Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perbankan & Keuangan » Bank Mandiri & Sumsel, Sinergi Ekonomi Bikin Rakyat Makin Mandiri

Bank Mandiri & Sumsel, Sinergi Ekonomi Bikin Rakyat Makin Mandiri

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
  • visibility 1.220
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALAU ada pepatah lama bilang “bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh”, maka di era sekarang perlu ditambah embel-embel, “bersinergi dengan bank, kita bisa makin cuan”. Begitu kira-kira semangat yang muncul ketika Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menerima tamu istimewa, RCEO Bank Mandiri Regional II, Ade Arief Mochtar, di ruang tamu yang tentu lebih sejuk daripada dompet akhir bulan.

Pertemuan ini awalnya tampak sederhana, sekadar silaturahmi, tapi jangan salah!, Silaturahmi itu, seperti colokan listrik di kos-kosan kelihatannya sepele, tapi kalau nggak ada, semua alat mati. Nah, dalam konteks pembangunan daerah, komunikasi antara pemerintah dan bank jadi colokan vital supaya listrik ekonomi terus menyala terang.

Boleh kita bicara serius sedikit (jangan kebanyakan, nanti pusing), Bank Mandiri Regional II punya peran strategis bukan hanya untuk menghimpun dana tabungan emak-emak arisan, tapi juga sebagai penyedia modal kerja, pembiayaan UMKM, hingga dorongan digitalisasi transaksi.

Bayangkan UMKM di Palembang yang jualan pempek, kalau tanpa dukungan bank, modal mereka cuma sebatas minyak goreng dua liter dan ikan tenggiri satu kilo. Tapi dengan kredit modal kerja, si pedagang bisa buka cabang baru, bikin aplikasi pemesanan, bahkan ekspor pempek ke luar negeri. Inilah yang disebut efek domino, dari dapur kecil, bisa menggerakkan ekonomi global.

Ade Arief Mochtar, sang RCEO anyar, paham betul bahwa Sumsel punya potensi emas, dari sektor energi, perkebunan, pariwisata, hingga kuliner yang bikin lidah nagih.

Kalau semua potensi itu digarap dengan dukungan finansial dan layanan digital Mandiri, jangan heran kalau Sumsel bukan hanya dikenal karena Jembatan Ampera, tapi juga sebagai pusat inovasi ekonomi regional.

Di sisi lain, Gubernur Herman Deru menaruh harapan besar pada Bank Mandiri, katanya, “ayo dong, jangan cuma jadi tempat setor uang gaji PNS, tapi juga jadi mitra strategis pembangunan”.

Analogi gampangnya, Pemprov itu ibarat tukang kebun yang punya tanah subur, sementara Mandiri adalah selang air, kalau dua-duanya nyambung, bunga pembangunan bisa mekar indah.

Sinergi ini bukan cuma soal angka-angka di laporan tahunan, namun soal bagaimana bank dan pemerintah bergandengan tangan mendukung program prioritas, yakni pembangunan infrastruktur, peningkatan UMKM, serta pelayanan publik yang lebih modern.

Oleh karena itu, ekonomi tanpa humor itu kayak pempek tanpa cuko dan tetap bisa dimakan, tapi hambar, coba seandainya, kalau Pemprov Sumsel jalan sendiri tanpa dukungan bank, kayak orang mau makan tekwan tapi kuahnya nggak ada. Ngambang-ngambang aja, nggak bisa ditelan, sebaliknya, bank tanpa pemerintah?. Ya kayak punya ATM tapi listriknya mati, nggak ada yang bisa ditarik.

Pondasi awal

Kerja sama ini sebenarnya bisa dianalogikan juga kayak pasangan pengantin baru, kalau rukun, rumah tangga harmonis, anak cucu bahagia. Tapi kalau nggak sinkron?, baru seminggu sudah ribut soal siapa yang buang sampah sembarangan. Jadi, komunikasi itu penting, baik di rumah tangga maupun di ruang tamu gubernur.

Mari kita tarik napas dan sedikit serius (biar kelihatan intelek), sinergi pemerintah dan bank berdampak besar pada pertumbuhan UMKM maksudnya UMKM adalah tulang punggung ekonomi dan Bank Mandiri bisa memberi akses modal, sementara pemerintah memfasilitasi pelatihan dan pasar.

Selain itu menjadi  transformasi digital, yakni  layanan digital perbankan bisa mempercepat transaksi dan menekan biaya, ini sangat relevan untuk daerah yang ingin efisien.

Dan stabilitas ekonomi daerah, ialah dengan dukungan pembiayaan, proyek infrastruktur bisa jalan mulus, ekonomi bergerak, dan daya beli masyarakat meningkat.

Kalau tiga poin ini jalan,  Sumsel bisa jadi magnet investasi, investor luar negeri akan berkata, “Wow, Sumsel bukan cuma soal pempek, tapi juga soal masa depan ekonomi”.

Dari cerita ini, setidaknya kemandirian ekonomi tidak lahir dari satu pihak saja, seperti pepatah Jawa bilang, “guyub rukun agawe santosa”, maksudnya kebersamaanlah yang bikin kuat.

Sebab, Bank Mandiri mungkin punya modal dan teknologi, tapi tanpa kebijakan pemerintah yang pro-rakyat, hasilnya bisa timpang. Sebaliknya, pemerintah punya program hebat, tapi tanpa dukungan finansial, ya hanya jadi wacana manis di pidato.

Pertemuan antara Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan RCEO Bank Mandiri Regional II Ade Arief Mochtar bukan sekadar basa-basi silaturahmi, ini adalah pondasi awal bagi kolaborasi besar yang bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Kalau bank dan pemerintah terus bersinergi, masyarakat Sumsel bukan hanya akan makin sejahtera, tapi juga makin mandiri sesuai nama banknya. Dari obrolan ringan di ruang tamu, bisa lahir gagasan yang menggerakkan ekonomi ribuan kepala keluarga, ingat, hidup itu seperti pempek, enak kalau ada cuko, tapi jangan kebanyakan, nanti batuk, sinergi juga begitu, harus pas takarannya, biar hasilnya mantap jiwa.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Banyuasin Berhasil Ringkus Pembunuh Kasus Utang Piutang Sabu

    Polres Banyuasin Berhasil Ringkus Pembunuh Kasus Utang Piutang Sabu

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 716
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Banyuasin – Jajaran Polres Banyuasin berhasil menangkap ST tersangka penembakan An [42] hingga tewas terkait utang piutang sabu. Tersangka sempat buron selama dua bulan itu ditangkap ditempat persembunyiannya, Desa Pedataran Kec. Gelumbang Kab. Muara Enim, Selasa [6/2/2023]. Dalam penggerebekan tersebut, tersangka sempat melakukan perlawanan terhadap petugas, bahkan mencoba menembak petugas, namun akhirnya berhasil dilumpuhkan. […]

  • Ada Tiga Aspek Lindungi Pekerja Perempuan, Apa Saja ?

    Ada Tiga Aspek Lindungi Pekerja Perempuan, Apa Saja ?

    • calendar_month Jumat, 23 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.696
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Ketenagakerjaan memberikan perhatian khusus dan terus berkomitmen dalam pemberdayaan pekerja perempuan, termasuk dalam hal pelindungan dan memberikan rasa aman dalam pemenuhan hak-haknya. Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, saat mengisi Webinar bertajuk “Dakwah dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Perempuan” yang diselenggarakan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Selasa (20/4/2021). Menaker Ida mengatakan, Kemnaker dalam memberikan perlindungan terhadap […]

  • Perdagangan Ditutup, IHSG Keok 32,61 Poin

    Perdagangan Ditutup, IHSG Keok 32,61 Poin

    • calendar_month Jumat, 18 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.820
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini keok  sebesar 32,61 poin atau 0,56% dengan ditutup ke level 5.783,31. IHSG bergerak di kisaran 5.783,31 hingga 5.843,45. Volume perdagangan 8,28 miliar saham, frekuensi 352.204 kali, dan nilai transaksi sekitar Rp7,38 triliun. Investor asing catat jual bersih (nett sell) Rp689,01 miliar di seluruh pasar. Sebanyak […]

  • Sejarah Helikopter Modern, Berawal dari Mainan, Berujung pada Sebuah Mimpi

    Sejarah Helikopter Modern, Berawal dari Mainan, Berujung pada Sebuah Mimpi

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Setiap sore, jalan di depan rumahku selalu berubah menjadi arena bermain. Suasananya masih teduh. Di seberang jalan, deretan pohon karet yang menjulang tinggi serta pohon sawit dan akasia milik warga masih berdiri kokoh menjadi pembatas alami Perum Pesona Harapan 1, Kalidoni, Palembang. Hembusan angin yang melewati rimbunnya pepohonan menjadi penyejuk alami dan oksigen […]

  • Kembangkan Bibit Unggul, Gubernur Gandeng PT GMZ Biomega Utama

    Kembangkan Bibit Unggul, Gubernur Gandeng PT GMZ Biomega Utama

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 853
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru tak henti-hentinya mengajak semua pihak terus mensukseskan program gerakan Sumsel Mandiri Pangan (SMP). Termasuk mengandeng PT. GMZ Biomega Utama dalam pengembangan bibit unggul bagi masyarakat di Sumsel. “Saya minta juga kepada kepada PT. GMZ Biomega Utama, agar masyarakat dapat kemudahan dalam kemandiran pangannya melalui bibit unggul seperti cabai, tomat, bawang. […]

  • Mengatur Keuangan Keluarga saat Pandemi

    Mengatur Keuangan Keluarga saat Pandemi

    • calendar_month Jumat, 25 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.157
    • 0Komentar

    Di saat pandemi COVID-19 terjadi pertama kalinya, banyak keluarga yang merasakan dampak ekonominya secara langsung. Banyak yang was-was karena situasi yang tidak menentu. Penting untuk bisa mengelola dana keluarga dengan menerapkan prinsip transparansi dan disiplin. Melakukan perencanaan dana darurat yang matang juga mengambil peluang bisnis atau investasi yang ada menjadi jalan alternatif. Hadapi pandemi COVID-19 […]

expand_less
WordPress Archive Rebike – Rent Bike Elementor Template Kit Rebirth – Freelance & Agency Portfolio WordPress Theme Reboist – Landscape & Gardening Elementor Template Kit Re:bytes | Electronics Repair WordPress Theme reCaptcha for WooCommerce Recent Posts For Elementor Recibo - Restaurant WordPress Recipe Box – Recipe Plugin for WordPress Reco – Minimal Lightweight AMP Theme for Freebies Reco - Minimal Lightweight Theme for Freebies