Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Properti » “Rumah Tenaga Medis di Tarakan, Nyaman Tapi Bikin Penasaran!”

“Rumah Tenaga Medis di Tarakan, Nyaman Tapi Bikin Penasaran!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • visibility 3.077
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALAU kata pepatah, “rumahku istanaku”, tapi jangan salah, di Tarakan, Kalimantan Utara, sekarang ada istana kecil yang khusus buat tenaga medis. Yap, bukan cuma jadi tempat tidur dan rebahan, tapi juga markas super hero tanpa jubah, tenaga kesehatan yang siap melawan virus dan sakit kepala pasien kapan saja.

Dalam kunjungan kerja, Staf Ahli Menteri Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Industri dan Lingkungan, Tasdiyanto, menengok Rumah Khusus Hapernas di Kota Tarakan.

Rumah khusus ini bukan rumah tangga biasa, tapi contoh praktik baik penyediaan hunian layak bagi para pahlawan kesehatan. Bayangin, rumahnya nyaman, efisien, dan sambungan air PDAM-nya bikin mandi nggak perlu rebutan galon air.

Satker Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalimantan Utara baru saja menang penghargaan sebagai pengelola rumah khusus terbaik tingkat nasional. Dan sebagai bentuk cinta kasih, mereka menggandeng Pemerintah Kota Tarakan untuk membangun 20 unit rumah kopel tipe super hemat ruang, menampung para tenaga paramedis yang sehari-hari berjibaku di rumah sakit.

“Rumah khusus ini nggak cuma buat tidur, tapi juga bikin pelayanan publik lebih gesit. Kalau tenaga kesehatan tinggal dekat fasilitas masyarakat, pasien nggak perlu nunggu lama, kayak nasi uduk panas-panas di warung, cepet dihidangkan!” ujar Tasdiyanto sambil senyum tipis, kayak orang yang baru dapat diskon 50% tapi beli 2 porsi sekaligus.

Bangunannya sendiri cukup lega, 10 rumah kopel dengan kapasitas sekitar 80 orang, luas bangunan 11,15 x 6 meter, dan kavling rata-rata 14,6 x 11,2 meter. Jadi nggak ada drama rebut kasur atau berebut colokan listrik, semuanya rapi, nyaman, dan sudah ditempati oleh tenaga medis termasuk Ibu Nila dari RSU Tarakan, yang sudah menempati rumah ini selama 10 bulan.

Tapi nggak ada yang sempurna di dunia ini, termasuk hunian super ini. Tasdiyanto menyoroti lingkungan sekitar yang dekat dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). “Kalau sampah nggak ditata, bisa bikin hidung dan mood terganggu. Seperti kata orang tua, ‘jangan simpan masalah di dapur, nanti bau’ sama halnya dengan sampah,” tegasnya.

Program rumah khusus ini bagian dari strategi pemerintah untuk mewujudkan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok strategis, termasuk tenaga kesehatan. Pesannya jelas: kalau mau melayani masyarakat dengan cepat, berikan dulu tempat tinggal yang nyaman. Selain itu, moralnya simpel tapi penting merawat tenaga kesehatan sama artinya merawat rakyat.

Jadi, buat warga Tarakan yang kebetulan lewat, jangan cuma lihat rumahnya dari luar. Di balik tembok sederhana itu, ada para pahlawan tanpa jubah yang siap berjibaku buat kita semua. Dan siapa tahu, suatu hari nanti, kita bisa belajar satu hal: kadang humor dan kenyamanan rumah kecil bisa bikin dunia terasa lebih ringan kayak ngopi sambil dengerin cerita lucu tetangga.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dihadapan Gubernur Sumsel, BPJS Kesehatan Paparkan Ini

    Dihadapan Gubernur Sumsel, BPJS Kesehatan Paparkan Ini

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.217
    • 0Komentar

    DEPUTI Direksi Wilayah Sumsel Kepulauan Babel dan Bengkulu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dr Elsa Novelia MKM dalam paparannya menjelaskan bahwa sampai 31 Desember 2019 kepesertaan di Sumsel mencapai 2,7 juta untuk PBI APBN, kemudian Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD 1,5 juta peserta, Pekerja Penerima Upah (PPU)  1,1 juta peserta, Peserta Bukan Penerima Upah […]

  • “Narkoba vs Pempek, Mana yang Lebih Nagih?”

    “Narkoba vs Pempek, Mana yang Lebih Nagih?”

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.368
    • 0Komentar

    PASTI kita pernah membaca pepatah ini,  “Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui”, namun di Sumatera Selatan pepatahnya itu bisa di-upgrade lebih menarik lagi  menjadi “Sekali nyicip pempek, dua tiga kapal selam ikut tenggelam”, he..he. Bedanya, kalau pempek bikin kenyang dan bahagia, narkoba justru bikin sengsara, perut kempes, dompet jebol dan terkuras, mirisnya lagi masa depan […]

  • Arungi Liga 3, Menurut Pembina MU, 1 Hal Ini Yang Perlu Mendapat Perhatian Manajer

    Arungi Liga 3, Menurut Pembina MU, 1 Hal Ini Yang Perlu Mendapat Perhatian Manajer

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 859
    • 0Komentar

    “Saya tidak biasa urusi Liga 2. Yang saya mau Liga 3 ini bisa manjadi langkah baik lokal maupun nasional, pemain lain melalui pembinaan. Di Liga 3 pemain, dibina, digenjot, tidak bisa langsung jadi,”

  • Idak Sengajo

    Idak Sengajo

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.166
    • 0Komentar

    Cerito ini adalah ketidak sengajoan kawan Kacibob yang baru balek dari pasar induk fajar kemaren, nak tau ceritonyo payo kito ikuti cerito kacibob yang seru ini …… Kacibob duduk sambil maen ke hape, seperti biaso ngegames tanpa menghiraukan kawan disampingnyo. Ujang : “ Kacibob aku ado cerito kemaren subuh balek dari pasar “ Kacibob : […]

  • Skyline Kesehatan – Rumah Sakit 28 Lantai yang Mengubah Cara Merawat

    Skyline Kesehatan – Rumah Sakit 28 Lantai yang Mengubah Cara Merawat

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.602
    • 0Komentar

    COBA intip ini, sebuah gedung setinggi 28 lantai menjulang megah di tengah hiruk-pikuk Jakarta, bukan hotel bintang lima atau kantor CEO yang tiap jam wangi parfum, tapi RSPPN Panglima Besar Soedirman, rumah sakit yang siap bikin kamu bilang, “Wah, ini baru rumah sakit masa depan!”. Dengan 1.000 tempat tidur, 100 ICU, dan teknologi yang bikin […]

  • Momentum Idul Fitri, Apriyadi halal bihalal, door to door ke rumah tomas

    Momentum Idul Fitri, Apriyadi halal bihalal, door to door ke rumah tomas

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 972
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id,-  Usai melaksanakan Shalat Id dan halal bihalal bersama warga Muba di Rumah Dinas Bupati Muba, Pj Bupati Apriyadi didampingi Camat Sekayu Edy Heriyanto SH MSi door to door sowan ke rumah-rumah Tokoh Masyarakat (Tomas) dan Tokoh Agama di Sekayu, Rabu (10/4/2024).   “Momentum silaturahmi dan meminta masukan-masukan agar Pemkab Muba bisa terus menjalankan […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Email Customizer WooCommerce Email Customizer with Drag and Drop Email Builder WooCommerce Email Order – Instant Order by Email WooCommerce Email Template Customizer WooCommerce Email Templates WooCommerce EMI Popup WooCommerce Engine and Fuel Filter Plugin WooCommerce Estimated Shipping Date WooCommerce Estimated Shipping Date Per Product WooCommerce EU Cookie Consent Plugin, WordPress GDPR Compliance