Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Asap Manis yang Bisa Bikin Hidup Berantakan

Asap Manis yang Bisa Bikin Hidup Berantakan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • visibility 750
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ASAP manis itu kelihatannya tidak bersalah, malah wanginya bau buah stroberi, mangga, anggur yang bikin menggoda, pokoknya  bau-bau itu yang bikin orang mikir, “Ini anak hidupnya rapi” padahal belum tentu. Bisa jadi hidupnya rapi di luar, tapi di dalam sudah mulai berantakan kayak kabel  listrik dan tali layangan kusut.

Sekarang vape itu bukan cuma alat, tapi sudah kayak kartu identitas sosial. Nongkrong tanpa vape itu rasanya seperti datang ke kondangan tapi lupa selfie. Pegang vape, hisap pelan, buang asap ke langit sambil mikir, “Aku  keren, aku kekinian” masalahnya, yang kekinian dan keren  itu bukan cuma gayanya, tapi juga modus kejahatannya.

Di era digital serba update ini, narkoba juga ikut update. Bandar narkoba sekarang tidak mau kalah sama influencer. Mereka tahu genrasi sekarang  anti dipaksa, tapi gampang penasaran. Maka narkoba tidak lagi datang dengan wajah sangar, tapi menyamar jadi asap manis vape narkoba, wangi, kalem, dan kelihatannya sopan.

Modusnya licin kayak belut dikasih minyak kayu putih, cairan vape yang kelihatannya biasa saja, disisipi zat terlarang. Botolnya sama, baunya sama, rasanya pun kadang tidak beda. Awalnya gratis. Ya… iya-lah, siapa juga yang mau langsung beli masalah jutaan rupiah. Gratis itu seperti senyum mantan, bikin senang, tapi biasanya ada niat tersembunyi.

Bandar narkoba itu paham betul psikologi manusia. Kalau disuruh, orang ngelak. Kalau dikasih, orang nyoba. Kalau sudah nyoba, baru cerita bisa panjang. Gratis itu memang bikin iman goyah lebih cepat dari sinyal HP di parkiran basement mall.

BNNP Sumsel juga sudah kasih lampu merah sambil klakson panjang. Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan mengingatkan, cairan vape sekarang rawan disusupi narkoba.

Harganya tidak main-main, bisa jutaan rupiah, tapi justru sering dibagi gratis di awal sebagai jerat. Logikanya simpel, pancing dulu ikannya, urusan digoreng belakangan.

Tapi, Hisar juga menegaskan hal penting yang sering orang tidak tahu tentang Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 menjamin pecandu yang melapor untuk rehabilitasi tidak diproses hukum dan bahkan dapat layanan gratis.

Negara ini, urusan narkoba, ternyata lebih penyayang daripada omongan tetangga. Ironisnya, meski Sumatera Selatan sudah darurat narkoba, yang datang rehab masih sepi.

Bukan karena pada sehat semua, tapi karena takut. Takut dicap, takut diomongkan, takut hidup makin ribet. Padahal hidup yang sekarang ini saja sudah ribet tanpa narkoba.

Di sinilah masalahnya. Banyak orang lebih takut omongan orang daripada omongan dokter. Lebih takut gosip daripada jarum suntik. Akhirnya masalah disimpan rapat-rapat, kayak utang yang pura-pura lupa.

Gerak cepat bukan gerak jalan

Wali Kota Ratu Dewa memilih gerak cepat, bukan gerak jalan..  sambil menunggu pembentukan BNN Kota yang jalurnya panjang dan berliku kayak jalan rusak habis hujan, Pemkot langsung bikin langkah darurat.

Dibentuklah Satgas Anti Narkoba, disiapkan kantor layanan di Mal Pelayanan Publik Jakabaring, dan sosialisasi digas ke sekolah, kampus, sampai lingkungan ASN.

Intinya jelas, jangan kebanyakan seminar, tapi minim hasil. Ini bukan soal wacana, tapi soal kerja nyata. Langkah ini penting, karena asap manis vape narkoba tidak pilih-pilih korban.

Narkoba tidak peduli kamu anak baik-baik, mahasiswa teladan, atau pegawai rajin absen. Targetnya justru orang yang merasa paling aman dan yakin bisa ngatur semuanya. Padahal dalam hidup, yang paling sering tumbang itu bukan yang ceroboh, tapi yang terlalu percaya diri.

Jadi sebenarnya simpel, cuma sering kalah sama gaya. Jangan sembarangan terima apa pun dari orang yang tidak dikenal, apalagi yang gratis sebab dalam hidup ini yang benar-benar gratis itu jarang bahkan biasanya ada harga yang ditagih belakangan. Dan untuk urusan narkoba, harganya bukan pakai cicilan.

Vape itu alat, nongkrong itu hak, yang bikin hidup berantakan adalah kebiasaan meremehkan. Meremehkan risiko, meremehkan peringatan, dan terlalu yakin dengan mantra sakti, “Tenang, aku bisa berhenti kapan saja.” Kalimat ini sudah menjatuhkan lebih banyak orang daripada kulit pisang.

Perlu dingat, asap manis vape narkoba adalah potret era yang lagi bingung. Kejahatan rajin update, sementara kewaspadaan kita sering malas upgrade. Asapnya memang wangi, tapi efeknya bisa panjang dan pahit.

Oleh sebab itu, gaya hidup boleh kekinian, tapi akal sehat jangan ketinggalan. Jangan sampai demi asap wangi beberapa detik, hidup berantakan bertahun-tahun, karena asap itu cepat hilang, tapi penyesalan itu bisa stay lama, bahkan lebih setia dari mantan mu.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidak Bahan Pangan di PS Sekip Ujung, Wawako : Kalau Ada Pembeli/Pedagang yang Suhunya Tinggi, Pulang Aja !!

    Sidak Bahan Pangan di PS Sekip Ujung, Wawako : Kalau Ada Pembeli/Pedagang yang Suhunya Tinggi, Pulang Aja !!

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 798
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pangan di Pasar Sekip Ujung bersama Balai Besar POM Palembang. Dalam sidak tersebut, ia selain  memantau bahan pangan, tak lupa terus mengingatkan setiap pengurus pasar tradisional, agar meningkatkan protokol kesehatan, guna mencegah menyebarnya viros covid 19 diantara pedagang dan pembeli. “Tadi kita lihat sudah ada […]

  • cpns-kemendes

    Jangan Lupa..! Kementrian Desa Buka Lowongan Kerja

    • calendar_month Kamis, 21 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.182
    • 0Komentar

    Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mulai 26 hingga 31 Desember 2017 membuka pendaftaran untuk penerimaan 13.053 Tenaga Pendamping Profesional (TPP) atau Tenaga Pendamping Desa Tahun Anggaran 2017.

  • Kades Bumi Ayu Punya Kades Baru

    Kades Bumi Ayu Punya Kades Baru

    • calendar_month Selasa, 16 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.653
    • 0Komentar

    Oleh : Ari Wiboeo SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU –  Setelah ditinggal Kepala Desa [Kades] Almarhum Ridwan, kini Desa Bumi Ayu, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Muba memiliki kepala desa yang baru. Jabatan kades yang baru itu diisi Amrullah Mahmud setelah terpilih melalui Musyawarah Pemilihan (Mupil).Hal itu tertuang berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 578/KPTS-DPMD/2018. Sebelumnya masa kekosongan akibat meninggalnya, […]

  • Puskesmas Tanjung Lubuk Diresmikan, Layanan Mirip Rumah Sakit Tipe D

    Puskesmas Tanjung Lubuk Diresmikan, Layanan Mirip Rumah Sakit Tipe D

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 676
    • 0Komentar

    WAKIL Bupati OKI, H. M. Dja’far Shodiq meresmikan pusat layanan kesehatan masyarakat (Puskesmas) Tanjung Lubuk Kabupaten OKI  pada Rabu, (25/5). Puskesmas yang berdiri megah di pusat ibu kota kecamatan  ini miliki fasilitas lengkap setara Rumah Sakit (RS) tipe D. “Komitmen Pak Bupati (H. Iskandar, SE) di dukung Pak Gubernur (Herman Deru) untuk memberikan layanan kesehatan […]

  • Ingat, Menhub Mau Hadiri Talkshow di Muba

    Ingat, Menhub Mau Hadiri Talkshow di Muba

    • calendar_month Selasa, 13 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Talkshow bertema Kinerja Empat tahun Kepemimpinan Presiden RI, Joko Widodo terkait transportasi di Indonesia, di Muba rencananya akan digelar pada 17 Nopember 2018. Acara tersebut rencananya juga akan dihadiri Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi. “Menteri Perhubungan RI nanti dijadwalkan tiba di Kabupaten Muba pada Pukul 13:00 WIB, Hari Sabtu 17 […]

  • Kerjurnas Tenis Kajati Cup 2019

    Kerjurnas Tenis Kajati Cup 2019

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.190
    • 0Komentar

    MEMPERINGATI Hari Anti Korupsi Internasional di Sumatera Selatan (Sumsel). Jajaran Kejaksaan Tinggi setempat menyelenggarakan Kejuaraan Nasional Tenis Kajati Sumsel Cup 2019 bekerja sama dengan Pengurus Provinsi Pelti Sumsel yang dibuka secara langsung oleh Gubernur H. Herman Deru bertempat di Gor Bukit Asam Jakabaring Palembang, Sabtu (7/12/2019 Kejurnas Tenis Kajati Cup 2019 kali ini juga dihadiri Anggota […]

expand_less
WordPress Archive YITH WooCommerce Social Login Premium YITH WooCommerce Stripe Premium YITH WooCommerce Subscription Premium YITH WooCommerce Surveys Premium YITH WooCommerce Tab Manager Premium YITH WooCommerce Terms and Conditions Popup Premium YITH WooCommerce Uploads Premium YITH WooCommerce Waiting List Premium YITH WooCommerce Watermark Premium YITH WooCommerce Wishlist Premium