporan resmi memang menunjukkan harga relatif stabil. Telur naik tipis untuk kue Lebaran, cabai justru turun, bawang standar, dan stok dianggap cukup. Semua terdengar ideal.

Namun kenyataan di lapangan menceritakan hal lain, beberapa pedagang mengeluhkan atap bocor dan area parkir yang berantakan. Pembeli kadang enggan masuk lebih dalam karena kendaraan saling berserakan.

Kenyamanan berbelanja yang menurun ini bisa berdampak langsung pada omzet pedagang dan stabilitas ekonomi mikro di pasar.

Inilah dilema sidak, simbol kehadiran pemerintah penting, tapi jika tidak diikuti aksi nyata, efeknya bisa sebatas seremoni. Inflasi tidak hanya soal harga naik-turun satu hari. Ia berkaitan erat dengan distribusi barang, kenyamanan pasar, dan kemampuan pedagang bertahan di tengah permintaan tinggi.

Wabup Rohman mendengar keluhan pedagang dan berjanji menyiapkan solusi, renovasi atap, penataan parkir, dan pembenahan fasilitas secara bertahap.

Ini langkah positif namun, janji tanpa tenggat jelas berpotensi menjadi retorika biasa. Publik butuh bukti, bukan sekadar komitmen di atas podium sidak.

Pemkab Muba harus bergerak lebih jauh daripada sekadar monitoring harian, stabilitas harga harus dibarengi stabilitas ekosistem pasar. Perbaikan fasilitas, pengawasan distribusi, dan transparansi harga perlu menjadi program berkelanjutan, bukan insiden sesaat saat ramadan tiba.

Setidaknya  yang harus dijalankan Pemkab Muba antara lain, renovasi dan penataan pasar, atap bocor segera diperbaiki, area parkir diatur rapi, jalur pejalan kaki dibersihkan. Kenyamanan pengunjung adalah kunci daya beli dan kelangsungan usaha pedagang.

Pemantauan harga rutin dan publik, data harga sembako diperbarui setiap minggu dan dipublikasikan secara transparan agar pedagang dan pembeli tahu kondisi sebenarnya.

Koordinasi distribusi sampai pinggiran, maksudnya jangan hanya pusat kota, distribusi sembako ke desa dan kecamatan harus dipantau untuk mencegah kelangkaan dan lonjakan harga lokal.

Dialog rutin dengan pedagang, bukan hanya saat sidak, agar kebijakan pemerintah lebih tepat sasaran.

Sidak pasar randik memang penting, kehadiran pemimpin memberi pesan, ‘Kami mengawasi, kami peduli,’ tapi pesan itu hanya efektif, jika diikuti dengan tindakan nyata.

Inflasi dan kenyamanan pasar adalah tanggung jawab sepanjang tahun, bukan hanya ritual ramadan.

Masyarakat Muba ingin lebih dari sekadar laporan harga stabil.

Mereka ingin pasar yang nyaman, stok yang cukup, dan kebijakan yang konsisten.

Jika Pemkab mampu mengeksekusi janji sidak menjadi aksi nyata, sidak ramadan bukan sekadar seremoni, tapi bukti konkret bahwa pemerintah hadir di tengah warga.

Dan sidak seperti inilah yang benar-benar meninggalkan jejak, bukan hanya foto di media atau headline sementara. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Hidup Dekat Stasiun, Rumah Susun Terintegrasi, Naik Kereta Tinggal Lompat, Sarapan Masih Bisa Sambil Tidur!”

    “Hidup Dekat Stasiun, Rumah Susun Terintegrasi, Naik Kereta Tinggal Lompat, Sarapan Masih Bisa Sambil Tidur!”

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 870
    • 0Komentar

    MISALNYA ente bangun tidur jam 6 pagi, alarm nggak perlu disetel karena suara kereta sudah jadi backing track pagi ente, bangun, celingak-celinguk, dan voila!, stasiun cuma selemparan sandal jepit. Itu bukan mimpi, tapi bayangan masa depan yang lagi dirancang Fahri Hamzah & Hashim Djojohadikusumo bareng manajemen baru PT KAI. Rumah susun terintegrasi ini bikin warga […]

  • STQH Tingkat Provinsi Sumsel di Muratara

    STQH Tingkat Provinsi Sumsel di Muratara

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 800
    • 0Komentar

    Lantunan Kalam Ilahi yang menggema selama pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an Hadis ( STQH) mampu menciptakan nuansa religius dan menghadirkan suasana yang memberi kesejukan batin bagi masyarakat Provinsi Sumsel dan Kabupaten Muratara. Muratara – Kegiatan STQH diharapkan dapat menjadi forum silaturrahim yang mengandung nilai-nilai positif dalam memperkuat rasa persaudaraan dan ikatan kebersamaan lintas etnis dan agama sebagai […]

  • Musim Kemarau, Pasaman Malah Diterjang Banjir, 1 Warga Dicari

    Musim Kemarau, Pasaman Malah Diterjang Banjir, 1 Warga Dicari

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Di saat sejumlah wilayah Indonesia tengah menghadapi musim kemarau, hujan deras justru mengguyur Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Air sungai meluap dan menerjang permukiman warga di Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Jumat (18/9) sore. Dalam laporan BNPB dilaman resminya dikutip minggu ini, menjelaskan banjir tersebut menyisakan persoalan serius hingga Jumat malam, satu warga […]

  • Waspada, Gunung Anak Krakatau Livel II

    Waspada, Gunung Anak Krakatau Livel II

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.248
    • 0Komentar

    STATUS Gunung Anak Krakatau (GAK) di Perairan Selat Sunda, Provinsi Banten,  waspada Level II dengan ketinggian asap mencapai 1.500 meter sehingga harus selalu waspada. “Kami minta warga pesisir pantai Anyer dan Carita tetap waspada, ” kata Kepala Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau ( GAK) di Pasauran Anyer Banten, Deni Mardiono, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (6/2/2022). […]

  • Boneka Pengantin dari Songket Siap Jadi Icon Baru Sumsel-1

    Boneka Pengantin dari Songket Siap Jadi Icon Baru Sumsel

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.219
    • 0Komentar

    Layaknya negara-negara maju, Sumatera Selatan (Sumsel) tidak pernah kehabisan akal untuk menciptakan inovasi-inovasi baru, seperti dilakukan Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel menggelar pelatihan pembuatan cinderamata di Aula TP PKK Rajawali, Selasa (10/10/2017).

  • Perluas Pasar Eropa, KKP Pamerkan Ikan Hias Dalam Ajang Internasional

    Perluas Pasar Eropa, KKP Pamerkan Ikan Hias Dalam Ajang Internasional

    • calendar_month Jumat, 27 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 591
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) menyasar pasar Eropa dan negara-negara maju sebagai target peningkatan ekspor ikan hias Indonesia. Keseriusan ini ditunjukkan dengan ikut serta dalam pameran Interzoo 2022 pada 24-27 Mei 2022. Event berskala internasional ini digelar di Nuremberg, Jerman dan diikuti sekitar 1.300 peserta dari 60 negara dengan target pengunjung dari 110 negara dan […]

expand_less
WordPress Archive AIT Easy Admin AIT Elements Toolkit AIT Events Pro AIT Food Menu AIT Get Directions AIT Infobar AIT Item Extension AIT Item Reviews AIT Languages AIT PayPal Payments