Jumat, 23 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Wisata Kebugaran, Healing Hijau ala Ekonomi Masa Depan

Wisata Kebugaran, Healing Hijau ala Ekonomi Masa Depan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
  • visibility 1.518
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KATA healing sering muncul di timeline kita, biasanya sih dipakai sebagai alasan liburan dadakan atau kabur dari kerjaan, tapi di level global, healing berubah jadi industri serius wellness tourism yang nilainya tembus triliunan dolar. Indonesia? sudah siap unjuk gigi sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman sehat sekaligus ramah lingkungan.

Umpamanya begini, kamu capek kerja, stres karena target kantor, lalu kabur ke Jogja atau Solo bukan hanya buat makan gudeg atau nonton wayang, tapi ikut sesi meditasi di kompleks keraton, minum jamu legit bikinan mbok jamu yang ramah lingkungan, terus ditutup yoga di tepi sawah sambil mendengar jangkrik berorasi. Nah, itu bukan sekadar wisata, tapi green economy berjalan dengan sandal jepit.

Tren global sudah jelas, menurut Global Wellness Institute, ekonomi wellness dunia tahun 2023 mencapai 6,32 triliun dolar AS, diproyeksikan jadi hampir 10 triliun dolar di 2029.

Bahkan Indonesia? diam-diam nyumbang 56,4 miliar dolar, tertinggi di Asia Tenggara, luar biasa bukan…?. Itu artinya, orang di luar negeri sudah mengakui kalau Indonesia bukan sekadar destinasi pantai, tapi juga tempat cari ketenangan.

Masalahnya, selama ini kita sering kejebak dalam pola wisata selfie economy, orang datang, foto, upload, pulang. Padahal wellness tourism jauh lebih dalam. Ia mengajarkan harmoni manusia dengan alam, makanan sehat dari bumi sendiri, sampai pengalaman spiritual yang bisa bikin dompet tipis tapi hati plong.

Pepatah Jawa bilang, “Urip iku urup” – hidup itu menyala, Wellness tourism memberi kita api, bukan hanya untuk tubuh, tapi juga buat menjaga bumi supaya nggak kebakaran akibat ulah manusia.

Di Surakarta dan Yogyakarta, wellness itu bukan tren Instagram, tapi tradisi turun-temurun, filosofi “Salarasing Urip, Wiraga, Wirasa, Wirama” di Yogya misalnya, ngajarin bahwa hidup itu harus selaras, badan, rasa, dan irama harus nyambung. Sementara di Solo, ada konsep “Titi, Ngadi, Ngusadi”, belajar menyembuhkan diri dulu sebelum mengatasi problem hidup.

Kalau dipikir-pikir, tradisi ini adalah blueprint green economy, Wellness lokal kita berbasis jamu dari tanaman yang tumbuh alami, makanan dari sawah, terapi tubuh dari bahan organik, hingga meditasi tanpa listrik. Tidak ada jejak karbon, paling banter jejak sandal di tanah.

Bandingkan dengan wellness modern ala negara lain spa dengan AC menyala 24 jam, makanan impor, dan aroma terapi sintetis. Indonesia punya keunggulan authentic plus sustainable.

Wellness tourism bukan cuma peluang uang, tapi juga peluang bikin model pariwisata baru yang nggak merusak alam. Kalau biasanya hotel besar berdiri dengan beton yang bikin tanah panas, event seperti Wonderful Indonesia Wellness 2025, justru menawarkan paket-paket wisata ramah lingkungan healthy dining dari dapur tradisional, yoga di alam terbuka, sampai spiritual journey yang bikin kita sadar, ternyata hidup tak harus ribet.

Seperti pepatah lama, “Alon-alon waton kelakon” – pelan-pelan asal sampai, begitu pula dengan wellness tourism, ia tak buru-buru mengejar turis massal, tapi merawat turis berkualitas yang rela bayar lebih untuk pengalaman autentik. Imbasnya? uang masuk, budaya terjaga, alam tetap lestari.

Kalau ditelisik, wellness tourism ini bisa jadi tiga keuntungan sekaligus dampaknya ke ekonomi, yakni ikut menggerakkan UMKM lokal, dari mbok jamu, pengrajin batik, sampai homestay desa, lingkungan, yakni minim polusi, konsumsi lokal, energi rendah serta budaya, artinya menghidupkan kembali filosofi Jawa, Bali, hingga Nusantara sebagai gaya hidup modern.

Dengan cara ini, Indonesia bukan hanya jadi pemain wellness tourism, tapi bisa tampil sebagai model pariwisata sehat plus hijau dunia.

Oleh karena itu, healing tak lagi sekadar alasan bolos kerja, ia bisa dikatakan sudah berubah menjadi industri hijau yang bisa menopang ekonomi bangsa. Indonesia punya bekal kuat, budaya keraton, jamu, kuliner sehat, dan filosofi hidup yang menekankan harmoni. Tinggal bagaimana kita mengemasnya agar menarik sekaligus ramah bumi.

Jadi, lain kali kalau ada yang bilang mau healing, jangan diremehkan, bisa jadi, mereka sedang ikut andil dalam revolusi ekonomi hijau. Ingat!, masa depan pariwisata bukan hanya soal jalan-jalan, tapi soal bagaimana kita berjalan bersama bumi, pelan, sehat, dan lestari.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota keluarga kerajaan UEA menghadiri Pertandingan Sepak Bola Pemuda Tiongkok-UEA selama COP28

    Anggota keluarga kerajaan UEA menghadiri Pertandingan Sepak Bola Pemuda Tiongkok-UEA selama COP28

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.786
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, DUBAI, UNI EMIRAT ARAB – Media OutReach Newswire – 12 Desember 2023 – Baru-baru ini, 198 Pihak berkumpul di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), untuk menghadiri pertemuan ke-28 Konferensi Para Pihak Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (COP28). Tujuan mereka adalah untuk menemukan solusi bagi umat manusia yang berpacu dengan waktu untuk memerangi […]

  • Penutupan Perdagangan Jumat, Rupiah Rebound  

    Penutupan Perdagangan Jumat, Rupiah Rebound  

    • calendar_month Jumat, 21 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.154
    • 0Komentar

    Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah di akhir pekan ini sempat dibuka melemah dengan depresi sebesar 0,03% di level Rp14.470 per dolar AS. Meskipun demikian, rupiah perlahan namun pasti mencoba rebound. Data perdagangan RTI mencatat, pukul 09.25 rupiah berhasil menguat tipis 0,10% ke level Rp14.483 per dolar AS. Rupiah juga terpantau bergerak menguat 0,02% di hadapan […]

  • VAKSINASI: Ikhtiar Penting dan Krusial Tekan Laju Penyebaran COVID-19

    VAKSINASI: Ikhtiar Penting dan Krusial Tekan Laju Penyebaran COVID-19

    • calendar_month Minggu, 13 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 970
    • 0Komentar

    DENGAN situasi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, vaksinasi menjadi salah satu ikhtiar penting dalam upaya menekan laju penyebaran COVID-19. Untuk itu pemerintah memastikan pasokan vaksin tetap tersedia baik dari jalur kerjasama bilateral dan multilateral. Indonesia targetkan pemberian vaksinasi kepada 181,5 juta penduduk atau 70 persen dari populasi untuk mencapai kekebalan komunal atau herd immunity. Hingga […]

  • SINERGI – Pemprov. Sumsel tawarkan kerjasama dengan Pusri, apa tuh !

    SINERGI – Pemprov. Sumsel tawarkan kerjasama dengan Pusri, apa tuh !

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.351
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Provinsi Sumsel tengah menuntaskan beberapa program prioritas selaras dengan pemerintah pusat, oleh sebab itu menawarkan kerjasama dengan PT Pupuk Sriwidjaja [Pusri] Palembang – salah satu BUMN terbesar yang ada di Sumsel. Program prioritas yang ditawarkan itu kepada BUMN pupuk itu, antara lain pengendalian inflasi, penekanan angka stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem. Agus […]

  • 3 Provinsi Ini Raih Kemenangan di Pertandingan Perdana Softball PON XX

    3 Provinsi Ini Raih Kemenangan di Pertandingan Perdana Softball PON XX

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 735
    • 0Komentar

    PEKAN Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 dibuka dengan pertandingan dari cabang olahraga (cabor) softball. Pertandingan pertama antara tim softball putra Lampung vs Sulawesi Tenggara di Stadion Softball Agus Kafiar Universitas Cenderawasih, Jayapura, Rabu (22/9) disaksikan langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah), Suwarno dan beberapa pejabat lainya. […]

  • Samsung Galaxy A24 Pilihan Pasti Smartphone Tiga Jutaan dengan Layar Super AMOLED dan Memori Besar

    Samsung Galaxy A24 Pilihan Pasti Smartphone Tiga Jutaan dengan Layar Super AMOLED dan Memori Besar

    • calendar_month Selasa, 9 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 7.927
    • 0Komentar

      Bebaskan Ekspresimu dengan Layar 1000nits Super AMOLED 6,5 inci, Triple Camera dengan OIS, RAM 8GB/128GB dan Baterai 5.000mAh dengan Kualitas yang Pasti.   Samsung Electronics Indonesia resmi memperkenalkan Galaxy A24, hape mid-range tiga jutaan yang hadir dengan sejumlah peningkatan untuk pengalaman mobile yang lebih awesome. Samsung Galaxy A24 memiliki layar Super AMOLED 6,5 inci beresolusi FHD+ yang akan membebaskanmu mengekspresikan […]

expand_less
WordPress Archive AIT Special Offers AIT Stripe Payments AIT Subscribe Form Aixor - Marketing Agency Ajax Search Pro – Live WordPress Search & Filter Plugin Ajax Search Pro – Live WordPress Search & Filter Plugin Ajax Tabs – WooCommerce Categories Tab WordPress Plugin Ajaxer – Ajaxify Your WordPress Site and Comments Ajzaa – Auto Parts Store WordPress Theme Akamsi – Personal Influencer Elementor Template Kit