Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » “Udang Sumsel, Bebas Cesium 137, Si Kecil Bisa Pecahkan Pasar Amerika”

“Udang Sumsel, Bebas Cesium 137, Si Kecil Bisa Pecahkan Pasar Amerika”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • visibility 1.623
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALAU pepatah bilang, “Air tenang menghanyutkan,” udang di Sumsel ini bener-bener contoh hidupnya, di tengah hiruk-pikuk ekspor udang Jawa dan Lampung yang ribet sama regulasi AS, tambak-tambak di Sumsel justru punya kartu as, yakni udang yang bersih, sehat, dan alami, tanpa harus repot tes sana-sini karena jauh dari zona industri nuklir, udang Sumsel bisa jadi VIP di pasar Amerika.

Sabtu (10/10) lalu, dalam rilis KKP resmi diakui Amerika Serikat sebagai Certifying Entity (CE) untuk ekspor udang. Artinya, ekspor udang ke AS wajib pakai sertifikat mutu dari KKP, khususnya untuk udang dari Jawa dan Lampung. Nah, regulasi import Alert 99-52 itu menekankan Cesium 137, cemaran radioaktif yang bikin FDA AS memperketat inspeksi. Kalau udang Jawa dan Lampung harus ikut tes ekstra, udang Sumsel?, tinggal lipat tangan sambil menunggu pasar Amerika.

“Udang kami secara geografis bebas dari risiko kontaminan nuklir, ini jadi keuntungan alami Sumsel,” ujar Hendra Saputra, Ketua Asosiasi Petambak Udang Sumsel. “Kalau didukung sertifikasi KKP, potensi ekspor ke Amerika sangat besar, petambak di sini cuma butuh pelatihan dan fasilitas laboratorium lokal”.

Tapi jangan salah, masalahnya bukan cuma fisik udang, banyak petambak lokal yang belum paham prosedur sertifikasi CE, banyak yang masih mikir “Tes itu ribet, susah, mahal”. Padahal dengan sedikit pelatihan, fasilitas laboratorium lokal, dan bimbingan KKP, udang Sumsel bisa bersaing di pasar global, seperti pepatah bilang, “Tak kenal maka tak sayang,”. begitu pula pemerintah harus turun tangan, agar potensi Sumsel tidak cuma jadi cerita di atas kertas.

Sumsel punya wilayah tambak yang cukup luas, terutama di Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin, dan beberapa pesisir di Kabupaten OKI, bahkan produksi udang di sana sudah mulai meningkat tiap tahun.

Menurut Dinas Perikanan Sumsel, setidaknya ada ribuan hektar tambak yang potensial dikembangkan untuk ekspor, bayangkan, jika semua udang itu disertifikasi CE KKP, Sumsel bisa jadi alternatif emas, selain Jawa dan Lampung, karena  bak tambak mini yang tiba-tiba jadi tambang emas, kan lumayan buat ekonomi lokal.

“Regulasi AS sebenarnya bukan penolakan, tapi jaminan mutu, kita tinggal adaptasi,” jelas Ishartini, Kepala Badan Mutu KKP. “Sumsel punya keuntungan alami, udangnya bersih, jauh dari polusi industri, dan tinggal ditingkatkan melalui prosedur CE”.

Bukan sekadar seafood

Sayangnya, selama ini perhatian pemerintah pusat dan investor lebih banyak ke Jawa dan Lampung, udang Sumsel yang bersih dan alami justru sering terlupakan, padahal kalau dikelola dengan tepat, Sumsel bisa jadi pionir “udang bebas Cesium 137” di Indonesia.

Solusinya jelas yakni pelatihan petambak, penyediaan laboratorium lokal, sosialisasi regulasi AS, dan kolaborasi KKP-BAPETEN-BRIN-Pemprov Sumsel, kalau semua stakeholder kompak, peluang ekspor ke AS bukan mimpi lagi, tapi kenyataan.

Kalau dicermati lebih jauh, regulasi AS sebenarnya bukan red list atau penolakan, FDA cuma ingin memastikan udang bebas kontaminan. Nah, Sumsel justru punya keuntungan alami sebab udang Sumsel bisa dipasarkan dengan tagline “Clean, Green, and Mean in Quality”.

Tambak jauh dari industri berat, air alami bersih, dan ekosistem relatif stabil, bisa dibayangkan ekspor perdana antara lain, udang Sumsel naik kontainer, siap menyapa meja makan Amerika, sambil membawa sertifikat CE dari KKP. Petambak lokal? bisa joget kecil sambil bilang, “Ini baru udang, bukan cerita burung gagak di sawah tetangga!”.

Selain itu, Sumsel punya potensi ekonomi tambahan, jika ekspor meningkat, otomatis muncul lapangan kerja, seperti buruh tambak, operator laboratorium, logistik, hingga pemasaran. Sekali jalan, bukan cuma udang yang diuntungkan, tapi juga ekonomi pedesaan.

Bisa dikatakan, udang Sumsel bukan sekadar seafood, tapi “pahlawan lokal yang diam-diam bisa bikin dollar nyasar ke kantong petani”. Disamping itu, Sumsel punya peluang emas, karena udang bersih, lingkungan alami, dan peluang pasar Amerika terbuka lebar.

Tinggal bagaimana petambak, pemerintah provinsi, dan stakeholder kompak bergerak, jangan sampai Sumsel cuma jadi penonton dari tribun, sementara udang-udang kecilnya bisa jadi bintang jika dilatih dengan standar CE KKP.

Dan kalau ditanya endingnya? bayangkan ekspor perdana,  udang Sumsel naik pesawat, sampai AS sambil membawa label “Clean & Cool, langsung dari bumi Sriwijaya”. Petambak lokal? bisa joget-joget kecil sambil bilang,

“Ini baru udang, bukan cerita burung gagak tetangga!”, dan siapa tahu, udang Sumsel ini bisa bikin orang Amerika ketagihan, sampai-sampai ada yang komentar “Where can we get more of these?!” (wow..di mana kita bisa dapatkan lebih banyak ini?!). [***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada dagelan horor nemani malam jumat ente…

    Ada dagelan horor nemani malam jumat ente…

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 791
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Semoga ente terhibur, ini malam jumat biasa syarat dengan masalah misteri alias yang bisa bikin ente merinding, tapi ya,,, ini cuma lelucon menemani malam jumat, dari pada duduk bengong.. mending baca dagelan di bawah ini.   “Bayangan” Seorang pria sedang berjalan sendirian di malam Jumat yang gelap. Dia berjalan di sepanjang jalan yang […]

  • Cara Muba Serap Beras Petani Lokal

    Cara Muba Serap Beras Petani Lokal

    • calendar_month Minggu, 9 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 816
    • 0Komentar

    PRODUKSI beras lokal petani Musi Banyuasin yang terus meningkat sehingga ada baiknya beras produksi petani lokal dikomsumsi masyarakat lokal juga, hal itu merupakan salah satu solusi untuk melindungi petani dari cengkraman tengkulak. Apalagi pertanian ini merupakan  salah satu solusi yang baik untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara agar beras lokal dapat terserap dengan baik, […]

  • Jargas di Muba Bakal Dinikmati Juga Masyarakat Desa

    Jargas di Muba Bakal Dinikmati Juga Masyarakat Desa

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 953
    • 0Komentar

    MUSI Banyuasin adalah kabupaten  penghasil gas terbesar. Wajar jika Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA berupaya keras agar masyarakat Muba menjadi prioritas penerima jaringan gas. Sebagai prioritas adalah warga di wilayah ring 1 penghasil gas. Kerja Bupati Muba Dodi Reza ini berbuah manis. Dibackup Pimpinan Komisi VII DPR RI Ir H […]

  • Tak Hanya Pelantikan, Bupati Toha Siapkan Langkah untuk Mahasiswa Muba di Yogyakarta, Apa Itu?

    Tak Hanya Pelantikan, Bupati Toha Siapkan Langkah untuk Mahasiswa Muba di Yogyakarta, Apa Itu?

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Rencana pelantikan pengurus baru IKPM MUBA Yogyakarta ternyata bukan satu-satunya agenda yang dibahas saat mahasiswa asal Musi Banyuasin bertemu Bupati Muba H. M. Toha Tohet, S.H. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Toha justru menyatakan komitmennya untuk melihat langsung kondisi mahasiswa Muba yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta. Hal itu disampaikan saat Pengurus Ikatan […]

  • Kepala BBLK : Ruangan Terbatas Salah Satu Kendala Pemeriksaan Spesimen Kasus COVID-19

    Kepala BBLK : Ruangan Terbatas Salah Satu Kendala Pemeriksaan Spesimen Kasus COVID-19

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 924
    • 0Komentar

    KEPALA BBLK, dr Andi Yussianto, Mepid, mengatakan sejauh ini mereka  per hari dapat melakukan 500 pemeriksaan spesimen kasus COVID-19. Namun diakuinya mereka cukup terkendala ruangan yang sangat terbatas. Dengan demikian, cukup menyulitkan untuk pihaknya saat akan menambah SDM. Padahal menurutnya semakin banyak spesimen yang diperiksa akan semakin baik. “Kita juga bersyukur sekarang RSMH bisa periksa […]

  • Pertemuan bisnis online perusahaan kopi Indonesia dengan perusahaan yang berbasis di Mindanao, Filipina Selatan

    Pertemuan bisnis online perusahaan kopi Indonesia dengan perusahaan yang berbasis di Mindanao, Filipina Selatan

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.834
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Davao City, Filipina – Kopi  salah satu komoditas yang memiliki pengaruh yang besar di dunia, baik dari segi ekonomi maupun budaya oleh sebab itu Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Davao, yang dipimpin Konsul Jenderal Indonesia di Davao, telah mengadakan pertemuan bisnis online yang sukses dengan perwakilan dari PT. Kapal Api Global,  Albertus Adhyatama Prakoso, […]

expand_less
WordPress Archive WordPress WooCommerce Return And ExChange RMA Plugin WordPress & WooCommerce Scraper Plugin, Import Data from Any WebSite. WordPressomatic WordPress To WordPress Automatic Crossposter Plugin for WordPress WorkaLock - Locksmith & Key Maker Service Elementor Pro Template Kit Workly - Job Listing & Career Recruitment Elementor Template Kit Workoution – Sports and Fitness Elementor Template Kit Workreap – Freelance Marketplace WordPress Theme Workreap Meetings – Streamline Your Meetings in the Workreap WorkScout - Job Board & Freelance Marketplace WordPress Theme Worksquare – Coworking and Office Space WordPress Theme